21 Hari Bersama Majikan Bajingan

21 Hari Bersama Majikan Bajingan
Bab 18


__ADS_3

" Mr Ze......!!! kenapa kau begitu menyebalkan !!! " teriak Ashalina .


Bangun pagi ia sudah berada di atas tempat tidur Mr Ze , padahal tadi malam ia tidur di kamarnya , dan mengunci pintu rapat rapat , entah kenapa ia bisa pindah ke kamar Mr Ze .


" kamu kenapa Baby ? , pagi pagi sudah teriak " tanya Mr ze , terbangun karna mendengar teriakan Ashalina .


" Kenapa kamu menculikku saat tidur ? "


" Aku tidak menculikmu Baby ! , aku hanya memindahkanmu " jawab Mr Ze dengan mata yang merem melek karna masih ngantuk .


" Sama saja ! , aku gak mau tidur dikamarmu ! " pungkas Ashalina . kemudian mengambil bantal di belakangnya dan memukulkannya ke wajah Mr Ze dan langsung turun dari atas tempat tidur berlari untuk keluar kamar .


" bukk !! "


Tiba tiba bantal melayang ke punggung Ashalina sebelum sempat ia membuka pintu . Langsung Ashalina membalik badannya , Tidak mau kalah , Ashalina pun mengambil bantal itu dari lantai lalu melempar balik ke arah Mr Ze .


" Majikan setan ! " geram Ashalina , dan langsung membuka pintu keluar kamar Mr Ze dan langsung masuk ke dalam kamarnya .


Mr Zr hanya tertawa tawa kecil saja , melihat Ashalina kesal kepadanya .


Tadi malam , Mr ze pulang larut malam karna di perusahaan ada masalah , malam itu juga ia harus membereskannya . Saat ia pulang , Ashalina sudah tidur di dalam kamarnya dan mengunci pintunya . Karna Mr Ze ingin tidur bersama Ashalina , ia pun mengambil kunci cadangan kamar Ashalina dan membuka pintunya . Dengan mengembangkan senyumnya , Mr Ze masuk ke dalam kamar Ashalina .Melihat Ashalina sudah tertidur pulas , Perlahan Mr Ze pun mengangkat tubuh yang terlihat sedikit berotot itu , dan membawanya masuk kedalam kamarnya membaringkannya di atas tempat tidur barunya .


Setelah mengecup kening Ashalina ia pun beranjak masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri . selesai membersihkan diri , Mr Ze mengganti pakaiannya dengan pakaian santai , lalu ikut bergabung membaringkan tubuhnya disamping Ashalina . Kemudian menarik Ashalina kedalam pelukannya , lalu memejamkan matanya menyusul Ashalina ke alam mimpi karna sudah ngantuk dan capek .


***


" Ze ! Ze ! "


Mr Ze dan Ashalina sama sama mengalihkan pandangan mereka ke arah pintu masuk . Mereka sama sama duduk di sofa panjang sambil menonton tv / lebih tepatnya tv lah yang menonton mereka . karna mereka hanya sibuk dengan kegiatan masing masing .


Ashalina yang sibuk dengan HP barunya dengan posisi setengah duduk setengah terlentang di antara dua kaki Mr Ze , menyenderkan tubuhnya ke dada bidang Mr Ze . Sedangkan Mr Ze sibuk membelai belai rambut Ashalina sesekali menyibaknya seperti mencari kutu .


" Daddy ! , Momy ! " ucap Mr Ze setelah melihat siapa yang datang . Ashalina langsung ingin pergi tapi Mr Ze menahan tangannya .

__ADS_1


kedua orang tua Mr Ze memang mengetahui kode pintu apartemen Mr Ze , sehingga jika saat mereka datang , mereka bisa langsung masuk tanpa harus menekan bel menunggu orang membukanya dari dalam .


" Oh ! kedatangan tamu kau rupanya budak ! " ucap Mr Along , setelah mendudukkan tubuhnya di sofa yang berseberangan dengan Mr Ze dan Ashalina , matanya sedikit melirik ke arah Ashalina .


"Iya ! , dia kekasihku ! " jawab Mr Ze .


Mr Ze berdiri dan langsung memeluk Momy kesayangannya , lalu mencium kedua pipi ibunya itu .


" Momy ! dia namanya Ashalina , orang indo , dia kekasihku Momy ! " jelas Mr Ze kepada momy nya . " Baby ! , perkenalkan ini Momy saya ! " ujar Mr Ze lagi kepada Ashalina .


Ashalina pun tersenyum hambar , ia merasa canggung bercampur takut .


" Selamat malam mak cik ! " sapa Ashalina berdiri dari tempat duduknya dengan sedikit membungkukkan tubuhnya , kemudian mengulurkan tangannya untuk menyalam Ibu dari Mr Ze .


" Selamat malam juga , semoga kau berhasil menjinakkan anakku yang kelewat nakal ini " balas Momy Mr Ze , menerima uluran tangan Ashalina .


" Baby ! ini daddy saya " ucap Mr Ze lagi , memperkenalkan Ayah tirinya .


" Mr Ze ! , aku ke dapur dulu membuat minuman " pamit Ashalina , dan langsung berjalan ke dapur .


" Apa Kau serius dengan wanita itu ? " tanya Momy Ze .


" Iya Momy ! "


" Terserah kau saja , Momy harap kau berhentilah main perempuan , berapa pun perempuan yang kau cicipi , itu rasanya pasti sama . " ujar Momy Ze lagi .


" Apa yang terjadi dengan perusahaan , kenapa bisa mengalami kerugian ? " tanya Mr Along kepada Mr Ze .


" Di galangan kapal terjadi ledakan , beberapa karyawan terluka parah , kerusakan kapal yang sudah selesai hampir sembilan puluh persen lumayan parah . pengiriman kapal tinggal dua minggu lagi , sedangkan untuk memperbaiki kerusakan memakan waktu sekitar satu bulan , itu sudah menambah jumlah karyawan beserta jam lembur kerja untuk memperbaikinya . Klien juga meminta ganti rugi karna sudah pasti kapal akan terlambat sampai ke tangan mereka "


" Kenapa bisa terjadi ledakan ? , " tanya Mr Along lagi .


" Bukankah itu sudah biasa terjadi digalangan kapal Dad ? " tanya balik Mr Ze .

__ADS_1


" Ya , tetap saja itu namanya rugi ! " ujar Mr Along .


" Mr ! Mak cik ! silahkan di minum..! " ucap Ashalina meletakkan tiga gelas minuman di atas meja .


" Baby ! " paggil Mr Ze , menepuk sofa disampingnya agar Ashalina kembali duduk disampingnya .


" Aku masuk ke kamarku aja Mr ! " balas Ashalina , ia merasa tidak nyaman ikut bergabung di sofa bersama kedua orang tua Mr Ze .


" Tak apa , Duduklah ! disamping Ze " ujar Momy Mr Ze .


" Trimakasih Mak Cik ! " balas Ashalina tersenyum hambar , kemudian berjalan ke arah Mr Ze dan langsung mendudukkan tubuhnya di samping Mr Ze . Mr Ze pun langsung menarik tubuh Ashalina merapat ke tubuhnya , melingkarkan lengannya ke leher Ashalina dari belakang , membuat Ashalina menjadi malu .


" Malu Mr ! " ucap Ashalina pelan , karna menurut Ashalina tidak sopan bermesraan di depan orang tua .


" Diamlah ! "


Obrolan Mr Ze dengan kedua orang tuanya pun berlanjut , sedangkan Ashalina hanya diam saja mendengar obrolan yang menggunakan sekaligus tiga bahasa itu . Mr Ze dengan kedua orang tuanya berbicara dengan menggunakan bahasa melayu campur cina dan inggris .


" Baby ! , kamu sudah ngantuk ? " tanya Mr Ze , melihat mata Ashalina sudah hampir merem bersandar di dadanya . Ashalina pun Hanya mengangguk lalu memejamkan matanya karna sudah tidak sanggup lagi menahan kantuk .


"Kalau begitu kami pulang dulu , momy tidak akan ikut campur urusan pribadimu , kau sudah dewasa , tapi kalau bisa Momy minta ! berhentilah bermain wanita . " ucap Momy Mr Ze kepada anak semata wayangnya . " Dad ! ayo kita pulang " ajaknya kepada suaminya sambil berdiri .


" Momy sama Daddy pulang kemana ? " tanya Mr Ze .


Seminggu ini kami di Singapur , di apartemen milik Daddymu " jawab Momy Mr Ze . Mr Ze hanya menganggukkan kepalanya .


Sepeninggal kedua orang tuanya , Mr Ze langsung mengangkat Ashalina masuk kedalam kamarnya , membaringkannya di atas tempat tidur miliknya . Dan langsung ikut menyusul berbaring disamping Ashalina , memeluk Ashalina dengan posesif sambil mengecup pipinya , Mr Ze pun memejamkan matanya .


Pagi harinya .


" Mr Ze .......!!! "


Teriakan yang memekakkan telinga itu langsung membangunkan Mr Ze . Ashalina geram karna mendapatinya tidur seranjang dengan majikannya itu lagi .

__ADS_1


__ADS_2