
" Ze..!! keluar lah kau dari dalam bilik !! , saya tak ada kawan disini !! , tega kau biarkan saya sendiri aje !! ," teriak Jefry dari luar kamar .
" Cek klek !! "
" Tak payah lah kau teriak teriak macam orang hutan ," balas Mr Ze , setelah membuka pintu kamar yang ditempati Ashalina .
" Sedaplah kau dapat cewek yang masih virgin , " ujar Jefry . Tadi sempat melihat tempat tidur Mr Ze yang berdarah darah , ia berpikir kalau itu darah perawan Ashalina .
" Iya lah ! , itu dah rejeki saya ! , balas Mr Ze .
" Saya juga mau lah cewek macam tu ! , tak terbayang nikmatnya..! ," ucap Jefry , dengan pikiran kotornya .
" Jangan kau bayangin cewekku ! sana pulang ! saya nak bersenang senang dengan cewek saya ," melempar kaleng bekas minuman ke arah sahabatnya itu , dan langsung pergi masuk ke dalam kamar .
" Dasar kau bos sialan ! "
maki Jefry , kesal dengan bosnya yang tidak tau terimakasih itu .
***
" Baby ! lihat apa yang saya bawa ! " seru Mr Ze , menunjukkan sebuket mawar merah dan ponsel baru kepada Ashalina , setelah ia masuk ke dalam aparteman miliknya . Tadi saat dia perjalanan pulang kerja , ia menyempatkan diri untuk membeli Handphon dan bunga untuk Ashalina . Ia teringat dengan HP Ashalina yang menurutnya tidak bagus dan sudah tidak layak pakai .
" Mr ! , kau sudah pulang ! , wah ! apa bunganya untukku ? " Ashalina berjalan mendekati Mr Ze yang baru pulang kerja .
" Tentu Baby !, ini untukmu " memberikan bunga dan ponsel baru ketangan Ashalina , kemudian mengecup kening Ashalina kilas . Lalu melingkarkan sebelah tangannya kepinggang belakang Ashalina mengiringnya berjalan ke arah meja makan .
" Handphonnya juga Mr ? " tanya Ashalina , wajahnya berbinar sambil mencium aroma bunga mawar yang diberikan Mr Ze kepadanya .
" Iya Baby ! , kamu masak apa hari ini ? " mengangkat tubuh Ashalina ke atas meja makan , kemudian melingkarkan kedua tangannya dipinggang Ashalina , dengan posisi berdiri di antara kedua paha Ashalina .
" Masak cinta " balas Ashalina , melingkarkan kedua tangannya di leher Mr Ze ,setelah meletakkan HP dan bunga ditangannya di sampingnya . Tersenyum sambil menggigit bibir bawahnya dan langsung melepas gigitannya kemudian mengedipkan sebelah matanya , berlagak seperti wanita penggoda .
" Apa kamu lagi menggodaku Baby ? hm..! , kalau begitu jangan salahkan aku ." Mr Ze langsung menyambar bibir Ashalina menciumnya dan ********** dengan rakus , yang langsung dibalas oleh Ashalina dengan tidak kalah rakusnya , Mereka saling berpagutan , saling menerobos , dan lidah merek saling menjelajah kemudian saling meneguk rasa , semakin lama ciuman mereka pun semakin dalam , sedalam perasaan dan cinta mereka . Sekarang ciuman Ashalina sudah tidak kaku lagi , ia sudah mulai terbiasa dan sudah mampu mengimbangi ciuman Mr Ze yang sudah sering melahap bibirnya .
" Aw ! " keluh Mr Ze , melepas pagutannya , karna Ashalina tiba tiba menggigit bibir bawahnya . Karna satu tangannya sudah merambat kegunung kembar Ashalina .
__ADS_1
Ashalina terkekeh menutup mulutnya dengan satu tangan ." Itu cara ampuh untuk mengusir siluman penjahat kelamin " ucapnya setelah melepas tangannya dari mulutnya .
" Kamu siluman apa ? " tanya Mr Ze kesal .
" Saya.. siluman.. upik..abu.. yang bermimpi.. menjadi.. permaisuri.. dari Mr Ze.. " canda Ashalina . berbicara dengan merentangkan kedua tangannya lalu menggerak gerakkannya seperti lagi menari , menghiraukan Mr Ze yang kesakitan .
" Jahat banget kamu Baby ! "
" Cup ! " Ashalina mencium bibir Mr Ze, lalu mengisap darah yang masih keluar dari bibirnya ." makanya kalau ciuman jangan terlalu bernafsu , entar bisa kebablasan " ujar Ashalina setelah melepas ciumannya .
" Kamu yang menggodaku Baby ! " bela Mr Ze
" Oh Iya ! , aku lupa ! kalo yang di depanku ini buaya kelaparan " ucap Ashalina lagi . membuat Mr Ze mendengus kesal , kemudian memutar badannya meninggalkan Ashalina di atas meja yang tertawa tawa penuh kemenangan .
Setelah Mr Ze masuk kedalam kamarnya , Ashalina pun menyiapkan makan malam mereka di meja makan . Setelah selasai Ashalina pun berjalan ke arah pintu kamar Mr Ze .
" Mr Ze.. ! " panggil Ashalina sambil mengetok pintu di depannya , tapi tidak ada sahutan dari dalam .
" Majikan sayang ! majikan tampan ! majikan kaya ! majikan ganteng ! makan yuk ! " gombal Ashalina dari luar pintu , tangannya tidak berhenti mengetuk ngetuk pintu , ia tau kalau majikan sayangnya itu lagi merajuk .
Tiba tiba lampu listrik padam , pintu kamar Mr Ze pun terbuka .
" Aaaa...!!! " teriak Ashalina langsung menutup matanya dengan kedua telapak tangannya , karna melihat mahluk berwarna putih keluar dari kamar Mr Ze . Nampak wajahnya diterangi sedikit cahaya dari bawah dagu , kelopak matanya terlipat ke atas menyorot tajam ke arah Ashalina . Membuat Ashalina gemetar ketakutan .
" Mr Ze !!! , tolong aku Mr !! , ada hantu !!! " teriak Ashalina benar benar ketakutan .
Mahluk itu pun terus berjalan mendekati Ashalina , membuat Ashalina semakin ketakutan sampai menangis .
" Mr !!! tolong Mr !!! " panggil Ashalina dengan suara kerasnya .
" Huahahahah.....!!!!! " tawa menyeramkan mahluk berjubah putih itu sambil merentangkan kedua tangannya , lalu membalut Ashalina kedalam jubahnya .Dan seketika lampu apartemen itu hidup kembali , Mr Ze pun melepas selimut putih yang dipakainya membiarkannya jatuh kelantai .
Ashalina membuka matanya dan berhenti menangis kemudian mendongakkan kepalanya melihat tubuh yang berdiri tepat didepannya itu . Merapatkan gigi giginya , menyorotkan matanya tajam ke arah Mr Ze , setajam pisau karatan .
" Dasar setan menyebalkan !! " Ashalina pun menaikkan kedua cakar andalannya ingin menjambak rambut Mr Ze tapi tidak sampai karna tubuhnya yang pendek .
__ADS_1
" Hahahaha... !!!!! " Tawa Mr Ze pun menggema di ruangan itu , melihat usaha Ashalina yang melompat lompat untuk meraih kepalanya tapi tidak sampai .
" Sini kepalamu setan menyebalkan !! , akan kurontokkan semua rambutmu itu !! dengan kedua tanganku ini !! " teriak Ashalina lagi
" uwe !! " Mr Ze menjulurkan lidahnya mengejek Ashalina menjauhkan sedikit badannya , sambil satu tangannya mencengkram ujung kepala Ashalina agar tidak bisa menjangkau tubuhnya .
" Mr Ze sialan !!! , majikan setan !!! " maki Ashalina , meraih tangan Mr Ze yang memegang kepalanya untuk menggigitnya . Tapi dengan sigap Mr Ze melepas tangannya dan langsung berlari , seketika lampu apartemen padam lagi , membuat Ashalina tidak bisa mengejar Mr Ze .
" Hahaha...!!!! " Mr Ze pun tertawa lagi mengejek Ashalina .
" Mr Ze...!!!! " teriak Ashalina geram , karna sudah dikerjai ,Dan lampu pun hidup kembali .
" Satu sama Baby ! " ucap Mr Ze yang sudah berdiri di depan Ashalina . mengecup bibir Ashalina kilas kemudian berjalan ke meja makan .
Ashalina tidak tau kalau lampu di dalam apartemen itu bisa di hidupkan dan dimatikan semua dengan remot .
Ashalina mengerucutkan bibirnya , merajuk , karna sudah dikalahkan Mr Ze , ke bar barannya ternyata tidak mempan kepada Mr Ze yang menyebalkan .
" Baby ! ,kenapa masih berdiri ayo makan !"
" Aku gak mau ! , aku lagi merajuk ! " mengerucutkan bibirnya memutar tubuhnya berjalan ke arah kamarnya .
Belum sempat Ashalina masuk ke dalam kamarnya , Mr Ze sudah mengangkat tubuhnya .
" Kamu tidak akan bisa mengalahkanku Baby ! , Ayo kita makan dulu ! " menggendong Ashalina berjalan ke arah meja makan , kemudian mendudukkan tubuhnya sambil memangku Ashalina .
" Aku lagi mogok makan ! " masih mengerucutkan bibirnya , mengalihkan wajahnya ke arah lain .
" Kalau kamu gak mau makan , saya tidak jadi membatalkan proyek 10M kita " bisik Mr Ze ketelinga Ashalina .
" Coba saja ! , sebelum kamu melakukannya , aku akan memotong belalaimu itu duluan dan membuangnya ke laut supaya ditelan ikan baranak kuda " balas Ashalina tidak mau kalah .
" Kamu sudah berani menantangku Baby ! , kamu belum tau siapa aku ? " mengecup pipi Ashalina sambil menarik hidungnya .
" Tau ! "
__ADS_1
" Siapa ? "
" Setan ! "