21 Hari Bersama Majikan Bajingan

21 Hari Bersama Majikan Bajingan
Bab 47


__ADS_3

Ashalina mondar mandir di ruang tamu , menggigit gigit bibir bawahnya , kawatir menunggu Mr Ze yang belum pulang .


Ashalina terus mencoba menghubungi HP Mr Ze , namun tidak aktif dari tadi , membuat Ashalina semakin bertambah kawatir . Ashalina kawatir suaminya kenapa kenapa , atau ada yang menjebaknya lagi . Ashalina juga sudah mencoba menghubungi jefry dan Rico , tapi tidak ada yang mengangkat telephonnya .


" Ya Tuhan ! lindungilah suamiku ! " batin Ashalina .


Di tempat lain


Di dalam ruang rapat dengan para petinggi petinggi perusahaan , Mr Ze begitu tampak emosi . Bagaimana tidak ? , kecelakaan kerja terjadi di galangan kapal , karna karyawannya tidak memakai safety yang lengkap , mengakibatkan korban tersebut terluka parah dan sampai kritis .


" Apa yang kalian kerjakan ? , kenapa masih ada karyawan yang tidak memakai safety yang lengkap ? , bukankah perusahaan sudah menyediakannya ? " ujar Mr Ze menahan emosi .


Semuanya pun diam tidak ada yang berani menjawab . Mr Ze menarik napasnya dalam lalu mengeluarkannya perlahan . Bukan karna Mr Ze takut rugi jika ada terjadi kecelakaan kerja , ia hanya merasa sangat bersalah jika ada karyawannya yang terluka parah apalagi sampai meninggal saat bekerja di perusahaannya . Kadang ia merasa sudah seperti merenggut nyawa seseorang untuk memperkaya dirinya , tapi bagaimana lagi , begitulah Dunia kerja , pasti ada resiko , semua tergantung pada nasib .


" Untuk masalah seperti ini , seharusnya saya tidak ikut berada di meating kali ini . Tapi karna kejadian seperti ini sudah terlalu sering terjadi , dengan alasan yang sama ! , sehingga membuat saya harus ikut berada disini " ucap Mr Ze lagi , setelah berhasil meredam emosinya .


" Saya tekankan sekali lagi , utamakan keselamatan karyawan ! .Saya rasa Meating kali ini cukup , kalian sudah pasti tau apa yang harus kalian lakukan . selamat malam ! "Mr Ze mengakhiri meatingnya , dan langsung keluar dari ruangan rapat .


Sambil berjalan keruangannya , Mr Ze pun memgeluarkan HP dari dalam saku celananya . Mr Ze menghela napasnya , melihat HPnya ternyata mati kehabisan daya . Hari ini Mr Ze memiliki banyak pekerjaan , sehingga seharian ini Mr Ze lupa menanyakan kabar Ashalina , belum lagi hari ini Ia memiliki tiga jadwal meating dan ditambah satu meating dadakan , membuat Mr Ze ketinggalan kapal .


Ashalina terbagun dari tidurnya , karna ia merasa tubuhnya sakit dan pegal . Setelah ia membuka matanya , ternyata ia ketiduran disofa ruang tamu .


" Ini sudah jam berapa ?" gumam Ashalina , kemudian mengambil HPnya yang terletak di meja ,lalu menghidupkannya untuk melihat jam . " jam 12 malam ! , kakak Zeyn berarti gak pulang ! " ucap Ashalina membatin . Dilihatnya lagi layar HPnya , memastikan apakah Mr Ze menelephonnya , atau mengirim pesan , ternyata tidak ada .


Ashalina pun mencoba menghubungi Mr Ze lagi , ternyata HP Mr Ze belum juga aktif . Ashalina menghela napasnya , kemudian beranjak dari sofa berjalan ke arah tangga .


Baru Ashalina sampai di pertengahan tangga , Ashalina menghentikan langkahnya , mengarahkan tatapanya ke arah pintu , karna Ashalina mendengar seperti ada yang memasukkan kunci dari luar . Ashaina diam menunggu sampai pintu itu terbuka .


" Kak Zeyn ! " ucap Ashalina , ternyata suaminyalah yang datang membuka pintu .


" Baby ! , kamu belum tidur ? , maaf ! kakak pulangnya kemalaman ." ucap Mr Ze , sambil melangkahkan kakinya ke arah tangga .


Ashalina menuruni anak tangga menyusul Mr Ze ." Kak Zeyn kenapa pulang tengah malam ? , dan HPnya juga dari tadi sore tidak aktif , tidak bisa di hubungi . Kakak dari mana ? , tidak mungkinkan tengah malam begini ada kapal jalan dari Singapur ? , berarti kakak sudah sampai di Batam dari tadi sore ! , aku rasa kakak disini belum punya teman , kakak jalan sama siapa ? , dan jangan bilang kakak jalan sama cewek lain ! " cercah Ashalina langsung .


" Kakak capek Baby ! , kakak tidak ingin berdebat denganmu ! "


" Capek main sama cewek lain ! " tuduh Ashalina .


" Apa sedikit pun kamu tidak percaya dengan kakak !! . Kakak baru pulang sudah kamu cercah dengan pertanyaan kecurigaanmu itu !!" bentak Mr Ze emosi , kemudian melangkahkan kakinya menaiki anak tangga ke lantai dua menuju kamar mereka .

__ADS_1


" Bagaimana aku gak curiga ! , kakak pulang tengah malam begini ? " HP kakak juga tidak aktif ! " ujar Ashalina dengan suara nada yang tinggi , menyusul Mr Ze masuk ke dalam kamar mereka . Air matanya sudah keluar dari sudut matanya , karna Mr Ze membentaknya .


Mr Ze mendudukkan tubuhnya di pinggir tempat tidur ." Sini duduk disamping kakak ! " ucap Mr Ze dengan suara lemahnya, sambil satu tangannya menepuk nepuk kasur di sampingnya . Ia tidak ingin berdebat dengan istrinya di tengah malam , mengingat ia sudah capek .


" Aku gak mau ! , kakak jawab dulu pertanyaanku ! "


"Duduk di samping kakak ! " ulang Mr Ze terdengar seperti perintah . Membuat Ashalina langsug menurut .


Setelah Ashalina duduk disampingnya , Mr Ze langsung mencium bibir Ashalina , melu***nya dengan rakus .


"Kakak rela malam malam mutar Singapur -Jakarta -Batam demi untuk menikmati bibir istri kakak yang cerewet ini ! . Apa itu belum cukup bukti ? , kalau kakak tidak menginginkan wanita lain lagi ! " tanya Mr Ze setelah melepas ciumannya . Dihapusnya air mata Ashalina dari pipinya .


" kakak pasti bohong ! , mana buktinya ? " sanggah Ashalina belum percaya .


Tanpa menjawab Mr Ze pun menyerang bibir Ashalina lagi .


" Kakak !!! " pekik Ashalina , setelah Mr Ze melepas pagutannya . Ia kesal karna Mr Ze tidak menjawab pertanyaannya , malah mencium bibirnya .


" Mau dibuktikan di bagian mana lagi sayang ? " tanya Mr Ze tersenyum . Ashalina memanyunkan bibirnya . Mr Ze pun menarik Ashalina ke dalam pelukannya , kemudian satu tangannya mengusap usap kepala Ashalina .


" Tunggu kakak siap mandi ! , setelah itu kakak akan memberikanmu bukti di bagian yang lain . oke Baby ! " ucapnya lagi , mengecup ujung kepala Ashalina lalu mengeluarkan tiket pesawat dari saku celananya memberikannya kepada Ashalina, setelah ia melepas pelukannya . Kemudian berdiri dari tempat duduknya , berjalan masuk ke dalam kamar mandi .


" Kenapa kakak tidak membangunkanku ? " gumam Ashalina cemberut . Kemudian Ashalina mengambil HPnya , dan langsung menelephon Mr Ze .


" Halo kakak ! " ucap Ashalina setelah Mr Ze mengangkat telephonnya .


Di sebrang sana


Mr Ze menghentikan meatingnya mendengar HPnya berbunyi di atas meja saat ia sedang meminpin rapat . " Maaf ! " ucap Mr Ze kepada para anggota rapat .


" Ada apa Baby ? , apa kamu baru bagun ? " tanya Mr Ze , berjalan sedikit menjauh dari meja rapat .


" Kenapa kakak berangkat kerja tidak membangunkanku ? , aku tidak melihat wajah kakak di pagi hari ! " ucap Ashalina menangis dari sebrang sana .


" Tadi kamu tidurnya pulas sekali Baby ! , kakak tidak tega membangunkannya ! " jawab Mr Ze .


" Tapi aku ingin melihat wajah kakak setiap pagi ! " ucap Ashalina lagi .


" Kakak vidio cal sekarang mau ? " tanya Mr Ze .

__ADS_1


" Iya ! " jawab Ashalia menganggukkan kepalanya .


Mr Ze pun mematikan sambungan telephonnya , kemudian menghubungi Ashalina lewat VC , yang langsung diterima Ashalina .


" Huaa...!!!! kakak ! " tangis Ashalina pecah setelah melihat wajah Mr Ze di layar HPnya .


Di belakang Mr Ze semua yang di ruang rapat itu sudah mengulum senyumnya , mendengar kemanjaan istri bos mereka .


" Sayang ! kok menangis lagi ? , kan sudah lihat wajah kakak ? "


" Pengen cium kakak ! " ucap Ashalina sambil menangis .


" Sayang ! , kakak lagi Meating ! , nanti kakak hubungi lagi ya ! , siap Meating kakak akan langsung pulang ! " bujuk Mr Ze ,


" Kakak cium aku dulu ! " pinta Ashalina .


" Kakak lagi di ruang rapat sayang ! , disini banyak orang , apa kamu gak malu ? " tanya Mr Ze , biar bagaimana pun , Mr Ze harus tetap menjaga wibawanya , di depan para rekan kerjanya . Tidak mungkin Mr Ze mencium Ashalina di ruang rapat itu , meski lewat HP.


Terlihat Ashalina memanyunkan bibirnya di layar HP Mr Ze ." Ya udah deh..! " ucap Ashalina lemah .


" Kakak tutup dulu ya VCnya , kakak harus lanjut meating . Assalamu alaikum sayang ! " ucap Mr Ze tersenyum dengan sejuta pesonanya .


" Walaikum salam ! " balas Ashalina , mematikan sambungan VC mereka .


Mr Ze melangkahkan kakinya kembali ke arah meja , dengan sisa senyum di wajahnya .


" Maaf ! membuat kalian menunggu ! . Sampai dimana tadi meatingnya ? " tanya Mr Ze .


" Sampai istri bapak minta cium , ops ! " celetuk seorang wanita , yang menjabat sebagai sekretaris Rico .


" Mari kita lanjut meatingnya ! " ucap Mr Ze , tersenyum tipis . Kemudian melanjutkan meating mereka yang sempat terjeda karna gangguan istri manjanya .


.


.


.


# masih adakah yang menunggu lanjutan cerita ini ? . " oh my readers kesanyanganku ! , kenapa kalian pelit sekali kasih like dan komen ? , aku jadih sedih ! "

__ADS_1


__ADS_2