
Sekarang mereka sudah sampai di kediaman Mr Ze dan Ashalina . Ashalina membawa Momy Jeni ke dalam kamar yang sudah disiapkan untuknya di lantai bawah .
" Momy ! , Acha tinggal ya ! , semoga Momy betah tinggal di sini dengan Acha ! " ucap Ashalina tersenyum .
" Tentu Momy betah sayang ! " balas Momy Jeni tersenyum , di usapnya kepala Ashalina .
" kalau butuh apa apa , bilang sama Acha ya Momy !" ucap Ashalina lagi .
" Iya sayang ! " balas Momy Jeni ,
Ashalina pun keluar dari kamar Momy Jeni , menutup pintunya , lalu pergi naik ke lantai dua rumahnya , masuk ke dalam kamar . sedangkan para tamu mereka yang berjumlah tujuh orang , entah kemana , mungkin berpencar menjelajahi pekarangan rumah mereka .
" Kak Zeyn.. ! " panggil Ashalina , ia tidak melihat Mr Ze di kamar mereka . " Kakak..!!!" panggilnya lagi .
" Apa Baby ! , kenapa teriak teriak ? " tanya Mr Ze , baru keluar dari dalam kamar mandi , hanya memakai handuk di pinggangnya .
" Kenapa kakak mandi duluan ? , gak nungguin aku ! " jawabnya cemberut .
Mr Ze melangkahkan kakinya berjalan mendekati Ashalina .Menggendong tubuh Ashalina membawanya ke dalam kamar mandi . Sampai di kamar mandi , Mr Ze langsung membuka seluruh pakaian Ashalina sampai tidak ada yang tersisa .
" Pengen kakak ! "
" Nanti malam aja ya ! " tolak Mr Ze lembut . di usapnya kepala Ashalina , lalu diciumnya kening istri mesumnya itu . Ashalina diam , ia mengerucutkan bibirnya ." Ingat kata Dokter tadi Baby ? harus dikurangin ! " ucapnya melihat Ashalina cemberut .
" Iya kak ! " jawab Ashalina patuh , tapi wajahnya sudah mendung , seperti mau turun hujan .
Mr Ze menghela napasnya " kakak janji nanti malam !" bujuknya . Setelah selesai menggosok tubuh Ashalina dengan Spon , Mr Ze pun membilas tubuh Ashalina sampai bersih . kemudian Mr Ze melilitkan handuk ke tubuh Ashalina , menggendong istrinya kembali ke kamar mereka , mendudukkannya di pinggir tempat tidur .
" Ayo Baby ! , pakai bajunya ! " ucap Mr Ze , memberikan pakaian kepada Ashlina lengkap dengan pakaian dalamnya .
" Kakak yang pakain ! " Ashalina masih mode cemberut karna penolakan Mr Ze .
Mr Ze menghela napasnya lagi , dibukanya handuk yang melilit di tubuh Ashalina , hingga menappakkan tubuh polosnya , kemudian memakaikan pakaian ke tubuh Ashalina . Sebisa mungkin , Mr Ze akan mengurangi kegiatan aha aha mereka , demi kebaikan dede bayi mereka yang masih rentan dengan keguguran ." Nanti malam kakak akan memuaskanmu Baby ! " ucapnya , mengecup bibir Ashalina yang masih manyun .
Selesai berpakaian mereka pun langsung keluar dari kamar mereka , berjalan bergandengan tangan menuruni anak tangga , menemui teman teman mereka yang sudah berkumpul di taman belakang rumah mereka .
" Rosma ! kamu makan apa ? " tanya Ashalina , melihat Rosma mengunyah makanan .
__ADS_1
" Rujak mangga muda ! " jawab Rosma .
" Ih ! asem ! " ucap Ashalina , bergidik . mebayangkan betapa asemnya mangga yang dimakan Rosma .
" Enak kok ! , mana ada asem ! ".ucap Rosma lagi , semua sudah merasa giginya pada ngilu melihat Rosma mengunyah mangga muda di mulutnya . kecuali Mr Ze , malah ia menginginkannya .
" Sepertinya enak ! " ucap Mr Ze , mencomot mangga muda yang sudah dipotong potong dari atas piring , dan langsung memakannya ." enak sayang ! , mau ? " tawarnya kepada Ashalina .
" Gak kak ! , kakak aja yang makan , aku gak suka asam " tolak Ashalina . Mr Ze pun memakan mangga muda yang hanya di beri garam itu dengan lahap .
" Sepertinya suamimu yang ngidam Sha ! " ucap Renti .
" Sepertinya begitu ! " jawab Ashalina , sambil tangannya mengusap kepala Mr Ze ." Kak ! , makannya jangan terlalu banyak ! , nanti sakit perut ! " ucapnya lagi kepada suaminya .
" Iya sayang ! "
" Yud ! , besok cari security untuk berjaga di rumah ini dua puluh empat jam ! . tapi harus ada security ceweknya , jangan cowok semua ! " perintah Mr Ze kepada Yudhi ." besok securitynya harus sudah ada ! ." ucapnya lagi .
" Untuk ngerjain pekerjaan rumah siapa kak ? , kita kan sudah gak punya art ! " tanya Ashalina , bergelayut manja di lengan Mr Ze .
" Itu dia kakak belum tau ! , sekarang kita tidak bisa sembarangan lagi mempekerjakan orang ! " jawab Mr Ze .
" Iya Ze ! , betul kata Yudhi ! , kita sekarang harus extra hati hati ! " tambah Jefry .
" Benaran kak ?, aku jadi takut kak ! " Wajah Ashalina tiba tiba memucat , ketakutan . kawatir ada yang menculiknya lagi dan menyekapnya .
" Jangan takut Baby ! , kakak tidak akan membiarkan ada orang menyakitimu lagi !" Di tariknya Ashalina ke dalam pelukannya .
" PranK !!! "
" Aaaa...!!!!! Ze....!!!!! "
Suara teriakan dari kamar Momy Jeni mengagetkan mereka semua .
" Momy ! "
Mr Ze langsung melepas pelukannya dari Ashalina , mereka semua pun berlari masuk ke dalam rumah menuju kamar Momy Jeni . Mr Ze langsung membuka pintu kamar Momy Jeni yang kebetulan tidak di kunci .
__ADS_1
" Momy ! , ada apa ? " tanya Mr Ze panik .
" Ada yang melempar batu ke kamar Momy ! " jawab Momy Jeni .
Mereka semua pun mengarahkan tatapannya ke arah kaca yang sudah pecah terkena lemparan batu . Jefry dan Rico langsung berlari ke luar rumah , mencari sipelaku .
" Yud ! , telephon polisi , suruh berjaga disini malam ini juga ! , laporkan ada yang melakukan penyerangan ! " perintah Mr Ze .
Tanpa menjawab Yudhi langsung mengeluarkan HPnya dari saku celananya , dan langsung menelephon polisi yang menangani kasus penculikan Ashalina . Melaporkan ada yang melakukan penyerangan ke rumah korban , dan Yudhi meminta sepuluh orang polisi untuk berjaga di rumah Mr Ze .
Di luar rumah , Jefry dan Rico tidak menemukan siapa siapa .
" kita harus cepat bertindak Jef , ini sudah tidak bisa di biarkan , ini semua pasti rencana Mr Along " berbicara dengan mengeraskan rahangnya ." Telephon anak buah kita Jef ! , tangkap Mr Along ! " perintahnya .
" Baik ! " Jefry langsung mengeluarkan HPnya , dan lansung menelephon anak buah mereka di Singapur .
" Momy tidak apa apa ? " tanya Mr Ze , memeluk Momy Jeni yang sedang ketakutan .
" Momy takut Ze ! "
" Momy tidak usah takut , ada Ze yang akan melindungi Momy ! " Mr Ze menuntun Ibunya keluar dari dalam kamar , membawanya duduk di sofa diruang tamu . berkumpul dengan para wanita wanita yang sudah ketakutan .
Mr Ze mengusap wajahnya kasar " Yud ! , bagaimana ? , apa polisinya sudah berangkat ? "
" Mereka sudah dalam perjalanan , sebentar lagi sampai ! " jawab Yudhi .
" Tetaplah kalian semua disini , jangan ada yang keluar dulu sebelum pelakunya tertangkap , kalian bisa bahaya di luar sana ! " ucap Mr Ze .
" Kakak ! aku takut ! " Ashalina berdiri dari sofa , berjalan memeluk Mr Ze .
" Gak usah takut sayang ! , ada kakak ! " di usapnya punggung Ashalina dari belakang , lalu di kecupnya ujung kepalanya .
" Awas kau tua bangka ! , aku tidak akan memberimu ampun lagi ! " batin Mr Ze , merapatkan giginya .
" Kami tidak menemukan siapa siapa di luar ! , sepertinya pelakunya sudah langsung kabur ! " ucap Jefry . Masuk kembali ke dalam rumah bersama Rico .
" Biarkan saja mereka kabur , untuk masalah disini saya sudah menyerahkannya ke pihak berwajib . Sekarang kita pokus saja menekan induknya ! " Mr Ze mengeraskan rahangnya .
__ADS_1
" Kami sudah melakukannya ! " ucap Jefry .
" Bagus ! "