21 Hari Bersama Majikan Bajingan

21 Hari Bersama Majikan Bajingan
Bab 55


__ADS_3

Malam hari para polisi berjumlah sepuluh orang sudah berjaga di sekitaran rumah Mereka . Mr Ze meminta kepada para polisi , supaya berjaga 24 jam di rumahnya , sampai Mr Along dan semua anak buahnya tertangkap .


Malam ini Rosma Tika dan Salma adik Tika , mereka menginap di rumah Ashalina , kini mereka sudah berada di dalam kamar tamu untuk istrirahat . Renti , ia sudah pulang dijemput pulang suaminya . Momy Jeni , ia sudah pindah kamar ke kamar tamu di lantai bawah . Rico Jefry dan Yudhi , mereka masih duduk mengobrol sambil ngopi di teras depan rumah . Mr Ze dan Ashalina sudah berada diatas tempat tidur mereka .


Mr Ze mencium kening Ashalina lama untuk mengakhiri persenggemaan mereka , kemudian menjatuhkan tubuhnya di samping Ashalina yang sudah terkulai lemas . Kemuian menarik selimut untuk menutupi tubuh toples mereka , kemudian menarik Ashaliana ke dalam pelukannya .


" Apa kamu sudah puas sayang ? " tanya Mr Ze , mencium pipi Ashalina dari samping . Ashalina menjawab dengan menganggukkan kepalanya , karna napasnya yang masih memburu ." Tidurlah ! " ucapnya lagi , lalu di usap usapnya kepala Ashalina , supaya cepat tertidur .


di sudut lain rumah mereka , Salma menuangkan air minum ke dalam gelas dan langsung meminumnya , ia begitu kaget saat ada yang memeluk tubuhnya dari belakang . Hampir saja ia berteriak jika pria yang memeluknya itu tidak membekab mulutnya .


" Ssstttt..... !!!! "


" Ka..kamu siapa ? " gugub Salma ketakutan . setelah pria itu melepas tangannya dari mulut Salma .


Pria itupun melepas pelukannya , kemudian memutar tubuh Salma menghadapnya .


" M..mr Rico ! "


" Iya aku ! "


" A..ada apa ? " tanya Salma takut , menundukkan kepalanya .


" Jangan takut , saya bukan orang jahat ! " ucap Rico .


" Ada perlu apa ? "


" Aku menyukaimu ! " jawab Rico tanpa basa basi .


" Maaf ! , aku harus pergi ! " pamit Salma , tak ingin menanggapi ucapan Rico . kemudian melangkahkan kakinya . Ada ada saja ! , masa belum kenal tiba tiba bilang suka ! , sedeng kali orangnya , pikir salma .


Baru tiga langkah Salma melangkahkan kakinya , langkahnya terhenti , karna Rico menarik tangannya .


" Mr ! , tolong lepas tangan saya , kita tidak boleh bersentuhan kulit , karna kita bukan mahram ." mohon Salma .


" kalau begitu menikahlah denganku ! " ucap Rico .


" Gila !" Salma melepaskan tangan Rico dengan kasar , kemudian berlari ke arah tangga , naik ke lantai dua masuk ke dalam kamar tamu .


Rico mengembangkan senyumnya , entah kenapa ia begitu tertarik dengan gadis yang usiannya juah di bawanya itu ." Aku akan mendapatkanmu bagaimana pun caranya gadis kecil " ucapnya pelan . kemudian melangkahkan kakinya kembali keteras rumah .


Sedari Rumah Sakit tadi , Rico terus memperhatikan Salma , beru ini dia punya kesempatan untuk mendekatinya . Tadi saat Salma baru sampai di dapur , Pas itu Rico baru keluar dari dalam kamar mandi yang ada di dekat dapur , Salma tidak memperhatikannya , karna ia haus dan ingin segera minum .


" Ze belum turun ? " tanya Rico mendudukkan tubuhnya ke kursi yang ia duduki tadi .


" Belum ! " jawab Jefry malas .


Melihat Ashalina sudah tertidur , Mr Ze pun perlahan melepaskan pelukannya . Turun dari atas tempat tidur , kemudian memungut pakaiannya yang berserakan di lantai , lalu memakainya . Kemudian melangkahkan kakinya menuruni anak tangga turun ke lantai bawah , untuk menemui Yudhi dan Rico dan Jefry .


" Kenapa lama sekali baru turun ? " tanya Jefry .


" Saya menidurkan istri saya dululah ! " jawab Mr Ze santai , mendudukkan tubuhnya di kursi .

__ADS_1


Jefry memperhatikan penampilan Mr Ze , dengan rambut yang acak acakan , wajah terlihat seperti habis berkeringat ." Menidurkan apa meniduri ? "ujar Jefry dengan nada mencibir .


" Dua duanya ! di tiduri dulu baru di tidurkan !" jawab Mr Ze mengembangkan senyumnya , menaik turunkan kedua alisnya , menggoda Jefry .


" Cih ! , dalam keadaan seperti ini masih sempat sempatnya kau melakukan Aha aha dengan istrimu ! " cibir Jefry lagi .


Jefry kesal , sudah satu jam mereka menunggu , baru Mr Ze keluar dari kamarnya , padahal mereka ingin membahas rencana mereka selanjutnya , untuk melumpuhkan serangan Mr Along kepadanya . Malah dia enak enakan dengan istrinya melakukan olah raga pembakaran kalori di atas ranjang .


" Kenapa tidak ?"


" Apa rencana kita besok ? " tanya Rico , untuk menghentikan pedebatan kedua sahabatnya yang selalu saling mengejek dan mencibir sesama spesies predator ganas .


" Bagaimana ? , apa si tua bangka itu sudah tertangkap ? " tanya Mr Ze .


" Belum ! , Dia sudah tidak lagi ada di Singapur !" jawab Rico .


" Cari dia sampai dapat ! , meski ke kutup selatan sekali pun ! " perintah Mr Ze .


" Ya elah ! bang bang ! , kalo dia sudah sampai di kutub selatan , gak usah di cari lagi kali !. pasti dia disana sudah membeku , menjadi manusia es ! ." celetuk Yudhi , tanpa menoleh ke arah Mr Ze . Tangannya sibuk bermain game di ponselnya .


" Hei budak ! , mulai besok kau ikut kerja ke Singapur membantu Rico mengurus perusahaan ." perintahnya kepada Yudhi .


" Baik yang mulia raja ! " jawab Yudhi .


"Dan kamu Jef ! , tugasmu mencari si tua bangka itu sampai dapat ! " perintahnya lagi kepada Jefry .


" Dan Kau nganpain ? " tanya Jefry .


" Bersenang senang dengan istrilah ! " jawab Mr Ze . membuat Jefry mendengus kesal ." Rose akan membantumu ! " ucap Mr Ze lagi .


" Kau jangan macam macam kepadanya ! " ancam Mr Ze , menatap nyalang ke arah Jefry .


" Kalau dia juga mau ! , kenapa tidak ! " balas Jefry tanpa ada rasa takut , membuat Mr Ze mendengus .


" Huaaaa.....!!!!!! "


Suara tangis itu langsung menghentikan obroalan mereka . mereka sama sama berdiri dari tempat duduk mereka , berlari masuk ke dalam rumah .


" Kakak dimana ? , Huaaaa....!!! , kakak ! " Ashalina menangis sambil menuruni anak tangga .


" Kenapa Baby ? , kakak disini ! " tanya Mr Ze , berjalan mendekati Ashalina ke arah tangga .


" Takut ! , kenapa ninggalin aku tidur sendiri ? , nanti ada yang menculikku lagi bagaimana ? ."


" Tidak akan ada lagi yang menculikmu Sayang !, kakak ada disini menjagamu ! " ucap Mr Ze memeluk Ashalina ." Kenapa bangun ? Hm ! "


" Lapar ! , pengen makan ! "


" Pengen makan apa Baby ? " Di hapusnya air mata Ashalina dengan jempol tangannya .


" makan nasi "

__ADS_1


" Istrimu kenapa Ze ? " tanya Rico .


" Biasa ! , lagi pengen di manja !" jawab Mr Ze . di gendongnya tubuh Ashalina di bawanya berjalan ke arah ruang makan .


Rico mencebikkan bibirnya , berjalan mengikuti Mr Ze dan Ashalina ke ruang makan bersama Jefry dan Yudhi .


" Kalian ngapain ikut kesini ? " tanya Mr Ze . mendudukkan Ashalina di kursi meja makan .


" mau ikut makan juga ! " jawab Yudhi .


" Nasinya tinggal sedikit , cukup buat istriku saja ! " ucap Mr Ze . menyiapkan makanan ke atas piring , memberikannya kepada Ashalina .


" Siapa yang ingin makan nasi ? , kami ingin makan mie !." Yudhi melangkahkan kakinya ke arah kompor , mengambil kuali meletakkannya di atas kompor . Dalam waktu kurang lebih , mie Instan pun sudah tersaji di dalam mangkok .


" Kakak ! , aku juga ingin makan Mie ! ." mendorong piring yang berisi nasi di depannya , Ashalina sangat tergiur melihat Mie kuah yang tersaji di dalam mangkok .


" No Baby ! , itu tidak bagus untuk kesehatan dedek bayi kita ! ."


Ashalina cemberut , berdiri dari tempat duduknya , melangkahkan kakinya meninggalkan ruangan makan .


" Baby !"


" Aku sudah kenyang ! " rajuk Ashalina . Berlari menaiki anak tangga kelantai dua masuk ke dalam kamar mereka menguncinya dari dalam .


" Jangan berlari baby ! " sahut Mr Ze , mengejar Ashalina menyusul ke dalam kamar mereka , tapi terlambat . Ashalina mengunci kamar mereka dari dalam ." Baby ! , buka pintunya !"


" Baby..! "


" Baby ! , buka pintunya !!"


Di dalam kamar Ashalina diam saja , berbaring di atas tempat tidur , berpura pura tidak mendengar Mr Ze memanggilnya .


" Kalau kamu gak mau buka pintunya , kakak besok pergi ke Singapur !! , gak pulang pulang !!" ancam Mr Ze dari luar kamar .


Ashalina langsung turun dari atas tempat tidur ,berjalan ke arah pintu dan langsung membuka pintunya . Menatap Mr Ze menyorotnya dengan tajam .


"Baby ! "


Ashalina menarik Mr Ze masuk ke dalam kamar, lalu mendorongnya kuat , hampir saja Mr Ze terjatuh . Kemudian dengan gerakan cepat Ashalina menutup pintu kamar mereka dari luar dan langsung menguncinya , mengurung Mr Ze di dalam kamar .


" Baby ! , kenapa kakak di kurung ? " teriak Mr Ze dari dalam kamar .


Ashalina tidak menjawab , ia melangkahkan kakinya melenggang dengan santai sambil tersenyum menuruni anak tangga berjalan ke arah dapur .


" Yud ! , buatkan Aku Mie ! " perintahnya kepada Yudhi , sambil mendudukkan tubuhnya di kursi meja makan .


" Suamimu tidak mengijinkanmu makan Mie !" tolak Yudhi .


" Cepat Yud ! , kalau kamu tidak mau ! , pergi kamu dari sini ! " usirnya galak . menajamkan tatapannya .


Yudhi menghentikan suapannya , mengalihkan tatapannya ke arah Ashalina ." kamu bisa memasaknya sendiri ! , kenapa menyuruhku ? " balas Yudhi sengit .

__ADS_1


Ashalina memanyunkan bibirnya , berdiri dari kursi berjalan kearah kompor , untuk memasak Mie untuknya .


" Jef ! " panggil Rico , menunjuk kunci di atas meja dengan dagunya .


__ADS_2