
"Lepasin Salma Bang !" Salma meronta di dalam pelukan Rico .
"Maafin Abang ! , iya ! , Abang gak minta nambah anak lagi sekarang !"
"Abang pasti bohong ! , Abang jahat sama Salma , Abang gak sayang sama Salma , Abang gak cinta sama Salma , Abang egois !" tangis Salma .
"Abang janji gak minta nambah sekarang !. Jangan menangis lagi ya !" bujuk Rico.
"Salma gak mau nambah anak lagi , cukup dua aja" lirih Salma , dengan bibir ditekuk kebawah .
"Jangan dong sayang ! , Satu lagi ya !" tawar Rico .
"Gak mau !" bantah Salma ,menangis lagi .
"Iya iya iya , dua aja , tapi istri Abang jangan menangis lagi ya !" Rico mengecup pipi Salma , tangannya mengusap usap kepalanya .
Salma menghapus air matanya yang terus mengalir .
"Abang pasti bohong , Abang pasti jebak Salma lagi !." ucap Salma manja .
"Abang serius , dua aja !"
Rico merapikan rambut panjang Salma yang sempat berantakan , mengecup bibir dower Salma , kemudian mengangkat tubuh Salma , menggendongnya membawanya masuk ke kamar mereka , dan membawanya duduk di atas sofa , membiarkan Salma di atas pangkuannya .
Biarpun Salma terlihat wanita yang religius , dewasa , lembut dan pendiam di depan orang lain . Tapi itu semua tidak berlaku di depan Rico suaminya lagi . Salma akan berobah menjadi gadis kecil dan manja .
"Istri Abang yang manis seperti gula batu , bibirnya sudah dower tambah seksi . Pingin Abang nak cium !" goda Rico , Langsung di ciumnya bibir Salma dalam , sedalam cintanya kepada gadis kecil penakluk hatinya itu .
Salma meronta , memukul mukul dada Rico , karna ia sudah kehabisan pasokan oksigen di paru parunya .
"Abang !" pekik Salma .
"Sssttt...! , nanti putri kita terbangun sayang !"
Salma mengerucutkan bibirnya , suami egoisnya itu selalu saja berbuat sesukanya .
Cup!!
Gemas , lagi lagi Rico mengecup bibir istrinya .
"Tadi Adek belanja apa ?" tanya Rico mengusap usap rambut panjang Salma .
"Salma gak belanja Bang ! , Salma ke salon , totok wajah sama totok lemak di perut" jawab Salma .
"Yang melayani Adek perempuan 'kan ?" tanya Rico , seketika jiwa kecemburuannya meronta . Salma menjawab dengan manggut manggut .
"Abang gak mau sampai ada laki laki lain menyentuh tubuh Adek meski hanya seujung kuku , Abang gak rela !."
Tubuh Salma yang terlihat semakin berisi dan montok , wajahnya terlihat semakin dewasa . Apa lagi baru melahirkan , kecantikan Salma semakin bertambah di mata Rico. Rico benar benar kawatir , Salma menjadi incaran pria pria asing di luar sana . Apa lagi usia Salma masih sangat muda . Rico takut Salma berpaling kepada pria yang lebih muda darinya .
__ADS_1
"Salma juga tau Bang !" masih mengerucutkan bibirnya .
"Tau apa ?"
"Abang cemburu ! , makanya baik baik sama Salma . Biar Salma gak berpaling ke laki laki lain."
"Coba aja kalau Adek berani !"
"Beranilah !"
"Abang buat Dek Salma gak bisa jalan !" ancam Rico
"Makanya Abang jangan suruh Salma hamil lagi , sakit Bang melahirkan !." Salma memyenderkan kepalanya di dada bidak Rico.
"Iya !" Rico mengalah untuk kali ini . Biarlah , mungkin rasa sakit melahirkan putri mereka enam Bulan yang lalu belum hilang dari ingatan istrinya .
"Maafin Abang ya !" Rico mengecup ujung kepala gadis kecil pujaan hatinya itu .
"Salma juga minta maaf !" balas Salma , memeluk tubuh kekar Rico .
Di tempat lain .
Lain cerita dengan pasangan Mr Ze dan Ashalina . Kedua wanita yang beda usia itu , sering kali tidak akur memperebutkan seorang Zeyn fachry El Mahfudz . Yang besar dan yang kecil sama sama tidak mau kalah dan mengalah . Mereka sudah persis seperti dua orang istri yang memperebutkan suami mereka .
"Awas awas awas ! , Bundo ndak boyeh peyuk Ayah Zahla !" gadis kecil mengemaskan itu menarik Ashalina sekuat tenaganya . Karna Ashalina tidur berbaring memeluk Mr Ze di atas tempat tidur .
"Ayah Zahla !"
"Kakak Bundo !"
"Ayah Zahla !"
"Kakak Bundo !"
Kalau sudah seperti ini , Mr Ze yang pusing mendamaikan kedua wanita yang ia cintai itu .
"Baby ! , ngalah napa ?" ucap Mr Ze kepada Ashalina .
"Uwek ! , Zahla menang !" Zahra memeletkan lidahnya kepada Ashalina .
Membuat Ashalina cemberut , karna Mr Ze tidak membelanya .
"Kakak gak sayang lagi sama Acha !" ucap Ashalina . Membuat Mr Ze menghela napasnya , Setiap mereka ingin istirahat , kedua wanitanya itu selalu saja ribut terlebih dahulu .
"Zahla ! putri Ayah ! , ayo minta maaf sama Bundo !" suruh Mr Ze kepada putrinya .
"Ndak au ! Bundo nakal !" Zahla kecil mengerucutkan bibirnya .
"Sayang Ayah gak boleh seperti itu sama Bundo !" ucap Mr Ze lembut ,menasehati putrinya .
__ADS_1
Mr Ze meraih tubuh Zahra mendudukkannya di atas perutnya .
"Kalau Zahla sayang Ayah ! , Zahla juga harus sayang Bundo . Zahla gak boleh melawan sama Bundo .Ayo ! minta maaf sama Bundo !."
Zahla kecil semakin mengerucutkan bibirnya dengan kepala menunduk .
"Ayo sayang Ayah !"
Mr Ze mengambil tangan kecil putrinya , menyodorkannya ke arah Ashalina .
"Zahla minta maaf Bundo !" ucap Mr Ze , mengajari putrinya .
"Zahla minta maaf Bundo !" ucap Zahra , mengikuti apa yang dikatakan Ayahnya .
Ashalina menyambut tangan mungil putrinya , lalu menciumnya . Kemudian Ashalina menarik Zahra dari atas perut Mr Ze . Membaringkan Zahra di tengah tengah mereka , memeluknya . Setiap malam seperti itu , Zahra tidur di tengah tengah mereka .
"Ayah peyuk Zahla uga !" Zahra kecil meraih sebelah tangan Mr Ze .
"Oke sayangnya Ayah !" ucap Mr Ze , melingkarkan tangannya ke tubuh gembul Zahra dan mencium pipinya .
"Ayo kita baca do'a sebelum tidur !" ajak Mr Ze ." Putri Ayah sudah hapal belum doa sebelum tidur ?" tanyanya .
"Udah !" jawab Zahra .
"Kita baca sama sama ya ! , ayo Bundo !" ajaknya kepada Ashalina .
"Oke Ayah !"
Mereka bertiga pun membaca do'a tidur bersama .
"Amin...!"
Lalu sama sama mengusap wajah mereka masing masing dengan kedua telapak tangan mereka usai membaca do'a .
Mr Ze mengangkat kepalanya mencium kening putri dan istrinya bergantian .
"Selamat tidur Baby !" ucapnya setelah melepas ciumannya .
"Selamat tidur juga Kakak !" balas Ashalina , membalas mencium kening Mr Ze . Mr Ze pun mengusap kepala Ashalina .
Senyum , Mr Ze tersenyum , ia sungguh bahagia , kebahagiaannya begitu sempurna . Kembali ke jalan Tuhan , membuat hatinya sangat damai . Meski tidak mudah , karna banyaknya cobaan dan ujian yang dia hadapi . Mr Ze yakin, itu semua untuk memperkuat keimanannya .
.
.
.
# Baca novel baruku ya ,, berjudul Guru Galak Itu Suamiku . Siapa tau kalian suka .
__ADS_1