21 Hari Bersama Majikan Bajingan

21 Hari Bersama Majikan Bajingan
Bab 85


__ADS_3

Mr Ze menetapkan Yudhi sebagai maneger di perusahaannya , setelah maneger yang lama mengundurkan diri . Lagian Rico tidak butuh asisten , ia lebih suka bekerja tanpa Yudhi yang sering mengganggunya .


Rico , ia tetap di posisinya , begitu juga dengan Jefry , ia tetap menjadi asisten Mr Ze sekalian ia bertugas untuk mengurus cafee dan restoran .


Mereka sibuk membicarakan perusahaan , terurama proyek besar mereka . Tanpa Mr Ze sadari ada yang terlupakan , siapa lagi kalau bukan si kuning banana bot milik Mr Ze .


"Istriku mana ya ?" tiba tiba Mr Ze teringat dengan bidadari menyebalkannya itu .


Yudhi Jefry dan Rico pun terdiam berpikir .


"Bukankah tadi kita meninggalkannya di ruangan penjamuan !" Jefry yang menjawab .


"Gawat !" ucap Mr Ze , Mr Ze kawatir kalau sampai Ashalina merajuk , urusannya pasti sulit , tentu sulit untuk membujuknya .


"Kenapa ?" bingung Jefry


Mr Ze tidak menjawab , ia langsung berdiri dari kursinya , berjalan ke luar dari ruangannya menuju tempat ditinggalkannya Ashalina terakhir . Di bukanya pintu ruangan penjamuan ramu dari Jepangnya tadi , Ashalina sudah tidak ada di sana .


"Kemana dia ?" gumam Mr Ze , menutup pintu itu kembali . Mr Ze mengeluarkan handphonnya dari saku jas yang di pakainya , dan langsung menelephon Ashalina , tapi tidak di angkat ." Kemana dia pergi ?."


Mr Ze melangkahkan lagi kakinya kembali keruangannya .


"Asha mana kakak ipar ?" tanya Yudhi, melihat Ashalina tidak ada ikut masuk bersama Mr Ze .


"Saya tidak menemukannya diruang penjamuan !" jawab Mr Ze , mendudukkan tubuhnya di kursi kebanggaannya , dan langsung membuka laptopnya . melihat rekaman sisi tv yang tersambung langsung ke laptopnya .


Di luar gedung kantor perusahaan Mr Ze , Ashalina terlihat tertawa tawa bercanda dengan dua sicurity di bawah pohon kelapa hias yang berada dekat pos security , sambil menyantap makanan yang di bawa Ashalina dari ruang penjamuan tamu tadi . Mereka terlihat seperti orang yang lagi piknik , duduk lesehan di atas tikar , entah dari mana Ashalina mendapatkan tikar itu .


"Awas kamu Baby !, berani kamu tebar pesona di depan laki laki lain !" berbicara merapatkan giginya , wajahnya sudah memerah . Ia tidak suka melihat Ashalina bercanda dengan laki laki lain , ia merasa cemburu . Apa lagi , kedua sicurity yang menemani istrinya itu terlihat masih muda , dan wajahnya lumayan tampan .


"Kenapa Ze ?, Nona Ashalina dimana ?" tanya Rico , melihat Mr Ze mengerutu .

__ADS_1


"Dia berada di pos sicurity !" jawab Mr Ze . kembali beranjak dari tempat duduknya , keluar dari ruangannya dengan wajah yang terlihat marah , langsung di ikuti Jefry Rico dan Yudhi .


Keluar dari gedung kantornya , Mr Ze mempercepat langkahya berjalan ke arah tiga orang yang tengah asik bercanda .


"Ayo Bang !, makan lagi ! , ini masih banyak !" ucap Ashalina kepada kedua sicurity yang menemaninya .


"Kami sudah kenyang Nyonya !" jawab kedua sicurity itu .


Ashalina mencebikkan bibirnya " pantas badan kalian kurus , kalian makanya sedikit . coba badan kalian berisi sedikit lagi , pasti kalian terlihat lebih tampan ." ucap Ashalina , ia tidak tau Mr Ze sudah berdiri di belakangnya .


"Maaf Nyonya ! , kami harus kembali bekerja !" pamit kedua security itu , melihat bos besar mereka datang , mereka langsung pergi meninggalkan Ashalina .


"Beraninya kamu memuji laki laki lain di depan kakak Baby ! . Kakak sibuk bekerja malah kamu enak enakan piknik dengan laki laki lain disini !." Gemas melihat istrinya , Mr Ze pun menjewer telinga Ashalina yang tertutup hijab .


"Sakit Kak ! , Kenapa telinga Acha di jewer ?" keluh Ashalina , memegang tangan Mr Ze .


Ashalina mengerucutkan bibirnya " Acha pengen makan di sini ! , kalau Acha ngajak kakak , pasti kakak gak mau !" jawab Ashalina .


"Kenapa harus mengajak kedua security itu ?, bilang mereka tampan lagi !. Kakak cemburu !" Jujur Mr Ze , mendudukkan tubuhnya di samping Ashalina .


" Kakak tidak suka istri kakak mengatakan laki laki lain tampan !."


"Emang mereka tampan , manis , kulitnya eksotis , terlihat lebih maco ! , masa Acha harus bohong ." tambah Ashalina , menggoda suaminya.


"Baby..! , kakak gak suka mendengarnya !." sungut Mr Ze .


Cup !


Ashalina mencium pipi Mr Ze " I love Yuo ! " ucap Ashalina tersenyum . satu tangannya mengusap kepala Mr Ze .


"Kakak cemburu !, jangan dekat dekat dengan laki laki manapun !" ucap Mr Ze , memeluk Ashalina dari samping , meletakkan dagunya di bahu Ashalina . Bermanja manja seperti kucing minta di elus elus .

__ADS_1


Ashalina pun mengusap kepala Mr Ze , mengecup pelipis Mr Ze ."Cinta Acha sudak mentok untuk kakak ! , kakak gak usah kawatir !. lagian laki laki mana yang suka sama perempuan gendut dan bunting kaya Acha ?."


Ashalina tidak tau dengan tubuhnya yang semakin bohai , aura kecantikanya bertambah berkali kali lipat di mata suaminya . Membuat Mr Ze cemburu dan kawatir jika Ashalina dekat dekat dengan laki laki lain .


Ketiga cunguk Mr Ze itu pun ikut mendudukkan tubuh mereka di atas tikar yang entah dari mana Ashalina dapat . kemudian memakan makanan yang tersaji di atas tikar tanpa menghiraukan pasangan suami istri yang bermesraan di depan mereka .


Mr Ze mengelus elus perut Ashalina , sudah menjadi kebiasaan yang tidak disadarinya setiap di dekat Ashalina . Seolah kontak batin dengan anaknya yang ada di dalam kandungan Ashalina.


"Hai anak Ayah ! , apa tadi Bundo ganjen sama kedua laki laki itu ?" tanya Mr Ze kepada anak mereka yang masih berada di dalam perut .


"Gak dong Yah ! , Bundo aja yang terlalu cantik ! , banyak laki laki yang naksir !" jawab Ashalina menirukan suara anak kecil .


Tiba tiba Mr Ze merasa tangannya di tendang dari dalam , membuata Mr Ze senang , wajahnya berbinar bahagia .


"Bundo bohong ya kesayangan Ayah ?"


Mr Ze merasakan tendangan lagi dari dalam perut Ashalina , merasa anaknya merespon ucapannya .


Ashalina cemberut , masih di dalam kandungan , sudah terlihat anak mereka lebih dekat dengan Mr Ze . Setiap Mr Ze mengusap usap perutnya , dan mengajak dede bayi mereka berbicara , pasti dede bayi mereka merespon dengan menendang nendang dari dalam .


"Kesayangan Ayah lagi ngapain di dalam ? , sepertinya anak Ayah lagi senang ya ?." tanya Mr Ze lagi dengan suara lembutnya , karna merasa dede bayinya bergerak gerak terus . seolah olah senang merasakan kehadiran Ayahnya . Mr Ze pun menundukkan tubuhnya mencium perut Ashalina .


"Ze ! , saya nak balik duluan , Salma tadi pagi kurang enak badan , saya nak bawa dia periksa ke Dokter !" Melihat ke uwuan pasangan di depannya , Rico yang baru mendapat balasan cinta dari istri kecilnya , ia juga ingin bermesra mesraan dengan bidadari surganya . Rico pun langsung beranjak dari tempat duduknya tanpa menunggu jawaban dari Mr Ze .


"Kakak ipar ! , aku juga mau pulang ! , ingin mencari ikan hiu untuk istriku ! "Yudhi pun beranjak dari tempat duduknya berjalan ke arah parkiran motor miliknya .


"Woi ! siapa yang mengijinkan kalian pulang lebih awal ?" seru Mr Ze . Tapi kedua cunguknya yang merindukan istri itu tidak mengindahkannya lagi .


"Saya juga nak balik awal , mau cari bini !" ucap Jefry , ia pun meninggalkan Mr Ze dan Ashalina di bawah pohon kelapa berwarna kuning itu .


"Berani kalian pulang lebih pulang lebih awal , lihat saja ! , gaji kalian saya potong 70% ." gerutu Mr Ze . kesal dengan ketiga bawahannya yang tidak mematuhinya itu .

__ADS_1


"Sudah Kak ! , biarin aja ! , kita juga pulang yuk ! ." Ashalina menaik turunkan alisnya , tersenyum .


"Kamu memang istri yang tau cara menyenangkan hati suami Baby ! ,Yuk ! ."


__ADS_2