21 Hari Bersama Majikan Bajingan

21 Hari Bersama Majikan Bajingan
Bab 46


__ADS_3

Di Singapur


" Lihat saja Ze ! , Saya tak akan biarkan hidupmu bisa tenang ! " ucap seorang pria paru baya mengeraskan rahangnya ." ini baru permulaan " ucapnya lagi , tersenyum licik .


" Mr ! , apa yang harus kita lakukan lagi ? " tanya seorang wanita berpakaian seksi , duduk di pangkuan pria paru baya itu .


" Nanti kita pikirkan rencana kita selanjutnya ! , saya yakin Ze pasti mencari tau siapa yang memasukkan obat itu ke minumannya ! , dan siapa yang sudah mengirim vidio itu pada istrinya . Sekarang mari kita bersenang senang ."


" Baiklah Mr ! " balas cewek itu . kemudian melancarkan aksinya mencumbui pria yang sudah bau tanah itu .


Di kediaman Mr Ze .


Di meja makan , Mr Ze Ashalina dan Rose lagi menikmati makan malam mereka dari piring masing masing .


" Rose ! , bagaimana perkembangan penyelidikanmu ? " tanya Mr Ze setelah ia menghabiskan makanan di piringnya .


Rose meletangkan sendok dan garpunya di atas piring ,menajamkan netranya ke arah Mr Ze , kemudian berbicara ." pelaku yang memasukkan obat sialan itu keminumanmu sudah di tangkap orang suruhanku , dia adalah pelayan di club itu , dia mengakui ! kalau dia disuruh seorang wanita , tapi dia tidak mengenalnya , karna wanita yang menyuruhnya itu bukan orang yang biasa datang ke club itu ! ."


" Apa suruhanmu itu sudah melepaskannya ? " tanya Mr Ze .


" Belum ! "


" Lepaskan dia !, dan suruh orang terus mengawasinya ." perintah Mr Ze . " Trus bagaimana orang yang mengirim vidio itu ke HP istriku ? , sudah diketahui siapa orangnya ? "


" Orang suruhanku juga sudah menemukan data asli pemilik simcard yang mengirim vidio itu kepada istrimu .Mereka juga sudah menemukan orangnya ! , yang ternyata adalah seorang wanita tua dan buta , di perkampungan Singapur ." jelas Rose .


Mr Ze menghembuskan napasnya kasar . " aku rasa permainan mereka sudah direncanakan dengan matang ." ucap Mr Ze .


" Sepertinya begitu ! " balas Rose .


" Apa kak Zeyn gak curiga dengan Mr Along ?" tanya Ashalina .


Mr Ze dan Rose langsung mengalihkan tatapan mereka ke arah Ashalina .


" Mungkin dia dendam karna kakak sudah menjebloskannya kepenjara , mengakibatkan perusahaannya bangkrut , karna para penanam saham diperusahaannya menarik sahamnya masing masing ! " ucap Ashalina lagi .


" Kakak juga berpikir begitu ! , tapi kita belum mempunyai bukti untuk memastikannya ." balas Mr Ze


" Saya akan menyuruh suruhanku untuk mengawasi pergerakan Mr Along ! " ucap Rose .


" Saya rasa tidak perlu ! , karna itu akan percuma . Dia tidak akan melakukan apa apa selain duduk manis menunggu hasil dari orang suruhannya ."


" Apa yang harus kita lakukan sekarang ? " tanya Rose ! .


" Percuma saya harus membayarmu mahal ! " ujar Mr Ze kepada Rose , kemudian bangkit dari tempat duduknya , melangkahkan kakinya ke arah ruang tamu . Sedangkan Ashalina dan Rose , mereka membereskan sisa makan mereka dari atas meja makan .


" Hebat ya kamu Sha ! , bisa menaklukkan Ze ! seorang casanova " ucap Rose sambil tangannya mencuci piring di washtafel .


" Mungkin karna aku adalah adiknya dimasa lalu . kalau aku orang yang tidak dia kenal , aku rasa dia belum berobah " balas Ashalina , berdiri di samping Rose , melap piring yang sudah di cuci .


" Iya juga sih ! , tapi syukurlah dia sekarang sudah berobah " ucap Rose lagi . Ashalina hanya tersenyum menanggapinya .

__ADS_1


" Kak Rose sendiri suaminya dimana ? " tanya Ashalina .


Rose mengalihkan pandangannya sebentar ke arah Ashalina , kemudian tersenyum ." Aku sudah lama cerai dari suamiku ! "


" Kenapa bercerai kak ? " tanya Ashalina semakin ingin tau .


" Orangnya tempramen , dia suka pukul saya kalau ada masalah , saya tak tahan , jadi saya gugat cerai dia ."


" Anak kak Rose ? "


" Ikut saya ! , saya tak kasihlah sama Bapaknya . Dia tinggal dengan Ibu saya di Malaysia . Dia sudah sekolah , makanya saya tak bisa bawa dia kemana mana ."


" Apa kak Rose tidak ada niat nikah lagi ? " tanya Ashalina , kepo dan cerewetnya lagi kumat .


" Ada ! , tapi belum ada ketemu yang cocok ! ." jawab Rose .


" Kak Rose ! sebenarnya pekerjaannya apa ? " tanya Ashalina penasaran dari semalam .


" Tidak ada ! "


" Trus kenapa kak Rose bisa nyuruh nyuruh orang menyelidiki siapa yang mengirim vidio itu dan yang memasukkan obat ke minuman Kak Zeyn ? "


" Saya hanya memiliki banyak teman Intel , dan preman " jawab Rose mengulum senyumnya , tak ingin memberitahu Ashalina kalau sebenarnya dia adalah polisi Intel .


" Oo.." Ashalina membulatkan mulutnya sambil mengangguk anggukkan kepalanya .


Setelah selesai mereka membereskan dapur , mereka pun menyusul Mr Ze ke ruang tamu . Ashalina langsung mendudukkan tubuhnya di samping Mr Ze .


" Apa sayang ? " tanya Mr Ze , sambil satu tangannya mengusap usap rambut Ashalina . Ashalina menggelengkan kepalanya .


" Apa kamu pengen sesuatu Baby ? Hm..! " kemudian Mr Ze mengecup ujung kepala Ashalina .


" Sana bawa istrimu ke kamar Ze ! , mungkin dia pengen dimanja manja ! " ujar Rose , duduk berseberangan dengan mereka .


" Oke ! yuk kita ke kamar Baby ! " ucap Mr Ze .


" Gendong ! " manja Ashalina sebelum Mr Ze berdiri dari tempat duduknya .


" Baiklah sayangku ! " Mr Ze pun langsung mengangkat tubuh Ashalina , membawanya berjalan menaiki tangga kelantai dua rumah mereka , menuju kamar mereka .


Sampai di dalam kamar , Mr Ze langsung meletakkan tubuh Ashalina di atas tempat tidur . Kemudian ikut membaringkan tubuhnya di samping Ashalina .


" kakak ! peluk ! "


" Kenapa istri kakak ini manja sekali ? " Ditariknya tubu Ashalina ke dalam pelukannya .


" pengen saja !"


" Tidurlah ! " ucap Mr Ze , sambil tangannya mengusap usap kepala Ashalina .


" Aku belum ngantuk ! "

__ADS_1


" Baby pengen apa.. ? Hm.. ! "


" Pengen kakak ! " jawab Ashalina dari dalam pelukan Mr Ze .


" Tapi satu ronde aja ya ! " ucap Mr Ze lembu . Ashalina menganggukkan kepalanya . Mr Ze pun mencium kening Ashalina untuk memulai persenggemaan mereka .


Mr Ze menghembuskan napasnya panjang setelah melihat Ashalina sudah tertidur pulas , setelah mereka selesai memadu kasih .Kemudian Mr Ze turun dari atas tempat tidur dan mengambil HPnya yang terlerak di atas meja nakas . Kemudian melangkahkan kakinya berjalan ke arah balkon kamar mereka , untuk menelephon Jefry sahabatnya .


Besok harinya di Singapur .


" Jef ! , bagaimana hasil penyelidikanmu ? " tanya Mr Ze , masuk keruangan Jefry , berjalan ke arah sofa , dan langsung mendudukkan bokongnya .


Jefry langsung mengalihkan tatapannya ke arah Mr Ze , setiap masuk keruangannya tidak pernah ketok pintu . " Kau suka sekali mengagetkanku ! , tidak bisakah kau mengetok pintu dulu baru masuk ! . " protes Jefri , berbicara dengan ketus .


" Cepat katakan ! , "


jefry memutar bola matanya jengah , sahabat sekaligus bosnya itu , selalu saja bersikap sesuka hati .


" Baru tadi malam kamu menyuruhku ! , kamu sudah menanyakan hasilnya sekarang ! . Tak bisakah kau bersabar sedikit ? "


" Tidak ! "


" Kalau begitu kenapa kau tidak menyelidikinya sendiri ? " kesal Jefry .


" Kalau saya sendiri yang langsung menyelidikinya , itu terlalu mencolok . belum apa apa , target sudah pada bersembunyi ! ." jawab Ze dengan gaya santainya .


" Kalau begitu sabarlah sedikit , Orang yang kusuruh belum menelephonku ! , itu berarti mereka belum mendapatkan hasil " ucap Jefry lagi .


" Lama sekali ! "


" Apa tidak ada yang kamu curigai selain Mr Along ? " tanya Jefry .


" Itulah yang sulit untuk ku pikirkan ! , tidak ada yang mencurigakan selain si tua bangka itu ! "


" Tenang saja ! , jangan terlalu dipikirkan ! , saya pasti membantumu ! , meski kau tak memberi saya uang lebih dari gaji saya ."


" Ze ! , kau sudah datang ? " tiba tiba Rico masuk keruangan Jefry .


" Ada apa ? " tanya Mr Ze .


" Saya kira kau tak kerja hari ini ." jawab Rico , sambil berjalan ke meja Jefry . " Ze ! , baru saya mendapat laporan , kalau di lapangan kekurangan tenaga ahli sekitar seratus orang . Dan kita kesulitan mencari karyawan baru di Singapur ini " ucap Rico lagi .


" Apa target kapalnya selesai masih lama ? " tanya Ze .


" kalau tidak ada kendala , mungkin setahunan ." jawab Rico .


" Seperti biasa , lakukan perekrutan karyawan dari PT Sinar Jaya dari Batam ." ujar Mr Ze , memberi solusi .


" Baiklah ! " balas Rico ," Jef ! , mana berkas yang semalam aku kasih ! , sudah selesai kamu cek ? " tanyanya kepada Jefry .


" Sudah ! " jawab Jefry , kemudian memberikan map berwarna biru kepada Rico .

__ADS_1


__ADS_2