
Di Singapur
" Lihat saja Ze ! , Saya tak akan biarkan hidupmu bisa tenang ! " ucap seorang pria paru baya mengeraskan rahangnya ." ini baru permulaan " ucapnya lagi , tersenyum licik .
" Mr ! , apa yang harus kita lakukan lagi ? " tanya seorang wanita berpakaian seksi , duduk di pangkuan pria paru baya itu .
" Nanti kita pikirkan rencana kita selanjutnya ! , saya yakin Ze pasti mencari tau siapa yang memasukkan obat itu ke minumannya ! , dan siapa yang sudah mengirim vidio itu pada istrinya . Sekarang mari kita bersenang senang ."
" Baiklah Mr ! " balas cewek itu . kemudian melancarkan aksinya mencumbui pria yang sudah bau tanah itu .
Di kediaman Mr Ze .
Di meja makan , Mr Ze Ashalina dan Rose lagi menikmati makan malam mereka dari piring masing masing .
" Rose ! , bagaimana perkembangan penyelidikanmu ? " tanya Mr Ze setelah ia menghabiskan makanan di piringnya .
Rose meletangkan sendok dan garpunya di atas piring ,menajamkan netranya ke arah Mr Ze , kemudian berbicara ." pelaku yang memasukkan obat sialan itu keminumanmu sudah di tangkap orang suruhanku , dia adalah pelayan di club itu , dia mengakui ! kalau dia disuruh seorang wanita , tapi dia tidak mengenalnya , karna wanita yang menyuruhnya itu bukan orang yang biasa datang ke club itu ! ."
" Apa suruhanmu itu sudah melepaskannya ? " tanya Mr Ze .
" Belum ! "
" Lepaskan dia !, dan suruh orang terus mengawasinya ." perintah Mr Ze . " Trus bagaimana orang yang mengirim vidio itu ke HP istriku ? , sudah diketahui siapa orangnya ? "
" Orang suruhanku juga sudah menemukan data asli pemilik simcard yang mengirim vidio itu kepada istrimu .Mereka juga sudah menemukan orangnya ! , yang ternyata adalah seorang wanita tua dan buta , di perkampungan Singapur ." jelas Rose .
Mr Ze menghembuskan napasnya kasar . " aku rasa permainan mereka sudah direncanakan dengan matang ." ucap Mr Ze .
" Sepertinya begitu ! " balas Rose .
" Apa kak Zeyn gak curiga dengan Mr Along ?" tanya Ashalina .
Mr Ze dan Rose langsung mengalihkan tatapan mereka ke arah Ashalina .
" Mungkin dia dendam karna kakak sudah menjebloskannya kepenjara , mengakibatkan perusahaannya bangkrut , karna para penanam saham diperusahaannya menarik sahamnya masing masing ! " ucap Ashalina lagi .
" Kakak juga berpikir begitu ! , tapi kita belum mempunyai bukti untuk memastikannya ." balas Mr Ze
" Saya akan menyuruh suruhanku untuk mengawasi pergerakan Mr Along ! " ucap Rose .
" Saya rasa tidak perlu ! , karna itu akan percuma . Dia tidak akan melakukan apa apa selain duduk manis menunggu hasil dari orang suruhannya ."
" Apa yang harus kita lakukan sekarang ? " tanya Rose ! .
" Percuma saya harus membayarmu mahal ! " ujar Mr Ze kepada Rose , kemudian bangkit dari tempat duduknya , melangkahkan kakinya ke arah ruang tamu . Sedangkan Ashalina dan Rose , mereka membereskan sisa makan mereka dari atas meja makan .
" Hebat ya kamu Sha ! , bisa menaklukkan Ze ! seorang casanova " ucap Rose sambil tangannya mencuci piring di washtafel .
" Mungkin karna aku adalah adiknya dimasa lalu . kalau aku orang yang tidak dia kenal , aku rasa dia belum berobah " balas Ashalina , berdiri di samping Rose , melap piring yang sudah di cuci .
" Iya juga sih ! , tapi syukurlah dia sekarang sudah berobah " ucap Rose lagi . Ashalina hanya tersenyum menanggapinya .
__ADS_1
" Kak Rose sendiri suaminya dimana ? " tanya Ashalina .
Rose mengalihkan pandangannya sebentar ke arah Ashalina , kemudian tersenyum ." Aku sudah lama cerai dari suamiku ! "
" Kenapa bercerai kak ? " tanya Ashalina semakin ingin tau .
" Orangnya tempramen , dia suka pukul saya kalau ada masalah , saya tak tahan , jadi saya gugat cerai dia ."
" Anak kak Rose ? "
" Ikut saya ! , saya tak kasihlah sama Bapaknya . Dia tinggal dengan Ibu saya di Malaysia . Dia sudah sekolah , makanya saya tak bisa bawa dia kemana mana ."
" Apa kak Rose tidak ada niat nikah lagi ? " tanya Ashalina , kepo dan cerewetnya lagi kumat .
" Ada ! , tapi belum ada ketemu yang cocok ! ." jawab Rose .
" Kak Rose ! sebenarnya pekerjaannya apa ? " tanya Ashalina penasaran dari semalam .
" Tidak ada ! "
" Trus kenapa kak Rose bisa nyuruh nyuruh orang menyelidiki siapa yang mengirim vidio itu dan yang memasukkan obat ke minuman Kak Zeyn ? "
" Saya hanya memiliki banyak teman Intel , dan preman " jawab Rose mengulum senyumnya , tak ingin memberitahu Ashalina kalau sebenarnya dia adalah polisi Intel .
" Oo.." Ashalina membulatkan mulutnya sambil mengangguk anggukkan kepalanya .
Setelah selesai mereka membereskan dapur , mereka pun menyusul Mr Ze ke ruang tamu . Ashalina langsung mendudukkan tubuhnya di samping Mr Ze .
" Apa sayang ? " tanya Mr Ze , sambil satu tangannya mengusap usap rambut Ashalina . Ashalina menggelengkan kepalanya .
" Apa kamu pengen sesuatu Baby ? Hm..! " kemudian Mr Ze mengecup ujung kepala Ashalina .
" Sana bawa istrimu ke kamar Ze ! , mungkin dia pengen dimanja manja ! " ujar Rose , duduk berseberangan dengan mereka .
" Oke ! yuk kita ke kamar Baby ! " ucap Mr Ze .
" Gendong ! " manja Ashalina sebelum Mr Ze berdiri dari tempat duduknya .
" Baiklah sayangku ! " Mr Ze pun langsung mengangkat tubuh Ashalina , membawanya berjalan menaiki tangga kelantai dua rumah mereka , menuju kamar mereka .
Sampai di dalam kamar , Mr Ze langsung meletakkan tubuh Ashalina di atas tempat tidur . Kemudian ikut membaringkan tubuhnya di samping Ashalina .
" kakak ! peluk ! "
" Kenapa istri kakak ini manja sekali ? " Ditariknya tubu Ashalina ke dalam pelukannya .
" pengen saja !"
" Tidurlah ! " ucap Mr Ze , sambil tangannya mengusap usap kepala Ashalina .
" Aku belum ngantuk ! "
__ADS_1
" Baby pengen apa.. ? Hm.. ! "
" Pengen kakak ! " jawab Ashalina dari dalam pelukan Mr Ze .
" Tapi satu ronde aja ya ! " ucap Mr Ze lembu . Ashalina menganggukkan kepalanya . Mr Ze pun mencium kening Ashalina untuk memulai persenggemaan mereka .
Mr Ze menghembuskan napasnya panjang setelah melihat Ashalina sudah tertidur pulas , setelah mereka selesai memadu kasih .Kemudian Mr Ze turun dari atas tempat tidur dan mengambil HPnya yang terlerak di atas meja nakas . Kemudian melangkahkan kakinya berjalan ke arah balkon kamar mereka , untuk menelephon Jefry sahabatnya .
Besok harinya di Singapur .
" Jef ! , bagaimana hasil penyelidikanmu ? " tanya Mr Ze , masuk keruangan Jefry , berjalan ke arah sofa , dan langsung mendudukkan bokongnya .
Jefry langsung mengalihkan tatapannya ke arah Mr Ze , setiap masuk keruangannya tidak pernah ketok pintu . " Kau suka sekali mengagetkanku ! , tidak bisakah kau mengetok pintu dulu baru masuk ! . " protes Jefri , berbicara dengan ketus .
" Cepat katakan ! , "
jefry memutar bola matanya jengah , sahabat sekaligus bosnya itu , selalu saja bersikap sesuka hati .
" Baru tadi malam kamu menyuruhku ! , kamu sudah menanyakan hasilnya sekarang ! . Tak bisakah kau bersabar sedikit ? "
" Tidak ! "
" Kalau begitu kenapa kau tidak menyelidikinya sendiri ? " kesal Jefry .
" Kalau saya sendiri yang langsung menyelidikinya , itu terlalu mencolok . belum apa apa , target sudah pada bersembunyi ! ." jawab Ze dengan gaya santainya .
" Kalau begitu sabarlah sedikit , Orang yang kusuruh belum menelephonku ! , itu berarti mereka belum mendapatkan hasil " ucap Jefry lagi .
" Lama sekali ! "
" Apa tidak ada yang kamu curigai selain Mr Along ? " tanya Jefry .
" Itulah yang sulit untuk ku pikirkan ! , tidak ada yang mencurigakan selain si tua bangka itu ! "
" Tenang saja ! , jangan terlalu dipikirkan ! , saya pasti membantumu ! , meski kau tak memberi saya uang lebih dari gaji saya ."
" Ze ! , kau sudah datang ? " tiba tiba Rico masuk keruangan Jefry .
" Ada apa ? " tanya Mr Ze .
" Saya kira kau tak kerja hari ini ." jawab Rico , sambil berjalan ke meja Jefry . " Ze ! , baru saya mendapat laporan , kalau di lapangan kekurangan tenaga ahli sekitar seratus orang . Dan kita kesulitan mencari karyawan baru di Singapur ini " ucap Rico lagi .
" Apa target kapalnya selesai masih lama ? " tanya Ze .
" kalau tidak ada kendala , mungkin setahunan ." jawab Rico .
" Seperti biasa , lakukan perekrutan karyawan dari PT Sinar Jaya dari Batam ." ujar Mr Ze , memberi solusi .
" Baiklah ! " balas Rico ," Jef ! , mana berkas yang semalam aku kasih ! , sudah selesai kamu cek ? " tanyanya kepada Jefry .
" Sudah ! " jawab Jefry , kemudian memberikan map berwarna biru kepada Rico .
__ADS_1