21 Hari Bersama Majikan Bajingan

21 Hari Bersama Majikan Bajingan
Bab 48


__ADS_3

" Baby...! " panggil Mr Ze melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah mereka . Seperti katanya tadi , hari ini ia akan cepat pulang . Tidak ada jawaban dari Ashalina , Mr Ze pun menaiki anak tangga ke lantai dua rumah mereka . ia berpikir Ashalina istri tercintanya pasti ada di kamar .


Tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu , Mr Ze langsung memutar knop pintu dan mendorong daun pintu di depannya .


" Baby..! " panggilnya lagi . ternyata Ashalina tidak ada di dalam kamar mereka . Mr Ze pun melangkahkan kakinya ke arah kamar mandi , lalu mendorong pintu kamar mandi tersebut , Ashalina pun tidak ada di dalam ." kemana dia ? " gumam Mr Ze .


Mr Ze melangkahkan kakinya keluar dari dalam kamar , berjalan menuruni anak tangga menuju ke dapur , namun Ashalina pun tidak ada dia dapatkan disana .


" Baby ! , kamu dimana sayang ? " panggil Mr Ze dengan suara agak keras . Memutar tubuhnya berbalik berjalan ke arah kamar tamu . Disana pun Ashalina tidak ada .


" Baby ! "


Mr Ze mencari Ashalina kesetiap sudut ruangan rumah mereka , Ashalina memang benar benar tidak ada di dalam rumah . Sambil berjalan menaiki anak tangga Mr Ze mengelurkan HPnya dari dalam saku celananya , kemudian menghubungi no Ashalian , tapi tidak di angkat .


" kamu kemana Baby ? , kenapa pergi gak pamit kakak ? " ucapnya sendiri . Kemudian masuk kembali ke dalam kamar mereka .


Sampai di dalam kamar , Mr Ze kembali menghubungi no Ashalina ,sambil mendudukkan tubuhnya di sofa kamar mereka .


๐ŸŽต I love it when you call me senorita ๐ŸŽถ


๐ŸŽตI wish i could pretend i didn't need ya ๐ŸŽถ


๐ŸŽตBut every touch is - Ooh la la la ๐ŸŽถ


๐ŸŽตis true la la la ๐ŸŽถ


Mr Ze langsung mendial tombol merah di layar HPnya , mendengar nyanyian itu berasal dari HP istrinya yang terletak di meja nakas di samping tempat tidur .


" Awas saja nanti kamu Baby ! , kakak akan menghukummu sampai tidak bisa berjalan " gumam Mr Ze , kesal dengan istrinya . pergi keluar rumah tidak pamit kepadanya , dan sengaja tidak membawa HP .


Di tempat lain


" Bukde ! , kenapa kamu mengurungku disini ? , apa salahku Bukde Sri ? " tanya Ashalina .


" Kamu tidak salah ! , suamimulah yang bersalah ! " jawab Bukde Sri , kemudian menyumbat mulut Ashalina lagi dengan kain . kemudian keluar dari ruangan penyekapan Aahalina .Meninggalkan Ashalina dengan keadaan duduk diikat disebuah bangku .


" Halo Mr ! , saya sudah menyekap istrinya ! , apa lagi yang harus saya lakukan Mr ?" ucap Bukde Sri , setelah orang yang diseberang sana mengangkat telephonnya .

__ADS_1


" Jangan biarkan dia lepas , tunggu aba aba dari saya ! " ucap Pria yang bekerja sama dengan art yang bekerja di rumah Ashalina .


" Baik Mr ! "


Orang yang disebrang sana pun memutuskan telephonnya .


Di kediaman Mr Ze dan Ashalina


" Kamu sebenarnya kemana Baby ? " tanya Mr Ze berbicara sendiri . sudah hampir malam Ashalina belum juga kembali kerumah . Di lihatnya jam dinding kamar mereka sudah menunjukkan pukul enam sore . Tidak biasanya Ashalina pergi tanpa ijin kepadanya , apa lagi pergi lama tidak membawa HP .


Mr Ze mulai kawatir , ia pun mengambil HPnya , lalu menelephon Yudhi .


" Halo Yudhi ! , apa Ashalina ada bersamamu ? , " tanya Mr Ze , setelah Yudhi menerima telephonnya .


" Gak ada ! , saya baru pulang kerja ! " jawab Yudhi .


" Ashalina pergi dari rumah tidak membawa HP , dari tadi dia belum pulang ! . Apa kamu tau dimana rumah teman temannya ? " tanya Mr ze lagi .


" Hanya teman teman dekatnya yang saya tau ! , yang lainnya saya gak tau ! . Emang Ashalina tidak pamit tadi mau pergi kemana ? " tanya Yudhi .


" Saya tadi kerja , saya pulang dia tidak ada di rumah ." jawab Mr Ze .


" Halo Yud ! , bisa kamu bantu saya mencarinya ? , saya kawatir dia kenapa kenapa ! ."


" Bisa ! " jawab Yudhi .


Ashalina menangis , dari tadi ia sudah merasa lapar dan haus ! . Bukde Sri tega membiarkannya tidak makan dan tidak minum sedari tadi . Entah kemana Bukde Sri pergi , sepertinya ia di tinggalkan di rumah kosong di tengah hutan itu sendiri .


" Ya Tuhan ! , bantulah hambamu ini ! " ucap Ashalina dalam hati . Dari tadi ia berusaha membuka tali ikatan ditangannya , tapi tidak berhasil . " Aku harus berusaha kabur dari sini ! , kakak Zeyn pasti sudah pulang , ia pasti sudah kawatir karna aku tidak ada di rumah ! " batinnya lagi .


" Yud ! , kita mencari istriku kemana lagi ? , jika dirumah teman temannya dia tidak ada ! , kamu tau biasanya dia pergi kemana ? " tanya Mr Ze , hatinya sudah tidak tenang , memikirkan Ashalina yang pergi entah kemana .


" Mr Ze ! , apa tidak ada cctv di rumah kalian ? , kita bisa melihat apa yang membuat Ashalina pergi dari rumah tanpa membawa HP . dan dengan siapa dia pergi ! . tidak mungkin Ashalina pergi begitu saja dari rumah tanpa alasan kan ? ."


" Ya ampun ! , kenapa saya bisa lupa ya ? " ucap Mr Ze menepuk jidatnya . kemudian mengeluarkan HP dari saku celananya , Setelah menghidupkan layarnya Mr Ze langsung membuka aplikasi yang tersambung dengan kamera cctv di rumahnya .


" Yud ! , ada yang tidak beres dengan Ashalina ! . cctv di rumah sepertinya ada yang mematikannya ." ucap Mr Ze , melihat layar di HPnya tidak menemukan apa apa .

__ADS_1


" Serius ??? "


Yudhi ikut kawatir , meskipun ia tidak pernah mendapat cintanya Ashalina . Tapi sekarang Ashalina adalah sepupunya , Yudhi sudah pasti menyayangi Ashalina melebihi cintanya yang tak terbalas .


" Yud ! , kita ke alamat rumah art yang bekerja di rumah sekarag ! . kamu tau alamat kampung xxxx ? " tanya Mr Ze , menyebutkan Alamat tempat tinggal Bukde Sri .


" Tau ! " jawab Yudhi .


" Ayo kita kesana ! " ucap Mr Ze ." Kamu yang nyetir ! , kamu lebih tau jalan ! , biar cepat ." ucap Mr Ze lagi , sambil melempar kunci mobilnya kepada Yudhi , dan langsung masuk ke dalam mobil duduk di kursi penumpang samping kemudi .


Dengan sigap Yudhi langsung menangkapnya , kemudian berlari ke arah pintu samping kemudi . Dengan gerakan terburu buru , Yudhi membuka pintunya dan langsung masuk duduk di kursi kemudi , dan langsung menghidupkan mesin mobilnya , kemudian melajukannya bergabung dengan kenderaan lain dijalan raya .


Tubuh Ashalina sudah mulai lemah , mulutnya terasa kering dan sangat haus karna kain yang tersumpal di mulutnta , di tambah lagi ia sangat lapar . Ia makan dan minum terakhir jam sembilan tadi pagi , sekarang jam sudah menunjukkan jam delapan malam , setetes pun tidak ada air masuk ke dalam mulutnya , begitu juga dengan makanan .


" Tuhan ! , hamba mohon ! , kirimlah hamba pertolonganmu ! " mohon Ashalina dalam do'a . Terus berusaha membuka ikatan tali di tangannya ." Kakak Zeyn ! , tolong aku kak..! " tangis Ashalina lirih .


" Aku akan membuat istrimu mati perlahan lahan Mr Ze ! , seperti putriku yang kamu buat mati perlahan lahan dulu ! " Batin wanita paru baya yang bernama Sri itu .


" Tok tok tok !!! "


Bukde Sri tersadar dari lamunannya . " saya yakin yang datang itu pasti Mr Ze untuk menanyakan keberadaan istrinya " batin Bukde Sri , kemudain melangkahkan kakinya keluar dari dalam kamarnya berjalan ke arah pintu depan .


" Mr Ze ! , ada apa ya ! malam malam kesini ? " tanya wanita paru baya itu dengan senyum ramahnya .


" Bukde ! , apa Bukde tau tadi istri saya pergi kemana ? " tanya Mr Ze langsung .


" Tadi dia pamit sama saya , dia pergi ingin menemui temannya Mr ! . Apa nyonya belum pulang ? . " bohong Bukde Sri .


" Kira kira jam berapa dia pergi Bukde ? " tanya Mr Ze lagi .


" Jam sepuluhan Mr ! "


Mr Ze menghembuskan napasnya ." kalau begitu kami pulang dulu Bukde , maaf sudah mengganggu ! " pamit Mr Ze kemudian .


" Gak apa apa Mr ! " balas Bukde Sri .


Mr Ze dan Yudhi pun melangkahkan kaki mereka meninggalkan rumah Bukde Sri .

__ADS_1


" Jangan harap kamu bisa bertemu istrimu lagi Mr..Ze..! " berbicara dengan mengangkat dagunya , mengeraskan rahangnya dan memicingkan matanya , setelah menutup rapat pintu rumahnya .


__ADS_2