
" Baby...! " panggil Mr Ze melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah mereka . Seperti katanya tadi , hari ini ia akan cepat pulang . Tidak ada jawaban dari Ashalina , Mr Ze pun menaiki anak tangga ke lantai dua rumah mereka . ia berpikir Ashalina istri tercintanya pasti ada di kamar .
Tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu , Mr Ze langsung memutar knop pintu dan mendorong daun pintu di depannya .
" Baby..! " panggilnya lagi . ternyata Ashalina tidak ada di dalam kamar mereka . Mr Ze pun melangkahkan kakinya ke arah kamar mandi , lalu mendorong pintu kamar mandi tersebut , Ashalina pun tidak ada di dalam ." kemana dia ? " gumam Mr Ze .
Mr Ze melangkahkan kakinya keluar dari dalam kamar , berjalan menuruni anak tangga menuju ke dapur , namun Ashalina pun tidak ada dia dapatkan disana .
" Baby ! , kamu dimana sayang ? " panggil Mr Ze dengan suara agak keras . Memutar tubuhnya berbalik berjalan ke arah kamar tamu . Disana pun Ashalina tidak ada .
" Baby ! "
Mr Ze mencari Ashalina kesetiap sudut ruangan rumah mereka , Ashalina memang benar benar tidak ada di dalam rumah . Sambil berjalan menaiki anak tangga Mr Ze mengelurkan HPnya dari dalam saku celananya , kemudian menghubungi no Ashalian , tapi tidak di angkat .
" kamu kemana Baby ? , kenapa pergi gak pamit kakak ? " ucapnya sendiri . Kemudian masuk kembali ke dalam kamar mereka .
Sampai di dalam kamar , Mr Ze kembali menghubungi no Ashalina ,sambil mendudukkan tubuhnya di sofa kamar mereka .
๐ต I love it when you call me senorita ๐ถ
๐ตI wish i could pretend i didn't need ya ๐ถ
๐ตBut every touch is - Ooh la la la ๐ถ
๐ตis true la la la ๐ถ
Mr Ze langsung mendial tombol merah di layar HPnya , mendengar nyanyian itu berasal dari HP istrinya yang terletak di meja nakas di samping tempat tidur .
" Awas saja nanti kamu Baby ! , kakak akan menghukummu sampai tidak bisa berjalan " gumam Mr Ze , kesal dengan istrinya . pergi keluar rumah tidak pamit kepadanya , dan sengaja tidak membawa HP .
Di tempat lain
" Bukde ! , kenapa kamu mengurungku disini ? , apa salahku Bukde Sri ? " tanya Ashalina .
" Kamu tidak salah ! , suamimulah yang bersalah ! " jawab Bukde Sri , kemudian menyumbat mulut Ashalina lagi dengan kain . kemudian keluar dari ruangan penyekapan Aahalina .Meninggalkan Ashalina dengan keadaan duduk diikat disebuah bangku .
" Halo Mr ! , saya sudah menyekap istrinya ! , apa lagi yang harus saya lakukan Mr ?" ucap Bukde Sri , setelah orang yang diseberang sana mengangkat telephonnya .
__ADS_1
" Jangan biarkan dia lepas , tunggu aba aba dari saya ! " ucap Pria yang bekerja sama dengan art yang bekerja di rumah Ashalina .
" Baik Mr ! "
Orang yang disebrang sana pun memutuskan telephonnya .
Di kediaman Mr Ze dan Ashalina
" Kamu sebenarnya kemana Baby ? " tanya Mr Ze berbicara sendiri . sudah hampir malam Ashalina belum juga kembali kerumah . Di lihatnya jam dinding kamar mereka sudah menunjukkan pukul enam sore . Tidak biasanya Ashalina pergi tanpa ijin kepadanya , apa lagi pergi lama tidak membawa HP .
Mr Ze mulai kawatir , ia pun mengambil HPnya , lalu menelephon Yudhi .
" Halo Yudhi ! , apa Ashalina ada bersamamu ? , " tanya Mr Ze , setelah Yudhi menerima telephonnya .
" Gak ada ! , saya baru pulang kerja ! " jawab Yudhi .
" Ashalina pergi dari rumah tidak membawa HP , dari tadi dia belum pulang ! . Apa kamu tau dimana rumah teman temannya ? " tanya Mr ze lagi .
" Hanya teman teman dekatnya yang saya tau ! , yang lainnya saya gak tau ! . Emang Ashalina tidak pamit tadi mau pergi kemana ? " tanya Yudhi .
" Saya tadi kerja , saya pulang dia tidak ada di rumah ." jawab Mr Ze .
" Halo Yud ! , bisa kamu bantu saya mencarinya ? , saya kawatir dia kenapa kenapa ! ."
" Bisa ! " jawab Yudhi .
Ashalina menangis , dari tadi ia sudah merasa lapar dan haus ! . Bukde Sri tega membiarkannya tidak makan dan tidak minum sedari tadi . Entah kemana Bukde Sri pergi , sepertinya ia di tinggalkan di rumah kosong di tengah hutan itu sendiri .
" Ya Tuhan ! , bantulah hambamu ini ! " ucap Ashalina dalam hati . Dari tadi ia berusaha membuka tali ikatan ditangannya , tapi tidak berhasil . " Aku harus berusaha kabur dari sini ! , kakak Zeyn pasti sudah pulang , ia pasti sudah kawatir karna aku tidak ada di rumah ! " batinnya lagi .
" Yud ! , kita mencari istriku kemana lagi ? , jika dirumah teman temannya dia tidak ada ! , kamu tau biasanya dia pergi kemana ? " tanya Mr Ze , hatinya sudah tidak tenang , memikirkan Ashalina yang pergi entah kemana .
" Mr Ze ! , apa tidak ada cctv di rumah kalian ? , kita bisa melihat apa yang membuat Ashalina pergi dari rumah tanpa membawa HP . dan dengan siapa dia pergi ! . tidak mungkin Ashalina pergi begitu saja dari rumah tanpa alasan kan ? ."
" Ya ampun ! , kenapa saya bisa lupa ya ? " ucap Mr Ze menepuk jidatnya . kemudian mengeluarkan HP dari saku celananya , Setelah menghidupkan layarnya Mr Ze langsung membuka aplikasi yang tersambung dengan kamera cctv di rumahnya .
" Yud ! , ada yang tidak beres dengan Ashalina ! . cctv di rumah sepertinya ada yang mematikannya ." ucap Mr Ze , melihat layar di HPnya tidak menemukan apa apa .
__ADS_1
" Serius ??? "
Yudhi ikut kawatir , meskipun ia tidak pernah mendapat cintanya Ashalina . Tapi sekarang Ashalina adalah sepupunya , Yudhi sudah pasti menyayangi Ashalina melebihi cintanya yang tak terbalas .
" Yud ! , kita ke alamat rumah art yang bekerja di rumah sekarag ! . kamu tau alamat kampung xxxx ? " tanya Mr Ze , menyebutkan Alamat tempat tinggal Bukde Sri .
" Tau ! " jawab Yudhi .
" Ayo kita kesana ! " ucap Mr Ze ." Kamu yang nyetir ! , kamu lebih tau jalan ! , biar cepat ." ucap Mr Ze lagi , sambil melempar kunci mobilnya kepada Yudhi , dan langsung masuk ke dalam mobil duduk di kursi penumpang samping kemudi .
Dengan sigap Yudhi langsung menangkapnya , kemudian berlari ke arah pintu samping kemudi . Dengan gerakan terburu buru , Yudhi membuka pintunya dan langsung masuk duduk di kursi kemudi , dan langsung menghidupkan mesin mobilnya , kemudian melajukannya bergabung dengan kenderaan lain dijalan raya .
Tubuh Ashalina sudah mulai lemah , mulutnya terasa kering dan sangat haus karna kain yang tersumpal di mulutnta , di tambah lagi ia sangat lapar . Ia makan dan minum terakhir jam sembilan tadi pagi , sekarang jam sudah menunjukkan jam delapan malam , setetes pun tidak ada air masuk ke dalam mulutnya , begitu juga dengan makanan .
" Tuhan ! , hamba mohon ! , kirimlah hamba pertolonganmu ! " mohon Ashalina dalam do'a . Terus berusaha membuka ikatan tali di tangannya ." Kakak Zeyn ! , tolong aku kak..! " tangis Ashalina lirih .
" Aku akan membuat istrimu mati perlahan lahan Mr Ze ! , seperti putriku yang kamu buat mati perlahan lahan dulu ! " Batin wanita paru baya yang bernama Sri itu .
" Tok tok tok !!! "
Bukde Sri tersadar dari lamunannya . " saya yakin yang datang itu pasti Mr Ze untuk menanyakan keberadaan istrinya " batin Bukde Sri , kemudain melangkahkan kakinya keluar dari dalam kamarnya berjalan ke arah pintu depan .
" Mr Ze ! , ada apa ya ! malam malam kesini ? " tanya wanita paru baya itu dengan senyum ramahnya .
" Bukde ! , apa Bukde tau tadi istri saya pergi kemana ? " tanya Mr Ze langsung .
" Tadi dia pamit sama saya , dia pergi ingin menemui temannya Mr ! . Apa nyonya belum pulang ? . " bohong Bukde Sri .
" Kira kira jam berapa dia pergi Bukde ? " tanya Mr Ze lagi .
" Jam sepuluhan Mr ! "
Mr Ze menghembuskan napasnya ." kalau begitu kami pulang dulu Bukde , maaf sudah mengganggu ! " pamit Mr Ze kemudian .
" Gak apa apa Mr ! " balas Bukde Sri .
Mr Ze dan Yudhi pun melangkahkan kaki mereka meninggalkan rumah Bukde Sri .
__ADS_1
" Jangan harap kamu bisa bertemu istrimu lagi Mr..Ze..! " berbicara dengan mengangkat dagunya , mengeraskan rahangnya dan memicingkan matanya , setelah menutup rapat pintu rumahnya .