
Ashalina melangkahkan kakinya menuruni anak tangga satu persatu , ia ingin ke dapur membuatkan sarapan untuk suaminya .
" buat sarapan apa ya ! untuk kakak ? " ucap Ashalina ke diri sendiri ." mm...buat nasi goreng aja deh ! biar simpel " ucapnya lagi .
Dalam waktu sepuluh menit nasi goreng buatan ala Ashalina sudah selesai . Ashalina pun memasukkan nasi goreng buatannya ke kotak makanan , karna Mr Ze tidak akan sempat untuk sarapan di rumah .
" Selamat pagi istri kakak yang cantik ! " Memeluk Ashalina dari belakang kemudian mencium pipinya .
" Selamat pagi juga suamiku yang ganteng ! " balas mencium pipi Mr Ze , sambil tangannya menata telor sosis timun beserta irisan tomat keatas nasi goreng yang ada di dalam kotak makanan .
" Tumben istri kakak ini rajin pagi pagi ? " Kedua tangan Mr Ze sudah berada di gunung kembar Ashalina .
" Tangannya dikondisikan kak ! " protes Ashalina , karna Mr Ze sudah mere**s gunung kembarnya .
" Apa salahnya kakak pegang milik kakak ? "
" Terserah kakak lah ! "
" Baby ! , nanti kakak tidak pulang , gak apa apa kan ? " melepas pelukannya , lalu memutar tubuh Ashalina kehadapnya .
" Nanti teman Acha bobo ! siapa kak ? " Ashalina menekuk bibirnya kebawah , pura pura ingin menangis .
" Kakak sudah menyuruh Yudhi untuk tidur disini ! , bersama temanmu yang bernama Tika itu ! ."
" Tapi nanti malam kami boleh jalan jalan kan kak ? ."
" Kemana ? "
" Belum tau ! "
" Jangan jauh jauh ! dan jangan ganjen di depan cowok lain ."
" Kakak juga ! , jangan boking cewek disana ! awas kalau sampai kakak nakal lagi ! " ancam Ashalina .
" Iya istriku sayang ! , kakak berangkat dulu ! " pamit Mr Ze , setelah mereka sampai di pintu keluar .
" Hati hati kak ! " ucap Ashalina setelah menyalim tangan suaminya .
" Oke Baby ! " Sebelum keluar pintu , Mr Ze menyempatkan diri lagi untuk mencium bibir Ashalina , dilu***nya , menerobos rongga mulut Ashalina dan memainkan lidahnya di dalam .
" Kakak nanti bisa terlambat ! " tegur Ashalina setelah berhasil menghentikan ciuman Mr Ze , dengan mencubit perut Mr Ze .
" Sakit Baby ! , tega sekali nyakitin kakak ! , ya sudah ! , kakak pergi ya ! . Assalamu alaikum ! ." dikecupnya lagi bibir Ashalina , baru melangkahkan kakinya keluar pintu .
" Walaikum salam "
" Tin tin tin....! "
__ADS_1
Yudhi membunyikan klakson motor kesayangannya tepat di depan rumah Ashalina .
Ashalina pun langsung turun dari tempat tidur , berjalan keluar kamar menuruni tangga , ia sudah tau kalau yang datang itu adalah si Yudhi , yang mendadak menjadi saudara sepupunya .
" Kalian sudah datang ? "
" Kalau kami sudah ada disini ! , berarti sudah datang ! , ngapain ditanya lagi ! ." jawab Yudhi ketus
Ashalina mengerucutkan bibirnya " mana tau yang sampai rohnya saja , jasadnya belum " jawab Ashalina .
" Yud ! , ayo kita balik lagi ! " ucap Tika , yang masih duduk di belakang Yudhi .
" Heh ! , kamu doain kami mati ? , bilang jasad sama ruh kami terpisah ! . kalau bukan karna tawaran suamimu yang menggiurkan , ogah mau nemanin kamu disini ." ujar Yudhi .Turun dari atas motornya , tanpa disuruh masuk , Yudhi langsung nyelonong masuk ke dalam rumah , berjalan lurus ke dapur .
" Yuk Tik ! , silahkan masuk ! " ucap Ashalina , menyuruh temannya masuk .
" Enak sekali hidupmu Sha ! , duit milliaran , rumah gedongan ! , jadi aku iri ! " ucap Tika berjalan sambil memutar pandangannya keseluruh ruangan rumah baru Ashalina .
" Tidak usah iri ! , nanti aku traktir kamu makan kerak telor sama bakso tusuk bakar " ujar Ashalina .
" Ck ! , Aku saja yang mentraktirmu bagaimana ? " Kesal Tika .
" Boleh juga , soalnya aku takut , saldoku yang 11M itu bergerak turun "
" Dasar holang kaya pelit ! " cibir Tika , berjalan menyusul Yudhi ke dapur .
" Kamu makan apa Yud ? " tanya tika , mendapati Yudhi duduk di meja makan .
" Hai Yudhi tamak ! , sudah berapa hari kamu tidak makan ? , sampai kamu tidak dengar orang nanya ? ."
" Semenjak kamu tidak pernah masak sayang..! "
Tika memutar kedua bola matanya jengah , Yudhi benar benar mulutnya manis beracun . Dulu baru tiga hari putus dengan ceweknya sudah ngaku cinta kepada Ashlina .Sekarang ! , baru sebulan ditinggal nikah Ashalina , gadis yang katanya dicintainya ternyata sepupunya , sudah panggil panggil sayang lagi kepada Tika .
Malam hari , seperti keinginan Ashalina , ia pun mengajak Tika sama Yudhi jalan jalan .
" Kita jalan jalan kemana nih ? " tanya Yudhi , ia sudah menyetir mobil baru milik Ashalina keluar dari halaman rumah Ashalina , yang khusus dibeli suaminya untuknya .
" Bagaimana kalo kita ke jembatan Barelang , makan jagung bakar ! " jawab Ashalina .
" Yakin kesana ? , jauh loh ! " tanya Yudhi . karna perjalanan dari pusat kota menuju jembatan Barelang , jembatan yang menghubungkan pulau Batam , Rempang dan Galang yang sudah menjadi Icon kota Batam tersebut , menempuh perjalanan kurang lebih satu jam , itu pun jika jalanan tidak macet .
" Gak apa apa ! , kita sebentar saja disana ! , aku pengen sekali makan jagung bakar langsung disana " jawab Ashalina .
" Oke ! "
Yudhi pun melajukan mobilnya kejalan raya bergabung dengan kemderaan lain .
__ADS_1
Di tempat lain .
" Hai Mr Ze ! , sudah lama kau tak ada napak kesini ? " tanya seorang wanita bermake up tebal , memakai pakaian mini , menampakkan belahan dadanya , panjang pakaiannya hampir menampakkan pantatnya . Dia adalah seorang germo yang sering menawarkan wanita bayaran kepada Mr Ze .
" Saya banyak kesibukan ! " jawab Mr Ze .
" Saya ada stok cewek cantik !.."
" Saya tak minat ! " potong Mr Ze langsung , sudah tau maksud germo langganannya itu .
" Ceweknya masih tampak muda ! , di jamin kau pasti puaslah , tak mahal juga ! " bujuk germo itu lagi .
" Saya sudah boking satu wanita untuk seumur hidup saya , sekarang saya tak butuh wanita lain lagi " ucap Mr Ze , kemudian mengisap rokok yang tersemat di jarinya .
" Saya tak yakin kau betah dengan satu cewek ! , sepertinya kau lagi kecapean sayang ! , Minumlah dulu sikit ! . ujar seorang germo itu lagi . menuang minuman ke gelas lalu menyodorkannya ke mulut Mr Ze .
" Sory ! , saya harus pergi ! " tolak Mr Ze , langsung bangkit dari tempat duduknya berjalan keluar dari bar langganannya dulu . Malam ini dia ketempat terkutuk itu karna terpaksa ,Menuruti permintaan kliennya untuk bertemu di tempat terkutuk tersebut .
Tadi juga ia ketempat itu bersama Jefry , biasa ! usai mereka membahas pekerjaan , Jefry dan Klien mereka pergi dengan wanita penghibur yang sudah berhasil menggoda mereka , jadi tinggallah Mr Ze seorang diri .
Belum sempat Mr Ze keluar dari dalam bar , tiba tiba Mr Ze merasa kepalanya pusing .
" Sial ! "
Mr Ze mengumpat , ia langsung tau , ada yang sudah menjebaknya .
Di tempat lain .
Ashalina memakan jagung bakarnya dengan begitu lahap . Ia sudah menghabiskan tiga jagung bakar , tapi ia masih merasa kurang . Sekarang mereka sudah duduk di trotoar jembatan yang banyak dikunjungi orang malam hari itu .
Tapi saat ia ingin melahap jangung ke empat , tiba tiba ia tidak selera lagi . Entah kenapa ia tiba tiba merasa waswas , jantungnya berdegub kencang , tiba tiba Ashalina kawatir dengan suaminya .
" Kamu kenapa Sha ? , kok tiba tiba diam ? " tanya Tika melihat Ashalina berhenti memakan jagung bakarnya .
" Paling juga kangen sama suaminya ! " celetuk Yudhi , kadang ia belum bisa terima kalo Ashalina adalah sepupunya . Tapi bagaimana lagi ! ya sudah lah ! . Masih ada Tika target gebetannya .
" Gak apa apa ! , yuk pulang ! , nanti kita sampai dirumah kemalaman ." jawab Ashalina
" Jagungmu gak dihabisin dulu ? " tanya Tika
" Di mobil saja ! " jawab Ashalina . " Yud ! , sana jemput mobilnya ke parkira ! , aku lagi malas jalan ." suruh Ashalina kepada Yudhi .
" Kita tepat berada di tengah tengan jembatan , kau lihat orang yang ada di ujung jembatan ? , itu sudah terlihat kecil . berarti dari sini ke parkiran sangat jauh ! , kau menyuruhku jalan sendiri ? , gak ! " tolak Yudhi .
" Baiklah Yud ! , jangan menginjak rumahku lagi ! , aku akan bilang sama kak Zeyn untuk membatalkan niatnya untuk mempekerjakan kamu di perusahaannya " Ancam Ashalina .
" Yud ! , berani dua lawan satu ? , kami bisa menjatuhkanmu dari jembatan ini ! . kau bisa melihat seberapa jauh dari atas jembatan ini ke bawah ? ". Tika ikut mengancam .
__ADS_1
" Oke ! , aku mengalah ! , kalian selalu saja suka menyuruh dan mengamcamku ! "
Yudhi langsung memutar tubuhnya , berjalan meninggalkan Ashalina dan Tika , berjalan ke arah parkiran sendiri . yang jauhnya mungkin memakan waktu berkisar lima menit berjalan kaki .