
Di dalam rapat yang di pinpin Jefry , ada tiga orang penanam saham memutuskan menarik sahamnya dari perusahaan Mr Ze dengan alasan mereka kawatir perusahaan Mr Ze tidak dapat lagi berjalan normal, dan mereka tidak mau menanggung rugi.
Dan satu kliaen membatalkan kerja sama , karna kapal yang sudah dijanjikan akan selesai lima bulan kedepan di pastikan tidak akan terpenuhi, karna melihat kondisi di galangan sangat berantakan, dan perusahaan Mr Ze juga banyak kekurangan karyawan, karna lebih dari lima ratus karyawan mengalami luka luka , klian tersebut pun meminta denda kepada perusahaan Mr Ze. Karna perusahaan pelayaran mereka juga akan mengalami kerugian karna dipastikan pengoperasian pelayaran kapal yang sudah mereka rancang jelas tertunta atau batal .
Mendengar alasan tiga orang penanam saham yang tidak mau rugi, hanya memikirkan untung saja . Mr Ze pun berdiri dari tempat duduknya .
"Silahkan kalian tarik saham kalian !, saya juga tidak ingin bekerja sama dengan orang yang hanya memikirkan untung saja !" ucap Mr Ze , geram .
"Mr Jefry ! , kamu bereskan semuanya bagi siapa saja yang ingin menarik sahamnya . beserta ganti rugi kepada perusahaan Marina expres . Saya rasa meating kali ini selesai , selamat siang !." Mr Ze mendudukkan tubuhnya kembali ke kursi .
Kini di ruang rapat hanya tinggal Mr Ze , Jefry dan Yudhi .
"Ze !, bagaimana kalau semua penanam saham menarik sahamnya ?. Kita tidak akan punya modal untuk proyek kapal pesiar dari perusahaan jepang itu !." tanya Jefry .
"Kepalaku pusing memikirkannya !, biarkan saja mereka menarik saham mereka."
"Apa kamu akan menutup perusahaanmu ini ?.
Mr Ze memijit pelipisnya"Jual apartemenku yang disini dan rumah di Malaysia sama Resort yang di pulau Bintan , dan semua mobilku yang disini . Dan semua penghasilan Cafee dan restoran alihkan kesini !. kalau masih kurang , kuras tabunganmu dan Rico . Tambahkan saham kalian keperusahaan ini . kalau masih kurang juga , jual semua aset kekayaanmu bersama Rico ." ujar Mr Ze .
"Itu masih jauh dari kata cukup Ze..!"
"Aku akan segera menyelesaikan gambar kapal pesiar dan interior bagian dalam kapal . Jika mereka menyukai gambar yang kubuat , aku akan mencoba meminta bantuan dana kepada perusahaan itu ." balas Mr Ze .
"Yud !, untuk beberapa hari kedepan , kita tidak usah pulang dulu . Bantu jefry mengurus semuanya . Saya akan pokus menyelesaikan gambar desain kapal." perintah Mr Ze kepada Yudhi .
"Baik kakak ipar " balas Yudhi .
__ADS_1
Di luar gedung kantor perusahaan milik Mr Ze . Ke empat pria paru baya sama sama menyeringai lebar saling berpandangan berjalan ke arah mobil masing masing . Mereka adalah tiga orang penanam saham yang menarik sahamnya dari perusahaan Mr Ze dan satu orang dari perusahaan pelayaran yang membatalkan kerja sama . Dan mereka adalah komplotan Mr Along yang berhasil dihasutnya untuk menghancurkan perusahaan Mr Ze .
Hari menjelang sore , Ashalina masih ceberut duduk di kursi yang berada di balkon kamar mereka , setelah tadi Mr Ze menelephonnya lewat VC , mengatakan kalau ia tidak pulang entah berapa hari , karna banyak pekerjaan yang harus di bereskan untuk menstabilkan perusahaannya yang lagi goyah . Dan Ashalina pun minta menyusul , ia ingin menemani Mr Ze , memberi semangat kepada suami tercintanya . Mr Ze tidak mengijinkan karna anak buah Mr Along mungkin masih banyak berkeliaran . Lagian Mr Ze sangat sibuk , kalau Ashalina ke Singapur, ia akan bosan sendiri . Tadi siang Momy Jeni sudah menceritakan kepadanya tentang kejadian di perusahaan suaminya , makanya ia ingin menyusul kesana memberi semangat suaminya.
Hampir pukul sebelas malam waktu Singapur Mr Zr , Jefry ,dan Yudhi baru sampai di apartemen milik Rico . Mereka sengaja pulang ke apartemen Rico untuk melihat keadaan Rico yang lagi kacau , frustasi hampir gila .
Saat mereka memasuki apartemen milik Rico , mereka menemukan Rico dalam kondisi mengenaskan tergeletak di lantai dengan bibir berbusa .
"Rico !" panggil Mr Ze
Mereka bertiga langsung berlari ke arah Rico yang tergeletak . Mereka juga melihat di dekat Rico beberapa botol minuman keras yang sudah kosong .
"Sepertinya dia kebanyakan minum , sampai oper dosis " ujar Jefry .
"Sepertinya begitu !" balas Mr Ze ." Ayo cepat kita bawa dia ke Rumah Sakit !." ujar Mr Ze ,
Kini Rico sudah berada di ruang perawatan dengan keadaan belum sadarkan diri . Dokter yang memeriksanya mengatakan , kelebihan minum alkohol dalam keadaan perut kosong , sepertinya sudah sehari semalam ia tidak makan apa apa , hanya mengkonsumsi alkohol saja , sehingga membuat lambungnya bermasalah .
"Apa cinta bisa membuat orang gila ?" tanya Jefry . Mereka sudah sama sama duduk di sofa di ruang perawatan Rico .
"Bisa ! , bagi yang tidak punya iman " jawab Yudhi .
"Jef !, bawa Yudhi pulang ke apartemenmu ! . biar saya saja yang menjaga Rico disini !." suruh Mr Ze kepada Jefry . Mendorong Jefry dan Yudhi dari sofa sampai terjatuh , kemudian langsung membaringkan badannya .
"Dasar bos sialan ! " umpat Jefry kesal . Kepada bosnya yang sepertinya minta di kutuk jadi banci ." Yok Yud ! , kita mencari hiburan !." ajaknya kepada Yudhi .
Mr Ze langsung memutar tubuhnya ke arah Jefry dan Yudhi yang hampir keluar pintu ."Jef ! jangan mempengaruhinya !" ujar Mr Ze .
__ADS_1
Mr Ze berpikir , kalau sempat Yudhi terjerumus ke lembah gelap perangkap wanita , bisa bisa istinya berobah menjadi siluman kera sakti , menjambak rambutnya sampai rontok semua .
Jefry keluar pintu , diam tidak mengindahkan ucapan Mr Ze karna kesal main usir . Meski ia adalah spesies buaya darat cap kadal , tapi ia tidak akan mempengaruhi siapa pun , kecuali orang itu sendiri yang ingin ikut ke Dunianya .
"Tenang saja kakak ipar !, aku tidak pernah tertarik dengan barang obral , apalagi yang barang secen milik bersama , tidak ! . aku tidak mau kesucian senjataku terkontaminasi dengan barang murahan tidak jelas ."
"Jadi kau menyindirku ?" kesal Mr Ze .
"Sedikit !" balas Yudhi , gegas keluar pintu . kemudian menyembulkan kepalanya lagi ." Selamat malam om..!, sampai jumpa..! Bay..!." berbicara dengan menirukan suara banci kaleng , melambaikan sebelah tangannya sambil mengedipkan mata , kemudian memberikan kissbay kepada Mr Ze , lalu pergi .
Membuat Mr Ze geram dan jengkel , ternyata ia salah memilih patner kerja seperti Yudhi . Yang tengilnya ternyata melebihi dirinya dan juga Jefry ." Awas kau Yud !, gajimu akan ku pangkas 50%." ucapnya kesal , Yudhi sudah tidak mendengarnya lagi .
Tiga hari sudah Mr Ze berada di Singapur tidak pernah pulang , selama itu juga Rico di rawat di Rumah Sakit . Wajahnya sudah tampak pucat dan tubuhnya sudah terlihat kurus . Ia sudah persis seperti mayat hidup , hidup segan mati tak mau , karna ia tidak mau makan sama sekali .
Rasa cinta dan ingin memiliki begitu juga rasa bersalah dan menyesal melebur jadi satu di hati dan pikirannya kepada Salma .
"Ric !, kamu harus bangkit Ric !, wanita tidak suka dengan laki laki lemah !.Tunjukkan kepada Salma kalau kamu memang benar benar mencintainya ! . Bukan seperti ini Ric !." ucap Mr Ze .
"Iya Ric !" sambung Jefry .
"Saya bosan hidup sendiri !, kalian tidak akan tau rasanya menjadi saya !." jawab Rico lemah , cairan bening luruh dari sudut matanya .
"Ini bukan kamu Ric ! , Rico yang kukenal tidak lemah seperti ini !" ujar Mr Ze .
"Inilah aku yang sebenarnya !" balas Rico .
"Sampai kapan kamu akan seperti ini Ric ?, ayok bangkit Ric !. Saya akan membantumu mendapatkan Salma ! .Wanita itu butuh di perjuangkan Ric ! ."
__ADS_1
Rico diam menggelengkan kepalanya , kepercayaan dirinya untuk mendapatkan Salma sudah hilang ,Harapannya sudah tidak ada , Ia berpikir Salma sudah sangat membencinya .