
Ashalina sudah siap dengan pakaian hitam putihnya , pagi ini ia akan pergi melamar mencari lowongan pekerjaan . Dan Tujuannya kali ini adalah ke kawasan Muka Kuning , Kawasan industri terluas di Kepulauan Riau .
" Bismillah ! " ucap Ashalina , kemudian melangkahkan kakinya ke luar dari dalam kontrakannya .
" Yud ! ayo temani aku melamar ! " teriak Ashalina sambil berjalan ke arah kamar kontrakan Yudhi .
Yudhi pun membuka pintu kamarnya sambil menguap lebar . " Baru pagi pagi kau sudah teriak teriak " ujar Yudhi .
" Ayo antar aku melamar ! , "
" Gak ! " tolak Yudhi .
Ashalina mengerucutkan bibirnya lalu membalik badannya berjala ke arah jalan gang perumahan . Ia lagi tidak punya tenaga hari ini untuk ribut dengan Yudhi , karna si pujaan hati nan jauh di mata dari tadi malam tidak memberi kabar .
Belum genap dua hari Ashalina pulang dari Singapur , rindu berat sudah menyerangnya .
Belum sampai Ashalina bejalan ke luar dari komplek perumahan menuju jalan raya , Yudhi sudah berhenti di sampingnya dengan motor bebek kesayangannya .
Ashalina yang lagi merajuk pun terus berjalan tanpa mau melihat ke arah Yudhi di sampingnya .
" Sha ! ayok cepat naik " ajak Yudhi .
" Aku gak mau di bonceng sama orang yang tidak mandi , nanti bau badanmu nular kebajuku " tolak Ashalina , tanpa menoleh .
" Aku udah mandi Sha ! " balas Yudhi .
" Alah..! paling juga mandinya kaya capung ! , celup kaki , celup tangan , celup kepala , selesai ! " sanggah Ashalina .
" Mau diantar gak ? , di tempatku bekerja lagi buka lowonga , ayo cepat naik ! " ucap Yudhi .
" Benaran ? " Ashalina langsung membalik badannya ke arah Yudhi dengan wajah berbinar .
" Ck ! , Iya Sha ! kapan aku pernah bohong ! "
Ashalina pun langsung duduk di belakang Yudhi ," ayok cepat ! jalankan motornya " suruh Ashalina .
" Baiklah kanjeng Ratu ! perintah yang mulia segera di laksanakan " ucap Yudhi , langsung memutar gas motornya secara tiba tiba .
" ngeng..!!!! "
" Yudhi ..!!! " teriak Ashalina langsung memeluk Yudhi , kaget , lalu mencubit perut Yudhi .
" Sakit Sha ! " keluh Yudhi .
__ADS_1
" Rasain ! "
" Kejam amat ! "
kini mereka sudah sampai di depan perusahaan tempat Yudhi bekerja . Benar saja , para pelamar sudah banyak berdiri di depan gerbang perusahaan .
" Yud ! , rame banget ! , jam berapa biasanya akan dimulai seleksi lamarannya ? " tanya Ashalina .
" Biasanya jam delapan pagi " jawab Yudhi , Ashalina hanya mengangguk saja .
Tepat jam delapan , security yang menjaga gerbang perusahaan pun mengumumkan agar para pencari kerja segera memberikan lamarannya untuk diseleksi .
" Pengumuman ! , bagi yang ingin melamar pekerjaan sebagai operator silahkan kumpulkan berkas lamarannya ! " ucap Pak Security yang menjaga gerbang itu dengan suara kerasnya .
Ashalina dan para pencari kerja yang mungkin jumlahnya ratusan orang itu pun langsung berebut mengerumuni gerbang memberikan lamarannya kepada security yang berdiri di belakang gerbang .
" Sha ! , sini lamaranmu ! , biar aku saja yang memberikannya , nanti kamu ke injak orang jadi ayam gebrek " tawar Yudhi mengambil lamaran dari tangan Ashalina , melihat Ashalina yang hampir kejepit orang yang berdesak desakan memberikan lamaran masing masing .
" Semuanya tenang ! , jangan berebut ! , semua lamaran kalian akan diambil untuk diseleksi ! " teriak security yang menerima berkas lamaran para pelamar . karna melihat pelamar yang saling mendorong , berebutan .
" Kakimu kenapa Sha ? " melihat kaki Ashalina berjalan pincang .
" Keinjak orang Yud ! "
" Duduk Sha ! biar aku periksa kakimu " menyuruh Ashalina untuk duduk di atas jok motornya .
" Gak usah Yud ! , kaki ku gak apa apa , bentar lagi pasti juga baikan " tolak Ashalina , merasa gak enak hati . tapi Yudhi sudah berjongkok di bawahnya dan membuka sepatunya .
" Sha ! kok kaus kakimu bau terasi ya ? " tanya Yudhi bercanda .
" Mending bau terasi , ditarok kesambal jadi wangi . dari pada bau napasmu , bau bangkai ikan sapu sapu " jawab Ashalina .
" kok Ikan sapu sapu Sha ? "
" Itu yang muncul di kepalaku ! " jawab Ashalina .
" Sha ! apa aku tidak memiliki kesempatan lagi ? " tanya Yudhi , mendongakkan kepalanya melihat wajah Ashalina , yang juga membalas menatapnya .
" Yud ! , sebelum aku menjadi istri siapa pun , kesempatanmu pasti ada Yud ! , tapi Yud ! , aku gak mau memberimu harapan saat hatiku lagi terpikat dengan laki laki lain . Bukan hanya dia saja yang akan tersakiti , tapi kamu juga ! , begitu juga dengan aku ! " jawab Ashalina .
Yudhi pun menghela napasnya kemudian berdiri di depan Ashalina ." Ini memang salahku Sha ! , terlalu lama aku memendamnya " ungkap Yudhi .
" Kau laki laki yang baik Yud ! , kamu pasti akan menemukan wanita yang baik Yud " balas Ashalina .
__ADS_1
" Aku harap itu kamu Sha ! " tutur Yudhi . Ashalina hanya tersenyum menanggapinya .
" Yuk kita kesana lagi , sepertinya pengumuman yang lolos seleksi lamaran sudah keluar " ajak Yudhi , menarik tangan Ashalina untuk berjalan ke arah gerbang .
" Yud ! aku lolos ! " seru Ashalina setelah membaca kertas pengumuman yang lulus seleksi lamaran , yang di tempel di tebok gerbang .
" Jangan senang dulu ! , kamu masih harus melewati tes tertulis , interviw , dan medical cek up , kalau lolos , baru boleh senang ! " sanggah Yudhi . Ashalina pun langsung mengerucutkan bibirnya .
" Setidaknya aku sudah lolos satu proses " balas Ashalina .
" Yuk pulang ! , nanti sore aku harus kerja lagi " ajak Yudhi .
Ashalina pun menganggukkan kepalanya pertanda setuju untuk pulang , karna untuk proses seleksi selanjutnya dilaksanakan esok hari .
" Trimakasih ya Yud ! , sudah mengantar aku melamar ! " ucap Ashalina , setelah mereka sampai di depan kontrakan mereka .
" Itu semua tidak gratis ! " balas Yudhi .
" Sehari saja Yud ! kamu gak menyebalkan ! " ucap Ashalina memanyunkan bibirnya , kemudian masuk ke dalam kontrakannya .
Tanpa mengganti pakaian hitam putihnya , Ashalina langsung menjatuhkan tubuhnya di atas kasur single miliknya , dengan pipi yang mengembang , karna melihat ponselnya belum ada notivikasi pesan atau panggilan dari Mr Ze .
Berulang kali Ashalina mengusap layar phonsel di tangannya , berharap Mr Ze segera menghubunginya setidaknya mengirimkan pesan untuknya , tapi sudah hampir siang hari belum juga ada kabar dari Mr Ze .
" Kemana sih Mr ? , aku kangen tau ! " guman Ashalina , sambil dibukanya galeri fhoto kebersaan mereka waktu di Singapur . Sampai Ashalina bosan , baru diletakkannya HP itu kasar di atas kasur miliknya , kemudian memejamkan matanya untuk tidur siang , tidak lama kemudian , Ashalina pun ketiduran .
Sampai besok harinya , Ashalina belum juga mendapatkan kabar dari Mr Ze , membuat Ashalina menjadi kehilangan semangat .
" Apa aku coba hubungi aja ya ? " batin Ashalina , langsung mengambil HPnya dan segera menghubungi Mr Ze melalui WA , tapi tidak Aktif . kemudian Ashalina pun mencoba menghubungi lewat kontak , hasilnya sama , Mr Ze tidak bisa dihubungi .
Ashalina pun meletakkan HPnya di atas tempat tidur , kemudian bangkin berjalan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri . selesai mandi Ashalina kembali melihat handphonnya , apakah Mr Ze sudah menghubunginya , lagi lagi Ashalina hanya bisa menghela napasnya .
Selasai dengan pakaian hitam putihnya , Ashalina pun berjalan keluar kontrakannya dengan langkah gontai . Hari ini ia akan mengikuti tes proses lamarannya , tapi ia sudah tidak punya semangat . berulang kali ia mengeluarkan phonselnya dari dalam tasnya , melihat apakah Mr Ze sudah menghubunginya , tapi hasilnya masih sama .
" Tit tit...!!! "
" Sha ! , ayo aku antar ! , sekalian aku mau ke kampus " tawar Yudhi yang tiba tiba datang berhenti disampingnya .
Ashalina pun menganggukkan kepalanya , tanpa menjawab , langsung duduk di belakang Yudhi .
" Kamu Kenapa Sha ? , kok layu gitu ? , " tanya Yudhi melihat Ashalina tidak seperti biasanya , Ashalina hanya menggeleng saja .
" Sha ! , kalau ada apa apa cerita sama aku ! , aku siap kok dengarinnya " ucap Yudhi .
__ADS_1
" Aku gak apa apa Yud ! , yuk jalan " jawab Ashalina .