21 Hari Bersama Majikan Bajingan

21 Hari Bersama Majikan Bajingan
Bab 66


__ADS_3

Yudhi menunjukkan vidio di phonselnya yang berisi Rico sakit di rawat di Rumah Sakit, dengan kondisi memprihatinkan , terbaring di atas brankar dengan selang infus tertancap di lengannya , wajahnya pucat, tubuhnya kurus , terlihat tidak memiliki semangat hidup .


"Aku tidak peduli dengannya Bang Yud !, sekalipun dia mati itu bukan urusanku ! , dia bukan siapa siapaku ! " ucap Salma dengan suara datar . Meletakkan HP milik Yudhi di lantai . Kemudian membaringkan tubuhnya membelakangi Yudhi dan Tika .


Tika mengusap lengan Salma mengerti dengan perasaan adiknya ." Apa pun keputusanmu Kakak akan mendukungmu ! . Kakak akan selalu ada untukmu !" ucapnya .


Salma menangis , ia mendudukkan tubuhnya kembali lalu memeluk Kakaknya Tika ." Untuk saat ini aku tidak bisa berpikir kak !"


"Ssst..! , Kakak mengerti ! " Tika pun membalas memeluk Adiknya .


"Yud ! kamu sudah lihat dan dengar sendiri ! . Salma juga terpuruk ! . Jangan menambah beben pikirannya lagi !" ujar Tika .


"Ya sudah ! kalau begitu aku kembali ke kontrakanku dulu !." pamit Yudhi , beranjak dari lantai yang di dudukinya keluar dari kontrakan Tika berjalan ke arah kotrakannya .


Pagi hari


Ashalina terus menangis merengek minta ikut ke Singapur , karna Mr Ze nanti malam tidak pulang .


"Kakak ! Acha ikut..! , Acha gak mau ditinggal !" rengek Ashalina di atas tempat tidur .


"Nanti kamu disana bosan Baby !, disana tidak ada tempat untuk istirahat ." ujar Mr Ze . sambil mengancing baju kemejanya .


"Aku belum pernah melihat perusahaan Kakak !, aku pengen melihatnya . Kalau aku bosan 'kan ! Kakak bisa antar aku pulang ke apartemen !" balas Ashalina .


"Apartemen kita sudah di jual ! , Kapan kapan aja kamu ikut kalau pekerjaan Kakak sudah tidak banyak lagi !" di usapnya kepala Ashalina , kemudian mencium keningnya .


"Kenapa di jual Kak ?, disitu banyak kenangan kita !. itu apartemen bersejarah untukku !"tanya Ashalina , sedih .


"Kakak butuh tambahan modal , tiga orang penanam saham menarik sahamnya dari perusahaan kakak ! . belum lagi kaka harus mengganti rugi dan denda dengan perusahaan yang membatalkan kerja sama dengan kakak !. Ditambah lagi perusahaan kakak harus menanggung pengobatan karyawan kakak yang terluka sampai sembuh total !" jelas Mr Ze .


"Apa itu artinya kakak bangkrut ?" Netranya tidak putus dari wajah Mr Ze .


"Hampir !"


"Kakak boleh kok ! memakai uang yang ada di tabunganku ! untuk membantu keungan kakak !" tawar Ashalina.


Mr Ze mengembangkan senyumnya " Itu sudah menjadi hak milikmu !, itu uang maharmu !. Kakak tidak boleh memakainya ."


"Aku ikhlas Kak !"


Mr Ze menarik Ashalina ke dalam pelukannya" Biarkan kakak yang memikirkan perusahaan , cukup Kamu doakan kakak , semoga kakak cepat bisa memulihkan perusahaan kakak kembali !" Di kecupnya kening Ashalina .

__ADS_1


"Doa Acha selalu menyertai Kakak ! . Kalau kakak memang membutuhkannya , tidak apa apa ! Acha ikhlas memberikannya !."Ashalina pun membalas pelukan Mr Ze .


"Iya sayang !, untuk saat ini kakak masih bisa mengatasinya . Sekarang Kakak butuh kerja samanya ! , jangan rewel dan cengeng ! . Kakak harus berangkat sekarang ! . Jaga anak kita baik baik ya ! " ucap Mr Ze .


"Iya Kak ! , Kakak juga jaga diri baik baik disana!. jaga kesehatan kakak ! , jangan boking tante girang ! . Awas kalau kakak ketahuan , belalai kakak kusunat dua kali !" ancam Ashalina .


"Iya istri kakak yang cantik , yang galak ,yang cerewet !, tukang nangis !, kalau tidur selalu ileran ." Balas Mr Ze , kemudian dihujaninya wajah Ashalina dengan ciuman .


Ashalina mengerucutkan bibirnya " ilerku 'kan wangi Kak ! , bau iler bayi ." bela Ashalina .


Mr Ze pun mengecup bibir Ashalina" kenapa bibir ini dari dulu kalau tidur selalu terbuka lebar ? , Kalau jatuh cicak pas masuk ke mulut gimana ?." tanya Mr Ze .


"Paling di kunyah lalu di telan , anggap aja pitamin !" jawab Ashalina .


"Antar kakak ke depan yuk ! "


"Ikut ke Singapur..!" manja Ashalina .


"Kumat lagi !" ucap Mr Ze lemah .


Lalu di angkatnya tubuh Ashalina dari atas tempat tidur , digendongnya keluar kamar mereka samapi ke lantai bawah .


"Mau di buang ke laut Mom! , dia sungguh menyebalkan ! . Mana tau ikan tri mau memakannya !." kelakar Mr Ze .


"Emang aku planton bisa dimakan ikan tri !"


"Planton yang suka memakan belalai kakak !" balas Mr Ze .


"Kakak !, gak boleh bicara seperti itu di depan orang tua !, malu !" ujar Ashalina .


"Momy tidak akan tau itu belalai yang di makan planton !" balas Mr Ze ."Iya kan Mom ?" tanyanya lagi kepada Momy Jeni .


Momy Jeni menggelengkan kepalanya sambil tersenyum . Bahagia melihat anaknya sudah menikah , bisa meninggalkan kebiasaan buruknya ." Ini Momy sudah siapin bekal untukmu !"


Mr Ze pun menurunkan Ashalina dari gendongannya , kemudian mengambil kotak makanan dari tangam Momy Jeni."Trimakasih Mom !" di peluknya Momy Jeni , kemudian mencium ujung kepala wanita cantik yang sudah melahirkannya itu ." Zeyn berangkat dulu Mom !" pamitnya .


Ashalina pun menyalim tangan Mr Ze , menempelkan tangan Mr Ze ke keningnya ." Hati hati Kak !" ucapnya .


"Iya sayangnya Kakak !" balas Mr Ze , di ciumnya kening Ashalina , lalu pergi .


Kini Mr Ze dan Yudhi sudah berada di dalam kapal perjalanan ke Singapur .

__ADS_1


"Bagaimana kabar Salma Yud ?, apa dia luluh setelah melihat vidio itu ?" tanya Mr Ze .


Yudhi menggelengkan kepalanya " Dia sama sekali tidak terpengaruh , bahkan dia mengatakan tidak peduli sekalipun Rico mati . Aku juga gak berani membujuknya , karna Salma juga sepertinya masih terpuruk !" jawab Yudhi .


"Kau urus paspor untuk Tika dan Salma !" perintah Mr Ze kepada Yudhi .


"Untuk apa !" tanya Yudhi .


" Lakukan saja ! ,setelah kita balik lagi , kalau keadaan Rico tidak membaik , biar saya yang mencoba bicara kepada Salma . Tapi jangan sampai Acha tau !, entar dia bisa ngamuk lagi !." ucap Mr Ze .


"Dilihat dari penampilan ! badboy ! , ternyata susi !" ejek Yudhi .


"Apa susi ?, nama orang ?"


"Iya ! nama orang ! , suami takut istri !" jawab Yudhi .


"Jadi kamu pikir Saya suami takut istri ?" tanya Balik Mr Ze .


"Buktinya kakak ipar takut kalau Asha ngamuk !" jawab Yudhi .


Mr Ze mendengus "Saya tidak takut , istriku lagi hamil Yud !, tidak bagus kalau dia marah marah !" jawab Mr Ze .


"Alasan !" ucap Yudhi dengan nada meledek .


"Gajimu di potong 70% !"


"Aku bekerja dengan Rico bukan denganmu !, jadi dia yang membayar gajiku !"


"Kau bekerja dinperusahaanku !" ketus Mr Ze .


"Bodo !" balas Yudhi . Membuat Mr Ze ingin mencekiknya lalu membuangnya ke laut .


Kini mereka pun sudah sampai di kantor perusahaan Mr Ze . Mr Ze langsung masuk keruangannya , begitu juga dengan Yudhi . Mereka pun mengejakan pekerjaan mereka masing masing .


Salma melihat HPnya yang berbunyi di sampingnya , Dilihatnya ada pesan masuk melalui aplikasi WA.


"Pesan vidio !" gumam Salma , ia pun membuka vidio yang tidak diketahui pengirimnya itu . Salma menghela napasnya malas , setelah melihat isi vidio tersebut . Belum sempat menonton vidio itu sampai habis , pesan masuk lagi dari no yang sama .


📩 Salma ! saya Mr Ze ! , kamu pasti mengerti maksud vidio yang saya kirim . Saya tidak membenarkan perbuatannya terhadapmu , saya juga paham dengan posisimu !, tidakkah hatimu sedikit tersentuh untuknya ?.


Salma terdiam , menggigit bibir bawahnya , kemudian di putarnya lagi vidio yang di kirim Mr Ze kepadanya ." Tuhan !, haruskah aku memaafkannya ?, menerimanya yang sudah menjolimiku ? , memberikan kesempatan kepadanya ?" batin Salma .

__ADS_1


__ADS_2