21 Hari Bersama Majikan Bajingan

21 Hari Bersama Majikan Bajingan
Bab 11


__ADS_3

Ashalina terdiam terus mengikuti langkah kaki Mr Ze, yang terus memegang lengannya berjalan mendekati patung Singa . Detak Jantungnya masih belum bisa dikondisikan dengan normal .


" Apa kamu ingin berphoto disini ? ," mengarahkan tatapannya ke arah Asahlina .


" Hah ! I..i..iya !," mendadak gagu , Ashalina merasa wajahnya terasa panas dan mungkin sudah terlihat memerah .


" Kamu kenapa ? ," tanya Mr Ze , tersenyum lalu terkekeh . ia tau Ashalina salah tingkah .


Ashalina malu , ia menglihkan wajahnya ke arah lain tidak berani melihat Mr Ze .


" Kemarikan hanphonmu ," menengadahkan tangannya ke arah Ashalina .


" Buat Apa Mr ? ."


" Ck ! , bukankah kamu ingin berphoto disini ? lalu mengablodnya ke akun sosial mediamu ? ," masih menengadahkan tangannya .


" Gak usah Mr ! ," Ashalina mendadak malu , bagaimana caranya ia bisa berekspresi di photo sedangkan detak jantungnya belum bisa diajak kerja sama .


" Apa kamu salah tingkah dengan ciumanku tadi ? ," Mr Ze tertawa kecil . Sekarang anggap aku temanmu bukan majikanmu ," ucap Mr Ze lagi .


" Tidak mau ! , pasti Mr Ze modus , Mr Ze pasti lagi merayuku untuk mendapatkan tubuhku ," tolak Ashalina , masih mengalihkan tatapannya ke arah lain . Ashalina berusaha untuk tidak melayang dengan pesona majikan bajingan tampannya itu .


" Hei ! , buat apa aku merayumu ? , kalau aku bisa memakanmu kapan saja aku mau .


" Lakukan saja apa yang ingin kamu lakukan Mr Ze ," melangkah pergi menjauhi majikannya itu .


" Ya ! , aku akan melakukanya !! , tapi tunggu saatnya !! ." sahut Mr Ze , tersenyum sampai menampakkan gigi putihnya ,mengikuti Ashalina berjalan dibelakang .


Dilihatnya Ashalina sudah menjepret jepret dirinya dengan kemera ponselnya , berpose dengan ekspresi wajah seunyu mungkin dengan posisi menampakkan patung singa dibelakangnya .


Wajah Ashalina nampak begitu senang , ia tidak menyangka bisa menginjakka kaki di negara kecil yang terkenal maju dan penduduknya sejahtra tersebut . Meski Negara Singapur sangat dekat dan nampak dari dari Pulau Batam , tapi tidak semua orang dapat menginjakkan kaki di Negara tetangga tersebut .


Mr Ze mengeluarkan ponsel miliknya dari dalam saku celananya , lalu mengarahkan kameranya ke arah Ashalina , mengambil photo Ashalina dari jarak yang tidak begitu jauh . " Cantik ! " gumam Mr Ze ,tersenyum menyimpan ponselnya kembali . Mr Ze terus mengikuti Ashalina dari jarak kira kira sepuluh meter , ia membiarkan Ashalina mengekspresikan dirinya dengan berbagai gaya .


Puas berpoto di area patung singa , Ashalina pun berjalan berpindah ke globe dunia yang bertulisan Universal yang tidak jauh dari area patung singa , melanjutkan acara berpoto rianya .


Bosan berpoto dengan gaya yang begitu gitu aja ,Ashalina memanyunkan bibirnya lalu menjebik . Ia ingin sekali bepoto ful dari kaki hingga kepala , tapi tidak mungkin ia minta tolong kepada Mr Ze , karna tadi ia sudah sempat menolaknya . mau minta tolong sama orang yang ada disekitarnya , Ashalina mana berani ,Melihat wajah pengunjung yang berbagai macam rupa , Ashalina yakin mereka berdatangan dari manca Negara .

__ADS_1


" Kenapa ? , mau diphoto ? " mengambil ponsel dari tangan Ashalina .


" Tapi Aku malu diphoto sama Mr Ze ," ucap Ashalina polos , menundukkan kepalanya .


Tiba tiba Mr Ze menggelitik pinggangnya dari samping , membuat Ashalina kaget dan kegelian ." Mr Ze ..! " , Ashalina pun menjauhi Mr Ze tapi langsung ditangkap oleh Mr Ze dan menggelitik pinggangnya lagi .


" Mr Ze !! , hentikan !! , geli Mr..!! ," Ashalina tertawa tawa kegelian sambil berusaha melepaskan diri .


setelah Mr Ze melepasnya , Ashalina langsung berlari dengan sisa tawanya .


" Ashalin..!! ,"


refleks Ashalina membalik badannya ke arah Mr Ze , dengan senyum menampakkan gigi giginya yang berjejer rapi .


" cekret! cekret ! cekret ! "


Mr Ze langsung mengarahkan kamera ponsel Ashalina dan menjepretnya .


" Ayo ! bergaya lagi ! ," Ashalina menggelengkan kepalanya .


" Bergaya atau aku glitik lagi ! ," ancam Mr Ze , tapi dengan wajah tersenyum .


" Ampun Mr Ze..! , ampun..! iya iya aku bergaya , tapi lepas jangan di gelitik lagi ," ucap Ashalina sambil tertawa tawa berusaha melepaskan tangan Mr Ze dari pinggangnya .


" Ternyata larimu kencang juga , apa kakimu sudah tidak sakit ? ," tanya Mr Ze mengingat kaki Ashalina yang keseleo .


" Sedikit " jawab Ashalina , memegangi perutnya sambil membungkuk , karna kecapean tertawa dan wajahnya juga sudah memerah .


" Ayo cepat ini perintah ! ,"


" Dasar majikan menyebalkan ! ," maki Ashalina . Kemudian berpose dengan berbagai gaya yang dibuat buat seperti model propesional .


Mr Ze pun mengambil photo Ashalina dengan menggunakan ponselnya sendiri , karna melihat hasil kamera Ashalina yang kurang bagus .


puas mengambil photo Ashalina sendiri , Mr Ze pun meminta tolong kepada salah satu pengunjung disana untuk mengambil photonya bersama Ashalina . setelah memberikan ponselnya , Mr Ze berjalan mendekati Ashalina .


Ashalina kaget tiba tiba Mr Ze memeluknya dari samping .

__ADS_1


"Mr Ze ! " Ashalina mendongakkan kepalanya ke arah Mr Ze . masih heran dengan perlakuan Mr Ze kepadanya . Memperlakukannya seperti orang yang dicintainya , memperlakukannya seperti orang yang sudah lama mengenalnya . Mr Ze yang sangat hangat kepadanya . menatap kedua bola mata Mr Ze dengan dalam , seperti mencari sebuah jawaban dari kedua bola mata yang membalas menatapnya .


Asahlina tidak menemukan apa apa selain ketulusan .


" Mr ! , "


Suara itu membuyarkan lamunan mereka berdua . lalu sama sama mengalihkan tatapan mereka ke arah sumber suara tersebut .


Seorang perempuan yang mengambil photo mereka pun mengembalikan HP milik Mr Ze .


" Tank you !," wanita itu pun mengakgukkan kepalanya lalu pergi .


" Mr ! , apa maksud dari kebaikanmu ini ? ," tanya Ashalina menatap kembali wajah Mr Ze .


Mr Ze mengembangkan senyumnya " tidak ada ," jawabnya , kemudian menarik tangan Ashalina , berjalan membawanya kembali ke arah parkiran .


setelah mereka berdua masuk kedalam mobil , Mr Ze langsung melajukan mobilnya keluar dari area parkiran melaju kejalan raya .


beberapa menit kemudian , Mr Ze memarkirkan mobilnya di salah satu pusat perbelanjaan .


" Kita ngapain kesini Mr ? ," tanya Ashalina melihat mereka sudah berada di parkiran salah satu mall di Singapur .


" Ngapain lagi kalu bukan untuk belanja ," jawab Mr Ze yang langsung keluar dari dalam mobil .


Ashalina pun turun dari dalam mobil mengikuti langkah kaki Mr Ze yang langkahnya lebar dan cepat . Sampai Ashalina harus berlari kecil untuk mengimbanginya karna takut ketinggalan lalu tersesat .


" Kamu kenapa lari lari ? ,"


" Takut ditinggalin sama Mr !," Ashalina memanyunkan bibirnya , kesal dengan petanyaan majikannya yang tingginya hampir dua meter itu .


" Oh ! saya lupa kalau kedua kakimu pendek pendek ," ejek Mr Ze , melambatkan langkahnya lalu melingkarkan sebelah tangannya keleher Ashalina dari belakang . berjalan merangkul Ashalina masuk kedalam sualayan yang menjual bahan bahan makanan .


" Kita mau belanja apa Mr ? ," tanya Ashalina tanpa melihat ke arah majikannya .


" Bahan makanan ," menarik satu troli lalu mendorongnya ." Pilih bahan makanan yang kamu sukai dan yang bisa kamu masak ," ucap Mr Ze lagi .


" Baik Mr ! ,"

__ADS_1


merekapun berjalan menelusuri rak yang berisi bahan makanan tanpa melepas rangkulan mereka . mereka berjalan sudah persis seperti sepasang pengantin baru , terlihat sangat serasi .


__ADS_2