
Ashalina terdiam terus mengikuti langkah kaki Mr Ze, yang terus memegang lengannya berjalan mendekati patung Singa . Detak Jantungnya masih belum bisa dikondisikan dengan normal .
" Apa kamu ingin berphoto disini ? ," mengarahkan tatapannya ke arah Asahlina .
" Hah ! I..i..iya !," mendadak gagu , Ashalina merasa wajahnya terasa panas dan mungkin sudah terlihat memerah .
" Kamu kenapa ? ," tanya Mr Ze , tersenyum lalu terkekeh . ia tau Ashalina salah tingkah .
Ashalina malu , ia menglihkan wajahnya ke arah lain tidak berani melihat Mr Ze .
" Kemarikan hanphonmu ," menengadahkan tangannya ke arah Ashalina .
" Buat Apa Mr ? ."
" Ck ! , bukankah kamu ingin berphoto disini ? lalu mengablodnya ke akun sosial mediamu ? ," masih menengadahkan tangannya .
" Gak usah Mr ! ," Ashalina mendadak malu , bagaimana caranya ia bisa berekspresi di photo sedangkan detak jantungnya belum bisa diajak kerja sama .
" Apa kamu salah tingkah dengan ciumanku tadi ? ," Mr Ze tertawa kecil . Sekarang anggap aku temanmu bukan majikanmu ," ucap Mr Ze lagi .
" Tidak mau ! , pasti Mr Ze modus , Mr Ze pasti lagi merayuku untuk mendapatkan tubuhku ," tolak Ashalina , masih mengalihkan tatapannya ke arah lain . Ashalina berusaha untuk tidak melayang dengan pesona majikan bajingan tampannya itu .
" Hei ! , buat apa aku merayumu ? , kalau aku bisa memakanmu kapan saja aku mau .
" Lakukan saja apa yang ingin kamu lakukan Mr Ze ," melangkah pergi menjauhi majikannya itu .
" Ya ! , aku akan melakukanya !! , tapi tunggu saatnya !! ." sahut Mr Ze , tersenyum sampai menampakkan gigi putihnya ,mengikuti Ashalina berjalan dibelakang .
Dilihatnya Ashalina sudah menjepret jepret dirinya dengan kemera ponselnya , berpose dengan ekspresi wajah seunyu mungkin dengan posisi menampakkan patung singa dibelakangnya .
Wajah Ashalina nampak begitu senang , ia tidak menyangka bisa menginjakka kaki di negara kecil yang terkenal maju dan penduduknya sejahtra tersebut . Meski Negara Singapur sangat dekat dan nampak dari dari Pulau Batam , tapi tidak semua orang dapat menginjakkan kaki di Negara tetangga tersebut .
Mr Ze mengeluarkan ponsel miliknya dari dalam saku celananya , lalu mengarahkan kameranya ke arah Ashalina , mengambil photo Ashalina dari jarak yang tidak begitu jauh . " Cantik ! " gumam Mr Ze ,tersenyum menyimpan ponselnya kembali . Mr Ze terus mengikuti Ashalina dari jarak kira kira sepuluh meter , ia membiarkan Ashalina mengekspresikan dirinya dengan berbagai gaya .
Puas berpoto di area patung singa , Ashalina pun berjalan berpindah ke globe dunia yang bertulisan Universal yang tidak jauh dari area patung singa , melanjutkan acara berpoto rianya .
Bosan berpoto dengan gaya yang begitu gitu aja ,Ashalina memanyunkan bibirnya lalu menjebik . Ia ingin sekali bepoto ful dari kaki hingga kepala , tapi tidak mungkin ia minta tolong kepada Mr Ze , karna tadi ia sudah sempat menolaknya . mau minta tolong sama orang yang ada disekitarnya , Ashalina mana berani ,Melihat wajah pengunjung yang berbagai macam rupa , Ashalina yakin mereka berdatangan dari manca Negara .
__ADS_1
" Kenapa ? , mau diphoto ? " mengambil ponsel dari tangan Ashalina .
" Tapi Aku malu diphoto sama Mr Ze ," ucap Ashalina polos , menundukkan kepalanya .
Tiba tiba Mr Ze menggelitik pinggangnya dari samping , membuat Ashalina kaget dan kegelian ." Mr Ze ..! " , Ashalina pun menjauhi Mr Ze tapi langsung ditangkap oleh Mr Ze dan menggelitik pinggangnya lagi .
" Mr Ze !! , hentikan !! , geli Mr..!! ," Ashalina tertawa tawa kegelian sambil berusaha melepaskan diri .
setelah Mr Ze melepasnya , Ashalina langsung berlari dengan sisa tawanya .
" Ashalin..!! ,"
refleks Ashalina membalik badannya ke arah Mr Ze , dengan senyum menampakkan gigi giginya yang berjejer rapi .
" cekret! cekret ! cekret ! "
Mr Ze langsung mengarahkan kamera ponsel Ashalina dan menjepretnya .
" Ayo ! bergaya lagi ! ," Ashalina menggelengkan kepalanya .
" Bergaya atau aku glitik lagi ! ," ancam Mr Ze , tapi dengan wajah tersenyum .
" Ampun Mr Ze..! , ampun..! iya iya aku bergaya , tapi lepas jangan di gelitik lagi ," ucap Ashalina sambil tertawa tawa berusaha melepaskan tangan Mr Ze dari pinggangnya .
" Ternyata larimu kencang juga , apa kakimu sudah tidak sakit ? ," tanya Mr Ze mengingat kaki Ashalina yang keseleo .
" Sedikit " jawab Ashalina , memegangi perutnya sambil membungkuk , karna kecapean tertawa dan wajahnya juga sudah memerah .
" Ayo cepat ini perintah ! ,"
" Dasar majikan menyebalkan ! ," maki Ashalina . Kemudian berpose dengan berbagai gaya yang dibuat buat seperti model propesional .
Mr Ze pun mengambil photo Ashalina dengan menggunakan ponselnya sendiri , karna melihat hasil kamera Ashalina yang kurang bagus .
puas mengambil photo Ashalina sendiri , Mr Ze pun meminta tolong kepada salah satu pengunjung disana untuk mengambil photonya bersama Ashalina . setelah memberikan ponselnya , Mr Ze berjalan mendekati Ashalina .
Ashalina kaget tiba tiba Mr Ze memeluknya dari samping .
__ADS_1
"Mr Ze ! " Ashalina mendongakkan kepalanya ke arah Mr Ze . masih heran dengan perlakuan Mr Ze kepadanya . Memperlakukannya seperti orang yang dicintainya , memperlakukannya seperti orang yang sudah lama mengenalnya . Mr Ze yang sangat hangat kepadanya . menatap kedua bola mata Mr Ze dengan dalam , seperti mencari sebuah jawaban dari kedua bola mata yang membalas menatapnya .
Asahlina tidak menemukan apa apa selain ketulusan .
" Mr ! , "
Suara itu membuyarkan lamunan mereka berdua . lalu sama sama mengalihkan tatapan mereka ke arah sumber suara tersebut .
Seorang perempuan yang mengambil photo mereka pun mengembalikan HP milik Mr Ze .
" Tank you !," wanita itu pun mengakgukkan kepalanya lalu pergi .
" Mr ! , apa maksud dari kebaikanmu ini ? ," tanya Ashalina menatap kembali wajah Mr Ze .
Mr Ze mengembangkan senyumnya " tidak ada ," jawabnya , kemudian menarik tangan Ashalina , berjalan membawanya kembali ke arah parkiran .
setelah mereka berdua masuk kedalam mobil , Mr Ze langsung melajukan mobilnya keluar dari area parkiran melaju kejalan raya .
beberapa menit kemudian , Mr Ze memarkirkan mobilnya di salah satu pusat perbelanjaan .
" Kita ngapain kesini Mr ? ," tanya Ashalina melihat mereka sudah berada di parkiran salah satu mall di Singapur .
" Ngapain lagi kalu bukan untuk belanja ," jawab Mr Ze yang langsung keluar dari dalam mobil .
Ashalina pun turun dari dalam mobil mengikuti langkah kaki Mr Ze yang langkahnya lebar dan cepat . Sampai Ashalina harus berlari kecil untuk mengimbanginya karna takut ketinggalan lalu tersesat .
" Kamu kenapa lari lari ? ,"
" Takut ditinggalin sama Mr !," Ashalina memanyunkan bibirnya , kesal dengan petanyaan majikannya yang tingginya hampir dua meter itu .
" Oh ! saya lupa kalau kedua kakimu pendek pendek ," ejek Mr Ze , melambatkan langkahnya lalu melingkarkan sebelah tangannya keleher Ashalina dari belakang . berjalan merangkul Ashalina masuk kedalam sualayan yang menjual bahan bahan makanan .
" Kita mau belanja apa Mr ? ," tanya Ashalina tanpa melihat ke arah majikannya .
" Bahan makanan ," menarik satu troli lalu mendorongnya ." Pilih bahan makanan yang kamu sukai dan yang bisa kamu masak ," ucap Mr Ze lagi .
" Baik Mr ! ,"
__ADS_1
merekapun berjalan menelusuri rak yang berisi bahan makanan tanpa melepas rangkulan mereka . mereka berjalan sudah persis seperti sepasang pengantin baru , terlihat sangat serasi .