
Sudah seminggu Mr Ze kembali bekerja bolak balik ke Singapur setelah ia meliburkan diri dua minggu dari pekerjaannya . Selama itu juga ia mengirim Jefry entah kemana mencari Mr Along sampai dapat , tapi belum juga membuahkan hasil . Mr Ze juga sudah mempekerjakan security enam orang untuk menjaga rumah mereka dua puluh empat jam . Dan untuk membantu pekerjaan rumah , mereka meminta Salma untuk bekerja di rumah mereka , dengan bujuk rayu dibayar gaji dengan dua kali lipat UMK (upah minimum karyawan ).
Salma pun tidak menolak , toh juga tujuannya merantau untuk bekerja cari duit . Dan Ashalina dan Momy Jeni juga sangat baik padanya , tidak menganggapnya sama sekali sebagai pembantu . Tugasnya juga tidak terlalu banyak , karna sebagian dikerjain oleh Momy Jeni dan Ashalina .
Dikehamilan Ashalina yang hampir berusia dua Bulan , ia sama sekali tidak mengalami mual dan muntah , ia terlihat baik dan sehat . Ia malah memiliki nafsu makan yang tinggi sehingga membuat berat badannya naik enam kilo dalam waktu tiga minggu .
Kalo Mr Ze , ia juga baik dan sehat , tidak mengalami mual atau muntah , tapi dia sering mengalami nyidam makanan . Ia sering menginginkan makanan yang rasanya asem dan makanan yang aneh aneh . Bahkan ia sering meminta Ashalina membuatkan sambal mangga , dan Mr Ze juga hampir setiap hari makan rujak .
Tok tok tok !!!
" Masuk !"
Rico yang mengetok pintu ruangan Mr Ze pun mendorong daun pintu di hadapannya , melangkah masuk ke ruangan Mr Ze .
" Ada apa Ric ? " tanya Mr Ze tanpa mengalihkan tatapannya dari layar laptopnya , mulutnya sibuk mengunyah makanan entah apa yang dimakannya .
" Bagaimana pengajuan kerja sama perusahaan dari Jepang untuk membuat kapal pesiar , apa sudah deal ?." Rico mendudukkan tubuhnya di kursi yang berada di depan Mr Ze .
" Belum !, ini saya lagi mempelajarinya .mereka meminta saya sendiri yang membuat desain kapal dan arsitek bagian dalam kapal, saya harus membuat gambarnya terlebih dahulu dan menunjukkannya kepada mereka , kalau mereka setuju dengan desain saya , Lanjut !" jawab Mr Ze . kemudian mengalihkan tatapannya ke arah Rico .
Begitulah ke ahlian Mr Ze , sekolah mengambil jurusan perkapalan sampai sarjana dan memiliki ke ahlian menggambar mendesain kapal .Semenjak ia masih duduk di bangku kuliah ia sudah sering di minta pengusaha galangan pembuatan kapal untuk menggambar model bagian luar kapal dan interior bagian dalam kapal . Dengan ke ahliannya itu ia bisa dengan cepat bisa membangun perusahaannya sendiri .Tentu dengan mengumpulkan modal dari tabungannya dari bayaran perusahaan perusahaan yang menyewa jasanya . Dengan ke ahliannya itu , perusahaan perusahan lain langsung percaya dengannya saat ia baru membuka perusahaan baru lima Tahun yang lalu .
" Selidiki perusahaannya , bagaimana pun juga kita perlu ekstra hati hati ! . Lalai sedikit , perusahaan kita bisa hancur . Kita tidak boleh langsung terbuai dengan perkalian untung yang besar . Apa lagi proyek ini adalah proyek yang sangat besar untuk pertama kalinya kita tangani jangan sampai kita tertipu , kita bisa lenyap seketika ." perintah Mr Ze kepada Rico .
"Saya sudah menyelidikinya , perusahaan itu belum pernah bermasalah dengan perusahaan manapun ."
" Bagaimana dengan kapal yang sudah lounging ?, apa ada kendala ?" tanya Mr Ze lagi .
" Tidak ! , semua lancar , seminggu lagi sudah siap dikirim ."
" Yudhi ?"
" Bisalah diandalkan, tidak terlalu sulit untuk di ajari ."
Tok tok tok !!!
Setelah mengetuk pintu , tanpa disuruh masuk, Yudhi langsung membuka pintu melangkahkan kakinya memasuki ruangan Mr Ze .
__ADS_1
" Kakak Ipar !, ayo pulang, ini sudah jam empat sore, entar kita ketinggalan kapal ." ujar Yudhi berjalan ke arah sofa yang ada di ruangan Mr Ze.
" Apa pekerjaanmu sudah selesai ?" tanya Mr Ze .
" Itu tidak akan ada selesainya , mungkin tunggu perusahaanmu ini gulung tikar dulu, baru pekerjaanku itu ada selesainya."
Plakk !!!
Mr Ze langsung melemparnya dengan kotak makan yang sudah kosong ." kamu mendoakan aku bangkrut ?" ketus Mr Ze .
Yudhi mengusap usap kepalanya yang lumayan sakit dengan tangannya." Kalau pekerjaannya selesai berarti perusahaannya juga selesai . itu maksudku ! , apa aku salah bicara ?"
" Salah ! , itu sama saja kau mendoakan perusahaanku gulung tikar. Aku bersusah payah membagunnya , kau malah mendoakan yang buruk."kesal Mr Ze.
" Maaf kakak ipar !, aku pikir kau sejak lahir sudah jadi pengusaha ." kelakar Yudhi.sipatnya yang tengil dan suka bercanda sering membuat orang jengkel .
" Kita sebentar lagi pulang !, sana balik ke ruanganmu !, kerjakan pekerjaanmu yang tidak ada selesainya itu." suruh Mr Ze ketus .
" IQ ku yang di bawah rata rata ini sudah jenuh untuk hari ini kakak ipar ! , biarkan aku istirahat duluan . Aku ngantuk !, kalau begitu aku tidur dulu sebentar disini, menunggu kakak ipar ." ujar Yudhi . merebahkan tubuhnya di sofa lalu memejamkan matanya .
"Ze ! " panggil Rico
" Saya ingin ikut pulang ke Indo ! , Saya nak tengok Salma !, saya nak minta tolong Momy bujuk Salma supaya mau nikah sama saya !" ujar Rico .
" Apa kamu serius menyukainya ?" tanya Mr Ze , netranya pokus ke layar laptop di depanya .
" Seriuslah !"
" Cari cewek lain saja !, usia Salma terlalu muda untuk kau ajak menikah !" ucap Mr Ze lagi .
" Saya dah jatuh cinta kepadanya saat pertama melihat dia waktu di Rumah Sakit ." ungkap Rico.
" Kamu sama kakaknya aja !" Mr Ze mengulum senyumnya, maksud menggoda Yudhi .
" Eits ! tidak bisa ! kakaknya untukku !" Yudhi langsung bangun dan mendudukkan tubuhnya di sofa , memandang ke arah Rico dan Mr Ze .
" Kamu sama adiknya aja Yud ! " ujar Mr Ze lagi.
__ADS_1
" Tidak tidak tidak !, aku lebih suka yang lebih dewasa !, karna aku suka dimanja !" ucap Yudhi .
" Saya juga suka sama adiknya, bukan kakaknya !." ujar Rico .
Mr Ze pun menutup laptopnya dan merapikan meja kerjanya ." Yuk kita pulang !, nanti kita susun rencana untuk menakkukkan salma . Soal menaklukkan perempuan itu masalah gampang !, serahkan saja sama abang zeyn ganteng ! oke !." kelakarnya.
Mr Ze pun melangkahkan kakinya keluar dari ruangannya di ikuti Yudhi dan Rico . Hari ini Rico benar ikut pulang ke rumah Mr Ze , ia sudah kangen dengan Salma , sudah tiga minggu ia tidak melihat gadis pujaan hatinya itu .
Di kediaman Mr Ze dan Ashalina
Ashalina sudah selesai memasak rendang jengkol pesanan Mr Ze suaminya . Tadi pagi sebelum berangkat kerja, ia berpesan di buatin rendang jengkol, belut goreng dengan sambal ijo kepada Ashalina .
" Salma !, bisa 'kan goreng belutnya ? , aku mau mandi dulu !" tanya Ashalina setelah ia mematikan kompornya .
" Bisa kak !" jawab Salma
" Nanti kalau sudah selesai, langsung siapin di meja aja ya !, aku pergi dulu !" ucap Ashalina lagi .
" Iya kak !" balas Salma patuh .
Selesai mandi Ashalina langsung keluar dari kamar mandi hanya dengan melilitkan handuk di tubuhnya .
" Kakak sudah pulang ?" tanya Ashalina melihat Mr Ze sudah berada di dalam kamar mereka saat ia keluar dari kamar mandi .
" Iya sayang !, sini dekat kakak !, kakak kangen sama dede bayinya ."
Ashalina pun langsung berjalan ke arah Mr Ze yang duduk di sofa kamar mereka . Mr Ze langsung meraih tubuh Ashalina agar duduk di pangkuannya . Langsung di sibaknya handuk yang menutupi perut Ashalina, kemudian di elus elusnya perut istrinya yang berisi buah cinta mereka itu.
" Sekarang kakak lebih sering kangen sama dede bayi ketimbang sama aku !" ucap Ashalina cemberut .Ia sering cemburu , karna Mr Ze seminggu ini setiap pulang kerja yang di kangenin hanya dede bayinya saja .
" Tentu kakak kangen sama kamu juga sayang !, itu tidak usah ditanya lagi " balas Mr Ze , di ciumnya pipi Ashalina yang sudah terlihat cabi , tangannya perlahan menarik handuk yang melilit ditubuh Ashalina hingga lepas , dan langsung menenggelamkan kepalanya di sebelah gunung kembar Ashalina .
" Kakak jangan memulainya !"
Dada Ashalina langsung membusung , ia menggigit bibir bawahnya , karna Mr Ze terus bermain main di kedua gunung kembarnya .
" Bukankah kamu menyukainya sayang ?" Tersenyum , Mr Ze menyudahi kejahilannya menggoda Ashalina .
__ADS_1
" Kakak ! " tegur Ashalina , wajahnya sudah memerah , malu bercampur hasrat bercintanya terpancing . ia pun langsung beranjak dari pangkuan Mr Ze , sambil melilitkan handuk kembali ke tubuhnya , ia pun berjalan ke arah lemari pakaian .
" Hahahaha.....!!!" tawa Mr Ze pecah , berhasil mengerjai istrinya , Mr Ze tau kalau Ashalina sudah menginginkan lebih karna perbuatannya . Lalu di dekatinya Ashalina yang masih memanyunkan bibirnya sambil memakai pakaiannya . Dipeluknya Ashalina dari belakang ."Tunggu nanti malam , kakak akan berikan kamu servis istimewa !" bisiknya ketelinga Ashalina sambil tersenyum . Di kecupnya lagi pipi Ashalina , kemudian berlalu pergi masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri .