21 Hari Bersama Majikan Bajingan

21 Hari Bersama Majikan Bajingan
Bab 53


__ADS_3

Tidak sampai disitu , Mr Ze masih lanjut dengan drama kumenangisnya . ia kembali ke arah Ashalina yang hendak turun dari bad pemeriksaan . Memeluk Ashalina erat sambil menangis ." Baby ! , kita akan segera punya anak Baby ! " ucapnya .


Ia sudah persis seperti pemain sepak bola yang baru mencetak gol memebobol gawang dari club Manchester City , berhasil merebut piala Dunia . Menangis memeluk para timnya bergantian . Padahal ia hanya berhasil membobol gawang Ashalina , bermain sendiri di atas tempat tidur .


Ashalina membalas pelukan Mr Ze , mengusap punggung Mr Ze " Iya Kak !."


Jefry dan Rico , saling pandang , baru kali ini mereka melihat Mr Ze menangis meraung , seperti anak gadis yang dipaksa menikah oleh orang tuanya dengan pria berkulit kendor. Pembawaan Mr Ze yang terlihat badboy dan nakal , mereka tidak percaya melihat Mr Ze bisa menangis histeris seperti takut senapannya akan di sunat dua kali .


" Ze ! , sudah nangisnya , dengarkan dulu penjelasan Dokternya ! " ucap Momy Jeni , mengusap kepala anak nakalnya itu , supaya berhenti menangis .


Mr Ze pun melepas pelukannya dari Ashalina , kemudian menghapus air matanya , bnerhenti menangus , kemudian diciuminya lagi seluruh permukaan wajah Ashalina .


" Kakak ! " ucap Ashalina , mengusap kepala suaminya yang mendadak cengeng itu .


" Aku bahagia Baby ! , aku senang kita akan punya anak ! " ucap Mr Ze .Ashalina tersenyum menganggukkan kepalanya . Kemudian Mr Ze membantu Ashalina turun dari atas bad pemeriksaan , berjalan sambil merangkul pinggangnya dari belakang .


" Selamat ya Pak ! Bu ! , kandungannya sehat , usianya sudah empat minggu !" ucap Dokter itu , tersenyum ramah , sambil mengulurkan tangannya kepada calon orang tua baru yang sudah duduk kembali di hadapannya .


" Trimakasih Dok !" balas Ashalina dan Mr Ze bergantian . menerima uluran tangan Dokter kandungan wanita itu .


" Apa ada keluhan lain ! , seperti mual muntah gitu ? " tanya Dokter kandungan tersebut . Ashalina menggelengkan kepalanya . Dokter itu pun tersenyum ." tidak apa apa ! , malah itu bagus . saya akan tetap meresepkan Vitamin buat Ibunya , biar tambah sehat ." ucapnya lagi .


" Dok ! "


Dokter kandungan itu pun mengarahkan tatapannya kepada Mr Ze .


" Apa tidak masalah , kalau kami sering berhubungan ! . Soalnya istri saya akhir akhir ini... "


" Kak Zeyn..! "


" Aw ! , sakit Baby ! , kenapa kakak dicubit ? " keluh Mr Ze , mengusap pinggangnya yang dicubit Ashalina .


" Malu ! , kenapa harus diceritain ? " Wajah Ashalina sudah memerah seperti tomat , karna Mr Ze sudah membongkar rahasia perusahaan mereka .


" Tidak apa apa Bu ! , itu biasa dipertanyakan calon orang tua baru , untuk kebaikan calon bayinya ! " ucap Dokter itu , tersenyum melihat pasangan uwu uwu di depannya .


" Tetap aja malu ! " ucap Ashalina pelan .


" Gak usah malu sayang ! " balas Mr Ze , di usapnya kepala Ashalina .


" Jadi bagaimana Dok ? , soal kami berhubungan badan ? " tanya Mr Ze lagi .


" Kalau Ibunya tidak ada keluhan saat berhubungan , tidak masalah ! . tapi lakukanlah dengan hati hati ! , jangan bermain dengan kasar ! dan jangan terlalu sering ! " jawab Dokter itu .


" Itu dia masalahnya Dok ! , istri saya ini ! selalu menginginkannya setiap malam ! tidak cukup satu ronde " ucap Mr Ze lagi .


Ashalina , ia sudah menyembunyikannya wajahnya di lengan Mr Ze , malu , tidak berani menampakkan wajahnya . Momy Jeni yang berdiri dibelakang Ashalina tersenyum , lalu di usapnya kepala menantunya yang lagi malu itu .


" Banaran Ze ? " sambar Jefry dari belakang .


" Iya ! " jawab Mr Ze .

__ADS_1


" Mantap juga istrimu Ze ! " ucap Jefry , otak mesumnya sudah traveling ke atas ranjang , membayangkan bagaimana ganasnya istri sahabatnya itu .


" Kakak ! malu..! " rengek Ashalina manja .


" Lakukanlah pelan pelan , Itu bisa jadi bawaan hormon kehamilan istri anda ! , kalau bisa dikurangi " jelas Dokter itu lagi ." Apa ada yang mau ditanyakan lagi ? "


" Tidak ada lagi Dok ! " jawab Mr Ze .


" Ini saya buatkan resep untuk Ibunya ! , silahkan tebus di apotek !, " ucap Dokter kandungan itu , memberikan selembar kertas kepada Mr Ze .


" Trimakasih Dok ! , kalau begitu kami permisi ! " ucap Mr Ze , menyalam tangan Dokter yang sudah memeriksa kandungan istrinya itu .


" Sama sama ! "


Mereka berlima pun keluar dari dalam ruangan Dokter kandungan itu .


" Jef ! , urus administrasi istriku , dan ini tebus obatnya ! sore ini kita pulang kerumah " perintah Mr Ze kepada asisten pribadinya itu . menyodorkan kertas resep kepada Jefry .


" Baik tuan muda ! " pasrah Jefry ,


Sampai di ruang perawatan Ashalina , mereka langsung bersiap siap untuk pulang . Tepatnya Momy Jenilah yang membereskan barang barang mereka .


" Ze ! , apa kamu akan membiarkan Mr Along bebas begitu saja ? " tanya Rico , mendudukkan tubuhnya di sofa .


" Orang yang menyekap istri saya masih bungkam , kalau si tua bangka itu terlibat persekutuan dengan mereka . Saya belum punya bukti yang kuat untuk menuduhnya terlibat ." jawab Mr Ze . mendudukkan tubuhnya di samping Rico .


" Aku rasa dia masih punya rencana lain , untuk menghacurkanmu ! " ucap Rico lagi .


" Maafkan Momy Ze ! , seandainya Momy tidak menikah dengannya..."


" Momy ! , ini bukan salah Momy ! " potong Mr Ze langsung . berdiri dari tempat duduknya , berjalan ke arah Momy Jeni yang duduk di pinggir kasur bersama Ashalina .


" Momy tidak salah ! , si tua bangka itulah yang brengsek ! , tidak punya hati ." ucap Mr Ze lagi memeluk Momy kesayangannya .


" Iya Momy ! , jangan merasa bersalah Momy ! . Itu semua takdir Momy ! ." sambung Ashalina mengusap lengan Momy Jeni .


" Tok tok tok !!! "


" Assalamu Alaikum ! "


" Walaikum salam ! " balas mereka bersamaan .


" Yudhi ! Kak Renti ! Tika ! Rosma ! " Ashalina diam memperhatikan perempuan berhijab terlihat umurnya masih muda ." Dia siapa ? " tanya Ashalina .


" Dia adikku Sha ! , namanya Salma ! , dia baru lulus SMA Tahun ini ! " jawab Tika .


" Hai ! aku Ashalina ! " sapa Ashalina ramah kepada adiknya Tika , sambil mengulurkan tangannya .


" Salma kak ! " balasnya , tersenyum manis dengan lesung pipi di sebelah kirinya .


" Duk duk duk ....!!!!! " ada jantung yang tiba tiba lomba lari dua ratus meter ." Oh Tuhan ! , manis sekali senyum cewek itu ! ."

__ADS_1


Tanpa mereka semua sadari , Rico memperhatikan Salma semenjak masuk .


" Bagaimana keadaanmu sama keponakanku Sha ? " tanya Yudhi , memeluk Ashalina , lalu di kecupnya ujung kepala Ashalina .


" Plakk !!! "


" Aw !! "


" Gak usah pake cium cium istriku !" protes Mr Ze . setelah memukul kepala Yudhi dengan botol air mineral yang isinya sisa separoh .


" Apa salahnya ! , saudara sedarah juga ! , gak dosa kali ! . Apa kamu masih cemburu ? " tanya Yudhi kesal .


" Ngapain juga saya cemburu ! , kamu bukan saingan saya ! . Saya hanya tidak suka milik saya dicium orang lain . Istri saya tidak kurang ciuman dari saya ! ." ketus Mr Ze .


" Sudah kubilang Yud ! , dramamu dengan Ashalina sudah tamat ! " Ucap Renti gemas , sambil tangannya menjewer telinga Yudhi .


" Kak Renti !!! sakit !!! " keluh Yudhi dengan suara agak keras .


" Lihat tuh si Tika ! , mulutnya sudah runcing seperti munjung ikan cucut ! , gara gara kau mencium Ashalina ." ujar Renti , melepas jewerannya , menunjuk Tika dengan dagunya . membuat semua yang ada di ruang perawatan itu refleks menoleh ke arah Tika .


" Bebeb Tika ! , gak usah cemburu ! , sini aku cium ! " ucap Yudhi , mengecup bibir Tika yang meruncing .


" Plakk !! "


" Gak usah di depan orang juga kali ! " protes Renti , sambil menampar lengan Yudhi .


" Kak Tika ! , bang Yudhi ! , dosa ! , kalian belum menikah ! " ujar Salma adik tika mengingatkan .


" Maaf dedek Salma ! , abang khilaf ! " balas Yudhi , membela diri .


Ashalina hanya tertawa cekikikan , ia tau Tika hanya pura pura cemberut dan cemburu .


" Sudah berapa bulan Sha ! kandungannya ? . kok kamu yang duluan sih ! " tanya Renti . Sudah hampir dua Tahun dia menikah melum juga di karuniai anak .


" Kata Dokternya tadi baru empat minggu ! " jawab Ashalina .


" Rosma kapan datang ? " tanya Ashalina , kepada sahabatnya yang sudah menikah dan ikut pulang ke kampung halaman suaminya .


" Tiga hari yang lewat ! " jawab Rosma .


" Sama suami kesini ? " tanya Ashalina lagi , sambil di perhatikannya perut sahabatnya yang sudah terlihat membesar karna lagi hamil .


Rosma menggelengkan kepalanya lemah , kemudian menunduk dengan mata yang sudah berkaca kaca ." Aku dengan suamiku sudah pisah ! " ucapnya dengan bibir bergetar .


Ashalina turun dari atas tempat tidurnya , berjalan ke arah Rosma sahabatnya , memeluk Rosma " kenapa ? ."


" Dia pergi dengan wanita lain ! . dia berselingkuh dengan mantan pacarnya di kampungnya ! " jawab Rosma .


" Sabar ya ! " balas Ashalina mengusap usap Punggung sahabatnya Rosma .


" Wah ! , pucuk dicinta cewek pun tiba ! " ucap Jefry melihat banyak cewek di ruang perawatan Ashalina . Ia baru datang mengurus administrasi biaya pengobatan istri bosnya .

__ADS_1


__ADS_2