21 Hari Bersama Majikan Bajingan

21 Hari Bersama Majikan Bajingan
Bab 45


__ADS_3

" Kamu sudah bangun Baby ! " ucap Mr Ze melihat Ashalina menggeliatkan tubuhnya . Ashalina mengerjap ngerjapkan matanya .


" Kakak ! ini sudah jam berapa ?" ucap Ashlina memeluk tubub Mr Ze yang berbaring disampingnya .


" Jam lima sore Baby ! " jawab Mr Ze , menyibak rambut yang menutupi wajah Ashalina ke belakang .


" Kak Rose sudah pulang ? , aku jadi malu melihatnya ! " ucap Ashalina , mendongakkan kepalanya ke arah Mr Ze .


" Gak usah malu Baby ! , dia pasti memahami berada di posisimu ! " balas Mr Ze , di usap usapnya ujung kepala Ashalina .


" Tetap saja aku malu ! "


" Mandi yuk ! " ajak Mr Ze .


" Kakak saja duluan ! , aku masih malas " tolak Ashalina .


" Tapi kakak ingin mandi bersama Baby ! " di kecup kecupnya bibir Ashalina .


" Pasti mandi sama kak Zeyn lama ! "


" Kalau begitu kita mandi madu dulu disini , biar nanti mandi di kamar mandinya tidak lama ! ." Mr Ze bangun dari tempat tidur , membuka seluruh pakaiannya tanpa menyisakan sehelai benang pun . Kemudian membuka seluruh pakaian Ashalina .


" Kakak ! , aku belum pernah mandi seharian ! " Ashalina merasa tidak percaya diri disentuh suaminya , karna bandannya yang terasa lengket dan pasti bau .


" Tidak apa apa Baby ! , biar ada gurih gurihnya " balas Mr Ze . Ia sudah merangkak di atas tubuh Ashalina , siap untuk menunggang kuda poni kesayangannya .


Dan terjadilah pergulatan panas antara kuda poni dengan buaya putih yang memiliki belalai panjang satu jengkal . Seperti keinginan si buaya , ditengah tengah pergulatan mereka , si buaya pun mengangkat si kuda poni , membawanya masuk ke dalam kamar mandi . Dan melanjutkan pergulatan mereka di dalam .


" Kakak !!! " teriak Ashalina .


" Keluarkan saja Baby ! "


" Lebih cepat lagi kak...!! "


" Siap Baby ! "


Mr Ze pun semakin mempercepat ritme permainannya . Membuat Ashalina semakin berteriak teriak keenakan .


" Kakak ........!!! , aku mencintaimu kak !!! ."


" Kakak juga mencintaimu Baby ! , apa kamu menyukainya Baby ?."

__ADS_1


Ashalina tersenyum menganggukkan kepalanya , kemudian mencium bibir Mr Ze dalam .


" Apa kamu sudah puas Baby ? " tanya Mr Ze , setalah Ashalina melepas ciumannya .


" Lagi kak ! "


" Oke Baby ! , keluarkan suara merdumu Baby ! , kakak sangat menyukainya ."


Pertempuran untuk ronde kedua pun dimulai . Setengah jam kemudian barulah mereka keluar dari dalam kamar mandi .


" Kakak ! aku lapar ! " ucap Ashalina setelah selesai mengenakan bajunya .


" Mau makan apa Baby ! , apa kamu ingin kita makan diluar ? ."


" Pesan aja kak ! , kita makan di rumah saja ! . nanti selesai makan aku pengen kakak lagi ! " ucap Ashalina tanpa malu .


Mr Ze langsung menajamkan pandangannya ke arah Ashalina . Ia sangat heran dengan istrinya itu , yang akhir akhir ini sangat berbeda , sangat bernafsu , sampai Mr Ze sendiri kewalahan menghadapinya .


" Kenapa kamu sekarang begitu genit sekali Baby ? " tanya Mr Ze , berjalan mendekati Ashalina yang duduk di kursi meja riasnya .


" Ketularan kakak ! " jawab Ashalina


Dan benar saja ! , setelah mereka selesai makan malam , Ashalina benar benar mengajak Mr Ze bercinta lagi .


" Baby ! " panggil Mr Ze , napasnya masih ngosngosan ." Apa kamu takut kakak main perempuan lagi ? " tanya Mr Ze , mencium kepala Ashalina dari samping . Menurutnya nafsu bercinta Ashalina sudah berlebihan .


" Kenapa kakak bertanya seperti itu ? " tanya balik Ashalina , mengarahkan netranya ke wahah Mr Ze .


" Jujur sama kakak Baby ! , kamu seperti ini semenjak kita tinggal disini ? "


Ashalina menundukkan pandangannya " aku memang menginginkannya kak ! " jawab Ashalina .


" kita sudah tiga bulan menikah , kamu belum ada tanda tanda hamil Baby ! . Kata teman kakak seorang Dokter , kita tidak boleh terlalu banyak melakukannya ! . kakak sangat ingin memiliki anak darimu Baby ! , umur kakak sudah tidak muda lagi ." ungkap Mr Ze .


Ashalina mengarahkan pandangannya lagi ke arah Mr Ze ." Kakak janji ! tidak main perempuan lagi ! ." Ashalina memang masih kawatir Mr Ze kembali main perempuan lagi . mengingat bagaimana Mr Ze dulu , setiap malam selalu membawa perempuan yang berbeda untuk menuntaskan hasratnya . Ashalina kawatir Mr Ze tidak puas dengannya , dan Mr Ze akan mencari kepuasan di luar sana .


" Apa kamu tidak percaya dengan kakak Zeynmu ini ?." Mr Ze mengambil satu tangan Ashalina , mendekatkannya ke bibirnya , lalu menciumi telapak tangan Ashalina .


" Aku percaya dengan kakak Zeyn , tapi aku tidak percaya dengan Mr Ze bajingan , apa lagi dengan belalaimu yang nakal itu !"


" Tapi sekarang gua hantumu inilah yang lebih nakal Baby ! " balas Mr Ze , Tangannya sudah menyentuh gua hantu milik Ashalina .

__ADS_1


" Kakak..! "


" Apa sayang ! mau lagi ? " Tanya Mr Ze tersenyum , Ashalina menggelengkan kepalanya sambil memanyunkan bibirnya .


" Kak ! " panggil Ashalina , memeluk Mr Ze dengan erat , lalu menenggelamkan kepalanya di bawah ketiak Mr Ze .


" Apa Baby ? Hm..! " mencium ujung kepala Ashalina .


" Tapi aku takut melahirkan kak ! , kata orang sakit banget " jawab Ashalina dari bawah ketiak Mr Ze .


" Jangan takut Baby ! , kakak akan menemanimu ! , kakak tidak akan membiarkanmu sendirian menghadapi sakitnya " balas Mr Ze . " Baby maukan melahirkan anak untuk kakak ? , menjadi ibu dari anak kakak ? "


Ashalina mendongakkan kepalanya " kakak janji akan menemaniku ? "


" Iya sayang ! kakak janji ! " jawab Mr Ze . memudian mencium kening Ashalina lama .


" Iya kak ! aku mau " balas Ashalina ." Kak ! bagaimana kalau aku tidak bisa hamil ? , apa kakak akan menikah lagi ? "


" Tidak ! " jawab Mr Ze cepat .


" Kenapa ? "


" Karna hanya kamulah perempuan yang mau menerima kakak dengan segala keburukan kakak . Meskipun ada di luar sana yang mau dengan kakak , kakak yakin tidak ada yang tulus seperti kamu ! " jawab Mr Ze .


" Dari mana kakak tau aku tulus ? "


" Karna kamu adalah adik Acha kakak ! "


" Bagaimana kalau aku menerima kakak karna uang kakak yang banyak ? ".


" Tidak masalah bagi kakak ! , karna kakak mencintaimu dengan tulus , semua harta kakak adalah milikmu ! ."


" Gombal ! "


" Kakak gak gombal sayang ! " gemas Mr Ze , menarik ujung hidung Ashalina .


" Trus apa buktinya ? , kalau semua harta kakak adalah milikku ! "


" Kakak memang tidak punya bukti sayangnya aku.. ! , tapi sekarang tujuan kakak bekerja adalah untukmu dan anak cucu kita nanti Baby ! " gemas , Mr Ze menarik hidung Ashalina lagi .


" Sakit kak Zeyn ..! " keluh Ashalina . kemudian mengerucutkan bibirnya .

__ADS_1


" Cup ! " Mr Ze mengecup bibir Ashalina yang mengerucut . " yuk ! kita tidur ! , kakak sudah ngantuk ! , besok kakak harus kerja lagi ." kemudian Mr Ze melingkarkan sebelah tangan dan kakinya ke tubuh Ashalina , memeluknya dengan posesif , setelah Mr Ze menarik selimut menutupi tubuh polos mereka .


__ADS_2