
"Assalamu alaikum !"
"Walaikum salam !"
"Kamu sudah pulang Ze ?, apa pekerjaanmu sudah beres ? " tanya Momy Jeni , setelah membuka pintu .
Mr Ze melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah ."Belum Mom ! , tapi Zeyn sudah sangat kangen dengan Acha !,Dia dimana Mom ?" tanya Mr Ze .
"Sepertinya di kamar kalian !" jawab Momy Jeni .
"Kalau begitu Zeyn ke kamar dulu Mom !." Mr Ze mecium kedua pipi Momy kesayangannya, kemudian berjalan ke arah tangga naik kelantai dua rumah mereka .
Tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, Mr Ze langsung membuka pintu kamar mereka ."Baby..! kakak pulang..!" serunya .
"Kakak..!!"
Ashalina langsung turun dari atas tempat tidur , berlari ke arah pintu dengan wajah ceria.
"Jangan lari Baby !, nanti kamu jatuh !, dede bayinya bisa sakit !." tegur Mr Ze mengingatkan .
Ashalina langsung menghamburkan tubuhnya memeluk Mr Ze ."Aku kangen kakak !" ucapnya .
Mr Ze mengangkat tubuh Ashalina dengan posisi berdiri , sampai buah dada Ashalina tepat di depan wajahnya . Mr Ze mendongakkan kepalanya ke arah wajah Ashalina ."Kakak juga kangen sayang !."
Ashalina melingkarkan kakinya ke pinggang Mr Ze dan kedua tangannya ia lingkarkan ke lehernya .
"Kakak ! aku susah tidur tiga malam ini ! . Gak ada yang peluk Acha tidur !." ucapnya manja .
"Maafin kakak ya sayang !, nanti kalau semuanya sudah kembali normal, setiap hari kakak akan balik hari lagi !." balas Mr Ze , mengecup bibir Ashalina yang mengerucut. sambil melangkahkan kakinya berjalan ke arah sofa , mendudukkan tubuhnya sambil memangku si kuda poni betina yang menggemaskan .
"Apa besok juga kakak gak pulang ?."
"Iya sayang !, biar kerjaan kakak cepat kelar !." jawab Mr Ze .Ashalina semakin mengerucutkan bibirnya lima senti ."Doain semoga perusahaan kakak kembali cepat pulih ya !" ucap Mr Ze lagi. Di usap usapnya kepala Ashalina yang sudah menyandar di bahunya .
"Kenapa kakak gak menutup perusahaan kakak saja ?, aku tidak apa apa kalau kita harus hidup sederhana !, dari pada kakak harus capek dan pusing mikirinnya !" tanya Ashalina.
"Tidak semudah itu adek kakak yang cantik..!"
Ashalina mendongakkan kepalanya ,menajamkan tatapannya ke wajah Mr Ze .
__ADS_1
"Kalau kakak menutup perusahaan kakak, coba banyangkan berapa ribu karyawan kakak yang kehilangan lapangan kerja !. Mereka itu kebanyakan yang sudah berkeluarga memiliki anak dan istri ,bergantung kepada suami. Belum lagi kakak harus memikirkan karyawan kakak yang terluka luka, bagaimana nasib mereka nanti jika kakak menutup perusahaan kakak ?. Kalau masih bisa di pertahan, kakak akan berusaha mempertahankannya !" jelas Mr Ze .
Ashalina terdiam mencerna setiap apa yang di ucapkan Mr Ze . Ashalina berpikir, ternyata jadi pengusaha itu tidak seenak yang ia pikirkan . Ya memang enak karna sudah pasti memiliki banyak uang , tapi untuk itu semua pikiran yang habis terkuras .Apa lagi pas ada masalah .
Kadang para karyawan perusahaan berpikir, kalau seorang pengusaha itu hanya memikirkan untung saja , tanpa memikirkan karyawannya . Karna gaji yang di dapat selalu terasa kurang banyak karna merasa lelahnya bekerja seharian . Padahal karyawan hanya bekerja , tanpa perlu berpikir masalah rugi dan mempertahankan perusahaan .
Tapi apakah pengusaha seburuk itu ?, jawabanya tidak . Saat perusahaan goyah dan mengalami krisis keuangan , seorang pengusaha berusaha mempertahankan perusahaannya bukan hanya untuk dirinya sendiri . Tapi yang lebih ia pikirkan adalah nasib karyawannya yang menggantungkan hidup di perusahaannya .
"Acha besok ikut ya !"
"Nanti kamu disana bosan sayang..!, kakak sibuk bekerja sampai malam " balas Mr Ze ." Sekali dua hari kakak akan pulang !." ucapnya lagi , melihat wajah Ashalina yang nampak sedih , lalu di kecup kecupnya bibir mungil Ashalina ."Dari baunya sepertinya kamu belum mandi Baby !, mandi bareng kakak yuk !" ajak Mr Ze, tersenyum .
Ashalina tidak menjawab, ia malah menyembunyikan wajahnya di ceruk Mr Ze . Ia malu untuk menjawab iya , padahal ia mau .
"Kenapa Baby ? Hm..!" di usap usapnya rambut Ashalina dari belakang .
"Mandiin !" jawab Ashalina , malu malu mau .
"Apa kamu pengen kita mandi madu dulu sayang ?." goda Mr Ze tersenyum , sudah paham dengan istrinya , semenjak hamil nafsu bercintanya menggebu gebu ."Nanti malam aja ya !, biar lebih santai , kalau sekarang sebentar lagi masuk waktu magrhib " ucapnya lagi lembut, Ashalina menganggukkan keplanya . Mr Ze pun berdiri dari sofa, tanpa menurunkan Ashalina dari pangkuannya, membawanya masuk ke dalam kamar mandi .
Setelah sampai di kontrakannya , Yudhi mengetuk pintu kamar kontrakan yang berada di samping kamarnya .
"Tok tok tok !!!"
Tak lama kemudian pintu pun terbuka dari dalam , Tikalah yang buka .Yudhi mengembangkan senyumnya, melihat Tika gadis pujaan hatinya, terlihat cantik dan segar, nampak jelas kalau Tika baru mandi .
"Kamu cantik banget Bebeb !" puji Yudhi . satu tangannya terangkat mengelus pipi mulus yang hanya di poles dengan bedak baby itu .
"Aku bosan mendengar pujianmu !, kamu hanya menggombal saja !. Usiaku sudah 25 Tahun !, kapan ngajak aku kepenghulu ?, ntar aku jadi perawan tua" ucap Tika , memanyunkan bibirnya .
Yudhi tertawa cekikikan mendengar rengekan kekasihnya itu minta dikawinin .Eh ! ralat , minta di nikahin dulu baru dikawinin ."Apa kamu sudah pengen buka segel Bebeb ! , yuk kita masuk ke kamarku !." bisik Yudhi ketelinga Tika .
Nyot...!
"Aw ! sakit Bebeb ! kenapa perutku di cubit ?" Keluh Yudhi . karna Tika mencubit perutnya kuat .
"Gara gara kau aku gagal menikah dengan pacarku dulu !, sekarang kamu gak tanggung jawab !. Temanku sudah pada nikah semua !, aku malu !. Aku juga sudah capek untuk terus bekerja cari makan sendiri, aku ingin ada yang menafkahiku, memberiku makan . Aku sudah pengen istirahat dari Dunia perburuhan"ucap Tika mengungkapkan keluh kesahnya .
"Aku belum punya duit sekarang Bebeb !, kamu tau sendiri, uangku sudah habis semua kemarin untuk membayar wisudaku !. Ini pun aku bekerja ke Singapur belum genap sebulan, belum gajian . Tidak mungkin aku hanya membawamu ke KUA saja !, setidaknya kita membuat acara resepsi pernikahan kita, meski tidak mewah !" balas Yudhi .
__ADS_1
"Au ah ! makanya gak usah menikung calon istri orang ! kalau gak punya duit !" ujar Tika sebal .
"Ya udah !, ayok ke KUA sekarang !" di tariknya tangan Tika, di bawanya masuk ke dalam kamarnya , menutup pintu dan menguncinya .
"Jangan kamu kurang ajar Yud !" ucap Tika , ia takut Yudhi memperkaosnya .
Yudhi menarik Tika ke dalam pelukannya , lalu di ciumnya ujung kepalanya ." Aku tidak akan melakukan itu kepadamu sebelum kamu sah menjadi istriku ! . Aku hanya ingin memelukmu !,Tiga hari tidak melihatmu , aku sangat merindukanmu . Sabar ya !, sebentar lagi ! , tidak lama !." mengeratkan pelukannya kepada Tika .
Tika pun membalas pelukan laki laki usianya 4 Tahun di bawahnya itu , menganggukkan kepalanya pelan .
" Bagaimana keadaan Salma ?, apa dia baik baik saja ?" tanya Yudhi .
"Dia sudah mulai membaik !, sudah tidak murung lagi . Aku kawatir dia hamil !" Jawab Tika .
Yudhi membuka kembali pintu kontrakannya " Yuk keluar ! nanti kita kena gerebek pula disni !, aku ingin menunjukkan sesuatu kepada Salma . Mungkin bisa menjadi pertimbangan buat dia !."
"Apa ?"
Yudhi tidak menjawab , ia mengeluarkan HPnya , lalu membuka layarnya . membuka aplikasi vidio , lalu memberikannya kepada Tika .
Tika mengerutkan keningnya , melihat vidio yang ada di handphon Yudhi .
"Dia terpuruk , merasa bersalah dan putus asa . Kemarin kami menemukan dia di apartemennya dengan kondisi mengenaskan , tidak sadarkan diri . Dia oper dosis minum alkohol sampai lambungnya bermasalah . Sudah tiga hari dia dirawat di Rumah Sakit karna tidak mau makan sama sekali " jelas Yudhi .
"Salma yang hancur !, kenapa dia yang terpuruk ?"
"Mungkin cintanya terlalu besar kepada Salma , mengalahkan imannya kepada Tuhanya !" jawab Yudhi .
"Tidak usah menunjukkan vidio ini kepada Salma . Aku juga tidak ingin adikku menikah dengan pria bajingan seperti itu !." Tika mengembalikan HP Yudhi .
"Bebeb ! pikirkanlah sekali lagi , tidak salah jika Salma memberikan kesempatan kepada Rico . Apalagi Rico sudah menyentuhnya !."
"Kamu membelanya karna kalian sesama lelaki !"ujar Tika .
"Aku tidak bermaksud membela kesalahannya Yayang Beb ! . Rico sudah pasti mencintai Salma dan menerima Salma, Jika pria lain belum tentu ! . Nanti tidak mungkin Salma , harus mengatakan kalau dia tidak suci lagi karna diperkaos kepada setiap laki laki yang mendekatinya !. Sulit bagi orang percaya tanpa bukti !, orang pasti beranggapan negatif kepada Salma , apa lagi sampai Salma hamil tanpa suami ! .Pasti Salma akan menjadi buah bibir !, kamu taukan Beb !, netijen selalu benar , karna netijen banyakan perempuan !."
Tika terdiam , karna ucapan Yudhi ada benarnya ." Aku tidak mau membujuk apalagi memaksanya , biarkan dia yang mengambil keputusan sendiri " balas Tika .
.
__ADS_1
.
.