21 Hari Bersama Majikan Bajingan

21 Hari Bersama Majikan Bajingan
Bab 84


__ADS_3

Prok prok prok !!!!


Mr Haruka bertepuk tangan setelah Mr Ze selesai mempersentase gambar kapal yang di buatnya .


"Saya akan menyuntikkan dana di perusahaan anda anak muda . Ternyata yang saya dengar tidak salah , kamu memang hebat membuat rancangan kapal ." Kemudian Mr Haruka menjabat tangan Mr Ze sebagai tanda deal untuk kerja sama mereka .


"Trimakasih Mr Haruka !, saya masih harus banyak belajar , masih banyak kekurangan " Mr Ze merendahkan dirinya, menerima jabatan tangan Mr Haruka .


"Horee...! kakak hebat !" seru si bumil bertepuk tangan , yang menggemaskan sekali gus menyebalkan bagi Mr Ze . berdiri dari tempat duduknya , berlari ke arah Mr Ze .


"Baby..! jangan berlari nanti bisa jatuh !" tegur Mr Ze , menangkap tubuh Ashalina yang hendak memeluknya .


"Acha bangga sama kakak ! , kakak hebat !" ucap Ashalina , seperti paham saja dari tadi Mr Ze bicara apa .


"Maaf Mr Haruka !" Mr Ze merasa tidak enak dengan para tamunya , dengan tingkah istrinya yang menyebalkan .


"Tidak apa apa !" balas Mr Haruka ramah .


"Wanita bunting memang sangat menyebalkan !" batin Yudhi, mengingat istrinya yang ingin menang sendiri semenjak hamil anaknya .


"Apa Salma nanti akan seperti itu ya ?" batin Rico , megingat istrinya juga sepertinya positip hamil .


"Inilah yang tidak kusuka jika harus menikah ! , sungguh repot !, enak sendiri !" batin Jefry .


Setelah selesai membicarakan masalah proyek . Mr Ze pun menjamu tamunya dengan berbagai makanan . Kali ini Mr Ze menghidangkan makanan khas indonesia sebagai menu santapan untuk para tamunya . Seperti bakso , sate , rendang , pecal , somai , mpekpek , ayam bakar dan yang lainnya .


"Ini masakan Indonesia semua ! , saya tau !. setiap saya ke Indonesia , saya sering berburu kuliner di sana !" komentar Mr Haruka saat mencicipi hidangan yang disajikan .


"Ini rekomendasi istri saya untuk menyajikan masakan Indonesia Mr .Dan saya juga sangat menyukai masakan Indonesia ." balas Mr Ze .


"Apa lagi ini rendang !, makanan no 01 terenak sedunia , benar benar enak ! .saya sangat menyukainya " Ucap Mr Haruka lagi ,

__ADS_1


"Saya senang jika kalian menyukai makanan yang kami hidangkan " balas Mr Ze .


Selesai acara penjamuan , Tak lama kemudian Pemilik perusahaan pelayaran itu beserta rekannya pun meninggalkan perusahaan Mr Ze . Mr Ze pun langsung masuk keruangannya di ikuti Rico Jefry dan Yudhi langsung memeluk Mr Ze mengucapkan selamat .


"Selamat Ze ! , kamu memang hebat !" puji Rico .


"Selamat Ze , akhirnya perusahaanmu tidak jadi gulung tikar " ucap Jefry


"Selamat kakak ipar !" ucap Yudhi .


"Ini juga berkat bantuan kalian , trimakasih masih tetap memilih bertahan membantuku mempertahankan perusahaan ini . Kalau tidak ada kalian mungkin perusahaan ini tidak bertahan sampai saat ini dan pasti saya sudah jatuh miskin !." balas Mr Ze membalas pelukan ketiga cunguknya yang setia .


Begitulah Mr Ze , Rico dan Jefry . Mereka akan berpelukan seperti pemain sepak bola yang baru mencetak gol . Setiap mereka berhasil meraih sesuatu . Mereka adalah anak anak yang kurang beruntung dan kurang bahagia di masa remaja mereka . Untung mereka memiliki otak yang cerdas , sehingga mereka punya jalan untuk meraih cita cita mereka lewat jalur bea siswa .


Jika Mr Ze menderita karna kekejaman Ayah tirinya . Rico di telantarkan kedua orang tuanya .


Lain ceritanya Jefry , ia berasal dari keluarga tidak mampu . Jefry mengenal Mr Ze , saat Mr Ze di suruh Ayah tirinya bekerja terjun kegalangan langsung setelah Mr Ze lulus dari sekolah menengah atas . waktu itu Jefry sudah lebih dulu bekerja di galangan kapal milik Mr Along, ia sudah mahir bekerja . Saat itu dilihatnya Mr Ze di bentak bentak seorang superpisor karna Mr Ze yang masih baru tidak bisa bekerja dengan cara cepat , padahal Mr Ze masih masa traning . Jefry yang melihatnya pun merasa kasihan , lalu mendekati Mr Ze dan superpisor itu , dengan berwani Jefry melawan superpisor itu membela Mr Ze . Kemudian melayangkan pukulan ke wajah superpisor itu , di ikuti Mr Ze . Mereka berdua pun menghajar superpisor yang hanya bisa mengatur dan marah marah saja .


Sehingga membuat Mr Ze dan Jefry di keluarkan langsung hari itu dari perusahaan , alias di pecat . Dan semenjak hari itu , Mr Along mengusir Mr Ze dari rumahnya , tentu dengan alasan kepada Momy Jeni , memberikan pelajaran kepada Mr Ze karna sudah berani bertindak kekerasan kepada bawahan , seolah olah Mr Ze bekerja di perusahaannya sebagai atasan padahal tidak . Semenjak itulah persahabatan Mr Ze dan Jefry terjalin . Saat itu juga, Mr Ze sempat menompang tinggal di rumah orang tua Jefry samapi Mr Ze mendapat pekerjaan .


"Yud ! kenapa wajahmu kusut kaya baju belum di setrika ?" tanya Mr Ze setelah melepas pelukan mereka . Melihat wajah Yudhi masih tak bersemangat , bukankah seharusnya Yudhi gembira , karna ia akan tetap bekerja , dan memiliki jabatan yang tinggi .


"Bagaimana aku bisa semangat , istriku selalu menyusahkanku . Dia selalu meminta makanan yang aneh aneh . Hari ini dia meminta ikan hiu , kemana aku harus mencarinya . Apa ada nelayan yang mampu menangkap ikan sebesar kapal selam ? " jawab Yudhi Lesu .


"Yakin ! , yang di perut istrimu itu anakmu ?" Mr Ze melemparkan pertanyaan yang meledek .


"Yakinlah !, aku yang membuka segel istriku !" jawab Yudhi penuh keyakinan .


"Heh Yud ! , kau pikir yang di minta istrimu itu ikan hiu yang ada di laut samudra ?. itu ikan hiu yang di minta istrimu beda Yud !" ujar Jefry . Taulah dia , dulu orang tuanya penjual ikan di pasar .


"Maksudnya ? emang ada ikan hiu yang kecil kaya ikan tri ?"

__ADS_1


"Ada ! baru netas !" Jefry memutar bola matanya jengah . Si Yudhi memang tengilnya keterlaluan . Lagi berbicara serius pun , masih ada aja ucapannya yang bikin orang kesal .


"Kemana aku harus mencarinya ?"


"Di padar biasanya ada !" jawab Jefry .


"Ayo temani aku jemput sekarang !" pinta Yudhi .


"Satu cewek !" jawab Jefry .


"Taubat Pakcik...! Taubat..! , apa tidak takut terkena azab !" ujar Yudhi .


"Inginnya juga bertaubat , tapi belum ada jumpa cewek yang pas di hati !" ucap Jefry .


"Iyalah gak ada ! , Pakcik nyarinya ke club malam " balas Yudhi .


"Saya ke club buat nyari wanita untuk bersenang senang saja , bukan nyari buat di jadikan istri !"


"Astagfirullohal 'azim..! , Allazi lailaha illahualkhaiyul khayyum wa'atubu ilaih ! , la ilaha illalloh allohu akbar !" Yudhi menghapus dadanya , mendengar ucapan pria yang sudah berusia 32 Tahun itu .


.


.


.


# **apa ceritanya membosankan ?... tidak ada yang menjawab .


# ceritanya kok gak ada konflik ?...Ada sekedar saja . karna cerita ini disengaja buat hiburan , untuk melonggarkan saraf saraf yang kaku . Bukan untuk buat pembaca emosi atau bersedih sampai tenggorokan sakit , sampai geregetan akhirnya sarafnya tegang .


#Berikan kritik dan saran beserta tanggapan kalian tentang cerita ini ... Diam gak ada yang komentar .

__ADS_1


#Satu like , satu komentar , bisa meningkatkan daya kehaluan author menulis cerita .


#Salam buat pembaca yang masih setia** ! .


__ADS_2