
Mr Ze mengerutkan keningnya ." Agama !. ucapnya , bahkan ia sendiri lupa Apa agamanya .
Tanpa bicara lagi , Mr Ze berdiri dari tempat duduknya berjalan masuk ke dalam kamarnya .
Semenjak Ayah kandungnya meninggal , Mr Ze tidak pernah lagi mendapat pendidikan Agama yang dianutnya ataupun Agama lain .Begitu juga dengan Ibunya yang seorang mualaf , semenjak Ayahnya meninggal , Ibunya tidak pernah lagi menjalankan ibadahnya sebagai seorang muslim . Sampai sekarang Ibunya yang menikah lagi dengan laki laki keturunan Cina , sekalipun Mr Ze tidak pernah melihat Ibunya melakukan Ibadah baik secara muslim ataupun Agama lainnya . Kata Islam itu hanya manempel begitu saja di ID card mereka , tanpa tau makna dan artinya .
Sampai di dalam kamarnya , Mr Ze mengeluarkan ID card dari dalam dompet yang selalu dibawanya kemana mana . Terdapat di ID card itu tertulis dengan nama lengkap : Zeyn Fachry El Mahfudz . Nama itu adalah pemberian Ayah kandungnya seorang muslim sejati .
Tiba tiba dadanya terasa sesak seperti ditimpa sesuatu yang berat . Rindu kepada Ayah kandungnya tiba tiba menyeruak dihatinya . " Ayah..! " ucapnya pelan , sudah lama sekali kata itu tidak terlontar dari bibirnya .
Sudah 19 Tahun ia tidak melihat sosok itu , tidak lagi merasakan kehangatan dari seorang Ayah kandungnya sendiri .
Ashalina yang berada di meja makan mengerutkan keningnya , heran dengan majiakannya itu yang mendadak diam . " Apa yang salah dengan kata kataku ?." batin Ashalina , kemudian membereskan sisa makan mereka dari atas meja tak ingin memikirkannya . setelah selesai membereskan dapur , Ashalina pun kembali kedalam kamarnya .
" Ashalin...! "
" Iya Mr Ze ! ." balas Ashalina muncul dari dapur
" Mana sarapan untukku ? ." ucap Mr Ze , sambil mendudukkan bokongnya di kursi meja makan .
Ashalina heran , kata orang yang mengantarnya dulu ke apartemen , Mr Ze tidak perlu disiapkan makanan , karna majikannya itu selalu makan diluar , sekali pun makan di apartemen , ia akan memesan dari luar . Tapi kenapa Mr Ze sering meminta disiapin makanan ? .
" Tapi Mr ! aku hanya membuat nasi goreng untukku saja . tadi nasinya tinggal sedikit , stok beras juga sudah habis Mr ! ." jawab Ashalina sedikit menunduk .
" Berikan untukku ."
" Baik Mr ! ." Ashalina membalik tubuhnya berjalan ke arah dapur sambil menghela napas pasrah . Ia juga sudah lapar , pupus sudah harapannya untuk menikmati nasi goreng buatannya itu .
kemudian Ashalina kembali lagi ke meja makan dengan membawa sepiring nasi goreng dan segelas air putih untuk majikan tampan plus menyebalkannya itu .
" Ini Mr ! ." Ashalina pun meletakkan sepiring nasi goreng itu di depan Mr Ze .
" Duduk ! temani saya makan ! ."
" Baik Mr ! ." Ashalina mendudukkan tubuhnya dikursi yang berseberangan dengan Mr Ze , tanpa ingin membantah .
" Mana makanan untukmu ? ."
Pertanyaan itu langsung membuat Ashalina merasa semakin lapar dan ingin memakan majikannya itu hidup hidup .
__ADS_1
" Tidak Ada Mr ! , nasi gorengnya cuma satu piring ." jawab Ashalina mencoba untuk sabar , semoga ia bisa mengontrol kesadarannya sehingga tidak menaburkan racun tikus di atas nasi goreng yang seharusnya menjadi miliknya itu .
"Oh !." Mr Ze pun menyuapkan nasi goreng itu kemulutnya tanpa merasa berdosa makan sendiri didepan Ashalina yang juga merasa lapar , membuat Ashalina menelan ludahnya dengan susah .
"Mr Ze ! " panggil Ashalina
" Hm ! ." balas Mr Ze sambil mengunyah makanan di mulutnya .
" Stok persediaan makanan sudah habis , aku tidak punya uang untuk membelinya ." ucap Ashalina sedikit agak takut .
" Hhmm...! " balas Mr Ze lagi , sibuk memakan nasi gorengnya .
" Dasar majikan tidak punya ahlak , tidak berperasaan , majikan bajingan , menyebalkan ." ucap Ashalina mengerutu pelan , tanpa ia sadari masih bisa di dengar Mr Ze .
" Bicara apa barusan ? ." tanya Mr Ze memasang muka datarnya .
" ha ! ." kaget Ashalina membuka mulutnya , dan tiba tiba sendok yang berisi nasi goreng pun masuk kedalam mulutnya .
Ia tidak menyangka Mr Ze mendengar gerutuannya , padahal menurut Ashalina ia hanya bicara didalam hati .
" Aku tidak punya Ahlak ! ." ucap Mr Ze lalu ditariknya sendok itu dari mulut Ashalina .
" Majikan bajingan ! ." lanjutnya lagi , kembali disuapkannya nasi goreng itu kemulut Ashalina , sehingga membuat mulut Ashalina penuh sampai kesusahan untuk mengunyah .
" Menyebalkan ! ."
Hap !! , Ashalina langsung menutup mulutnya dengan tangan , melihat sendok nasi goreng mengarah kemulutnya lagi .
Bersusah payah Ashalina menghabiskan nasi goreng dimulutnya , menelan nasi goreng itu sampai habis . Ashalina pun berlari kedapur untuk mengambil air minum untuknya , dan langsung meminumnya dengan rakus , karna tenggorokannya yang terasa tercekat .
" Huuhhh...! , " Ashalina menghembuskan napasnya kasar setelah menghabiskan air minum satu gelas besar .
" Dasar majikan menyebalkan !! ." ucap Ashalina lagi dengan suara agak keras dari arah dapur .
" Menyebalkan kamu bilang ? ." tiba tiba Mr Ze sudah berada di depannya . membuat Ashalina kaget dan melangkah mundur yang di ikuti Mr Ze melangkah maju .
" Aaaaaa....!!!!!." Jerit Ashalina menutup matanya , karna tiba tiba kakinya terpeleset menginjak kain lap yang basah jatuh kelantai .
" Brukkk !!! ."
__ADS_1
Sampai Ashalina terjatuh kelantai dengan posisi terlentang .
" Hahahaha.....!!! ." Tawa Mr Ze pun langsung meledak memenuhi ruang dapur itu .
Memang majikannya itu memang tidak ada ahlak , membiarkannya jatuh di depan matanya .
" Jangan pikir akan ada adegan seperti di tv , saya akan menangkap tubuhmu sehingga kau tidak jadi jatuh kelantai , kemudian selanjutnaya terjadi adegan terpesona .Hahahaha.... !!!!! ." tawanya lagi , " itu tidak akan pernah terjadi sepanjang sejarah hidupku .ucapnya lagi
" Aduh !! kaki ku sakit..! ." rintih Ashalina memegangi kakinya . tiba tiba Ashalina merasa pusing , pandangannya kabur kemudian pingsan . tubuhnya terjatuh lagi kelantai .
Mr Ze langsung menghentikan tawanya melihat Ashalina pingsan lalu mendekati Ashalina . " Ashalin ! ." panggilnya digoyangnya lengan Ashalina .
" Hei ! , jangan main main ! aku harus segera berangkat kerja . " ucapnya , sambil digoyang goyangnya tubuh Ashalina ,karna ashalina tidak bergerak .
" Hei hei hei !!! , Ashalin ! bangun ! ." lalu ditepuk tepuknya kedua pipi Ashalina bargantian .
" Ck ! , benaran dia pingsan ." Mr Ze pun mengangkat tubuh Ashalina membawanya masuk kedalam kamar Ashalina , dan meletakkannya perlahan di atas tempat tidur , kemudian duduk disamping Ashalina .
" Siapa kamu sebenarnya ? , kenapa tatapan matamu selalu tidak asing bagiku ? . " ucap Mr Ze , disibaknya rambut Ashalina kebelakang , lalu dipandanginya wajah cantik itu lekat . Tangannya pun terulur menyentuh wajah cantik yang mampu membuat hatinya melunak setiap menatapnya , wajah yang menghantuinya setiap ia ingin bersenang senang dengan setiap wanita bayarannya .
Ashalina membuka matanya dengan perlahan , karna ia mencium bau alkohol menyengat masuk kedalam rongga hidungnya . Dilihatnya ada seorang wanita duduk disampingnya dengan pakaian putih , yang menandakan kalau ia seorang Dokter .
" Kamu pingsan karna terjatuh di dapur , Mr Ze menepon saya untuk memeriksa keadaanmu , dia barusan pergi ." jelas Dokter wanita itu dengan menggunakan bahasa melayu .
Ashalina tersenyum , "Trimakasih Dokter ! ." balas Ashalina , Dokter itu pun menganggukkan kepalanya tersenyum ramah .
" Ini saya sudah resep obat untukmu , kamu tidak apa apa , kakimu hanya sedikit keseleo. Minum obatnya setelah makan , dan ini makanan tadi dipesan Mr Ze untukmu . katanya Hari ini kamu boleh istirahat , tidak usah bekerja ." Jelas Dokter itu , " kalau begitu saya permisi . " lanjut Dokter itu lagi
" Trimakasih Dokter ." balas Ashalina lagi
" Sama sama ." Dokter itu pun berjalan keluar dari kamar Ashalina , dan keluar dari apartemen milik Mr Ze .
Sepeninggal Dokter yang memeriksanya , Ashalina pun bangun dari tidurnya , mendudukkan dirinya di pinggir tempat tidur .
" Badanku jadi sakit semua gara gara majikan sialan itu ." gerutu Ashalina , sambil meraih kotak makan yang berada di atas meja nakas disamping tempat tidur .
lalu dibukanya kotak nasi yang berwaran putih itu . Dilihatnya isinya ternyata Nasi lemak yang dilengkapi dengan tompik sambal ikan tri miehun goreng , ayam suir dan telor bulat . lengkap dengan krupuknya .
" Ternyata Mr Ze ada baiknya juga ! ." ucapnya , lalu disuapkannya nasi lemak itu ke mulutnya . " Enak juga ! ." ucapnya lagi .
__ADS_1