21 Hari Bersama Majikan Bajingan

21 Hari Bersama Majikan Bajingan
Bab.44


__ADS_3

***


plashback


" Sial "


Mr Ze mengumpat , ia langsung tau , ada yang sudah menjebaknya .


Mr Ze memegangi kepalanya yang terasa pusing , melangkahkan kakinya keluar dari dalam Club .


" Ze ! "


Panggil seorang wanita , Mr Ze langsung menghentikan langkahnya , membalik tubuhnya ke arah sumber suara yang memanggilnya .


" Rose ! "


" Hampir saja aku tidak mengenalimu ! , dari tadi aku trus memperhatikanmu ! , ternyata itu benar kau ! " ucap Rose .


" Kapan kamu pulang dari Thailand ? " tanya Ze , mengernyit karna kepalanya semakin pusing .


" Baru Seminggu ! , Ze ! kamu kenapa ? , sepertinya kamu tidak baik baik saja ! " tanya Rose .


" Kepalaku terasa pusing ! , sepertinya ada yang memasukkan obat ke minumanku tadi ! . Tolong bantu bawa aku dari sini ! , rasanya aku semakin tidak tahan , badanku juga mulai terasa panas ," jawab Mr Ze memegangi kepalanya .


Tanpa berpikir lagi , Rose langsung membantu Mr Ze berjalan keluar dari Club , berjalan ke parkiran tukang taxi . Setelah masuk kesalah satu taxi yang mangkal di depan club itu , Rose pun meminta supir taxi mengantar mereka ke salah satu hotel yang tidak jauh dari tempat mereka sekarang . Tanpa mereka sadari ada yang mengikuti mereka dari belakang .


" Rose ! , aku sudah tidak tahan ! , tubuhku rasanya semakin panas ! . Bantu aku Rose ! " ucap Mr Ze , membuka jas dan kancing kemejanya .


" Tolong cepat sedikit Pak cik ! , saudara saya lagi keadaan darurat " ucap Rose kepada Pak supir .


" Baik Nona ! " supir taxi itu pun langsung menambah kecepatan laju kenderaannya .


Sampai di depan hotel yang dituju , Rose pun membantu Mr Ze keluar dari taxi dan memapahnya berjalan masuk ke lobi hotel , dan langsung mendudukkan Mr Ze di sofa tunggu .


" Tunggu sebentar Ze ! , aku pesan kamar dulu ! " ucap Rose . kemudian melangkahkan kakinya ke meja resepsionis .


Setelah mendapatkan kunci kamar , Rose langsung berjalan kesofa .


" Ayo Ze ! " Rose membantu Mr Ze berdiri , lalu memapahnya ke berjalan ke arah Lif .


" Ada yang bisa di bantu Nona ? " tanya seorang pelayan hotel . melihat Rose kesusahan memapah Mr Ze .


" Tidak ! , saya masih sanggup " tolak Rosa


Sampai di dalam kamar hotel ,Rose langsung membawa Mr Ze ke dalam kamar mandi .


" Rose ! , bantu aku ! " ucap Mr Ze setelah mereka di dalam mandi .


" Gila kamu Ze ! , aku ini sepupumu ! . kamu tuntaskanlah sendiri disini , aku akan tunggu kamu di kamar " Rose memutar tubuhnya melangkah keluar dari dalam kamar mandi , meninggalkan Mr Ze untuk menjinakkan belalainya sendiri .


Di dalam kamar mandi , Mr Ze membuka seluruh pakaiannya sampai tidak ada yang tersisa di tubuhnya . kemudian melakukan solo karir untuk meneluarkan bibit unggulnya yang mendesak ingin keluar .


Dua jam barulah Mr Ze keluar dari dalam kamar mandi dengan tubuh yang terlihat lemah dan kecapen , ia pun hanya menggunakan celana boksernya ." Untung saja aku baru meminum sedikit minuman yang ku pesan terakhir " batin Mr Ze , melangkahkan kakinya keluar kamar mandi .

__ADS_1


" Sudah ? " tanya Rose melihat Mr Ze keluar dari kamar mandi . Mr Ze menganggukkan kepalanya berjalan ke arah tempat tidur dan langsung membaringkan tubuhnya .


" Apa kamu butuh Dokter ? " tanya Rose lagi .


" Tidak ! , tubuhku hanya lelah saja . pesankan saya makanan " jawab Mr Ze memejamkan matanya .


" Baiklah ! , pakailah bajumu ! ."


" Tubuhku masih agak terasa panas , biarkan seperti ini ."


Rose tidak bicara lagi , ia pun menelephon pelayan hotel untuk memesan makanan .


" Untung saja aku ada disana ! , kalau tidak entah bagaimana nasibmu " ujar Rose , setelah ia selesai memesan makanan lewat HPnya .


" Aku rasa ada yang ingin bermain main denganku ! " balas Mr Ze .


" Aku akan meminta temanku menyelidikinya , siapa yang memasukkan obat sialan itu keminumanmu , kebetulan pemilik Club itu adalah temanku ! " ucap Rose . kemudian berjalan ke arah tempat tidur sebelahnya , Rose memang sengaja memesan kamar yang memiliki dua tempat tidur . karna tidak mungkin ia tidur satu ranjang dengan Mr Ze , meskipun mereka sepupu tapi mereka tidak bagus lagi tidur satu ranjang . Dan Rose juga tidak mungkin meninggalkan Mr Ze sendirian dalam keadaan tidak baik baik saja .


Setelah makanan yang dipesan Rose untuk Mr Ze datang . Mr Ze pun bangun dari tempat tidurnya berjalan ke arah sofa , lalu mendudukkan tubuhnya .


" Kepalaku masih terasa pusing ! , bisakah kamu menyuapiku ? " ucap Mr Ze menyandarkan kepalanya ke sandaran sofa .


" Ck ! " decak Rose ," kau manja sekali ! " ucapnya lagi . mendudukkan tubuhnya di samping Mr Ze .


" Aku gak bercanda Rose ! "


" Iya ! , aku akan menyuapimu ! , tapi beri aku uang ! " tawar Rose , memamfaatkan keadaan .


" Iya itu uang cukup untuk anakku saja ! ." jawab Rose .


" Besok aku transper , kau selalu saja minta bayaran setiap aku membutuhkanmu " sungut Mr Ze .


" Apa gunanya kau kaya ! " balas Rose . sambil tangannya membuka kotak makanan yang dipesan tadi . kemudian menyuapkannya kemulut Mr Ze .


" Lama kelaman saya bisa jatuh miskin ! " ucap Mr Ze sambil mengunyah .


Setelah menghabiskan makanannya , Mr Ze pun kembali ketempat tidur untuk istirahat . Tidak lama kemudian Mr Ze pun tertidur , karna tubuhnya yang lelah dan ngantuk .


" Ayah ! Ayah ! Ayah ! "


Rose terbangun dari tidurnya , mendengar suara Mr Ze mengigau .Dan langsung turun dari atas tempat tidurnya .


" Ayah...! "


" Ze ! , bangun Ze ! " ucap Rose sambil menepuk nepuk pipi Mr Ze .


" Ayah mana ? " tanya Mr Ze setelah membuka matanya .


Rose menghela napasnya " Sepertinya kamu demam Ze ! " ucap Rose , merasakan tubuh Mr Ze yang terasa hangat ." Minumlah dulu ! , setelah itu aku akan mengompresmu , mungkin kamu masuk angin karna kelamaan berendam air dingin tadi , membuatmu jadi demam " ucap Rose lagi , mengambil botol air minum dari atas meja nakas , memberikannya kepada Mr Ze .


Mr Ze pun mendudukkan tubuhnya , menerima botol air minum dari tangan Rose , kemudian langsung meminumnya sampai habis setengah botol . kemudian membaringkan tubuhnya kembali .


Flashback of

__ADS_1


***


Setelah memberikan Ashalina makan dan menidurkan Ashaliana sampai pulas . Mr Ze pun keluar dari dalam kamar tamu , menemui Rose duduk di sofa ruang keluarga .


" Sepertinya ada yang ingin menghancurkan rumah tanggaku dengan Ashalina " ucap Mr Ze , sambil mendudukkan tububnya di samping Rose .


Rose mengerutkan keningnya ," Siapa ? "


" Kalau aku tau sudah kuberi pelajaran orangnya sekarang ! " balas Mr Ze . " Lihat ini ! " ucap Mr Ze lagi , menunjukkan vidio yang ada di aplikasi wa milik Ashalina ." Vidio ini yang membuat dia marah tadi , dia pikir kamu adalah wanita bayaranku " lanjut Mr Ze .


" Apa kamu masih suka main perempuan ? "


" Sukalah ! , masa aku suka main sama cowok ! , yang benar saja ."


" Terserah kau sajalah ! " balas Rose ." Saya rasa ada yang ingin balas dendam denganmu , dan saya rasa ! ini ada hubungannya dengan orang yang menaruh obat di minumanmu tadi malam " ucap Rose lagi , mengutarakan pemikirannya .


" Aku rasa juga seperti itu ! " balas Mr Ze .


" Dari mana orang itu kira kira mengetahui no istrimu ? . Apakah pelakunya , orang yang tidak menyukai istrimu ? . Mungkin ada temannya yang iri , karna mendapatkan pria kaya sepertimu ! . Atau ada cowok , entah mantan pacarnya yang ingin merebutnya darimu . Soalnya aku rasa jika itu yang melakukannya orang singapur , darimana orang itu mendapatkan no istrimu ? "


" Ya.. mungkin saja ada dua pihak yang bekerja sama untuk menghancurkan rumah tangga kami " jawab Mr Ze . menyandarkan kepalanya ke sandaran sofa .


Mereka pun sama sama terdiam dengan pikiran masing masing .


" Kau jagalah istrimu baik baik Ze , kau juga harus extra hati hati sekarang ! . Tapi tidak usah kawatir , aku akan membantumu menyelidikinya ! . serahkan saja semua kepada detektif Rose ! ." ucap Rose sok bijak .


" Bilang saja kamu mau minta uang ! " cibir Mr Ze .


" Ck ! , kau tau sendiri di Dunia ini tidak ada yang gratis ! "


" Terserah kau saja ! , saya akan membayarmu setelah kau berhasil menemukan orangnya ! ."


" Oke ! deal satu M . " Rose mengulurkan tangannya menjabat tangan Mr Ze . untuk meresmikan proyek mereka .


" Saya jadi curiga ! , jangan jangan ini rencanamu ! " Mr Ze tidak menerima jabatan tangan Rose .


" Ck ! , buat apa aku melakuka itu ? " Rose memutar kedua bola matanya jengah . Dari dulu Mr Ze selalu mencurigainya , setiap ia menawarkan bantuan .


" Buat apa lagi ! , kalau bukan uang ! " balas Mr Ze .


" Terserah kau saja ! , kalau kau tidak mau di bantu ya sudah ! ." ucap Rose ketus .


Mr Ze pun beranjak dari tempat duduknya , tidak menghirauka Rose yang kesal padanya , berjalan ke arah kamar tamu dimana Ashalina tidur .


" Ze ! , berikan aku uang ! , aku mau pergi jalan jalan ." seru Rose , sebelum Mr Ze hilang di balik pintu .


" Kau ribut sekali ! "


Mr Ze pun mengeluarkan dompetnya dari saku celananya , kemudian mengambil satu kartu ajaibnya , melemparnya ke arah Rose .


" Trimakasih saudaraku sayang ! " ucap Rose tersenyum lebar .


" Itu termasuk cicilan proyek satu M " sahut Mr Ze , langsung menutup pintu kamar .

__ADS_1


__ADS_2