Akan Kubuat Kau Luluh Kepadaku

Akan Kubuat Kau Luluh Kepadaku
Episode 26: Rindu Ibu


__ADS_3

Sontak Rose kaget, dan pipinya langsung memerah. "Kenapa harus saya nyonya. Saya hanya pelayan biasa yang bekerja di rumah ini." Tanya Rose malu.


"Karena tubuh kamu sangat bagus dan seksi. Aku suka dirimu." Jawab Luciana tersenyum.


Sontak pipi Rose tambah memerah, dan langsung menundukkan kepalanya. "Kalau begitu, pokoknya kamu yang akan terpilih pertama, dan tidak ada penolakan. Karena brand ini akan berjalan dengan baik, dan kamu akan mendapatkan uang yang banyak." Ucap Luciana bahagia.


Sore pun tiba, dimana Luciana sedang mandi di kolam berenang, dengan rambut yang terurai bagus.


"Wah, pemandian ini benar benar menyenangkan dan hangat, aku suka ini semua." Ucap Luciana membasahi rambutnya, lalu dikibarkannya dengan indah.


Tiba tiba saja Leonathan datang. "Kenapa kamu ad ," terhenti karena melihat keseksian Luciana dengan handuk, yang ia kenakan dan dengan rambut yang berkibasan.


"La, la la la la." Nyanyi Luciana dengan bahagia.


"Luciana." Panggil Leonathan, langsung duduk dikursi yang tersedia.


Sontak Luciana langsung berbalik badan, dan menatap wajah Leonathan. "Ehm, ada apa?." Tanya Luciana.

__ADS_1


"Apa mau mandi bareng aku?." Tanyanya kembali, dan menggodanya.


"Wanita ini benar benar mesum. Apa aku bisa bertahan, kalau dia terus seperti ini." Ucap batin Leonathan, pipinya merona.


"Ada yang mau aku katakan padamu." Jawab Leonathan.


Luciana pun langsung naik, dan duduk di samping Leonathan. "Katakan, apa yang mau kamu katakan?." Tanyanya sambil menyilangkan kakinya.


"Apa kamu datang ke rumah ayah mu tadi. Apa yang kamu lakukan disana?." Tanya Leonathan balik.


"Kenapa kamu bisa tahu. Apa kamu menyewa mata mata untuk mengawasiku?." Tanyanya.


Luciana langsung mendekatinya, dan duduk di pahanya. "Apa kamu tidak mau kehilanganku, makanya kamu menyewa mata mata untukku. Agar aku tidak mencari pria lain?." Menggoda Leonathan.


"Tapi itu tidak akan mungkin, karena aku hanya mencintaimu." Ucap Luciana mau mencium Leonathan, tapi Leonathan langsung menghindar, dan langsung berdiri.


"Jangan harap aku mencintaimu, karena ini adalah kontrak kita saja. Setelah 3 tahun, kamu bisa pergi dari kehidupanku." Ucap Leonathan langsung pergi meninggalkannya.

__ADS_1


"Dia benar benar angkuh. Padahal wajahnya tidak mengatakan kalau dia tidak mencintaiku. Dia benar benar susah didapatkan, dari pada dulu." Ucap Luciana kembali menikmati mandi kolamnya.


Setelah mandi kolam, Luciana langsung masuk ke dalam kamar, untuk mengenakan pakaiannya.


Setelah mengenakannya, Luciana duduk di meja belajar, sambil membuka buku catatannya.


"Aku harus mencatat hal hal yang akan aku lakukan, dan aku akan menuliskan beberapa kata kata karena aku sudah diberikan kehidupan kedua."


"Di masa ini, aku tidak akan membiarkan orang orang menjatuhkanku, tapi akulah yang akan menjatuhkan mereka satu persatu. Terutama Gita dan ibunya itu, yang sudah membuat kehidupanku, bersama ibu hancur. Aku harus membahagiakan ibuku, walau ibu sudah tidak ada disini." Ucap Luciana tersenyum tipis.


"Mending minggu depan aku ke makam ibu deh, karena aku rindu dengan ibu. Sudah lama aku tidak menjenguk ibu disana." Ucap Luciana menahan air matanya.


Tiba tiba ada yang mengetuk pintu kamarnya, dan ia adalah baby Bing.


"Mami." Panggilnya, langsung masuk ke dalam.


"Eh, sayang. Kamu cepat banget pulang sayang." Tanya Luciana langsung mengusap air matanya.

__ADS_1


Baby Bing menatap Luciana. "Mami kenapa, apa mami habis menangis. Apa yang sudah dilakukan papi, sampai mami menangis?." Tanya baby Bing jadi cemas dengan Luciana.


"Mami


__ADS_2