Akan Kubuat Kau Luluh Kepadaku

Akan Kubuat Kau Luluh Kepadaku
Episode 55: Sekolah


__ADS_3

Leonathan pun langsung mendorongnya kembali. "Kamu jangan macam macam. Nanti aku akan kelewatan batas denganmu." Ujar Leonathan langsung duduk di kursi kerjanya.


"Hahahah, kamu benar benar menggemaskan sayang." Ucap Luciana kembali, dengan wajah yang penuh bahagia.


Leonathan tersenyum tipis, saat Luciana tidak melihatnya. "Kamu mau aku suapi?." Tanya Luciana langsung berdiri kembali.


"Tidak perlu, aku bisa makan sendiri." Jawab Leonathan kembali ke kursinya.


"Kalau begitu, aku pulang dulu sayang. Semoga kamu suka makan siang ya. Aku sayang kamu suamiku." Mengedipkan sebelah matanya, dan langsung keluar dari ruang kerja Leonathan.


Setelah Luciana pergi. Leonathan pun membuka bekal makan siangnya, dan saat membukanya, ia langsung tertuju dengan makan siangnya yang sangat lucu, karena disusun oleh Luciana khusus. Nasi dibentuk menjadi panda lucu.


"Dia benar benar membuatku gila." Ucap Leonathan tersenyum tipis, dan langsung memakan makan siangnya.


Di luar perusahaan. Luciana langsung masuk ke dalam mobilnya, dan mobil pun jalan.


Luciana menghubungi Rose, untuk menanyakan soal perusahaan.


Tersambung. "Halo Rose." Panggilnya sambil tersenyum.


"Iya nyonya, ada apa ya nyonya?." Tanya Rose yang sedang menyusun berkas di ruangannya.


"Bagaimana perusahaan. Apa semua aman, dan tidak ada masalah kan?." Tanya balik Young Soon sambil menaikkan alisnya.


"Semua aman nyonya, sesuai perintah anda. Oh ya nyonya, tadi ada beberapa brand terkenal yang datang dan kami langsung menanganinya. Dan kabar baiknya, mereka langsung menerima ajakan kerjasama kita ini nyonya. Sungguh suatu kebanggaan bagi perusahaan ini." Jawab Rose dengan nada bahagia.


"Baiklah, tolong kamu urus semuanya. Karena hari ini saya tidak ke perusahaan, kan kamu sudah tahu kan. Kalau begitu, lakukan yang terbaik. Aku tutup telponnya dulu." Ucap Luciana.


"Siap nyonya, nikmatilah hari nyonya dengan bahagia." Langsung mematikan ponselnya.


”Sebentar lagi jam pulang baby Bing. Oh ya, aku lupa mengatakan soal hal ini kepada Leonathan. Biar saja deh, habisnya dia cueknya kelewatan. Hahahah." Ucap batin Young Soon tertawa tipis.


"Pak, tolong ke sekolah baby Bing ya pak," perintah Luciana.


"Baik nyonya," jawab supir tersebut kembali tersenyum.


"Ouh ya pak, setelah nanti pulang sekolah, nanti ke taman hiburan ya pak. Soalnya saya mau mengajak anak saya untuk bermain di sana." Perintah Luciana.

__ADS_1


"Siap nyonya," kembali tersenyum pak supir.


Sesampai sekolah baby Bing. Luciana pun langsung keluar dari mobilnya, dengan elegan. Luciana pun langsung masuk ke dalam sekolah, dan duduk di kursi yang sudah di sediakan dari sekolah tersebut.


Tibalah di mana lonceng berbunyi, dan semua murid langsung keluar dari kelasnya.


Tiba tiba saja ada seorang pria yang menghampiri Luciana," halo nona, sendirian saja?." Tanya pria tersebut kepada Luciana.


"Iya, ada apa ya," jawab Luciana sekaligus bertanya.


"Tidak ada sih, hanya menyapa saja. Saya lihat dari kejauhan, anda sangat cantik. Maka sebab itu, saya mau kenalan dengan anda." Jawab pria tersebut.


"Nama saya Brian, dan nama anda siapa nona." Memperkenalkan dirinya, dan bertanya kepada Luciana.


"Nama saya Luciana, dan jangan terlalu dekat ya, karena saya sudah memiliki suami." Sedikit tegas Luciana dan mulai menjauh dari pria tersebut.


"Jangan gitu dong cantik, kamu sudah cantik, dan mau aku bayar berapa sayang." Tanya Brian menggodanya.


"Apa yang kau katakan itu. Berani mendekat, saya habisi kamu." Jawab Leonathan yang baru datang, dan langsung memeluk pinggang Luciana.


"Pergilah kamu, dan jangan pernah mengganggu istri saya lagi." Perintah Leonathan dengan tatapan tajam.


Setelah Brian pergi, Leonathan langsung melepaskan tangannya dari pinggang Luciana. "Sayang, kenapa kamu ada di sini?." Tanya Luciana dengan bahagia, karena ia dipeluk oleh Leonathan.


"Aku hanya mau melihat Bing saja, karena ini sudah jam pulang. Kenapa kau di sini?." Jawabnya sekaligus bertanya.


"Mau jemput Bing juga sayang. Aku lupa memberitahu kamu, kalau aku mau mengajak Bing untuk ke taman hiburan. Kamu mau menemani kami." Jawab Luciana sambil menaikkan alisnya.


"Baiklah, saya akan ikut, dan kita tunggu Bing keluar dulu." Jawab Leonathan kembali melipat kedua tangannya.


Baby Bing pun langsung keluar dari gerbang sekolah, dan melihat kalau ada Luciana dan Leonathan yang bersama. "Mami, papi." Ucap baby Bing langsung menghampiri Luciana dan Leonathan.


"Sayang, kamu kenapa lama banget?" tanya Luciana langsung menggandeng tangan baby Bing.


"Kami harus membersihkan kelas dulu mi, jadi sedikit lama deh. Maafin Bing ya mi." Meminta maaf kepada Luciana.


"Tidak perlu minta maaf sayang. Oh ya, mami ada kejutan untuk kamu."Ucap Luciana kembali tersenyum.

__ADS_1


"Apa mi," tanya baby Bing, sambil menaikkan alisnya.


"Ada deh, kalau begitu, kita naik ke mobil dulu. Nanti mami tunjukkin tempatnya." Jawab Luciana sambil mengedipkan sebelah matanya.


"Okey deh mi, yuk," Ikut kata Luciana saja, dan langsung masuk ke dalam mobil, bersama Leonathan.


"Oh ya Stefan, kamu tolong urus bagian perusahaan dulu, karena saya mau menemani keluarga saya. Kamu paham kan." Ucap Leonathan di dalam mobil.


"Baik tuan. Semoga tuan dan nyonya bahagia hari ini," tersenyum Stefan kepada Luciana.


"Pasti dong pak, dah pak Stefan." Melambaikan tangannya, bersama baby Bing.


"Dah pak Stefan," ucap baby Bing ikut melambaikan tangannya, dan tersenyum bahagia dengan Luciana.


Leonathan yang duduk di depan, dan Luciana bersama baby Bing duduk di belakangnya.


"Mereka benar benar lucu ketika bersama," ucap batin Leonathan tersenyum tipis, dan supir pribadinya yang ada disampingnya, melirik Leonathan, dan ikut tersenyum tipis.


Di perjalanan," kita mau ke mana sih mi?." Tanya baby Bing yang penasaran, dan duduk dipangkuan Luciana.


"Ada deh, yang penting kamu nantinya suka deh." Jawab Luciana kembali tersenyum.


"Yaudah deh, terserah mami saja deh," menurut baby Bing dan ikut tersenyum.


Sesampai taman hiburan, Luciana langsung menunjukkan kepada baby Bing. "Ini lah tempat yang mau mami tunjukkan kepada kamu sayang." Ucap Luciana kepada baby Bing.


"Wah, taman hiburan mi. Keren banget mi." Bahagia baby Bing.


Merekapun langsung turun dari mobil bersamaan, dan Luciana menggandeng tangan baby Bing.


"Bing belum pernah ke taman hiburan mi, karena papi sering melarang aku mi. Untung saja mami ada di sini, dan mami mengajak Bing ke mari. Terima kasih banyak mi." Bahagia baby Bing.


"Sama sama sayang," ikut tersenyum Luciana dan ia menatap wajah Leonathan.


"Kamu jangan terlalu menuntut anak kamu, karena ia masih kecil. Kamu mau aku makan." Bisik Luciana ditelinga Leonathan.


Leonathan kembali menjauhinya, dan pipinya sedikit merona.

__ADS_1


__ADS_2