Akan Kubuat Kau Luluh Kepadaku

Akan Kubuat Kau Luluh Kepadaku
Episode 72: Cuti


__ADS_3

"Menyebalkan, aku kira siapa tadi. Kenapa kau mau melamar di sini. Kan kau sudah kaya bambang?." Tanya Luciana kembali, langsung menutup laptopnya, dan menatap wajah Kai, sambil melipat kedua tangannya.


"Hanya coba coba saja. Aku ingin bekerjasama dengan perusahaan mu. Begitu sih. Dari pada aku bekerjasama denganmu, lebih baik aku langsung kerja denganmu. Bagaimana, hebat bukan." Jawab Kai, sambil menaikkan alisnya.


"Kau kan sudah kaya, astaga Kai. Kau mau menjadi apa di perusahaanku ini?." Tanya Luciana kembali.


"Terserah deh. Yang terpenting aku bekerja bersamamu." Jawab Kai sambil bernyanyi.


"Yaudah deh. Sebentar," ujar Luciana mengambil ponselnya dan menghubungi Rose.


Rose pun langsung datang, setelah panggilan dari Luciana," iya nyonya. Ada yang bisa saya bantu?." Tanya Rose sambil tersenyum.


"Karena kalian sudah ada di sini. Saya mau mengangkat mu Rose, menjadi direktur utama perusahaan ini. Karena kinerja mu yang sangat bagus, dan saya sangat menyukainya. Dan untukmu Kai, aku mau menjadikanmu sebagai manager yang siap sedia di perusahaan kami, dan tangan kanan Rose. Tidak ada komentar dan kembali ke ruangan masing masing."


"Untuk Rose, tunjukkan ruangan untuk Kai, dan kau sudah resmi menjadi direktur perusahaan ini. Gaji akan saya naikkan, dan beritahu kepada semuanya, kalau siang nanti kita akan rapat. Ada yang mau saya bahas soal perusahaan ini." Ucap Luciana menjelaskannya secara detail.


"Baik nyonya. Mari manager Kai, saya tunjukkan di mana ruangan anda." Ujar Rose.


"Terima kasih bu bos. Kalau begitu, saya permisi." Membungkukkan badannya juga, dan keluar bersamaan dari ruangan Luciana.


"Sangat aneh Kai bekerja di perusahaanku ini. Padahal dia kan sudah orang kaya. Memang kalau orang gabut gitu ya. Menghamburkan uang." Tersenyum Luciana, dan kembali membuka laptopnya, dan mulai bekerja kembali.


"Posisi desain ini seharusnya ada di sini, dan dengan begitu. Tampilan dari busana ini akan dilihat dari depan, belakang dan samping. Bagus," ucap Luciana kembali tersenyum sendiri.


Siang pun tiba. Dimana semua sudah berkumpul di ruang rapat, dan Luciana pun menyusul ke ruang rapat.


"Salam bu bos," ucap semua karyawan yang ada di ruang rapat tersebut.

__ADS_1


Luciana pun langsung duduk," baik semuanya. Omong omong, apa ada yang belum datang lagi?." Tanya Luciana untuk memastikannya.


"Tunggu bu bos. Maaf membuat anda menunggu lama," jawab yang tidak lain lagi ialah Gita.


Sontak semua langsung menatap ke arahnya," duduklah." Jawab Luciana dengan ekspresi tidak senang.


"Lain kali jangan biasakan dirimu terlambat. Saya tidak suka itu." Ucap Luciana langsung berdiri dan membuka siaran di layar lebar.


"Baik bu bos, maafkan saya. Maafkan saya." Membungkukkan badannya, dan kembali duduk.


"Baik semuanya. Karena kita sudah bekerjasama dengan semua brand yang ada, dan yang pertama kita rekap, adalah brand Gucci. Di sini saya akan membuat tim, untuk rekap di London. Dan tim yang sudah saya tugaskan, tidak dapat diganggu gugat." Serius Luciana menjelaskannya.


"Baru kali ini aku melihat Luciana seserius ini. Cantik juga dia kalau di lihat lihat," ucap batin Kai, sambil tersenyum tipis.


Luciana pun menyebut tim yang akan berangkat ke London. "Dan setelah saya membuat tim ini. Tidak boleh sampai kalian mengecewakan mereka. Dan jangan sampai ada kesalahan pada busana kita. Dan satu lagi, di sini saya akan membuat Product Designer. Maksudnya itu adalah, peran yang bertanggung jawab atas pengalaman pengguna suatu aplikasi. Ini juga akan berperan dalam pembuatan arsitektur informasi."


"Saya Kai, manager baru di sini." Tersenyum Kai, dan kembali duduk, setelah memperkenalkan dirinya.


"Wah, ganteng juga pria ini. Lebih ganteng daripada Dayton. Bisa nih aku goda dia." Ucap batin Gita meliriknya dan tersenyum tipis.


Setelah rapat berakhir. Semua pun kembali ke ruangannya masing masing, dan saat Luciana keluar dari ruang rapat. Ternyata ada Gita yang menunggunya di luar ruangan.


Sontak Luciana dan Rose langsung menatapnya," eh bu bos. Ada yang mau saya katakan pada anda." Ucap Gita, kembali membungkukkan badannya.


"Mari kita bahas di ruangan saya. Mari," jawab Luciana dan mereka bertiga menuju ruangan Luciana.


Sesampainya. Merekapun langsung masuk ke dalam, dan Luciana duduk di kursinya. "Apa yang ingin kau katakan pada saya?." Tanya Luciana sambil menyilangkan kakinya.

__ADS_1


"Jadi begini bu bos. Saya mau menanyakan soal product designer. Kenapa bu bos memberikan pekerjaan tersebut kepada manager Kai. Padahal bu bos bisa tahu, kalau Kai adalah anak baru di sini?." Tanya balik Gita, sambil menjelaskannya.


Luciana pun tersenyum," saya tahu mana yang benar dan yang salah. Tentu saya akan melakukan yang benar, bukan kesalahan. Dan saya adalah bos di perusahaan ini. Jadi ada hak apa kamu, sampai mau mengomentari apa yang saya lakukan." Jawab Luciana sambil melipat kedua tangannya.


Sontak Gita terdiam, dan menundukkan kepalanya langsung. Karena tidak bisa berkata apa apa. "Kenapa diam. Apa ada lagi yang ingin kau katakan karyawan Gita?." Tanya Luciana sambil tersenyum miring.


"Tidak ada bu bos. Oh ya bu bos, apa saya boleh minta waktu cuti. Karena besok saya ada urusan keluarga." Jawab Gita sekaligus meminta izin kepadanya.


"Baiklah. Berapa hari yang kau inginkan." Tanya Luciana kembali.


"Saya minta cuti 2 hari saja kok bu bos, gak lama," jawab Gita kembali tersenyum.


"Bahkan 5 hari untuk mu diperbolehkan. Kalau begitu, mulai besok kau bisa cuti. Dan kembalilah ke meja mu sekarang." Perintah Luciana dan Gita langsung membungkukkan badannya, dan keluar dari ruangan Luciana.


Rose menghampiri Luciana, "kenapa nyonya memberikan cuti 5 hari untuknya nyonya. Bukannya itu sudah melanggar hak karyawan nyonya?." Tanya Rose.


"Biarkan saja Rose. Aku sedang membuat rencana untuknya," jawab Luciana sambil tersenyum.


Sore pun tiba. Dimana Luciana bersiap siap untuk pulang, dan langsung menyandang tasnya. Bagian Rose yang mengambil alih perusahaannya.


Di luar ruangannya. Tiba tiba saja ada yang memanggilnya, dan ia adalah Kai. "Halo Luciana. Mau pulang?." Tanya Kai menghampirinya, sambil membawa berkas ditangannya.


Sontak Luciana menatapnya, "Iya nih Kai. Ada apa memangnya?." Jawab Luciana sekaligus bertanya.


"Tidak ada apa apa sih. Kirimkan salamku kepada anakmu, dan hati hatilah di jalan." Jawab Kai sambil tersenyum, dan langsung pergi, sambil melambaikan tangannya.


Luciana pun langsung keluar dari perusahaannya, dan tiba tiba saja ia kaget. Karena ada Leonathan di hadapannya. Sontak Luciana kaget.

__ADS_1


"Kenapa kamu ada di sini sayang?." Tanya Luciana langsung menghampirinya, dan berdiri dihadapannya.


__ADS_2