Akan Kubuat Kau Luluh Kepadaku

Akan Kubuat Kau Luluh Kepadaku
Episode 31: Makan Siang Bersama


__ADS_3

"Oh ya Devian, ada hal yang mau kakak katakan padamu." Ucap Luciana.


"Apa itu kak, jangan buat orang penasaran deh?." Tanya Alvino penasaran.


"Besok bisakan kakak datang ke universitas kamu, karena kakak mau memilih orang orang yang cocok, untuk kakak jadikan model. Bagaimana." Jawab Luciana sambil mengedipkan matanya.


"Terserah kakak saja deh, yang terpenting kakak ada disisiku. Walaupun tidak sampai di pelaminan sih." Bisik Alvino.


"Apa yang kau katakan sih nak, kau masih aja cemburuan seperti dulu. Benar benar menggemaskan." Ucap Luciana kembali mencubit pipi Alvino.


Selesai makan, merekapun langsung keluar dari restoran. "Kamu hati hati adik kakak tersayang, dan kamu jangan begadang terus. Lihat itu mata kamu, sudah mirip panda. Hahahah." Ucap Luciana mengelus rambut Alvino.


"Ya kakak, kalau begitu, sampai jumpa besok kakak sayang." Melambaikan tangannya, dan kembali ke penginapannya.


Luciana pun langsung kembali pulang, untuk bersiap-siap ke rumah mertuanya.


Sesampai rumah," selamat datang nyonya Luciana." Hormat asisten pribadi Leonathan dan Rose.


"Rose, mari ikut saya." Perintah Luciana langsung duduk di ruang tamu.


"Ya nyonya, ada apa ya nyonya?." Tanyanya.


"Kamu ikut saya nanti, ke rumah orang tua tuan Leonathan. Kan kamu juga pandai bela diri, jadi saya sangat membutuhkanmu. Itu saja, kalau begitu, saya mau siap siap dulu." Jawab Luciana tersenyum.


"Baik nyonya," langsung menundukkan badannya.


Luciana pun masuk ke kamarnya, dan bersiap siap dengan cantik. Setelah Luciana bersiap siap, ia pun langsung turun ke bawah, dan di bawah sudah ada Leonathan yang menunggunya.


"Kamu sudah nunggu daritadi tuan Leo?." Tanya Luciana menghampirinya.


"Sudah, kalau begitu mari kita pergi sekarang." Jawab Leonathan, langsung keluar dari rumah, dan naik ke mobil yang sudah disiapkan oleh supirnya.


Luciana pun ikut menyusul, dan Rose juga ikut naik. Sesampai rumah ibu kandung Leonathan.


Merekapun langsung masuk ke dalam rumah tersebut. "Salam bu, nek." Ucap Leonathan menundukkan kepalanya, dan Luciana juga mengikutinya.


"Salam bu, dan nenek." Ikut Luciana sambil tersenyum dengan bahagia.


"Duduklah." Ucap neneknya langsung menyuruh mereka duduk, dan mereka berdua langsung duduk sampingan.


"Dimana baby Bing?." Tanya neneknya.

__ADS_1


"Baby Bing sedang sekolah nek, dan sebentar lagi dia akan pulang kemari. Karena aku sudah menyuruh supir untuk mengantarkannya kemari." Jawab Leonathan sambil merapikan jasnya.


"Kelihatannya wanita ini menatapku terus, apa dia cemburu kalau aku dekat dengan Leonathan." Ucap batin Luciana menatap salah satu pelayan khusus neneknya.


"Celine, ambilkan minuman untuk Leonathan dan Luciana." Perintah neneknya yang bernama Melissa.


"Baik nek, aku akan mengambilkannya." Ucap Celine langsung mengambil dua cangkir kopi dingin dan kopi hangat.


"Sepertinya wanita itu hanya memanfaatkan tuan Leonathan. Aku harus balas dendam kepadanya, karena aku mencintai tuan Leonathan." Ucap batin Celine.


Minuman pun tiba," ini minuman anda kak." Ucap Celine meletakkan kopi dingin didekat Leonathan.


Dan saat Celine mau meletakkan kopi hangat untuk Luciana, Celine sengaja menumpahkannya ke tangan Luciana.


Sontak tangan Luciana langsung memerah. "Auh." Ucap Luciana menahannya.


Sontak Leonathan langsung menatap tangan Luciana yang memerah. "Apa kamu baik baik saja?." Tanya Leonathan.


"Maafkan aku nyonya, maafkan aku kak. Aku tidak sengaja melakukannya." Berakting Celine langsung menundukkan badannya.


"Aku sudah biasa dengan teknik wanita ini, dan aku harus mengikuti alur pembalasannya juga." Ucap batin Luciana.


Sontak Celine langsung gemetaran, dan sangat ketakutan dengan tatapan Luciana yang mematikan. "Tatapan wanita ini benar benar menakutkan, aku sampai gemetaran melihatnya." Ucap batin Celine.


"Mari aku obati kamu, karena lukamu nanti akan lebih parah. Dan lain kali, jangan kamu lakukan hal ini lagi kepada istriku, atau kau akan tahu akibatnya." Ucap Leonathan ikut menatapnya dengan tatapan tajam, dan langsung mengantarkan Luciana ke kamar ibunya, untuk mengobati luka tangan Luciana.


"Cepat kamu bersihkan lantai itu, lain kali jangan membuat masalah, atau aku akan mengirimmu kembali ke tempat mu." Ucap nenek Isabella menatapnya dengan tatapan tajam.


"Jangan nek, jangan. Aku minta maaf nek, aku akan meminta maaf dan membersihkan lantai ini." Ucap Celine langsung bertekuk lutut, dan membersihkan lantai yang terkena kopi panas tadi.


Di kamar Ibunya, Leonathan sedang mengobati luka tangan Luciana. "Lain kali, kalau kamu memang merasa ada yang tidak menyukaimu. Katakan saja padaku, lagipula kita sudah menjadi suami istri, walupun kontrak." Ucap Leonathan, sambil mengobati luka tangan Luciana.


"Baiklah tuan Leo, kamu sungguh perhatian kepadaku. Aku jadi semakin sayang kepadamu." Ujar Luciana bahagia, karena dirinya diperhatikan.


"Jangan memikirkan kesana, aku hanya tidak mau kalau ada yang curiga kepada kita, kalau kita hanyalah pasangan kontrak." Ucap Leonathan selesai menyembuhkan luka Luciana.


"Oh ya tuan Leo, apa ada makanan yang tidak disukai oleh baby Bing?." Tanyanya.


"Baby Bing sangat tidak suka dengan sayuran, bahkan melihatnya saja mau membuatnya muntah. Aku sudah melakukan segala cara, agar dia mau mencoba makan sayuran. Tapi tetap saja dia tidak mau." Jawab Leonathan dengan datar..


"Bagaimana kalau tuan Leonathan mengikuti dramaku nanti, saat baby Bing pulang. Dan biarkan aku saja yang memasak untuk makan siang." Ucap Luciana langsung mengedipkan matanya.

__ADS_1


"Baiklah, yang terpenting kamu ada disisiku." Bahagia Luciana, dan mereka kembali ke meja makan.


"Apa kamu kesakitan nak?." Tanya neneknya.


"Sudah tidak apa apa kok nek, semua sudah aman kalau ada tuan Leonathan disisiku." Jawab Luciana kembali duduk disamping Leonathan.


"Kalau begitu, Celine cepat buatkan makan siang, untuk kami, dan untuk baby Bing." Perintah nenek Isabella kepada Celine.


"Eh, tidak perlu nek. Biar aku saja yang membuat makan siang, khusus nenek dan baby Bing." Ucap Luciana.


"Baiklah nak Luciana, jika kamu mau memasak. Silahkan, karena nenek tidak akan menahannya." Jawab neneknya.


Luciana pun langsung mengenakan celemeknya, dan membuat makan siang yang sudah ia pikirkan, untuk membuat makanan, yang akan membuat baby Bing suka dengan masakan yang ia buat.


Setelah membuat makanan. "Makanan sudah siap, dan aku hanya tinggal menyajikannya saja." Ucap Luciana langsung menyajikannya diatas meja.


Dan Luciana kembali duduk. "Makanan sudah selesai nek dan bu. Hanya tinggal menunggu baby Bing pulang saja." Ucap Luciana sambil tersenyum bahagia.


"Wah, kelihatannya enak banget makanan ini. Ibu jadi sudah tidak sabar untuk mencicipinya." Ucap ibu Leonathan.


"Omong omong nak Luciana, apa benar ibu kamu yang sekarang bukanlah ibu kandung kamu?." Tanya nenek Isabella.


"Memang benar kok nek. Ibu kandung saya sudah meninggal saat saya masih berusia 10 tahun, dan adik saja berusia 7 tahun. Saya dibesarkan oleh ayah kandung saya, dan ayah malah memilih untuk menikah lagi, dan ibu tiri saya sekarang ialah nyonya Abiline." Jawab Luciana menjelaskannya secara detail.


"Apa aku salah menanyakan hal ini kepada anak ini. Kelihatannya dia benar benar baik dan memang mencintai cucuku," ucap batin nenek Isabella.


Tiba tiba baby Bing pulang. "Mami, aku merindukan mami." Ucap baby Bing langsung memeluk Luciana.


"Sayang, kamu sudah pulang rupanya. Mami juga merindukan kamu sayang." Ikut bahagia Luciana.


"Kelihatannya mereka sangat dekat, dan seperti ada tali ikatan antara ibu dan anak. Luciana memang anak yang baik, dan bisa meluluhkan hati baby Bing." Ucap batin nenek Isabella.


"Kamu duduk yang bagus, karena kita mau makan siang dulu sayang." Ucap Luciana langsung meletakkan baby Bing disampingnya juga.


"Eh, nenek. Halo nenek dan cicit." Sapa baby Bing dengan bahagia.


"Ambilkan makanan khusus baby Bing Celine." Perintah nenek Isabella.


"Baik nek." Langsung mengambil makanan yang sudah di buat oleh Luciana khusus untuk baby Bing.


"Ini makanan untuk anda tuan baby Bing," sontak baby Bing

__ADS_1


__ADS_2