Akan Kubuat Kau Luluh Kepadaku

Akan Kubuat Kau Luluh Kepadaku
Episode 9: Bersaing


__ADS_3

"Kenapa kalian masih di atas tempat tidur. Cepat kalian bersiap siap." Ucap tidak lain lagi ialah Leonathan yang sudah berpakaian rapi.


Sontak Luciana dan baby Bing langsung menatapnya. "Eh, sayang. Kenapa kamu tiba tiba masuk. Nanti kami akan bersiap siap kok." Jawab Luciana dengan senyuman indahnya.


"Baiklah. Dan kamu baby Bing, cepat siap siap, karena kamu harus ke sekolah lagi. Papi akan menunggu di meja makan." Ucap Leonathan dengan datar, dan langsung ke meja makan.


"Siap papi. Fyuh, hampir saja papi marah, karena aku bersama mami." Ucap baby Bing menghela nafasnya.


"Kamu tidak perlu takut sayang. Kan ada mami disini, dan mami akan menjaga kamu sayang." Memeluk baby Bing.


"Terima kasih banyak mami. Aku sayang mami." Ikut bahagia baby Bing.


"Kalau begitu, kamu mandi dulu, nanti langsung ke meja makan ya sayang. Mama juga mau mandi dulu." Langsung berdiri dan mengelus rambut baby Bing.


"Baik mamiku sayang."


Luciana pun kembali ke kamarnya, dan langsung mandi untuk bersiap siap, membeli gaun pengantin bersama Leonathan.

__ADS_1


Setelah beberapa menit. Luciana pun selesai mandi, dan sudah mengenakan pakaian rapi, dan lumayan seksi.


Luciana pun langsung menuju meja makan. Sesampainya, Luciana langsung duduk disamping Leonathan.


"Pagi sayangku. Kamu tampan banget sih." Puji Luciana kepada Leonathan yang sedang mengunyah sarapannya.


"Huk, uhuk." Tiba tiba batuk Leonathan.


"Ini minum sayang. Kamu kalau makan pelan pelan dong, nanti tersedak tahu." Langsung memberikan air putih kepada Leonathan.


Leonathan pun meminum air putihnya. "Kenapa mami begitu perhatian dengan papi. Tidak akan kubiarkan, papi merebut pasangan dimasa depanku." Ucap batin baby Bing cemburu dengan mereka berdua.


Sontak Luciana langsung menatap wajah baby Bing. "Eh, sayang. Ada apa sayang, kamu mau apa?." Tanya Luciana dengan lembut.


"Aku mau disuapi sama mami. Suapi mi." Jawab baby Bing dengan manja.


"Kamu kan punya tangan. Pakailah tanganmu itu, untuk makan, jangan menyusahkan orang." Ucap Leonathan.

__ADS_1


"Sudahlah. Dia ini masih kecil sayang, dia butuh perhatian. Kamu tidak boleh seperti itu." Kata Luciana langsung mengambil piring baby Bing, dan mulai menyuapinya.


"Makan yang banyak ya sayang. Biar kamu cepat besar, dan bisa mengalahkan papi kamu." Ucap Luciana tertawa tipis.


"Tentu mami. Aku akan mengalahkan papi, agar aku bisa menikahi mami." Ucap baby Bing sudah bertekad bulat untuk menikahkan Luciana di masa depan.


Disisi lain. "Memang anak itu tidak mau kalah denganku. Lihat saja nanti, aku akan memanasinya, dengan berpura pura romantis didepannya. Dengan begitu, dia tidak berkhayal yang aneh aneh." Ucap batin Leonathan sambil mengunyah makanannya.


Setelah mereka sarapan bersama. "Baby Bing, kamu cepat berangkat ke sekolah dengan pak


dan jangan bermain main di sekolah. Kamu ingat itu." Ucap Leonathan, sambil melipat kedua tangannya.


"Siap pi. Aku akan mengikuti kemauan papi, seperti biasanya. Kalau begitu, aku berangkat ke sekolah dulu ya pi, dan sampai jumpa nanti mami sayang." Melambaikan tangannya dengan bahagia, karena ada Luciana.


Baby Bing pun langsung berangkat ke sekolah, dengan asisten pribadi Leonathan. Setelah mereka pergi. Leonathan langsung menatap wajah Luciana.


"Mari kita pergi ke mall sekarang, untuk memilih gaun pengantin. Karena masih ada pekerjaan yang harus aku selesaikan." Ucap Leonathan dengan dinginnya.

__ADS_1


"Pria ini


__ADS_2