Berjuang Bersamamu

Berjuang Bersamamu
Rencana Resepsi


__ADS_3

Malam ini Naina dan Reyza tengah bersantai diruang keluarga rumah mewah itu bersama tuan Suryo.


Tuan Suryo dan Reyza terdengar berbicara perihal perusahaan membuat Naina hanya bisa diam dan tidak ingin menganggu.


Dia masih asik membaca majalah majalah fashion dunia yang terletak diatas meja, entah sejak kapan orang dirumah ini suka mengoleksi majalah ini, tapi, mereka kan memang mempunyai semua koleksi pakaian mahal, wajar saja Miranti menyimpan majalah ini. Bahkan pakaian nya juga berasal dari brand ternama yang ada di majalah ini, dan yang membuat nya tak habis fikir, selembar nya saja bisa mencapai puluhan juta bahkan ratusan juta.


Dia memang memiliki pakaian dengan harga puluhan juta dirumah nya, tapi itupun hanya beberapa karena dibeli nya hanya untuk acara penting, selebih nya dia membeli yang ukuran standar asal tidak memalukan untuk digunakan diatas panggung.


Dia masih benar benar belum terbiasa dengan kemewahan ini, diri nya yang terbiasa dengan kesederhanaan sekarang harus ditempah untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan Reyza yang benar benar wah, bukan nya tidak senang, tapi dia sedikit ngerih, apalagi jika melihat harga outfit yang dikenakan nya sehari hari.


Bahkan dia sampai terkejut ketika melihat harga jas Reyza yang berasal dari butik ternama dinegara ini mencapai hampir satu milyar. Benar benar gila.


Naina menghela nafas nya perlahan sembari meletakan majalah nya diatas meja membuat Reyza yang berada disamping nya menoleh kearah nya


"kamu lelah sayang?" tanya Reyza seiring tangan nya yang menggenggam tangan Naina


Naina melirik tuan Suryo yang sedang menyeruput teh nya, dan kemudian dia menggeleng dan tersenyum menatap Reyza


"enggak kok" jawab nya tersenyum lembut


Dan tiba tiba dari arah kamar utama Miranti datang sembari membawa beberapa majalah lagi membuat Naina mengernyit bingung


Miranti langsung duduk disamping Naina yang langsung melepaskan genggaman tangan Reyza


"bagaimana hasil pemeriksaan kamu hari ini nak?" tanya Miranti pada Naina


"sudah jauh lebih baik ma, tidak ada masalah, dokter Bayu bilang , semua berjalan sesuai harapan, kondisi Naina sudah benar benar pulih" jawab Naina


"benarkah?" tanya Miranti yang kali ini menatap Reyza yang mengangguk


"ya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan lagi ma, hanya pola makan saja yang masih harus diperhatikan dan juga obat yang harus dikonsumsi selama enam bulan kedepan, supaya tubuh nya tidak cepat lelah dan drop" ungkap Reyza pula


"syukurlah kalau begitu, kamu harus tetap sehat dan kuat sayang" kata mama Reyza pada Naina yang langsung mengangguk dengan haru, mertua nya ini benar benar menyayangi nya


"kalau begitu, bulan depan kalian sudah bisa melakukan resepsi kan" kata tuan Suryo membuat Naina sedikit terkesiap dan menatap Reyza yang tersenyum dan mengangguk


"sudah pa, Rey juga sudah berkonsultasi dengan dokter Bayu, semua tidak ada masalah, benar kan sayang" kini Reyza beralih pada Naina yang masih dalam wajah bingung


"apa itu harus" gumam nya menatap Reyza dan mertua nya


"harus, papa ingin memperkenalkan menantu satu satu nya dikeluarga ini pada semua orang, dan itu memang sudah menjadi keharusan yang tidak bisa diganggu gugat" kata tuan Suryo tegas

__ADS_1


"kalian menikah hanya akad saja, dan itupun begitu sederhana. mama dan papa memutuskan untuk mengadakan resepsi untuk kalian" ungkap Miranti pula


Naina masih diam dengan wajah bingung nya, dia ingin, bahkan sangat ingin menjadi ratu sehari seperti orang orang diluar sana, tapi, apa dia pantas.


"apa kamu keberatan sayang, kita menikah hanya sekali seumur hidup, dan aku ingin membuat mu terkesan dengan acara kita nanti" kata Reyza pula


"Nai ngikut aja, semua terserah papa dan mama juga kamu sayang" jawab Naina menatap suami dan mertua nya


"jangan begitu, ini acara kalian, kamu bebas menentukan seperti apa keinginan kamu nak" kata Miranti mengusap lembut lengan Naina


Naina tersenyum lembut dan menggeleng perlahan


"Nai sudah begitu bahagia mendapat suami dan mertua seperti mama dan papa, tidak ada lagi yang Nai inginkan ma, Naina tahu jika pilihan mama adalah yang terbaik" jawab Naina


Miranti dan tuan Suryo saling pandang dan tersenyum, jika orang lain yang menjadi menantu mereka, mungkin akan berbeda, pasti banyak meminta ini dan itu, tapi Naina, dia sangat sederhana


"baiklah, lalu bagaimana dengan kamu nak?" kini Miranti beralih pada Reyza


"Rey juga terserah keinginan mama dan papa saja" jawab nya


"kalau begitu, seperti nya kita yang akan menikah lagi ma" kata tuan Suryo membuat Reyza langsung terkekeh


"tidak ingat umur papa" sahut Miranti tertawa kecil, sedangkan Naina tampak mengulum senyum nya


"maaf papa, tapi sungguh Nai tidak tahu harus memakai konsep yang seperti apa, selera Nai terlalu sederhana, dan Nai rasa itu tidak akan sesuai dengan tamu yang akan papa undang nanti nya" ungkap Naina


"dan pasti papa akan mengundang seluruh awak media juga rekan bisnis papa bukan" tanya Reyza pula, dan tuan Suryo langsung mengangguk pasti


"tentu saja, ini yang pertama dan satu satu nya, dunia harus tahu jika papa punya kalian" jawab tuan Suryo bangga membuat Reyza tersenyum hangat mendengar nya


"maka dari itu, kami serahkan semua nya pada papa dan mama, lagi pula Rey tidak ingin Nai kelelahan jika harus mengurusi segala hal tentang pernikahan" ungkap Reyza


"baiklah kalau begitu, tapi untuk pakaian , kamu harus memilih nya sendiri. dan ini tidak akan membuat mu kelelahan" sahut Miranti sembari mengambil kembali majalah yang dibawa nya tadi


"lihat ini, ini beberapa contoh baju pengantin dari beberapa butik ternama dikota ini, kamu bisa memilih nya, atau jika kamu mau kamu bisa meminta sesuai keinginan kamu" ungkap Miranti menunjukan ada Naina beberapa gambar pilihan nya


Naina menatap kagum seluruh model baju baju pengantin itu, sungguh semua nya begitu indah, di sungguh bingung ingin memilih yang mana


"wah, mama bergerak cepat" goda Reyza pada Miranti yang hanya tersenyum antusias


"bahkan mama mu ingin lebih cepat dari ini" sahut tuan Suryo pula, membuat Miranti dan Reyza langsung tertawa bersama, sedangkan Naina masih menatap kagum pada foto foto pakaian dipangkuan nya

__ADS_1


"bagaimana, apa ada yang kamu sukai, jika harus menempah model lain takut tidak terkejar waktu nya " kata Miranti


"tidak perlu ma, ini sudah cukup banyak. semua nya begitu bagus, Nai sampai bingung mau memilih yang mana" jawab Naina tertawa kecil, membuat Miranti dan Reyza juga ikut tertawa


Dan Miranti menunjukan semua pilihan nya pada Naina hingga membuat Naina benar benar bingung, dari yang simple hingga yang termewah, bahkan Naina sampai pusing melihat nya.


Sedangkan Reyza dan tuan Suryo membahas siapa saja yang akan mereka undang nanti.


Malam itu mereka saling bertukar pendapat dan fikiran meskipun Naina dan Reyza menyerahkan semua nya pada orang tua mereka, namun tetap saja pendapat Naina juga dibutuh kan.


Disaat saat mereka masih dalam mode serius, tiba tiba seorang pelayan datang dengan membawa dua orang yang mereka kenal, Beti dan dokter Bayu


Semua orang langsung melihat kearah mereka membuat Beti langsung tersenyum canggung ditempat nya, terlebih melihat tuan Suryo


"dasar anak nakal, disaat ada sesuatu saja kau baru menginjakan kaki dirumah ini" kata tuan Suryo pada dokter Bayu yang hanya terkekeh pelan


Dia membungkukan sedikit tubuh nya diikuti oleh Beti.


"bagaimana kabar anda tuan? anda terlihat lebih segar dan lebih muda sekarang" sapa dokter Bayu yang langsung duduk disebelah tuan Suryo dan Miranti memanggil Beti untuk duduk disebelah nya


"tentu saja,dari dulu aku memang selalu awet muda" jawab tuan Suryo bangga


"hei, bukan nya kau yang terlihat segar malam ini, aku lihat kau sudah bergerak cepat" sindir Reyza


Dokter Bayu kembali tertawa mendengar sindiran Reyza


"tentu saja, saya tidak suka bertele tele tuan. Saya ingin mengejar ketertinggalan saya dengan anda" balas dokter Bayu


"kau tak akan mampu" jawab Reyza


"memang tidak akan seperti anda, tapi mungkin bisa mendahului anda" ungkap nya dengan nada menggoda membuat Reyza mendengus kesal


"ah, cepat tentukan tanggal nya, agar kau tidak menjadi perjaka tua terus menerus" kata tuan Suryo pula


"semua hanya tinggal menunggu waktu tuan besar. Saya pastikan tidak akan lama setelah acara resepsi tuan muda" ungkap dokter Bayu


" cih, berniat sekali kau" gumam Reyza menatap sinis dokter Bayu yang sedari dulu selalu menjadi rival nya dalam hal apapun, kecuali percintaan


Dokter Bayu hanya terbahak melihat kekesalan Reyza, apalagi mengenai pembahasan intim mereka siang tadi yang mengatakan jika Reyza harus berpuasa sampai sebulan kedepan.


Para wanita tidak lagi mendengar apa percakapan konyol lelaki mereka, karena sudah disibukan dengan pilihan gaun pengantin untuk Naina. Bahkan Beti lebih antusias dari pada Naina ketika melihat gaun gaun cantik itu.

__ADS_1


..


next


__ADS_2