
Hari sudah malam, namun pesta masih berlanjut hingga sekarang.
Kemeriahan pesta Naina dan Reyza benar benar menjadi trending topic dinegara itu.
Acara itu disiarkan diseluruh stasiun tv swasta, dihadiri oleh ribuan tamu undangan, dan dimeriahkan oleh hiburan artis artis dari Record Company.
Benar benar pesta yang mewah dan meriah
Tuan Suryo membatasi tamu tamu yang akan memberi ucapan selamat kepada mempelai, karena dia tidak ingin acara nya ini membuat Naina kelelahan, apalagi Reyza sudah selalu menggerutu sejak siang tadi karena tamu ayah nya benar benar banyak, bahkan sampai malam ini tak pernah berhenti tamu yang datang.
Malam ini pesta nya sedikit lebih santai, karena malam ini merupakan pesta khusus untuk anak anak muda.
Diatas panggung kini tengah berdiri Beti yang menyanyikan sebuah lagu romantis dengan suara nya yang begitu merdu.
Penampilan nya benar benar anggun hingga membuat dokter Bayu menatap nya dengan tatapan penuh cinta.
Saat ini Naina dan juga Reyza duduk bersama yang lain disebuah meja bundar besar khusus untuk mereka.
Ada Sean dan Lolita, dokter Bayu, Dion dan Clarissa yang menemani kedua mempelai itu.
Saat ini para wanita mengenakan gaun malam yang begitu indah dan memukau.
Lolita mengenakan gaun bewarna soft pink tanpa lengan sesuai dengan karakter nya yang girly. Beti mengenakan gaun bewarna biru Dongker dengan bahu terbuka dan rambut kriting nya dia sanggul keatas dan sedikit menyisakan anak rambut nya.
Sedangkan Carissa mengenakan gaun hitam tanpa lengan dengan ribuan mutiara yang berkilauan, sangat cocok dengan perut nya yang telah membesar, menambah kesan seksi didirinya.
Dan untuk sang pemilik acara, Naina mengenakan gaun bewarna merah maroon, dengan belahan dada dan bahu yang terbuka, dihiasi oleh manik manik dari taburan berlian yang mengkilap disetiap sisi nya.
ekor gaun itu lumayan panjang, namun memiliki belahan panjang hingga menampakan kaki jenjang nya.
Ditambah riasan yang membuat karakter nya menjadi lebih segar dan tegas.
Malam ini dia tetap tak kalah menarik dari penampilan nya siang tadi dan tetap menjadi yang paling diincar oleh para pencari berita
"hei, mata mu bisa lepas jika kau terus menerus memandang kesana" kata Reyza membuat dokter Bayu yang masih terfokus pada Beti terkesiap kaget
"disana ada pemandangan indah, sayang jika dilewatkan" jawab Dokter Bayu dengan senyum teduh nya membuat Reyza dan Sean meringis geli.
"saya baru tahu jika dokter ini bisa sebucin ini, sedari siang tadi perhatian nya tak pernah lepas dari Beti" gumam Sean membuat Reyza dan Dion tertawa
"ya, padahal dia orang yang cukup kaku dulu nya, entah kenapa bisa mencair" balas Reyza
"hei, kau pun dulu begitu tuan muda. Hanya Naina yang bisa mencairkan mu. Bahkan kau sampai rela jadi model Vidio Clip nya" sahut Dion , dan kini semua orang disana tertawa lucu mendengar perkataan Dion, bahkan mereka masih ingat betul bagaimana perjuangan Reyza dulu nya
"ya, itu karena aku mencintai nya" jawab Reyza menatap Naina penuh cinta dan kali ini Sean dan dokter Bayu yang mendengus gerah
"kau mencintai nya atau karena kau takut posisi mu digantikan CEO RC itu" sindir Dion lagi membuat Reyza berdecak kesal, sedangkan Naina dan Clarissa kini saling pandang dan menahan tawa
"saya masih ingat benar tuan Dion, ketika tuan Reyza mabuk dan terus mengigau nona Naina bersama dengan CEO RC, benar benar menyedihkan" ungkap Sean dan Dion langsung mengangguk, sedangkan Reyza menatap kesal kedua orang yang sefrekuensi ini
"hei, mana ada yang seperti itu" jawab Reyza kesal
"ada, saya masih punya bukti rekaman nya" balas Sean, membuat Reyza melebarkan mata nya
"nona Naina juga mendengar nya" kata Sean cepat membuat pandangan Reyza kini beralih pada Naina yang tertawa lucu
"kamu begitu mencemburui nya sayang" kata Naina mengusap sekilas wajah Reyza yang memerah, entah karena malu, atau kesal
"ya, dan aku juga masih ingat bagaimana dia mengamuk ketika melihat berita Naina dengan CEO itu" kini Dion berkata dengan tawa nya
"ah, ternyata anda lebih parah dari saya tuan" sahut dokter Bayu pula
"CK, diam lah kalian. itu karena aku mencintai nya, kalian tak tahu bagaimana rasa nya jadi aku" jawab Reyza ketus
"Nai juga mencintai kamu hubby" jawab Naina yang langsung menggenggam tangan Reyza
__ADS_1
Clarissa dan Loli saling pandang dan menggeleng pelan
"sejak kapan kau jadi manja begitu Nai, ini bukan gayamu" ungkap Clarissa geleng geleng kepala
"sejak aku menikah dengan nya" jawab Naina dengan tawa kecil nya diikuti oleh Reyza
"padahal dulu kalian seperti anjing dan kucing, bisa bisa nya jadi sebucin ini" gumam Dion geleng geleng kepala
"ah, aku jadi ingin cepat cepat menikah juga" ucap Loli tiba tiba
"besok aku akan melamar mu sayang" kata Sean langsung membuat Reyza menendang kaki nya
"tidak akan kubiarkan" jawab Reyza
"lah kenapa, orang tua Loli saja tidak melarang" jawab Sean
"dia belum menyelesaikan kuliah nya, dan kau juga harus fokus pada proyek besar kita dulu" jelas Reyza membuat Sean lemas seketika, dan Loli tersenyum canggung
"kalian mengalah saja dulu, kami yang akan menikah duluan" kini dokter Bayu yang berkata membuat semua orang menatap kearah nya
"dengan Beti?" tanya Dion dan dokter Bayu mengangguk serentak
"ya, dengan dia" jawab dokter Bayu
"mana bisa begitu, kalian masih baru, kami yang sudah lama" kata Sean tak terima
"tidak ada yang menghalangi jalan kami, dan tidak ada yang kami fikirkan lagi" jawab Dokter Bayu dengan tenang
"kalian merestui kami bukan, nona dan tuan muda?" tanya Dokter Bayu kini menatap Naina dan Reyza
"jika kau serius , aku tak masalah" jawab Reyza
"benarkah dokter Bayu seserius itu?" tanya Naina pula
Naina langsung mengangguk dan tersenyum, dan kini pandangan mereka tertuju pada Beti yang baru saja turun dari podium dan berjalan menuju meja mereka
"gila ya, dunia kalian benar benar sempit" gumam Dion
"maksud mu?" tanya Reyza
"kamu benar benar menakjubkan Bet" ucap Naina pada Beti yang langsung duduk disebelah dokter Bayu
"rasa nya udah lama kali gak nyanyi, aku jadi kaku Nai" jawab nya. Membuat perkataan antara Reyza dan Dion terputus sejenak
"kalian saling berhubungan satu sama lain, dulu aku bisa Dekat dengan Cla karena kau yang dekat dengan Naina, dan Sean yang pernah dekat dengan Naina kini malah dengan adik nya sendiri" ungkap Dion membuat Sean tersedak air minum nya
"dan sekarang Beti yang temen Naina bisa Dekat dengan Bayu yang merupakan anak dari sahabat papa kamu, benar benar menakjubkan " tambah Dion
Sean langsung meringis dan melirik Lolita yang menatap nya dengan datar, sedangkan Reyza malah tertawa lucu
"ya, rasa nya memang lucu, dan aku juga tak menyangka" jawab Reyza
"pertemuan dan jodoh, sudah ada yang mengatur nya, kita cuma bisa menerima dan menjalani" kata Dokter Bayu pula membuat mereka semua mengangguk setuju
"aku gak nyangka , waktu bisa berputar secepat ini, rasa nya baru kemarin kita kuliah bareng, dan sekarang kita semua udah nemuin kehidupan masing masing" ungkap Clarissa
"ya, gak pernah terbayangkan kalau kita bisa sampai difase ini" jawab Naina pula
"dulu, kita sama sama berjuang cari uang, biar bisa hidup enak, dan sekarang kayak nya semua udah kita dapetin ya Nai" tambah Beti pula
"iya Bet, rasa nya kalau inget perjuangan itu bener bener gak nyangka" jawab Naina
"Tuhan pasti membalas setiap usaha yang kita lakukan, kalian wanita hebat, dan sekarang waktu nya kalian untuk bahagia" kata Dokter Bayu
"ya, sudah cukup kalian berjuang, sekarang biarkan kami yang akan membahagiakan kalian" tambah Reyza
__ADS_1
"uuuuuhhhh so sweet banget" gumam Lolita pula, gadis satu ini benar benar baper melihat Kakak dan kakak ipar nya, ditambah dengan dokter Bayu yang begitu perduli pada Beti
"tuan, izinkan saya menikah" pinta Sean memelas membuat Dion dan dokter Bayu tertawa melihat nya
"kau sudah tak sabar sekali ya tuan asisten" kata dokter Bayu
"aku juga ingin berbagi kasih sayang dalam ikatan yang halal, benar kan sayang" ucap Sean pada Loli yang mengangguk polos
"bersabarlah, tuan mu saja masih berpuasa meski sudah menikah berbulan bulan" kata dokter Bayu , membuat Reyza dan Dion tersedak udara
"what Za, Lo masih puasa???" tanya Dion tak percaya
dan
"buahahahah" Dion langsung melepaskan tawa hingga perut nya terasa kram
"pantas saja wajah mu muram terus sepanjang hari" ucap Dion masih dengan sisa tawa nya
"sialan kau" dengus Reyza
Clarisa langsung menampar lengan Dion
"gak boleh gitu yank" kata nya tak enak,
"ooohh jadi karena itu tuan Reyza selalu marah marah tak jelas diperusahaan" gumam Sean pula
dokter Bayu langsung mengangguk
"mood nya jadi sedikit kurang baik, maka dari itu selama sesi foto dia tak ada tersenyum sama sekali" goda Dokter Bayu lagi
"ooohh, pantesan kegantengan nya bekurang" tambah Beti membuat Reyza semakin memerah wajah nya.
Sedangkan Naina tertunduk dan mengulum senyum nya
"kalian mau aku asingkan kepapua ha" ucap Reyza begitu kesal
Dokter Bayu, Sean dan Dion langsung terdiam, saling pandang, dan, serempak mereka tersenyum penuh makna.
"coba saja, jika saya diasingkan maka anda sendiri yang susah tuan, nona Naina masih membutuhkan tenaga saya" kata dokter Bayu dengan senyum yang terkesan menyebalkan
"jika saya yang anda asingkan, maka anda tak akan bisa mengurus perusahaan sendiri, pasti waktu anda dan nona Naina akan berkurang" jawab Sean pula dengan senyum smirk nya
"dan jika aku yang kau asingkan, maka proyek besar mu tak akan berjalan dengan baik, nama ku ada dalam perjanjian itu" kata Dion pula dengan menaik turun kan alis nya
Reyza langsung menggeram kesal dengan wajah yang memerah, sungguh dia tak berkutik sekarang
"sialan kalian" dengus nya membuat ketiga pria itu tertawa bersama
"hari ini adalah hari bahagia mu, jadi kau tak boleh emosi" kata Dion
"benar tuan, berbesar hatilah sedikit hari ini" sahut Sean pula
"ya, tak akan lama lagi anda bisa berbuka" tambah dokter Bayu
mereka senang sekali nampak nya menggoda tuan muda Askara malam itu, dan Reyza benar benar tak dapat berkutik, karena sebenar nya dia juga bahagia bisa berkumpul bersama mereka karena jika tak dihari ini, mereka sangat jarang bisa berkumpul dan bercanda
"dari tadi ngomongin kak Reyza puasa terus, emang kak Reyza puasa apa sih, kan ini bukan bulan puasa" tanya Loli yang sedari tadi bingung apa yang dibicarakan orang orang dewasa disana, meski dia sendiri pun sudah dewasa
"anak kecil gak boleh tau" jawab Naina
"puasa Senin Kamis dia" jawab Dion terkekeh
"berhenti menggoda ku" sewot Reyza membuat semua orang kembali tertawa bersama, kapan lagi bisa menggoda tuan muda yang dingin diluar namun lembut didalam itu.
Malam yang panjang untuk Naina dan Reyza , namun mereka benar benar menikmati hari itu. Hari dimana mereka menciptakan kenangan baru yang akan mereka kenang untuk seumur hidup mereka.
__ADS_1