Berjuang Bersamamu

Berjuang Bersamamu
LDR Dimulai


__ADS_3

Hari ini sebelum mengantar Reyza ke bandara, Naina dan juga Reyza memutuskan untuk berziarah kemakam Abimanyu terlebih dahulu.


Mereka pergi bertiga bersama Beti yang selalu setia menemani Naina.


Naina dan Reyza duduk berdampingan disisi makam orang terkasih mereka.


"kak, terima kasih sudah menitipkan gadis secantik dan sebaik Naina, aku berjanji akan selalu membahagiakan dia. Tenang lah disana, kami selalu menyayangimu" ungkap Reyza sendu


"kak Abi, terima kasih juga sudah mengirimkan kak Reyza dalam hidup Nana, bahagialah disana, kami akan selalu bahagia untukmu disini" kata Naina mengelus lembut nisan yang bertuliskan Abimanyu itu dengan mata yang berkaca kaca, sungguh setiap kali melihat tempat peristirahatan terakhir Abimanyu, hati nya tiba tiba berubah menjadi begitu sedih dan terluka.


'terimakasih malaikatku, nama mu akan selalu ada ditempat yang terindah disini, dihatiku' batin Naina


Selesai memanjatkan doa mereka semua pun kembali kemobil untuk melanjutkan perjalanan.


Sepanjang jalan hanya keheningan yang menemani mereka. Baik Naina maupun Reyza nampak sama sama terdiam dengan fikiran mereka masing masing. Hanya tangan mereka yang masih terus saling menggenggam erat.


Beberapa menit kemudian mereka tiba dibandara. Terlihat Dion dan juga Clarissa sudah menunggu mereka.


"kakak pamit ya, jaga hati dan diri kamu baik baik disini. Tunggu kakak kembali" kata Reyza lembut. Dia pun mencium lama kening Naina yang sudah mulai meneteskan air mata nya


"jangan menangis, kalau kamu menangis kakak tidak jadi pergi ini" ungkap Reyza sembari menghapus air mata Naina


"maaf, hiks" ucap Naina terisak. Diapun langsung memeluk erat tubuh Reyza. Menyesap dalam aroma maskulin pria kesayangan nya yang akan selalu dirindui nya.


Reyza pun membalas pelukan Naina, diusap nya lembut punggung gadis itu sampai tangis nya mereda.


"kakak juga hati hati disana, jaga semua nya untuk Nai ya, Nai selalu menunggu kakak pulang" kata Naina menatap sendu wajah tampan Reyza


"iya sayang, kakak janji. Jangan sedih. Kita pisah untuk bersama lagi" balas Reyza tersenyum lembut. Meski hati nya juga merasa kan sakit harus berpisah sementara dari Naina, apalagi tuan Suryo sudah membuat keputusan bahwa dalam tiga tahun sebelum Reyza belum menyelesaikan pendidikan nya dia dilarang untuk bertemu dulu dengan Naina.


"Bet, aku titip Naina. " kata Reyza memandang Beti yang sudah menangis bawang sedari tadi


"hiks hiks, iya tuan bos. Hati hati disana ya, cepet kembali" kata Beti terisak


Reyza pun hanya mengangguk.


"kami pergi dulu, kalian baik baik ya. Jangan nakal" kata Dion menatap Clarissa yang juga sudah menangis


Reyza pun melepas pegangan tangan Naina sembari melemparkan senyum termanis nya.


Naina melepas kepergian Reyza dengan lambaian tangan yang entah kenapa seperti akan berpisah lama dan sulit untuk kembali.


Aku harap takdir berpihak pada kita kak. Aku mencintaimu. Batin Naina sendu. Dia melambaikan tangan nya pada Reyza yang sedang menatap nya


Tunggu aku kembali Nai. Aku mencintaimu. Batin Reyza tersenyum kecut melihat wajah cantik Naina yang sudah dipenuhi oleh air mata. Sungguh dia tidak tega melihat gadis nya itu menangis, tapi dia juga tidak bisa berbuat apa apa selain berusaha untuk baik baik saja saat ini.


Hingga akhir nya Reyza dan Dion telah hilang dari penglihatan mereka. Naina dan Clarissa pun saling berpelukan sembari menangis sesunggukan tak peduli tatapan orang orang yang melihat mereka dibandara itu, apalagi fans Naina yang sudah berkerumun ingin meminta berfoto bersama nya, dan untung nya Reyza sudah memerintahkan orang orang nya untuk menjaga keamanan Naina secara diam diam dan tersembunyi sehingga tidak ada yang berani mendekat pada mereka.

__ADS_1


"Naina.. " rengek Clarissa


"Cla.. " rengek Naina


Huaaaaaaaa.... ..


Tangis mereka pun pecah dengan Beti yang langsung terdiam melihat tingkah dua gadis itu.


"heiii,, stop!!!! " teriak Beti hingga Naina dan Clarissa pun melepaskan pelukan mereka dan berhenti menangis meski masih menyisakan isak nya


"udah lah, kalian ini gak malu diliatin orang orang, aku aja malu. Ayo kita pulang. Doain mereka selamat sampek sana, bukan nya nangis nangisan disini" kata Beti sembari menarik kedua tangan gadis itu


"hiks lo sih gak ngerasa ditinggal pergi Bet" kata Clarissa yang mengikuti langkah Beti


"tau ni Bet, gak ada lagi semangat ku sekarang" lirih Naina pula


"mereka itu pergi untuk sekolah, kalau udah sukses bakalan balik sama kalian lagi, bukan nya mau mati" seru Betii yang langsung dapat pekikan tajam dari Naina dan juga Clarissa


"Betiiii!! !!!!!!"


...


Beberapa hari berlalu setelah kepergian Reyza. Naina menjalani aktivitas nya sebagai mahasiswi dan publik figur seperti biasa nya. Dengan Beti yang selalu setia menemani nya kemanapun dia pergi.


Saat ini Naina sedang berada disebuah cafe dekat kampus nya bersama dengan Clarissa. Dua gadis yang sama sama merasakan kegalauan akibat ditinggal pergi oleh kesayangan mereka.


"hmhh, gak enak banget gak ada mereka ya Nai, berasa hampa banget hidup gue " lirih Clarisaa sembari mengaduk aduk minuman nya


"lama banget liburan semester mereka, baru berapa hari gue udah kangen berat" ungkap Clarissa


"hmh, kamu enak setiap akhir taun kak Dion bisa pulang, nah kak Reyza gak bisa, mesti harus nunggu dia bener bener nyelesain kuliah nya" kata Naina lesu


"kan bisa lo yang kesana" ungkap Clarissa memberi saran


"gak bisa cla, biar aja deh, biar dia bisa fokus dulu sama kuliah nya" jawab Naina. Ia teringat pesan tuan Suryo sesaat sebelum Reyza pergi.


Flash back


Saat ini Naina dan juga Reyza tengah berada dirumah utama keluarga Askara.


Naina sengaja dibawa Reyza kerumah utama untuk menemui tuan Suryo dan juga istri nya


Awal nya Naina menolak, namun karena paksaan dari Reyza dia pun akhirnya mengalah.


Naina duduk disofa mewah berkualitas internasional yang membuat ia keringat dingin. Rasa nya dia benar benar tidak sanggup jika harus mengedarkan pandangan nya untuk melihat seluruh isi rumah yang bisa disebut sebagai istana itu. Dan dia lebih tidak menyangka diri nya bisa masuk kedalam istana yang selalu dibicarakan oleh semua orang itu. Pandangan nya hanya tertunduk tidak berani menatap kemanapun meski hati nya sungguh ingin menikmati setiap keindahan interior rumah mewah itu, namun apalah daya dia tidak punya keberanian dan kekuatan untuk melakukan itu.


Bisa mati berdiri aku jika lebih lama disini. Ya tuhan, ini seperti dalam mimpi. Bahkan lebih indah dari pada istana yang ada dalam khayalanku. Batin Naina

__ADS_1


"bagaimana kabarmu sheralia? " tanya tuan Suryo tiba tiba membuat gadis itu terkejut setengah mati


"eh, em, baik tuan. " jawab Naina gugup. Dia pun langsung bangun dari duduk nya dan langsung mencium punggung tangan tuan Suryo dan juga istri nya, hingga membuat kedua paruh baya itu tertegun sebentar


"tenang lah nak, tidah usah gugup begitu" kata Miranti lembut dengan senyum yang sangat manis, persis seperti anak anak nya. Batin Naina. Reyza hanya tersenyum melihat Naina yang terlihat begitu gugup


"baiklah, aku menyuruh mu kemari untuk memberi tahu satuhal pada kalian berdua" ungkap tuan Suryo mulai serius membuat Reyza dan Naina saling pandang heran


"apa itu pa? " tanya Reyza


Sedangkan Naina hanya bisa terdiam sembari mengatur detak jantung nya yang sedari tadi seperti ingin meloncat keluar


"tiga tahun masa mu disana, jangan pernah sekalipun kalian bertemu jika kalian ingin restu dariku" kata tuan Suryo tegas


Naina pun sedikit terkejut mendengar pernyataan tuan Suryo sementara Reyza mulai mengeluarkan aksi protes nya


"papa, kenapa begitu" protes Reyza


"kau ingin papa merestui kalian atau tidak.?" tanya tuan Suryo lagi


"ya, tapikan apa salah nya jika kami bertemu ketika aku libur kuliah" balas Reyza masih tak terima


"papa hanya ingin kau fokus pada kuliah mu, kau itu satu satu nya penerus kerajaan kita. Papa tidak mau kau mengecewakan kami Reyza askara gemilang" ucap tuan Suryo lantang


Reyza pun langsung terdiam menatap papa nya sembari melirik Miranti meminta pembelaan


"hanya tiga tahun nak, fokus mu sekarang bukan untuk Naina saja, tapi untuk keluarga kita juga. Jika kalian berjodoh, bagaimana pun keadaan nya kalian pasti bisa bersatu" ungkap Miranti lembut


Reyza pun menghembuskan kasar nafas nya dan kini menoleh pada Naina yang berusaha untuk tersenyum meski hati nya terasa begitu berat


"tidak apa kak. Berjuanglah disana. Nai menunggu kakak disini. Percayalah" kata Naina lembut menatap Reyza


"hah, baiklah" jawab Reyza pasrah


Flashback off


"LDR sungguh gak enak ya Nai" kata Clarissa memecah lamunan Naina


"ya mau gimana, berdoa aja, semoga kita sama sama bisa saling menjaga Cla. " jawab Naina


Clarissa pun hanya mengangguk


"yauda, aku balik duluan ya, ada manggung sore ini. Mungkin beberapa hari kedepan aku gak masuk. Aku ada konser dimedan. Kamu baik baik disini ya Cla" kata Naina lembut


"ck, kan lengkap deh penderitaan gue, udah pacar pergi, nah lo juga pergi" jawab Clarissa kesal


"hehe, cuma beberapa hari kok. Semangat dong kita! " seru Naina sementara Clarissa hanya melengos.

__ADS_1


..


jangan lupa ninggalin jejak ya guys 😉


__ADS_2