
Reyza membawa Naina berkeliling kota siang itu. Melihat hilir mudik kendaraan yang lalu lalang. Ingin rasa nya ia membawa Naina kemall untuk nonton atau ketaman hiburan namun tidak mungkin karena ia sedang menjalankan penyamaran nya saat ini.
Alhasil Reyza pun membawa Naina kesalah satu taman kota yang cukup menarik. Ada sebuah danau besar dan taman bunga yang menghiasi sekeliling nya, juga banyak terdapat pohon pohon besar yang membuat suasana menjadi lebih segar.
Mereka berjalan beriringan menikmati suasana siang itu yang kelihatan sepi karena masih tengah hari dan untung nya karena banyak pohon rindang jadi tidak terasa panas.
Naina menatap kagum tempat itu, sudah hampir dua tahun namun baru kali ini dia tau ada tempat sebagus ini disini.
Mereka duduk dibawah pohon rindang dekat danau.
"Nai" panggil Reyza
"hmm" balas Naina
"maaf, cuma bisa bawa kamu ketempat ini" kata Reyza memandang Naina
"ini tempat yang romantis kak, Nai suka, kalau tau dari dulu ada tempat kayak gini pasti Nai sering kemari" ungkap Naina dengan wajah berbinar
Reyza memandang gadis itu yang tengah tersenyum manis menatap danau hijau didepan mereka. Entah kenapa, seperti ada kehangatan yang menjalar dihati nya.
"kamu baru ini kemari? " tanya Reyza yang juga memandang danau yang terhampar didepan mata nya
Dan naina hanya mengangguk anggukan kepala nya sambil menampilkan deretan gigi putih nya
"dari pada jalan kemall Nai lebih suka ketempat seperti ini, tenang dan damai" ungkap Naina sembari menikmati hembusan angin siang yang menerpa wajah nya.
"sama, kakak juga. Tapi kan kebanyakan cewe suka nya tempat yang ramai Nai, apalagi mall, cafe, bioskop" kata Reyza sambil terkekeh
Naina pun ikutan tertawa
"enggak semua lah kak, itukan kencan ala anak sultan, kalau Nai suka nya yang beginian aja. " balas Naina yang membuat Reyza mengangguk anggukan kepala nya
"apa dulu kakak dengan mantan kakak itu sering ketempat seperti ini? " tanya Naina menatap Reyza yang masih memandang kedepan
"enggak, dia suka nya belanja kemall, nonton dan hal hal yang berbau sultan" jawab Reyza terkekeh, sudah tidak ada lagi sesak ketika dia mengingat tentang masa lalu nya dan Naina sangat bersyukur akan hal itu
"ya seperti nya dia memang anak sultan" kata Naina pula
"bagaimana dengan mu? " tanya Reyza hati hati
__ADS_1
"dia selalu bawa Nai ketempat seperti ini kak, lebih sering nya kepantai, itu tempat favorit kami" jawab Naina yang fokus memandang kedepan
"ya dia memang suka pantai" gumam Reyza
"hemm, kakak ngomong apa barusan? " tanya Naina yang tidak terlalu mendengar gumaman Reyza
"eh, tidak, tidak ada. Kakak cuma bilang memang lebih baik kepantai dari pada mall" kata Reyza terbata dan agak gugup
"ya, dia selalu tau apa yang Nai mau kak. Dia orang yang baik dan hebat, bagaimana mungkin Nai bisa melupakan nya" lirih Naina yang berubah menjadi sendu ketika mengingat kembali kenangan itu
"tidak perlu dilupakan Nai, jika pun suatu saat kamu sudah ada pengganti nya, tetaplah simpan dia dihatimu" kata Reyza bijak yang membuat Naina terperangah menatap nya
"kenapa melihat kakak seperti itu? " tanya Reyza heran
"entah Nai yang terlalu mengingatnya atau mungkin pembawaan kakak yang tidak jauh berbeda dengan dia. " ungkap Naina
"maksudmu? " tanya Reyza yang belum mengerti
"senyum kakak, dan sikap kakak hampir sama dengan dia. Entah mengapa bisa begitu, terkadang Nai berfikir apa kalian mempunyai hubungan darah sehingga kalian bisa begitu mirip, atau hanya sekedar takdir Tuhan saja" ungkap Naina yang membuat Reyza sedikit kikuk. Entahlah dia masih belum siap untuk mengatakan yang sebenar nya pada Naina. Biarlah suatu saat nanti Naina pasti tahu dengan sendiri nya.
"hmmh, apa kamu menyesal mengenalku Nai? " tanya Reyza menatap sendu wajah teduh Naina
Reyza pun mengangkat dagu gadis itu, ditatap nya lekat wajah cantik yang tanpa sadar mulai memenuhi fikiran nya itu
"kakak tidak marah kamu menyamakan kakak dengan dia Nai, kakak cuma takut kamu menyesal mengenal kakak karena kakak selalu mengingatkan mu dengan dia" ucap Reyza lembut
Naina menggelengkan kepala nya lemah
"tidak kak, Nai tidak pernah menyesal, sebelum dia pergi dia sudah meminta pada Tuhan untuk mengirimkan kakak, dan Nai cuma bisa berharap dengan kehadiran kakak bisa buat Nai mengikhlaskan dia dan bahagia meski bukan bersama dia lagi" ungkap Naina yang juga menatap wajah tampan yang sedang tersenyum itu
"semoga tuhan memberikan kebahagiaan untuk kita" kata Reyza dengan senyum manis nya
Naina menatap senyum itu yang selalu saja bisa membuat hati nya bergetar meski pemilik nya sudah berbeda
"amin " balas Naina
Mereka pun sama sama terdiam memandang hamparan danau hijau. Merasakan kesejukan dan kedamaian yang masuk kedalam hati mereka masing masing.
Hingga beberapa saat kemudian Reyza pun membuka suara.
__ADS_1
"Nai apa kamu tidak ingin tahu dimana makam kekasih mu dulu? " tanya Reyza pelan
"hmmh, ingin sekali kak. Mungkin dengan Nai sudah bisa berziarah hati Nai bisa sedikit lega" jawab Naina yang masih fokus memandang kedepan
"suatu saat kakak berjanji akan membawamu kesana" kata Reyza yakin dan membuat Naina langsung menatap nya dengan lekat
"benarkah? Kakak mau membantu Nai mencari dimana tempat peristirahatan terakhir dia? " tanya Naina dengan mata yang berbinar
"iya, kakak janji. Yang penting sekarang kamu harus bahagia dulu, setelah itu baru kita cari, oke" ucap Reyza mengusap lembut kepala Naina
Naina pun mengangguk
"kenapa kakak begitu baik dengan ku? " tanya Naina pelan
"hmmh, entah lah Nai, kakak juga tidak tau bagaimana perasaan kakak sekarang, kakak merasa nyaman berada didekat mu, dan sedikit banyak nya kamu mampu mengobati luka hati ini, ya mungkin awal nya kamu terlihat menyebalkan tapi entah kenapa sekarang jadi terasa berbeda, atau mungkin kakak memang sudah jatuh hati padamu Nai" ungkap Reyza yang membuat Naina terperangah
"emm maaf" kata Reyza lagi yang langsung merasa canggung
Naina pun hanya mengangguk dan tersenyum, dia langsung memalingkan wajah nya untuk kembali menatap danau didepan nya.
"sadar atau tidak, mungkin sebenar nya aku juga sudah mulai jatuh hati padamu kak" batin Naina pula.
...
*jangan lupa tinggalin jejak guys ...
like, komen dan vote kalian sungguh sangat mendukung
maafkan cerita nya kurang menarik
..
disini tidak akan banyak konflik yang berat berat, karena author gak sanggup buat yang begituan
..
happy reading ya ...
terimakasih yang sudah mampir*
__ADS_1