Berjuang Bersamamu

Berjuang Bersamamu
Berita Miring Naina dan CEO RC


__ADS_3

Beberapa hari kemudian saat malam minggu, pihak Record Company mengadakan acara dinner party untuk merayakan kemajuan perusahaan mereka.


Malam ini Naina hanya datang bersama mbak Nita menejernya karena Reyza mendadak pamit untuk pulang kerumah orang tua nya.


Naina sudah rapi dan terlihat anggun dengan dress bewarna navy panjang yang terdapat mutiara menghiasi baju diatas dada nya dengan bahu terbuka serta rambut nya yang ia sanggul keatas menyisakan sedikit anak rambut nya menjuntai turun,


Setelah siap dia bersama mbak Nita pun segera pergi kerestaurant mewah bintang lima milik Gemilang grup yang ada dikota itu.


Beberapa menit mengendarai mobil mbak Nita, mereka pun tiba disana. Terlihat sudah ada beberapa artis besar , Della, Niko, sekretaris nya, pak Agung dan juga asisten nya.


Setelah menyapa mereka semua Naina pun duduk dikursi nya yang terletak didepan kursi Niko.


Mereka pun menyantap hidangan makan malam mewah itu dengan sesekali bercerita dan membahas mengenai agensi mereka.


Nampak Niko sesekali mencuri pandang kearah Naina. Terlihat jelas dimata nya dia mengagumi gadis cantik itu.


Sebenar nya Naina tahu, sudah beberapa kali dia melihat gerak gerik Niko yang berusaha mendekati nya, namun Naina berusaha selalu bersikap acuh dan tidak mau tahu.


Ia takut tergoda pada pesona Niko yang memang sangat berwibawa dan melebihi segalanya dari Reyza yang hanya orang biasa, fikir nya.


Disisi lain juga ada Della yang menatap tidak suka pada Naina, ada kecemburuan dan iri dalam hati nya melihat Niko terlihat respect terhadap Naina, padahal dia tahu sudah ada Reyza pemilik gadis itu.


Naina makan dengan tenang, meski agak canggung karena tatapan Niko yang sungguh berbeda pada nya. Meski Niko tidak pernah berkata ataupun membuat sesuatu hal yang memberatkan namun dari tatapan mata nya saja sudah membuat Naina merasa tidak bisa berada berlama lama dihadapan bos nya itu.


Setelah acara makan malam selesai mereka membubarkan diri.


Terlihat Naina masih berdiri didepan pintu masuk menunggu mbak Nita yang sedang menerima panggilan telepon.


Hingga dia selesai dan nampak wajah nya cemas


"aduh Nai, anaku masuk rumah sakit, kamu bisa pulang sendiri kan, mbak harus segera kesana, maaf ya, kamu gak papa kan" kata Nita tak enak


"gak papa kok mbak, yauda mbak duluan aja nanti aku biar naik taksi aja" jawab Naina tersenyum


"yasudah, maaf banget ya. Mbak duluan" kata Nita langsung berlalu dengan tergesa gesa


Naina pun melangkahkan kaki nya menuju jalan utama untuk menunggu taksi, namun ia terhenti saat ada mobil mewah menghadang langkah nya.


Terlihat pria muda dengan gagah nya turun dari mobil itu.


"ayo saya antar kamu pulang" kata pria itu yang tak lain adalah Niko


"eh, gak usah pak, saya naik taksi aja" jawab Naina sopan


"ini sudah malam, disini jarang ada taksi lewat. Kamu tidak takut? " tanya Niko dengan wajah cool nya


"emm, tapi apa gak ngerepotin bapak? " tanya Naina tak enak, ragu untuk menerima tawaran Niko, namun untuk menolak dia juga tahu disana jarang ada taksi lewat, apalagi jika sampai ada paparazi yang mendapati nya.


"tidak, arah rumah kita juga sama. Ayolah " ucap Niko sembari membukakan pintu mobil nya untuk Naina.


Dan mau tak mau Naina pun ikut bersama Niko malam itu.


Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang mengawasi mereka, dia tersenyum licik setelah berhasil mengambil beberapa gambar Naina dan juga Niko.


"lihat lah, apa yang akan aku lakukan" gumam Della licik


Disepanjang perjalanan mereka masih saling diam, sesekali Naina dan juga Niko saling pandang dan tersenyum.


Hingga beberapa saat kemudian


"pacar kamu kemana, biasa dia selalu antar jemput kamu? " tanya Niko yang duduk disebelah Naina


"dia sedang pulang kerumah orang tua nya pak" jawab Naina melirik Niko dengan senyum ramah nya

__ADS_1


"dia masih kuliah? " tanya Niko lagi


"iya, satu kampus dengan saya" jawab Naina


"oh, tidak berniat bekerja, perusahaan kita sedang cari cru baru" kata Niko sembari menatap dalam wajah cantik Naina


"seperti nya belum pak, setelah wisuda ini dia mau melanjutkan S2 nya diLondon" jawab Naina yang juga melirik kearah Niko


"tiga bulan lagi? " tanya Niko


"iya pak, bapak tau?" tanya balik Naina


"adik saya seangkatan dengan pacar kamu" jawab Niko dengan wajah datar nya


Naina pun hanya menganggukan kepala nya


Setelah beberapa saat mereka pun tiba didepan rumah minimalis milik Naina.


"terima kasih banyak pak" kata Naina dengan senyum manis nya


"ya, sama sama. Ingat besok siang jangan lupa dihotel pangeran" kata Niko sembari menatap wajah cantik Naina


"siap pak, saya masuk dulu. Bapak hati hati" ucap Naina dan Niko hanya menganggukan kepala nya


Sayang, sudah milik orang. Batin Niko menatap Naina yang sudah masuk kedalam rumah nya, sementara asisten nya hanya tersenyum tipis melirik sekilas tuan nya itu


...


Ditempat lain....


Malam ini Reyza sengaja pulang kerumah nya untuk meluruskan permasalahan yang melibatkan dia dan juga sahabat sahabat nya.


Mereka tengah duduk santai diruang keluarga rumah mewah tersebut.


"pa, apa berita perjodohan itu benar? " tanya Reyza langsung to the point pada ayah nya


"pa, tapi dia kekasih sahabatku, bagaimana mungkin aku dengan dia." kata Reyza kesal membuat tuan Suryo terkekeh pelan


"sebelum janur kuning melengkung, mereka juga masih pacaran" jawab tuan Suryo membuat Reyza mendengus


"astaga papa, tega sekali. aku sudah punya pilihan sendiri pa" ungkap Reyza menatap lekat wajah tuan Suryo sementara Miranti masih terdiam melihat interaksi anak dan suami nya


"artis yang baru naik daun itu, siapa? Sheralia bukan? " tanya tuan Suryo tersenyum mengejek


"papa, dia gadis baik dan aku mencintainya" jawab Reyza tegas membuat tuan Suryo mengernyitkan dahi nya


"kau tahu kan, jika kehidupan seorang artis itu selalu dikelilingi oleh paparazi, kehidupan nya selalu disorot, dan kau tidak akan tenang jika hidup seperti itu, apalagi jika kalian membuat sedikit saja kesalahan maka dipastikan kau akan menanggung malu Rey" kata tuan Suryo dengan serius membuat Reyza terpaku sejenak


"pa, apa beda nya dengan kehidupan kita. Kehidupan kita juga selalu menjadi makanan untuk para pencari berita, kita dan dia sama, hanya berbeda pekerjaan" balas Reyza dan kali ini tuan Suryo terdiam


" ayolah batalkan perjodohan ini. Aku benar benar mencintai nya pa. Aku juga tidak ingin jadi pengkhianat pa" ungkap Reyza frustasi


"pengkhianat untuk siapa? " tanya tuan Suryo masih dengan wajah datar nya


"untuk kekasihku, sahabatku, dan juga kakakku" kata Reyza lantang yang membuat tuan Suryo sedikit terhenyak mendengar kata kakakku


"kalau papa tidak mau, kau mau apa? " tanya tuan Suryo semakin mempermainkan perasaan Reyza


"aiishh, papa. Ku mohon" pinta Reyza memelas menatap tuan Suryo


"pa, sudahlah, jangan mempermainkan Rey terus" kata Miranti mencubit lembut lengan suami nya membuat tuan Suryo terkekeh geli.


Reyza langsung menatap curiga papa nya

__ADS_1


"papa, ayolah aku serius" ucap Reyza kesal


"hei papa juga serius" kata tuan Suryo kembali tertawa melihat wajah frustasi Reyza


"papa" seru Reyza lagi


"haha, oke oke. Apa kau begitu mencintai gadis itu, sampai kau rela menemani nya kemanapun dia pergi? " tanya tuan Suryo mulai serius


"tentu saja aku serius, sejak kapan aku main main dengan perasaan" jawab Reyza tegas


"astaga, sebenar nya apa kelebihan gadis itu sehingga dua putra kebanggaan ku bisa jatuh hati pada nya" ungkap tuan Suryo geleng geleng kepala merasa tidak percaya


"aku juga tidak tau pa, awal nya aku hanya penasaran pada gadis kakak itu, tapi lama kelamaan aku malah jatuh cinta pada nya" gumam Reyza pelan namun masih terdengar ditelinga tuan Suryo, membuat pria paruh baya itu terbahak


"haha, papa akan merestui hubungan kalian, tapi tidak untuk sekarang" kata tuan Suryo


"maksud papa? " tanya Reyza lagi


"papa akan merestui hubungan kalian saat kau sudah menyelesaikan S2 mu dan sudah sah menjadi penerus papa nanti" jawab tuan Suryo tegas


"astaga lama sekali" kata Reyza heran


"kalau kau tidak mau maka sehabis kau wisuda ini, kau sudah harus bertunangan dengan pacar sahabat mu itu. Bagaimana? " tanya tuan Suryo dengan tersenyum licik membuat Reyza kembali mendengus kesal


"Baiklah, aku setuju untuk menunggu beberapa tahun lagi" jawab Reyza pasrah


Benar benar licik. Batin Reyza kesal


"bagus, kau harus bisa menjadi yang terbaik bukan untuk gadis mu itu saja, tapi untuk keluarga ini juga. Kau mengerti" kata tuan Suryo tegas


"iya pa, aku mengerti" jawab Reyza


Pak Suryo pun menyeruput kopi yang disediakan istri nya kembali


"jadi langsung lah batalkan perjodohan bodoh itu pa" kata Reyza


"iya iya, nanti papa batalkan" jawab tuan Suryo santai


"sekarang pa, papa tidak tau saja betapa frustasi nya anak pemilik gladion itu mendengar pacar nya dijodohkan dengan ku" kata Reyza terkekeh pelan mengingat Dion yang sudah beberapa hari ini selalu kusut dan tidak bersemangat


"haha, dan kau juga sama frustasi nya, dasar bodoh" jawab tuan Suryo yang juga tertawa


"papa yang membuatku bodoh" balas Reyza kesal


"kalian itu sama, jadi jangan saling menyalahkan" ungkap Miranti


Mereka pun menghabiskan malam itu dengan bercengkrama hangat.


Hingga malam larut barulah Reyza masuk kekamar mewah nya.


Dia membuka ponsel nya untuk mengecek apakah ada panggilan atau tidak dari gadis nya, namun nihil.


Reyza pun mengirim pesan pada Naina, namun tak kunjung dibalas.


Iseng iseng dia membuka berita online dan betapa terkejut nya dia melihat berita yang nampak nya baru saja beredar.


Sheralia artis yang sedang naik daun diisukan tengah menjalin hubungan dekat dengan CEO record company


Reyza tampak mengeraskan rahang nya dan mengepalkan tangan nya keras melihat foto foto Naina bersama Nico yang nampak dekat.


Di coba nya menghubungi Naina namun ponsel nya tidak aktif.


"baru ku tinggal satu hari sudah begini, bagaimana jika sampai bertahun tahun, arrggh" geram Reyza frustasi. Dia mencoba menenangkan diri dan meredam emosi, namun bayangan Niko yang selalu menatap Naina penuh cinta dan kekaguman membuat nya menjadi tidak tenang.

__ADS_1


...


next


__ADS_2