
Setelah pulang dari pesta yang diadakan Danil, Angelina tampak terus terdiam sedari dimobil hingga kini mereka sudah berada dirumah mewah Danil.
Danil melihat Angelina sedang duduk sambil menyandar disisi ranjang mewah nya dengan wajah yang nampak muram.
"apa kamu tidak menyukai pesta yang sudah ku buat ay? " tanya Danil yang duduk disisi istri nya, menatap teduh wajah cantik Angelina
"suka mas, suka sekali, terima kasih" jawab Angelina tersenyum.
"lalu kenapa kau terlihat tidak bersemangat, apa karena berjumpa dengan mantan kekasihmu itu? " tanya Danil menatap lekat wajah istri nya
"maaf mas, aku hanya merasa bersalah padanya" jawab Angelina tertunduk
"apa masih ada dia dihatimu? " tanya Danil lagi
Angelina pun menatap sendu wajah suami nya itu.
"mas, sungguh aku sudah membuang semua perasaan ku untuk nya, dan sekarang yang ada dihatiku cuma kamu, tapi maaf aku hanya tidak ingin dia terus membenciku" lirih Angelina menunduk tak berani menatap wajah suami nya
"sayang, dengarkan aku. Suatu saat dia pasti mengerti jika ini bukan kemauan mu, mungkin sekarang dia memang sedang terluka, tapi percayalah ketika nanti dia sudah menemukan orang yang tepat, pasti dia bisa bahagia dan melupakan rasa sakit nya terhadap mu, seperti kamu yang sudah bersusah payah melupakan nya untuk menerima ku" jelas Danil sembari menggenggam lembut tangan Angelina.
"terima kasih mas, kamu begitu baik padaku, bahkan rela untuk menunggu rasa cinta ku" kata Angelina berkaca kaca
"itu sudah menjadi tanggung jawab ku sebagai suami mu, bukan untuk mendapatkan mu saja, tapi juga untuk cinta mu, bagaimana pun aku tidak ingin cinta mu masih ada untuk nya" kata Danil tegas
"dan sekarang kamu sudah mendapatkan semua nya mas" jawab Angelina menangis
Danil pun mendekap erat tubuh istri nya.
"terima kasih sudah mau berusaha untuk mencintaiku, meski karena aku kau juga merasa terluka" ucap Danil tulus sembari mengelus sayang pundak istri nya
"Tuhan tau siapa yang terbaik untuk umat nya, dan sekarang kamulah pemenang nya" jawab Angelina
Danil pun melepaskan dekapan nya, diusap nya lembut air mata diwajah cantik istri nya. Dikecup nya singkat bibir tipis wanita yang kini sudah resmi menjadi istri nya.
"ya, hampir setahun bukan waktu yang sebentar untuk meluluhkan hati mu" ucap Danil terkekeh
"maaf" kata Angelina manja, dia pun menyandarkan kepala nya didada bidang Danil
"tidak apa, sekarang aku sudah mendapatkan semua nya, dan kamu jangan bersedih lagi, berdoalah supaya dia cepat menemukan cinta nya lagi" kata Danil mengecup pucuk kepala Angelina
"amin" jawab Angelina
Mereka pun menghabiskan malam bersama dengan cinta yang mulai tumbuh dihati Angelina.
Ya hampir setahun Danil berusaha untuk meluluhkan hati Angelina yang telah resmi menjadi istri nya. Hampir setahun juga dia mencoba mengobati luka hati Angelina karena harus berpisah dengan Reyza untuk bersama dengan nya.
__ADS_1
Dan setelah hampir setahun juga dia baru bisa memiliki hati dan tubuh gadis itu. Setelah melalui perjuangan yang tidak mudah, akhirnya mereka bisa menjadi pasangan suami istri seperti pada umum nya.
Meski awal nya berat untuk Danil dan juga Angelina, namun karena kesabaran Danil mereka akhirnya bisa menyatu dan saling mencintai.
..
Pagi ini Danil dan juga Angelina pergi kekota dimana rumah utama keluarga askara berada.
Mereka berencana untuk mengunjungi makam sahabat baik Danil itu.
Setelah hampir dua jam perjalanan mereka pun tiba dipemakaman elit itu.
Danil terus menggenggam sebelah tangan istri nya dan sebelah lagi membawa keranjang berisi bunga tabur.
Mereka pun berjongkok diatas makam yang bernama kan Abimanyu askara gemilang .
Ya, Abimanyu , kakak Reyza adalah sahabat Danil sedari mereka bersekolah dulu.
Danil dan juga Angelina masih terdiam sembari menaburi makam itu dengan bunga yang mereka bawa.
Danil mengusap lembut makam itu, masih teringat jelas kenangan nya bersama sahabat terbaik nya itu dan juga saat terakhir nya dia menitipkan pesan untuk nya.
"tenanglah disana bi, aku akan berusaha untuk selalu menjaga kesayangan mu sebelum seseorang itu datang" ucap Danil pelan. Terlihat gurat kesedihan diwajah nya
"kau tau bi, sekarang kami sudah menjadi sepasang suami istri yang seutuh nya, terima kasih untuk semua yang pernah kau tuah kan dalam hidup kami. Nama mu akan selalu terkenang dalam hati kami kawan.
Aku pamit dulu. Aku akan kemari lagi jika kami sudah membawa kabar baik untuk mu"
Kata Danil seraya mengusap nisan itu
Setelah memanjatkan doa beberapa saat, mereka pun kembali kemobil dan bergegas untuk pulang kerumah mereka.
Karena Angelina masih belum berani untuk bertemu dengan keluarga Askara.
Didalam mobil Danil masih banyak terdiam, dan Angelina tau jika suami nya masih menyimpan kesedihan yang mendalam karena kehilangan sahabat baik nya itu.
"mas" panggil Angelina lembut
"hmm" jawab Danil menatap wajah istri nya yang tersenyum manis
"apa mas masih begitu sedih, ini sudah setahun lo mas" kata Angelina hati hati
"tidak sayang, aku sudah ikhlas akan kepergian nya, tapi aku masih belum tenang karena amanat nya itu" kata Danil melirik lagi Angelina yang duduk disebelah nya
"Naina? " tanya Angelina lagi
__ADS_1
"ya, gadis itu. Gadis kesayangan Abi, kelihatan nya dia masih selalu sedih ketika mengingat mendiang Abi" ungkap Danil sendu
"mas, seperti katamu semalam tentang Reyza, begitu pula dengan Naina, aku yakin dia akan bisa melupakan kesedihan nya jika ia sudah menemukan pengganti mas Abi" ungkap Angelina mengusap pelan lengan Danil
"ya kau benar, dan aku rasa tak lama lagi dia akan menemukan orang itu" kata Danil pula
"oh ya, bagaimana mas yakin? " tanya Angelina lagi
"entahlah, tapi firasatku mengatakan orang itu adalah Reyza sayang" kata Danil menatap istri nya yang juga menatap nya
"benarkah? " tanya Angelina lagi
"hmm, akhir akhir ini mereka terlihat dekat, dan Naina juga sudah mulai ceria lagi meski terkadang sesekali masih terlihat murung" ungkap Danil
"kalau memang begitu, itu adalah kabar baik mas, Reyza orang baik dan Naina gadis yang setia, aku rasa mereka cocok" kata Angelina pula
"aku juga berfikir seperti itu, jika itu benar takdir tuhan sungguh unik bukan? , Tuhan mengambil Abi dengan menggantikan Reyza untuk gadis itu, dan aku sebagai pengganti Reyza untuk mu" kata Danil terkekeh
"ya, dan semua nya berkaitan dengan mas Abi" kata Angelina dengan senyum nya
"ya, dia orang baik sayang, dan doa orang baik selalu dikabulkan Tuhan. Kamu tau dulu dia pernah berkata pada ku bahwa dia ingin Naina masuk kekeluarga Askara, dan kini Tuhan mengirimkan adik nya pada gadis itu" ungkap Danil
"iya mas, aku juga berdoa untuk kebahagian Reyza dan juga gadis itu agar kita juga bisa hidup tenang kan" kata Angelina
"iya sayang, kamu terbaik" kata Danil mengusap lembut kepala Angelina
"apa kalian dulu begitu dekat mas, sehingga mas begitu menjaga amanat nya? " tanya Angelina penasaran
"dia lebih dari saudara bagiku ay, dari SMA kami selalu bersama, dan bahkan ketika aku kesulitan meneruskan pendidikan ku dialah yang membantuku untuk meneruskan pendidikan ku hingga keluar negeri dan bahkan hingga aku bisa menjadi ceo seperti sekarang juga karena dia." ungkap Danil sendu
"meski dia anak sultan tapi dia tidak pernah membeda bedakan derajat seseorang, dia dingin dengan orang lain, tapi begitu hangat dengan orang terdekat nya, dia orang yang paling tulus yang pernah kukenal ay" kata Danil lagi
"jadi bagaimana mungkin aku tidak memenuhi permintaan terakhir nya untuk menjaga gadis yang baru beberapa bulan dikenal nya, gadis yang menjadi gadis pertama dihati nya, ah jika mengingat itu aku sungguh tak berdaya ay, apalagi ketika melihat nya meregang nyawa, meski dia tersenyum tapi aku tau itu pasti sakit" ungkap Danil sembari menghapus air mata nya yang tiba tiba keluar diujung pelupuk mata nya
"dia orang baik, pasti dia ditempatkan ditempat yang terbaik pula mas" kata Angelina yang juga ikut bersedih
"ya dia orang yang sangat baik, dan Tuhan tidak ingin membiarkan nya merasakan sakit didunia hingga dia mengambil nyawa nya begitu cepat" ungkap Danil lagi
"kita harus selalu berdoa untuk nya, dia pasti bahagia disana, mas sudah berusaha menjaga gadis nya selama ini" kata Angelina menenangkan
"iya sayang, aku tau dia pasti bahagia disana" kata Danil tersenyum.
..
next
__ADS_1