Berjuang Bersamamu

Berjuang Bersamamu
Cafe Kenangan


__ADS_3

Setelah pergi dari gedung Gemilang group, Reyza membawa Naina kesuatu tempat dimana dia dengan kakak nya sering bersama dulu.


Kesebuah cafe yang bertema outdoor. Cafe itu terletak tak jauh dari gedung Gemilang group.


"kita mau kemana kak. Kenapa kakak bawa Nai gitu aja, Beti gimana, terus kalau tuan Suryo marah gimana? " tanya Naina beruntun ketika sudah berada didalam mobil


"Beti udah kakak suruh dia pulang bareng mbak Nita, dan masalah tuan Suryo biarin aja, siapa suruh dia mau jodohin kamu sama anak nya" jawab Reyza menahan tawa


"ya mungkin dia cuma becanda kali kak, kakak cepet amat sensi nya, kalau dia marah gimana, bisa habis kita" kata Naina yang terlihat khawatir


"enggak mungkinlah" jawab Reyza santai membuat Naina mendengus kesal


"ya, tapi gak sopan tahu kak langsung pergi gitu aja" kata Naina lagi


"habis nya kakak kesal disana" jawab Reyza


"tuan Suryo cuma bercanda mungkin kak. Mana mungkin dia beneran jodohin Nai sama anak nya. Kakak cepet banget marah nya" kata Naina membuat Reyza langsung mengulum senyum nya


"nama nya kakak sayang kamu" jawab Reyza membuat Naina langsung menoleh kearah nha


"gombal" ketus Naina


"gak percaya? " tanya Reyza melirik Naina


"mana bukti nya? " tanya Naina menatap Reyza menantang


Reyza langsung mengerem mendadak mobil nya membuat Naina terkejut bukan kepalang


dan


Cup


Naina dibuat terkejut kembali saat Reyza mencium singkat bibir tipis Naina membuat gadis itu memelototkan mata nya


"itu bukti nya" kata Reyza terkekeh dan melajukan kembali mobil nya


"kakak!!! Itu mesum nama nya" seru Naina memukul lengan Reyza gemas


"haha, lah kamu minta buktikan, kalau gak sayang kakak gak mau nyium kamu" kata Reyza tertawa melihat wajah cemberut Naina yang sudah merah merona


"alasan" ucap Naina melengos malu


"jangan dimanyunin lagi bibir nya, mau dicium lagi hm? " tanya Reyza menggoda


"apaan sih kak " jawab Naina memukul lengan Reyza yang sudah terbahak bahak.


Tak lama kemudian mobil yang dikendarai Reyza pun tiba dihalaman cafe yang dituju.


"ini cafe kan kak, kok kayak taman? " tanya Naina takjub ketika sudah keluar dari mobil nya


"iya cafe tema outdoor, ayo masuk" jawab Reyza sembari menggenggam erat tangan Naina.

__ADS_1


Mereka pun masuk kearea cafe yang bernuansa romantis itu.


Naina menatap kagum kesekeliling cafe itu. Seluas mata memandang banyak taburan lampu kelap kelip bagai bintang yang menghiasi langit malam.


Berbagai macam bunga dan tanaman hias menghiasi seluruh sudut taman cafe. Gazebo gazebo dari bilik bambu pun ditata rapi dan bersih


Sungguh tempat yang sangat nyaman dan tenang. Malam ini terlihat sepi hanya ada beberapa pengunjung saja yang datang. Karena memang cafe ini adalah tempat nongkrong nya anak sultan dengan baget yang lumayan tinggi, ditambah dengan malam yang sudah sangat larut


Naina dan Reyza duduk disalah satu gazebo cafe tersebut.


Terlihat seorang pelayan cantik menghampiri mereka dengan membawa buku menu.


"wah ini kan mbak Sheralia ya, penyanyi yang lagi hits itu" tanya pelayan itu dengan wajah berbinar menatap Naina


"iya mbak" jawab Naina dengan senyum manis nya


"foto dong mbak, boleh ya" tanya nya lagi


Naina pun mengangguk


Setelah melakukan adegan sesi foto pelayan itu pun pamit untuk mengambil pesanan mereka.


"tempat nya bagus banget kak, kakak tau dari mana tempat begini? " tanya Naina sembari mengedarkan pandangan nya


"dari internet" jawab Reyza singkat


"kakak pernah kemari? " tanya Naina lagi


Dan Reyza hanya mengangguk, tiba tiba saja hati nya begitu merindukan kakak nya saat ini


"bukan" jawab Reyza menggelengkan kepala nya


"lalu, pacar yang lain? " tanya Naina lagi


"sama kakak ku Nai" lirih Reyza membuat Naina tertegun


"oh ya? " tanya Naina menatap heran wajah Reyza yang tiba tiba berubah sendu


"iya, ini tempat nongkrong kami dulu. Dia suka banget kesini, kata nya nyaman tempat nya" jelas Reyza dan Naina hanya mengangguk angukan kepala nya


Kak, dulu kita pernah bercerita untuk membawa gadis kita ketempat ini kan, dan sekarang aku sudah memenuhi keinginan kita, membawa gadis yang sama sama kita cintai. Batin Reyza sendu


Sebelum dia memutuskan untuk kuliah diluar negeri, dia memang sering menghabiskan waktu dengan Abimanyu ditempat ini, berbagi cerita apa saja dengan kakak nya karena Reyza memang begitu dekat dengan Abimanyu, namun takdir malah membuat mereka terpisah dan jatuh cinta pada orang yang sama.


Hingga tak lama kemudian pesanan mereka datang. Reyza dan Naina pun makan dan minum dengan sesekali bercerita. Namun entah kenapa Reyza masih belum bisa terbuka soal hubungan nya dengan mantan kekasih Naina itu.


"Nai" panggil Reyza saat mereka sudah selesai makan


"hmm" gumam Naina menatap wajah Reyza


"apa kamu sudah mencintai kakak? " tanya Reyza pelan

__ADS_1


"kenapa kakak tanya begitu? " tanya Naina pula


"sebulan lagi waktu kakak disini, dan kakak ingin kepastian darimu agar kakak bisa menetapkan hati kakak saat kita berjauhan nanti" jelas Reyza menatap wajah cantik Naina yang langsung terdiam dengan fikiran nya


"apa hati kakak sudah sepenuh nya mencintai Nai? " tanya Naina balik


"sudah" jawab Reyza yakin


"tidak ada lagikah sisa cinta untuk masa lalu kakak? " tanya Naina lagi


"nai, apa selama ini yang kakak lakukan tidak pernah kamu lihat? Apa itu belum cukup untuk membuktikan rasa cinta kakak untuk kamu? " tanya Reyza menatap lekat wajah Naina


"nai hanya tidak ingin berbagi kak. Nai gak mau hati kakak masih ingat dengan yang lain" lirih Naina tertunduk


"Nai, kakak sudah pernah bilang bukan, kakak sudah melupakan nya, dan tidak ada lagi rasa untuk dia. Apa kamu yang memang belum bisa untuk mencintai kakak? " tanya Reyza lirih. Ada sesak didada nya ketika mengatakan itu


"maaf kak, bukan maksud Nai untuk tidak percaya sama kakak. Tapi karena rasa cinta yang sudah tumbuh itulah yang buat Nai semakin takut jika harus berbagi" jawab Naina membuat Reyza langsung terhenyak kaget mendengar penuturan gadis itu


"jadi, kamu juga sudah merasakan rasa yang sama Nai? " tanya Reyza


Naina pun mengangguk malu


Reyza tersenyum hangat menatap Naina dan langsung memeluk nya, Ada perasaan hangat yang langsung menjalar dihati nya.


"maukah kamu berjanji satu hal padaku? " tanya Reyza serius


"apa kak? " tanya Naina lagi


"apapun yang terjadi nanti dan apapun keadaan nya jangan pernah tinggalkan kakak Nai, karena apapun itu kakak sudah sangat menyayangimu" kata Reyza tegas


"iya kak, dan kakak juga harus selalu terbuka sama Nai ya, Nai gak mau ada satu hal pun yang kakak tutupi" ucap Naina pula


"jika ada bagaimana? " tanya Reyza yang membuat Naina mengerutkan dahi nya


"entah lah. Nai hanya ingin kita selalu terbuka kak" jawab Naina


"suatu saat kamu pasti tau semua tentang kakak Nai, dan kakak harap kamu tetap jadi Naina yang seperti ini" ungkap Reyza


"maksud kakak? " tanya Naina tak mengerti


"tidak ada, ayo kita pulang, hari sudah sangat larut. Apa kamu mau kita menginap dihotel dulu? " tanya Reyza mengalihkan pembicaraan


"tidak, pulang saja. Besok Nai ada ulangan dikampus" jawab Naina


Reyza pun mengangguk. Mereka pun pulang kerumah Naina meski malam telah sangat larut.


Maaf Nai, aku masih belum bisa jujur padamu. Batin Reyza


Aku tau ada yang kau sembunyikan kak, dan aku harap itu tidak akan menyakiti ku. Batin Naina pula


...

__ADS_1


jangan lupa tinggalin jejak ya guys


cerita ini gak terlalu berat konflik nya, aku cuma kasih yang ringan ringan aja, soal nya gak sanggup buat yang ribet 😉


__ADS_2