
Beberapa hari berlalu....
Pagi ini Naina dan juga Reyza sudah tiba dikampus mereka. Seperti biasa mereka menjadi pusat perhatian mahasiswa dan mahasiswi dikampus itu.
Setelah memulai pelajaran dikelas mereka masing masing, Naina, Clarissa dan juga Reyza beserta Dion pun janjian makan dicafe tak jauh dari kampus itu.
Sudah beberapa hari sejak Naina sibuk ke perusahaan RC mereka jarang berkumpul seperti ini.
"eh Nai lagu kamu udah booming loh, cepet banget tau udah masuk retting sepuluh besar dalam waktu kurang dua hari" ungkap Clarissa
"iyakah? Wah gak nyangka aku secepat itu" jawab Naina sumringah
"kalau terus terusan banyak yang liat aku yakin bisa jadi trending top dipasaran Nai, gaya lo juga keren banget Nai, perfect banget" puji Clarissa lagi membuat Naina merona malu
"ck, kamu ini, doain aja ya" ucap Naina pula
"gak lama lagi bakalan jadi artis dia Za, siap siap aja banyak saingan lo" ejek Dion
"haha, iya kak, apalagi bakat Naina yang gak bisa diragukan ini, pasti cepet naik retting nya" timpal Clarissa pula
"siapa yang bisa nyaingin ketampanan gue, ya gak Nai? " kata Reyza menaik naikan alis nya pada Naina
"iya iya, kakak memang yang paling tampan" jawab Naina merona
"dih, sekarang aja, besok kalau lo udah jadi artis banyak tu yang lebih tampan dari dia" kata Dion lagi membuat Reyza mendengus kesal
Clarissa dan Naina hanya tertawa melihat Reyza yang sudah masam karena digoda oleh Dion.
"lo belum tau aja pesona gue" kata Reyza sewot
"hahaha, gak tau gue memang, " ejek Dion lagi
"suatu saat bakalan guling guling lo kalau ngeliat gue lebih sukses dan lebih mempesona dibanding elo dan anak anak yang lain" kata Reyza dengan senyum misterius nya
"woah, gue tunggu kata kata lo, lo atau gue yang bakalan guling guling. Hahah" kata Dion tergelak
Reyza pun hanya geleng geleng kepala melihat kelakuan Dion yang senang sekali menggoda nya
Belum tau lo siapa gue. Batin Reyza tertawa
"udah deh kak, seneng banget godain kak Reza" ucap Clarissa
"kalo gak gitu bukan Dion nama nya cla, dia itu iri sama gue, takut kalah saing" ejek Reyza lagi
"haha, sialan lo, siapa juga yang takut kalah saing sama lo. " balas Dion terkekeh
"oh ya, denger denger waktu ulang tahun perusahaan Bokap gue besok lusa yang ngisi acara artis dari Record company, bukan lo Nai? " tanya Dion menatap Naina
__ADS_1
"iya kak, kata kak Reyza aku yang disuruh ngisi acara disana" jelas Naina membuat Dion mengernyitkan dahi nya
"lah kok kata Reza? " tanya Dion heran
"lah kan gue asisten nya. Hahhaa" jawab Reyza terbahak
"woah hebat lo za, takut banget cewe lo diambil orang, sampek rela jadi asisten dia" jawab Dion terkekeh
"yakan malah bagus sih kak, ada yang jagain Naina" kata Clarissa pula
"nah bener kata Clarissa, Naina itu langka, kalo dia hilang mau dimana gue nyari" sahut Reyza menatap Naina yang juga menatap nya
"lu kira burung, langka, bilang aja lo takut dia diambil orang, apalagi CEO Rc, beh pesona nya luar biasa" kata Dion lagi
"maka nya gue ngikutin dia terus, haha" jawab Reyza terkekeh
"haha, lo punya bodyguard rasa pacar Nai" kata Clarissa pula
"haha, gak tau aku kak Reza mau jagain aku atau mau lihat artis yang cantik cantik disana" goda Naina
"ish, ya jagain kamu lah sayang, mereka udah bekas semua itu, gak nafsu lagi aku" kata Reyza terbahak yang membuat teman teman nya pun ikut tertawa
"haha, mulut lo bilang gak nafsu, mata lo kemana mana" ejek Dion
"gue gak kayak elo ya , " kata Reyza pula
"Nai kakak balik dulu ya, mau mandi, setelah itu baru kakak jemput kamu lagi disini, kamu manggung dimall xx kan siang ini? " tanya Reyza saat mereka sudah dikampus
"iya kak, dua jam lagi aja ya, kakak istirahat aja dulu dirumah" balas Naina
"oke, yauda masuk sana, baik baik ya" kata Reyza sembari mengusap kepala Naina
"iya, kakak juga hati hati" balas Naina dengan senyum termanis nya
Reyza pun pulang kekost nya sedangkan Naina kembali kekelas nya karena masih ada mata kuliah
..
Hari sudah menjelang tengah hari dan Naina sudah selesai dengan kuliah nya.
Kini dia tengah berjalan menuju taman depan kampus untuk menunggu Reyza.
Saat ia sedang berjalan terlihat Sean menghampiri nya.
"hai Nai, baru pulang? " sapa Sean yang baru turun dari mobil nya
"eh kak, ia nih. Kakak juga baru pulang? " tanya Naina balik
__ADS_1
"ia, ada tugas tadi jadi agak lama balik nya. Kamu gak bareng Reyza? " tanya Sean heran
"oh iya, tadi kak Reza pulang duluan" jawab Naina
"oh ya Nai, selamat ya untuk hubungan mu dengan dia, semoga kalian bahagia selalu" ucap Sean sendu. Naina pun menatap wajah tampan itu. Nampak jelas jika ia terluka saat mengatakan itu.
"terima kasih kak. Kakak carilah perempuan yang bisa buat kakak bahagia, maaf jika Nai udah buat kakak sakit hati" lirih Naina tak enak
"gak papa, kakak ngerti kok. Hati tidak bisa dipaksakan bukan. Reyza orang baik seperti kakak nya dan dia pantas mendapatkan hatimu" ungkap Sean tersenyum menatap wajah cantik Naina yang terlihat bingung
"kakak nya? " gumam Naina yang masih bisa didengar sean
Apa dia tidak tau tentang hubungan Reyza dan Abi? .Batin sean
Hingga tiba tiba Reyza sudah muncul diantara mereka. Ada raut tidak suka diwajah nya saat melihat Sean mendekati Naina
"kakak udah dateng? " sapa Naina tersenyum
"iya, ayo pergi" ajak Reyza sembari menarik tangan Naina dan menatap tajam Sean yang tertunduk
"maaf tu, em maksud saya Reza, saya hanya sekedar menyapa Naina" kata Sean canggung dan tak berani menatap Reyza, Naina pun menatap heran mereka.
"tidak apa, kami permisi dulu" jawab Reyza yang segera berlalu menarik lengan Naina.
Sean pun hanya mengangguk sedikit membungkukan kepala nya.
"apa kakak sudah mengenal lama kak Sean?" tanya Naina saat sudah tiba diparkiran motor Reyza
"tidak, kakak cuma tau dia anak pak Brata" jawab Reyza sembari memakaikan helm pada Naina
"tapi seperti nya dia sangat menghormati kakak dan sudah sangat mengenal kakak" ungkap Naina masih menatap curiga Reyza
"perasaan kamu saja Nai, mungkin dia tidak enak karena kakak lihat dia mendekati mu" jawab Reyza yang juga memakai helm nya
"umm ya mungkin, tapi tadi dia bilang kakak baik seperti kakak nya kakak, kenapa kakak gak pernah bilang kalau kakak punya seorang kakak? " tanya Naina lagi yang membuat Reyza tersentak gugup
"em ada, kapan kapan kakak kenalkan, ayo berangkat, nanti kita telat, ini penampilan pertama kamu kan! " kata Reyza mencoba mengalihkan perhatian Naina.
Naina pun hanya mengangguk pasrah. Mereka pulang kerumah kost Naina terlebih dahulu untuk berganti pakaian
Setelah berganti pakaian Naina dan Reyza berangkat ketempat yang diberitahukan oleh asisten pak Agung.
Hampir satu jam perjalanan menggunakan motor menembus jalanan ibukota yang macet dan panas akhirnya Naina dan juga Reyza tiba disalah satu pusat perbelanjaan tempat dimana Naina akan manggung untuk pertama kali nya didepan umum.
...
next
__ADS_1