Berjuang Bersamamu

Berjuang Bersamamu
Fakta Yang Terungkap


__ADS_3

Malam ini Naina dan juga Reyza sudah berada dicafe tempat mereka bekerja.


Terlihat pengunjung cafe sudah lumayan ramai. Baik Naina maupun Reyza tengah sibuk dengan kegiatan mereka masing masing.


Beberapa waktu belakangan ini Naina menyanyi dengan hati yang sudah bisa dikatakan tenang. Tidak ada lagi sesak dan sendu diwajah nya. Hanya senyum manis nya yang selalu ia pancarkan terutama untuk Reyza.


Reyza juga sudah mulai terbiasa bekerja dicafe itu, meski awal nya payah namun sekarang ia sudah lihai melakukan pekerjaan nya. Siapa yang akan menyangka jika seorang pelayan dicafe itu adalah pewaris tunggal kejayaan Gemilang Grup, salah satu perusahaan terbesar dinegara itu.


Kini Naina tengah menyanyikan sebuah lagu berjudul cinta sejati dari BCL.


Ia menyanyikan lagu itu dengan penuh penghayatan sehingga siapa saja yang mendengar nya dapat tersentuh. Begitu pula dengan Reyza dan pengunjung lain.


Aku tau dihatimu masih lebih besar nama nya dari pada aku Nai, tapi tidak apa, aku sudah cukup bahagia melihat mu tersenyum karena kehadiran ku. Batin Reyza.


Naina pun selesai membawakan lagu itu. Kini dia tengah duduk istirahat bersama dengan Reyza disudut cafe. Mereka berdua pun larut dalam obrolan mereka hingga pembicaraan mereka terhenti saat Danil datang bersama dengan seorang pria paruh baya.


"Nai, ini pak Agung, utusan dari Record Company, ada yang ingin dibicarakan nya" kata Danil mengenalkan pria yang bernama pak Agung itu


"malam pak, saya Naina" sapa Naina sopan menjabat tangan pak Agung


Mereka duduk dikursi tempat Naina dan juga Reyza duduk.


Melihat itu Reyza pun segera undur diri karena merasa tidak enak jika harus ikut campur.


Namun langkah nya dihentikan Danil.


"tidak apa, duduk lah" ucap Danil yang membuat Reyza kembali ketempat duduk nya disebelah Naina sementara Danil dan pak Agung duduk didepan mereka.


"begini Naina, saya sudah mendengar suara kamu tadi ketika bernyanyi diatas panggung, dan saya sangat menyukai nya. Saya ingin mengajak mu untuk bekerja sama dengan saya, menjadi penyanyi manajemen saya, jika kamu beruntung kamu bisa memiliki album sendiri" kata pak Agung membuat Naina mengernyitkan dahi nya.


"em maksud bapak, saya bisa jadi penyanyi seperti yang ditvtv itu?" tanya Naina dengan wajah yang masih bingung


"iya, beberapa penyanyi papan atas juga berasal dari menejemen saya, dan kamu punya kemampuan yang lumayan, suara kamu juga sangat merdu dan pas untuk didengar. Sayang kan bakat mu tidak dikembangkan" ungkap pak Agung lagi


Naina menatap Reyza yang tersenyum dan mengangguk lalu menatap Danil yang juga sama memberikan senyum nya dan juga mengangguk tanda setuju.


"ini kartu nama saya, kamu bisa memikirkan nya malam ini. Jika kamu bersedia kamu bisa datang besok siang kekantor saya untuk langsung rekaman" kata pak Agung menyerahkan sebuah kartu nama pada Naina


"baik pak, akan saya fikirkan. Terima kasih banyak" kata Naina menganggukan kepala nya


"baiklah, kalau begitu saya permisi dulu. Mari pak Danil, Naina dan mas" kata pak Agung berlalu meninggalkan cafe itu


Kini yang tersisa hanya Danil, Reyza dan juga Naina yang masih duduk tenang dikursi mereka masing masing


"ini awal dari mimpimu Nai, pergunakan lah kesempatan ini sebaik mungkin. Kamu bisa ditemani oleh Reza untuk kesana" kata Danil yang menatap Reyza dengan tatapan penuh arti

__ADS_1


"baik pak, terima kasih banyak, saya akan mencoba nya" jawab Naina senang


"ya, kamu harus selalu usaha wujudkan impian dan bahagia mu," tutur Danil lagi yang membuat Reyza menatap nya bingung


Sedari awal berada dicafe ini, dia terlihat begitu perhatian pada Naina. Apa yang ada difikiran nya. Batin Reyza curiga


Melihat gelagat Reyza yang menatap nya lain Danil pun segera berbicara.


"baiklah saya permisi dulu, dan Reza ikut saya keruangan saya" ucap Danil yang langsung berlalu meninggalkan Reyza dan Naina yang menatap nya bingung


"ada apa kak? " tanya Naina heran


"tidak tau, yauda kamu selesain dulu kerjaan nya, tu si Beti udah sibuk ngelirik kamu aja dari tadi" jawab Reyza sembari menunjuk kearah Beti


"yauda deh, Nai kesana ya" kata Naina yang langsung beranjak dari duduk nya.


Sementara Reyza pergi keruangan Danil. Terlihat Danil sudah duduk dikursi nya dengan santai.


"duduk lah" titah Danil mempersilahkan Reyza duduk didepan nya


"ada apa saya dipanggil kemari mas? " tanya Reyza heran


Apa dia mau membicarakan masalalu ku dengan istri nya. Batin Reyza


"ba bagaimana mas tau nama asli ku? Dan kenapa mas bicara seperti itu" tanya Reyza gugup sekaligus curiga


"tenang lah, saya adalah sahabat baik almarhum kakak anda tuan, awal nya saya tidak tau siapa anda saat melamar bekerja disini, tapi karena wajah anda mirip dengan mendiang Abimanyu saya menyelidiki anda, maaf, bukan maksud saya lancang" ungkap Danil sopan


"tidak perlu terlalu formal, saya bawahan anda disini. Lalu kenapa anda begitu perhatian dengan Naina? " tanya Reyza yang masih saja menaruh curiga terhadap Danil


"Naina adalah gadis kesayangan Abimanyu, gadis pertama dan satu satu nya didalam hidup nya, dia mengirim Naina kerja disini karena tau cafe ini adalah milik saya. Sebagai sahabat saya juga ikut merasakan kebahagian mereka, semenjak mengenal Naina, Abimanyu berubah lebih hangat. Hingga kejadian naas itu terjadi, sayalah satu satu nya orang yang berada disamping nya sebelum dia menghembuskan nafas terakhir nya dan sebelum pak Roy datang." ungkap Danil menjeda perkataan nya yang terasa sesak


"dia berpesan pada saya agar menjaga Naina dengan baik sebelum seseorang yang mengantikan nya datang untuk membahagiakan Naina. Tidak ada beban yang saya lihat ketika dia mengatakan itu, dia mengatakan dengan penuh senyum walau tubuh nya merasakan sakit saat hendak meregang nyawa. Dia juga tidak ingin Naina melihat nya dalam keadaan seperti itu, maka pada saat Naina datang dia sudah dalam kondisi dibersihkan dan sudah tidak bernyawa lagi. " Danil menarik nafas nya dalam dan membuang nya secara perlahan


"dan takdir Tuhan memang tidak pernah terduga tuan, almarhum seperti nya sudah mempunyai firasat bahwa anda lah orang yang akan menggantikan nya untuk mendampingi Naina. Terlihat dari sikap Naina yang mulai ceria kembali saat sudah bertemu dengan anda, sama seperti saat dia bersama Abi dulu. " kata Danil sembari menghapus setitik air mata nya.


Terlihat Reyza juga menjatuhkan air mata nya. Betapa haru nya dia mendengar penuturan Danil yang ternyata sahabat dari kakak nya sendiri


"jadi sikap anda yang perhatian pada Naina adalah bentuk rasa simpatik anda, begitu? " tanya Reyza menatap Danil yang tersenyum pada nya


"ya tentu saja, dia amanat yang dititipkan pada saya, sebenar nya saya tidak pernah berada lama dicafe ini apalagi harus menjadi menejer disini, namun semenjak kepergian Abimanyu dan pesan dia pada saya lah yang membuat saya menjadi menejer dicafe ini sekaligus agar dapat mengawasi Naina. Sekarang tugas saya sudah selesai, Naina sudah mendapatkan pengganti Abi yang merupakan adik nya sendiri, dan saya harap anda benar benar tulus pada nya tuan, Naina gadis yang baik" kata Danil menatap serius Reyza


"tentu saja , saya serius sebelum saya tahu bahwa dia adalah kekasih kakak saya, saya sudah jatuh hati pada nya. " sahut Reyza serius


"dan saya mohon mas, tolong rahasiakan identitas saya dari siapapun termasuk Naina" pinta Reyza memohon

__ADS_1


"anda tenang saja, saya tahu permainan keluarga kalian, Abimanyu adalah sahabat baik saya, saya tidak mungkin mengecewakan keluarga nya " jawab Danil yakin


"emh, bolehkah saya bertanya mas? " tanya Reyza ragu


"apa tuan, apa kah mengenai istri saya? " tanya Danil pula yang membuat Reyza sedikit tersentak


"apa mas tahu hubungan antara saya dengan istri mas dulu? " tanya Reyza


"tentu saja saya tahu. Saya mohon maaf sebelum nya karena saya hubungan kalian hancur, sebenar nya saya menolak perjodohan itu karena tau jika calon saya adalah kekasih dari adik sahabat saya. Tapi takdir berkata lain tuan, jika tuhan sudah berkata bahwa itu adalah jodoh saya maka sekuat apapun kami menolak nya maka akan tetap dipersatukan juga. " ungkap Danil merasa tak enak


"tidak apa, saya sudah melupakan nya. Tapi apakah dia tahu tentang identitas saya? " tanya Reyza lagi


"tahu, sehari sebelum menerima perjodohan kami saya sudah memberitahu nya. " jawab Danil yang membuat Reyza terkejut


Jadi kenapa dia tetap meninggalkan ku jika dia sudah tau siapa aku sebenar nya. Batin Reyza heran


"dia sangat mencintaimu tuan, bukan waktu yang sebentar kalian menjalin hubungan bukan, dia gadis yang baik, meski dia tau anda adalah raja dinegeri ini tapi ia tetap pada pendirian nya, dia hanya tidak ingin melawan orang tua nya. Dia sama hancur nya seperti anda saat dia memutuskan untuk berpisah darimu." ungkap Danil yang membuat Reyza terdiam seribu bahasa


"dia tidak berkhianat darimu, aku sudah ingin melepas nya dan membatalkan perjodohan kami, namun orang tua kami sudah sepakat dan tidak bisa dibantah lagi. Orang tua nya berkata bahwa mereka tidak pantas bersanding dengan keluarga tuan Suryo gemilang mengingat kesalahan yang pernah mereka perbuat dahulu. Dari situ istriku pun mulai merelakan hati nya dan lebih memilih saya yang sebelum nya tidak pernah dilihat nya" kata Danil lagi


"maafkan saya, saya pernah salah sangka pada kalian" ucap Reyza menunduk merasakan hati nya yang tidak menentu


"tidak apa tuan, jodoh sudah ada yang mengatur. Anggap saja dulu anda menjaga jodoh saya saat jodoh anda dijaga oleh kakak anda" ucap Danil berkelakar mencairkan suasana yang sedikit mulai tegang.


Reyza pun tersenyum tipis. Entah apa yang dirasakan nya sekarang. Antara bahagia atau bersedih


"jangan risau tuan, berbahagialah dengan Naina, sekarang tanggung jawab mu adalah dia. Angelina juga sudah merelakan anda meski awal nya juga berat untuk nya dan juga untuk saya. Bisa anda bayangkan pernikahan tanpa cinta seperti apa, berbulan bulan saya mencoba mengobati luka hati nya dan mencoba masuk menggantikan anda, meski awal nya payah dan sempat menyerah namun kini kami sudah hidup seperti pasangan pada umumnya, dan kini Angelina juga sudah mengandung buah hati kami" ungkap Danil menatap Reyza. Danil mengerti saat ini perasaan Reyza sedang campur aduk


"benarkah, kalau begitu sampaikan maaf saya pada istri anda mas, semoga kalian juga berbahagia selalu" ucap Reyza tulus


"tidak ada yang perlu dimaafkan tuan, Angelina pasti akan bahagia jika mengetahui anda juga sudah bahagia dengan Naina" balas Danil


Reyza pun hanya mengangguk dan tersenyum


"mungkin setelah ini saya akan jarang datang kecafe ini tuan, semua nya sudah saya serahkan pada asisten saya. Saya akan fokus mengurus perusahaan dan istri saya. Tugas saya menjaga Naina sudah hampir selesai. Kini tinggal anda yang bertanggung jawab pada nya. tapi tetap saja saya akan selalu memantau kalian terus hingga saat nya kalian bersatu dalam ikatan suci.


Saya harap anda bisa menjadi seperti yang Abimanyu harapkan" pinta Danil


"saya akan berusaha semampu saya, Abimanyu dan Naina adalah dua orang yang berarti dalam hidup saya mas. Terima kasih selama ini sudah mau menjaga Naina untuk kami. Dan semoga anda juga bisa selalu menjaga dan membahagiakan Angelina, saya bersyukur Angelina mendapatkan orang seperti anda sebagai pengganti yang jauh lebih baik dari saya" kata Reyza tulus menjabat tangan Danil


"pasti tuan, anda maupun saya sama saja, hanya jalan takdir kita yang berbeda"


Danil pun membalas jabatan tangan Reyza.


Selesai sudah kesalah pahaman antara Reyza dan juga Angelina, serta mulai ringan juga beban amanat yang ditanggung Danil selama ini.

__ADS_1


__ADS_2