
Keesokan hari nya..
Siang ini Naina, Reyza dan juga Clarissa bersama Dion tengah berada dikantin kampus. Mereka sedang makan siang bersama.
Terlihat Clarissa dan Dion begitu mesra. Sudah beberapa bulan mereka menjalani hubungan sebagai sepasang kekasih. Banyak penghuni kampus yang patah hati karena pangeran kampus mereka telah menjalin hubungan dengan Clarissa yang notabene nya juga gadis yang lumayan cantik dan kaya dikampus itu. Bukan hanya mereka yang menjadi trending topic warga kampus tapi pasangan Naina dan juga Reyza yang juga mencuri perhatian mereka. Meski banyak yang mencibir namun tak ayal pesona Reyza yang melebihi ketampanan pangeran kampus itu juga banyak yang diam diam mengagumi nya, apalagi kini dia dekat dengan Naina yang cantik nya tak kalah dengan Clarissa hanya berbeda penampilan dan gaya. Mereka sudah dijuluki the most couple dikampus itu. Membuat siapa saja yang memandang akan terasa baper, iri dan juga cemburu. Apa lagi untuk para fans mereka terutama Sean anak pak Brata yang sedari dulu menyukai Naina.
Kini dia hanya dapat menatap Naina dari jauh, mengagumi nya dalam diam. Karena dia tau saingan nya adalah anak seorang milyarder.
Seperti saat ini Sean yang juga sedang berada dikantin bersama teman teman nya sesekali mencuri pandang pada Naina yang tengah tertawa bahagia bersama Reyza dan juga Clarissa beserta Dion.
"apa kurang nya aku Nai, hampir dua tahun aku mencoba mengetuk hatimu namun kau juga tak bisa memberi celah untuk ku masuk, sedang kan dia yang baru kau kenal sudah bisa membuat mu bahagia seperti itu.
Dulu almarhum kakak nya yang memiliki hati mu, sekarang adik nya, apalah dayaku Nai, kalau sudah menyangkut mereka aku jelas bukan apa apa.
Semoga kau bahagia Nai, Tuhan tau yang terbaik untukmu, lama kau terpuruk karena kehilangan Abimanyu namun tuhan menggantikan nya dengan Reyza, adik nya sendiri. Batin Sean sendu
Diapun meninggalkan kantin itu bersama teman nya melewati meja Naina dan juga teman teman nya.
Dia melirik sekilas Naina yang juga memandang nya.
Naina tersenyum pada nya dan dia hanya membalas tipis senyum itu. Dilirik nya Reyza yang nampak cuek saja, dia pun segera berlalu meninggalkan mereka dengan hati nya yang luka.
Clarissa yang melihat interaksi Naina dan Sean tadi hanya bisa menatap iba, sebenar nya dia kasihan pada Sean yang telah lama mencoba dekat dengan Naina namun apalah daya hati Naina jatuh pada Reyza yang baru dikenal nya.
"emmh, patah hati banget deh kayak nya dia Nai" bisik Clarissa ditelinga Naina
"husstt, diem deh" kata Naina yang juga ikut berbisik sambil melirik Reyza yang juga menatap nya
"kalian ini bisik bisik tetangga, gak liat ada kita disini" ucap Dion kesal
"sewot aja sih yank, urusan perempuan ini" jawab Clarissa terkekeh
"palingan juga nyeritain Sean kan" ucap Reyza santai namun mampu membuat Naina dan juga Clarissa sedikit terkejut dan langsung saling pandang canggung
"kok kakak tau? " tanya Clarissa heran
"gimana gak tau hampir setiap hari dia liatin Naina, dulu sebelum kami deket dia juga sering deketin Naina kan? " ungkap Reyza menatap Naina yang masih diam tanpa ekspresi
"iya sih, ngefans banget dia sama Naina, bahkan udah dari awal sejak kami baru masuk kampus ini" ungkap Clarissa pula
__ADS_1
"iya, nampak banget wajah patah hati nya tadi tu anak" timpal Dion terkekeh
"haha, tapi kasian tau yank, cinta nya bertepuk sebelah tangan" kata Clarissa lagi
"hati kan gak bisa dipaksain Cla, lagian aku juga gak pernah ngasi dia harapan apa apa, kamu kan tau sendiri" ungkap Naina sembari mengaduk aduk minuman nya
"iya iya" kata Clarissa terkekeh
"doain aja biar dia cepat ketemu sama perempuan yang baik yang pas buat dia" ucap Reyza sok bijak
"cih sok bijak lo, saingan elo tu bego, gak takut lo Naina direbut? Sean lebih dari elo loh, anak pak brata pula, lo cuma menang tampang dari dia" seru Dion sambil memukul pelan pundak Reyza membuat pemuda itu mendengus kesal
"ngapain takut, semua kan tergantung Naina, kalo dia beneran sayang sama gue dia gak akan berpaling, ya kan sayang" kata Reyza sembari mengedipkan sebelah mata nya dan menatap Naina yang sudah merona malu
"diih udah sayang sayangan aja nih, baper aku tuh" seru Clarissa tergelak
"bisa juga lo bilang sayang ya, gue kira lo cuma bisa ngitung angka doang" ejek Dion
"gue kan belajar dari elo pangeran kampus yang terhormat tapi tampang pas pasan " ejek Reyza pula
"haha sialan lo, biar kata gue pas pasan juga bisa bikin Clarissa jatuh cinta, yakan yank" ucap Dion bangga
"woah jahat banget" kata Dion pura pura menangis
"hahahhaa" mereka semua pun larut dalam tawa siang itu hingga Naina dan juga Clarissa beranjak duluan Karena jam pelajaran mereka sudah dimulai
..
Karena tidak ada kegiatan lagi dikampus Reyza memutuskan untuk pulang duluan dan siang nanti kembali untuk menjemput Naina kembali.
Dia ingin istirahat sejenak karena beberapa hari ini terasa sangat melelahkan untuk nya.
Apalagi sekarang dia harus mengantar jemput gadis kesayangan kakak nya dan tentu nya gadis nya juga.
Terkadang dia berfikir bahwa takdir begitu lucu, tidak pernah terbayangkan oleh nya jika dia juga akan menyukai kekasih kakak nya, dan rasa nya Naina dapat dengan cepat mengambil hati nya yang sempat terluka karena kehilangan Angelina.
Kini Reyza telah berada dirumah kost nya. Setelah membersihkan diri nya sejenak dia mulai merebahkan tubuh nya diatas kasur tipis.
Namun baru akan memejamkan mata nya lagi lagi dia dibuat terkejut dengan suara berisik didepan kost nya.
__ADS_1
"aaaahhh, kenapa sih selalu berisik kalo gue lagi pengen istirahat" ucap Reyza begitu kesal
Dia kembali memejamkan mata nya dan menutup kepala nya dengan bantal. Namun suara didepan kost itu kembali mengusik ketenangan nya
"CK, dasar ibu ibu, gak tahu apa kalau gue capek" gumam Reyza yang kemudian beranjak dari tidur nya dan berjalan keluar
Diluar terlihat Putra tengah bersantai menikmati kopi nya dan sepiring kue ditangan nya
Dan Reyza menatap kearah suara berisik yang mengganggu nya.
Ibu ibu bahkan beberapa wanita muda terlihat saling memperebutkan alat alat masak yang dibawa oleh seorang pria paruh baya berbadan gemuk, persis seperti bulan bulan yang lalu.
"kenapa bang, keganggu lagi ya" ejek Putra terbahak memperhatikan raut wajah Reyza yang kusut
"ngantuk banget aku. mau tidur saja susah" gerutu Reyza dan duduk disebelah Putra
"sabar bang, mendingan ngopi aja nih" kata Putra menyerahkan secangkir kopi yang tinggal setengah nya
"kamu ngasih aku kopi sisa kamu" tanya Reyza menatap Putra yang terkekeh
"baru diminum dikit kok bang" jawab Putra
"males deh Put, bisa rabies aku" ucap Reyza kesal
dan Putra semakin terbahak bahak
"gini amat ya hidup jadi rakyat jelata'" gumam Reyza sembari membuang nafas nya dengan kasar
"maka nya jadi anak Tuan Suryo aja bang, biar enak" kata Putra membuat Reyza langsung tersedak udara
uhuk uhuk
"kamu kenal dia?" tanya Reyza heran
"siapa yang gak kenal, nama nya sering masuk tv sebagai orang yang paling berpengaruh dinegeri ini, gini gini aku suka liat berita ya bang" ungkap Putra membuat Reyza geleng geleng takjub
'gak tahu aja dia kalau gue memang anak nya' batin Reyza
...
__ADS_1
jangan lupa like and coment nya guys 😉