Berjuang Bersamamu

Berjuang Bersamamu
Naina Pulih


__ADS_3

Seminggu telah berlalu, kondisi Naina juga sudah mulai membaik. Dia sudah bisa makan bubur sedikit demi sedikit. Tubuh nya juga sudah mulai bisa digerakan.


Selang selang yang menempel ditubuh nya pun sudah tidak ada lagi. Yang ada tinggalah selang infus ditangan nya untuk menambah nutrisi dan vitamin agar tubuh nya cepat pulih kembali


Kini Naina tengah berbaring diranjang bersama Reyza. Hal yang paling membahagiakan bagi Reyza bisa melihat senyum diwajah Naina lagi.


Seminggu ini dia sudah dapat menerbitkan senyum nya kembali setelah sekian lama wajah murung selalu menghiasi hari nya.


Penantian nya selama sebulan lebih akhirnya terbayar sudah. Kini Naina sudah ada dalam pelukan nya, melihat nya tersenyum meski belum mampu melakukan apapun. Tapi, Reyza sudah cukup puas akan hal itu, dia berharap permata hati nya bisa kembali pulih dan ceria seperti dulu lagi.


"terima kasih telah mau berjuang untuk kami semua sayang" kata Reyza tulus sembari menciumi puncak kepala Naina yang terbaring memeluk nya


"Nai yang seharus nya berterima kasih pada kakak, kakak dengan setia masih mau menjaga dan merawat Nai, maaf jika selama ini Nai sudah sangat merepotkan" ungkap Naina lirih


Dia bisa melihat tubuh Reyza yang mulai kurus, bulu bulu halus yang juga telah memenuhi rahang tegas nya, jauh berbeda ketika terakhir kali Naina melihat nya


"sudah tugas kakak sebagai seorang suami menjaga mu kan, jangan berbicara seperti itu. Melihat mu tersenyum itu adalah kebahagian terbesar untuk kakak" jawab Reyza yang masih setia mengusap lembut pipi kurus Naina


"tapi Nai belum bisa jadi istri yang baik untuk kakak" ungkap Naina lesu, dia masih memainkan tangan nya didada Reyza yang sedari tadi selalu menahan gelenyar aneh yang dirasakan oleh tubuh nya


"kamu tetap yang terbaik, tetap lah kuat dan selalu tersenyum. Itu sudah cukup untuk kakak" kata Reyza melemparkan senyum hangat nya yang selalu membuat Naina berdebar debar hingga kini


Naina pun tersenyum manis menatap reyza,


Satu kecupan lembut mendarat dibibir merah muda yang masih terlihat pucat itu. Membuat semburat merah muncul dipipi tirus Naina.


"kamu cantik jika merona seperti ini" goda Reyza dan tentu saja itu membuat Naina semakin merona malu


Hingga keromantisan mereka terganggu oleh kedatangan Beti dan juga dokter Bayu


"ups, apa kah kami datang diwaktu yang tidak tepat? " tanya dokter Bayu menggoda, membuat Naina dan Reyza langsung melepaskan pelukan mereka


Naina langsung tersenyum canggung sementara Reyza nampak acuh saja menanggapi godaan dokter Bayu


"ah itu udah biasa bang, mereka memang gak tau tempat. Aku udah puas dari dulu jadi obat nyamuk nya" sahut Beti sambil duduk disofa tak jauh dari ranjang Naina.


Reyza langsung bangkit dari posisi nya dan duduk disamping Naina membiarkan dokter Bayu memeriksa Naina dan menyuntikan cairan kelengan nya, tentu saja itu membuat Reyza meringis dan memalingkan wajah nya


"tenang saja Bet, sudah ada saya. Kamu tidak sendiri lagi sekarang" kata dokter Bayu mengedipkan sebelah mata nya pada Beti hingga membuat gadis itu salah tingkah


Reyza dan Naina saling pandang penuh arti lalu kembali menatap dokter Bayu dan Beti bergantian


.

__ADS_1


"ehm, aku melihat ada sesuatu disini" ucap Reyza santai sementara Naina kembali memperhatikan Beti dan dokter Bayu bergantian dengan tatapan penuh selidik


"tentu saja ada, ada kami yang akan mengganggu bulan madu kalian" jawab dokter Bayu santai dan langsung duduk disebelah Beti


"ck , kau ini, pergi sana, apa kau tak punya pekerjaan lain" sewot Reyza


"ini jam istirahat tuan muda. Saya ingin bersantai sebentar" jawab dokter Bayu masih terlihat santai sembari membenarkan jas kebanggaan nya


"apa kau tak bisa istirahat diruangan mu, kenapa pula harus disini" tanya Reyza sinis


"tidak ada pemandangan enak disana. Tidak ada yang bisa saya ganggu" jawab dokter itu membuat Beti berdecak


"kau memang pengganggu bang, seperti kumbang. Terbang kemana mana" sewot Beti namun pipi nya menampilkan semburat merah yang membuat Naina menahan tawa nya, pasti sahabat nya ini mulai menemukan sesuatu yang membuat hati nya menjadi berbunga


"saya kumbang nya, dan kamu bunga nya" jawab dokter Bayu tersenyum penuh arti menatap Beti.


Ya, sudah sebulan lebih dia mengenal Beti sejak Naina dirawat dirumah sakit ini. Ada sesuatu yang terlihat spesial ketika bersama Beti, tingkah lucu gadis itu serta kepolosan nya membuat dokter Bayu suka sekali menggoda nya ditengah waktu luang .


"ck, jangan menggombal ku bang. Nanti kalau aku baper kau tak akan bisa kemana mana lagi" jawab Beti dengan senyum malu malu nya


"saya memang tidak bisa kemana mana, kamu lihat sekarang, saya ada disini kan" jawab dokter Bayu terkekeh


"aku udah kenyang bang" kata Beti seiring tangan nya yang mengusap perut rata nya membuat dokter Bayu mengernyit heran


"iya, udah kenyang aku selalu makan gombalan Abang itu" jawab Beti ketus namun tidak dapat dipungkiri rona merah menghiasi wajah cantik nya membuat dokter Bayu langsung terbahak, mereka seolah sedang merasa berada didunia lain sehingga tidak lagi ingat jika masih ada dua makhluk selain mereka diruangan itu


"emhh sayang, seperti nya kita yang sekarang menjadi obat nyamuk mereka" sindir Reyza


"ya, seperti ada sesuatu yang akan terjadi" timpal Naina pula


Dokter Bayu dan Beti pun langsung sama sama terkekeh menahan malu


..


Beberapa hari berlalu...


Hari ini dokter Bayu dan rekan nya memeriksa kondisi Naina disebuah ruangan khusus untuk mendeteksi hasil akhir pengobatan nya.


Semua orang sudah menunggu didepan ruangan itu dengan perasaan was was.


Terlihat Reyza, ibu, mama, Beti dan Loli menunggu sambil terus berdoa berharap hasil yang seperti mereka harapkan selama ini.


Hingga satu jam kemudian asisten dokter Bayu pun keluar dari ruangan itu dan mempersilahkan mereka yang mau menjenguk Naina untuk masuk.

__ADS_1


Tentu saja mereka semua masuk karena ingin mengetahui hasil nya.


Reyza menatap raut wajah Naina yang tersenyum dengan mata yang berkaca kaca kearah nya, sementara dokter Bayu dengan raut wajah puas nya.


"bagaimana hasil nya dokter? " tanya Reyza langsung


"mukjizat yang Kuasa tuan, kanker yang nona Naina derita dinyatakan sembuh total" jawab dokter Bayu dengan raut wajah tenang namun terlihat puas dengan hasil nya, membuat Reyza langsung tersenyum penuh haru dan mendekat ketempat Naina berada


"alhamdulilah ya Allah, terima kasih" ucap semua orang didalam ruangan itu penuh syukur, air mata bahagia langsung mewarnai wajah mereka. Akhir nya segala kesakitan, kesedihan, dan kelelahan mereka semua dibayar dengan indah oleh sang pemilik hidup.


Beti dan Loli langsung memeluk ibu yang menangis haru dan Reyza langsung memeluk tubuh Naina yang juga sudah berderai air mata bahagia


"terima kasih Tuhan. Perjuangan mu tak sia sia sayang, terimakasih , terimakasih telah berjuang" kata Reyza dengan perasaan yang sangat bahagia


"perjuangan kita kak. Ini karena perjuangan kalian semua, Terimakasih sudah mau merawat Naina hingga sekarang, ibu, mama, Beti, Loli dan juga dokter. Terima kasih banyak" ucap Naina tulus dengan air mata dipipi nya menatap satu persatu orang orang yang berjasa dalam hidup nya


Para wanita itu pun langsung memeluk Naina bergantian, mengucap kan rasa syukur tanpa batas atas kesembuhan Naina. Rasa lelah dan sakit yang mereka alami selama setahun lebih kini terbayar sudah, Naina dinyatakan sembuh dari sakit nya.


Bahkan ibu sampai bersujud syukur sangking senang nya dia melihat putri kesayangan nya sembuh setelah setahun lebih berjuang melawan maut.


Mama pun menjatuhkan air mata nya melihat kebahagiaan Reyza sudah terlihat lagi. Kini dia telah dapat bernafas lega.


Beti dan Loli juga bersyukur karena semua harapan mereka dikabulkan oleh Tuhan.


Sungguh, untuk saat ini tidak ada yang lebih membahagiakan dari apapun selain kabar kesembuhan Naina.


Ibu langsung menghubungi ayah dan eyang putri untuk mengabarkan kesembuhan Naina, sementara Miranti menghubungi tuan Suryo akan keadaan Naina.


..


*sorry baru bisa update guys....


itupun cuma bisa satu episode dulu ya


Kerjaan didunia nyata begitu banyak akhir akhir ini.


semoga kalian tetap setia menanti kelanjutan kisah Reyza dan Naina ya


gak banyak bab lagi kita akan berada diujung cerita ...


.


terimakasih untuk para pembaca setia

__ADS_1


I love you somuch*


__ADS_2