
Hari ini adalah hari dimana Naina dan juga Clarissa wisuda. Ya, mereka telah menyelesaikan pendidikan mereka dengan baik dan lancar. Meski Naina harus berjuang sedikit keras untuk bisa menyelesaikan nya ditengah tengah jadwal manggung nya yang begitu padat.
Mereka berdua terlihat sangat cantik dengan kebaya modern pas body berwarna soft colour yang ditutupi oleh baju toga nya juga riasan tipis yang menambah kesan manis diwajah kedua nya.
Semua mata yang memandang nampak terkesima melihat mereka, karena saat ini mereka berdua lah yang menjadi bintang nya, meski bukan menjadi mahasiswi terbaik tapi karena penampilan dan nama tenar mereka lah yang membuat semua orang menaruh simpati dan kagum pada kedua nya. Siapa yang tidak mengenal Clarissa, seorang anak pengusaha sukses yang juga merupakan kekasih dari mantan pangeran kampus itu meski kini Dion tidak lagi berada di sana, dan juga Naina, penyanyi yang sudah melejit sukses nama nya dan mempunyai banyak fans dimana mana, bahkan junior dikampus nya semua termasuk kedalam fans nya.
Acara wisuda didalam gedung berakhir sukses dengan ditutup oleh kata sambutan dari tuan Suryo yang sengaja datang menyempatkan diri disana, dan itu kembali membuat Naina sedikit kikuk, ya meskipun hati nya sedih mengingat Reyza yang tidak bisa mendampingi nya saat ini namun melihat tuan Suryo yang masih begitu baik pada nya membuat nya sedikit merasa tersanjung.
Naina membawakan beberapa lagu untuk menjawab permintaan dari seluruh penghuni kampus disana setelah acara wisuda selesai, dan tentu saja dia tidak bisa menolak nya, mengingat ini adalah hari terakhir nya berada dikampus itu.
Setelah acara selesai dan sesi foto selesai, Naina bersama Clarisa berkumpul dengan orang tua mereka masing masing. Beti dan Loli juga hadir disana. Mereka bercengkrama dengan hangat hingga seseorang datang mengejutkan mereka.
"kak Dion!" seru Clarissa begitu terkejut membuat semua orang langsung memandang seorang pemuda yang terlihat gagah dengan setelan kemeja nya datang mendekat kearah mereka.
Dion tersenyum manis menatap kekasih nya yang langsung menghambur kepelukan nya, mereka berpelukan erat saling melepas rindu tanpa perduli tatapan dari orang orang yang melihat mereka, bahkan mereka melupakan kehadiran orang tua Clarissa dan Naina disana.
"selamat sayang" kata Dion sembari menyerahkan bucket bunga ditangan nya saat Clarissa telah melepaskan pelukan nya.
"kata nya gak bisa Dateng, kamu bohongin aku" kata Clarisa pura pura kesal namun terlihat wajah nya berbinar begitu bahagia menerima kejutan dari Dion
"kan surprise" jawab Dion terkekeh
Dion langsung menyapa orang tua Clarissa yang menyambutnya dengan hangat, setelah sebelum nya begitu canggung karena lupa tempat akibat rindu nya.
"itu bucket buat siapa?" tanya Clarissa menunjuk bucket bunga yang masih dipegang Dion ditangan kiri nya
"oh, ini titipan dari Reza Nai, dia minta maaf gak bisa hadir nemui kamu" jelas Dion dan memberikan bunga itu pada Naina yang terdiam menatap mereka sedari tadi, harapan nya dia juga ingin mendapat kejutan dari Reyza, namun semua nya seperti nya hanya angan angan saja saat melihat Dion memberikan titipan dari Reyza.
Naina menyambut nya dengan senyum yang terlihat sempurna, meski hati nya terasa begitu pedih saat ini.
Dia menatap bucket bunga mawar merah itu dengan sendu, ada kartu ucapan didalam nya, dan Naina pun membuka nya
selamat kesayangan ku
__ADS_1
dan
maaf tidak ada disana saat ini
I love you Naina, and I Miss you somuch
Naina menghela nafas nya dengan kasar namun tetap memaksakan senyum nya pada semua orang, meskipun semua orang disana tahu bahwa Naima pasti begitu sedih saat ini.
Clarissa dan Beti langsung mendekat dan merangkul nya kedalam pelukan mereka membuat Naina tak bisa lagi membendung air mata nya. Dion juga terlihat iba melihat gadis itu, entah apa yang ada dipikiran Reza, dia sudah memaksa nya untuk pulang tapi berbagai alasan juga diucapkan oleh sahabat nya itu, dan itu membuat Dion tak habis fikir, kenapa mereka sama sama membuat hidup mereka menjadi rumit dan tersiksa seperti ini. Jika Reyza tidak bisa pulang, seharus nya Naina bisa kesana menjenguk kekasih nya, apalagi uang bukan hal yang sulit untuk Naina sekarang, dan itu membuat Dion terkadang berfikir apa ada yang mereka sembunyikan dari mereka selama ini, batin nya.
"udah jangan sedih, Abang ganteng gak lama lagi pulang kok, satu tahun lagi" kata Beti mencoba menangkan Naina
"iya Nai, ada kami disini, atau kita bisa main kesana nanti, kita bebas sekarang kan" kata Clarissa pula membuat Naina langsung menghapus air mata nya dan tersenyum menggeleng pada Beti dan Clarissa
"aku cuma kangen, aku gak sedih. Biar dia tenang belajar disana. Tinggal satu tahun lagi kok" jawab Naina
"gak sedih tapi nangis" sindir Beti membuat Loli dan Clarissa langsung tertawa pelan
"jahat banget" kesal Naina
"apa ini?" tanya Naina menatap lekat kotak itu
"mana aku tahu Nai, kamu bisa lihat sendiri nanti" jawab Dion
"makasih kak" ucap Naina sembari menyimpan kotak itu dalam tas nya
"gimana kalau kita jalan dan makan siang bareng untuk ngerayain kelulusan kalian, aku cuma bisa sampai besok disini" kata Dion membuat Clarissa langsung menatap nya sedih
"cepet banget sih yang" kata Clarissa kecewa
"banyak banget tugas saat ini, lusa juga ada ujian, ini demi kamu aku sempetin Dateng" jawab Dion sembari mencubit gemas hidung Bangir Clarissa yang merona
"iya deh, gak papa. aku udah seneng banget kamu bisa Dateng" ungkap Clarissa bergelayut manja dilengan Dion, untung nya para orang tua kini berada didalam ruangan untuk beristirahat
__ADS_1
"kalian bikin aku baper, suka banget pamer kemesraan didepan orang" dengus Naina membuat Dion dan Clarissa langsung terbahak bersama
"gak boleh iri sama kesenangan orang, kamu aku ajak nemui kak Reza gak mau" balas Clarissa yang masih menempel ada Dion membuat Naina langsung mendengus gerah
"iya, gimana kalau kalian ikut aku aja nanti keLondon, itung itung buat kejutan untuk Reza Nai" kata Dion menatap Naina yang menarik nafas pelan dan memainkan bucket bunga ditangan nya
"Nai sibuk kak, jadwal manggung padet banget Minggu ini" jawab Naina
"CK, kadang aku heran liat kalian, kenapa hidup nya dibuat susah coba, enggak kamu, enggak Reza, sama aja. suka benget nyiksa diri, padahal udah dikasih jalan" kesal Dion membuat Naina langsung tertawa hambar
"emang gitu perjanjian nya dari awal kak, biar kak Reza fokus disana dan aku fokus disini" jawab Naina, Beti yang tahu alasan sebenar nya hanya diam tanpa mau ikut nimbrung seperti biasa nya, sedangkan Loli sudah kembali kepada orang tua nya
"ya , tapi itu kan malah jadi nyiksa diri kalian sendiri" kata Dion lagi
"gak papa , tinggal satu tahun lagi kan kalian disana" balas Naina
"satu tahun itu lama juga Nai" kata Clarissa
"gak apa apa, aku masih sabar kok" jawab Naina mencoba tersenyum menatap Clarissa dan Dion yang saling pandang heran
"yauda, yuk kita berangkat aja kalau kalian gak ada acara lagi" ajak Dion pada Naina dan Clarissa
"Beti sama Loli ajak aja Nai, biar rame" kata Dion lagi
"iya, aku bilang Putra dulu supaya anterin bapak sama ibu pulang" balas Naina
Dan akhir nya setelah selesai acara, dan berpamitan pada orang tua masing masing, mereka pergi kesebuah restauran dipinggir pantai untuk merayakan kelulusan kedua gadis itu.
Mereka menghabis kan waktu hingga sore hari bercengkrama hangat sembari berfoto ria, meski tetap saja mereka merasa ada yang kurang karena ketidak hadiran Reyza disana.
...
*jangan lupa like and vote ya guys . komen juga biar author makin semangat
__ADS_1
terimakasih yang sudah selalu setia mengikuti setiap cerita amatiran ini
semoga kita sehat selalu*