
Tidak terasa sebulan berlalu dengan berbagai kejadian kejadian menarik yang terjadi dalam kehidupan baru Naina.
Sudah hampir empat bulan lebih dia menjadi istri dari Reyza Askara, pria yang dulu dikira hanya seorang pemuda biasa, ternyata adalah seorang yang disegani dinegara ini.
Naina menatap pantulan diri nya pada cermin besar dihadapan nya. Sungguh benar benar memukau, bahkan dia sendiri tidak menyangka bahwa yang ada dihadapan nya adalah pantulan diri nya.
Ya, hari ini adalah hari resepsi pernikahan mereka. Semua berjalan sesuai keinginan tuan Suryo dan istri nya.
"Kamu cantik sekali nak" ungkap ibu yang baru masuk kedalam ruangan tempat Naina berhias bersama dengan Beti dan Loli
"Gila lah memang, yang cantikan lah kau Nai, aku Sampek pangling" kata Beti berdecak kagum dan geleng geleng kepala, begitu pun dengan Loli.
Naina mengenakan gaun putih dengan bahu terbuka dan memiliki ekor panjang. Gaun itu dihiasi berbagai jutaan mutiara Swarovski asli dibagian dada nya, dan juga di bagian ujung lengan nya yang panjang.
Payet Payet yang menghiasi digaun itu terbuat dari mutiara mutiara dan berlian asli hingga membuat gaun itu berkilauan indah dan begitu memukau sempurna.
Rambut nya yang sudah dibawah leher disanggul keatas dengan bantuan rambut palsu, ditambah dengan selipan mahkota kecil yang terbuat dari berlian dan permata zamrud, hingga menampilkan leher jenjang Naina yang putih bersih namun tertutupi oleh selendang tipis yang dibiarkan tergerai kebelakang punggung nya .
Leher Naina juga dihiasi oleh kalung berlian red diamond pemberian Miranti yang menambah anggun penampilan nya.
Hari ini dia benar benar menjadi ratu yang sesungguh nya yang akan membuat seluruh perempuan dinegara ini merasa iri pada nya
"Aaaahhh kakak, cantik banget" ungkap Loli sembari memeluk kakak tersayang nya itu dengan gemas
Lolita dan Beti juga mengenakan gaun bermotiv kebaya bewarna hijau botol yang mengepas ditubuh ideal mereka, kelihatan begitu manis dan cantik.
"Kamu sudah siap nak" tanya ibu
Naina menarik nafas nya sejenak dan mengangguk, sungguh dia benar benar gugup saat ini
"Sudah Bu, tapi rasa nya ini benar benar buat Nai gugup" ucap Naina membuat Beti dan Loli tertawa
"Rileks dong, kau sudah cantik seperti ini. Tuan ganteng udah nunggu kau dibawah, ayo" ajak Beti
"Iya kak, kak Reyza bener bener ganteng meleleh, pesona nya wow banget. Kakak pasti jatuh cinta ngeliat nya" tambah loli pula
"Memang udah jatuh cinta dia dari dulu Lol" sahut Beti kesal membuat Naina dan Loli tertawa kecil
"Sudah, keluarlah sayang. Kamu sudah ditunggu, bawa tenang dan berdoa, semua pasti baik baik saja" ungkap Ibu
Naina pun mengangguk dan langsung memeluk ibu nya. Mata ibu berkaca kaca melihat Naina, dia begitu terharu karena akhir nya dia bisa melihat wajah bahagia Naina dan duduk bersanding dipelaminan bersama orang yang dicintai nya. Walau ini bukan akad, tetapi tetap saja rasa haru itu benar benar membuat nya ingin menangis
Setelah saling memeluk, Beti dan Loli langsung membawa Naina keluar dari ruangan itu, karena mereka memang bertugas untuk menjadi pendamping pengantin wanita disana bersama beberapa gadis yang lain
Naina berjalan menuruni anak tangga dengan diapit oleh Beti dan Loli. Langkah nya perlahan namun pasti menapak pada karpet merah yang bertaburkan kelopak bunga mawar dan kanan kiri nya juga dihiasi oleh jutaaan tangkai mawar merah dan putih, namun Naina tak lagi memperdulikan itu, dia hanya fokus pada langkah nya karena terasa begitu berat diringi dengan debaran jantung yang begitu hebat.
Tak pernah seumur hidup nya dia gugup seperti ini. Bahkan perut nya sudah terasa begitu mulas sekarang, dan nafas nya juga terasa sesak menahan gugup nya
Beti yang menyadari tangan Naina dingin pun langsung menoleh pada nya
"Rileks Nai, jangan gemetaran gini" ucap nya sembari terus berjalan perlahan mengiringi langkah kaki Naina
"Aku gugup banget Bet" jawab Naina
"Aku juga gugup kak" sahut Loli membuat Beti mendengus
"Jangan nambahin lah Lol, kau ini bukan nya nenangin malah nambahin" dengus Beti membuat Loli tersenyum canggung
"Ya maaf" gumam nya
"Coba tarik nafas mu perlahan lahan, kayak gini, terus buang dari mulut" ujar Beti sembari mempraktekan nya
Naina juga mulai menarik nafas nya dalam dalam dan mengeluarkan nya dari mulut sesuai dengan saran Beti. Dia melakukan nya berkali kali dan memang terasa lebih laik dari sebelum nya
"Gimana, enakan kan" tanya Beti dan Naina langsung mengangguk cepat
__ADS_1
"Ya, udah lebih baik" jawab nya sambil tersenyum
Mereka kembali menuruni anak tangga itu satu persatu dan tinggal beberapa anak tangga lagi yang harus mereka lewati
Naina mengangkat kepala nya dan, tatapan mata nya langsung tertuju pada satu sosok yang begitu memukau ditengah banyak nya Manusia yang ada digedung itu, sosok itu berdiri menunggu nya dengan gagah ditengah tengah aula gedung yang sudah disulap menjadi tempat yang begitu indah.
Ya, Reyza, dia menatap tak berkedip pada Naina yang terlihat berbeda, benar benar berbeda. Bahkan bukan hanya dia yang menatap seperti itu, hampir seluruh tamu yang ada disana menatap kagum Naina yang seperti ratu dihari ini. Dia merebut seluruh perhatian para tamu dan semua orang yang ada disana.
Kilatan kamera langsung menghujani nya bahkan belum lagi kaki nya berpijak disana.
Dia memberikan senyuman terindah nya pada Reyza yang terpaku tanpa berkedip, meski jauh, tapi senyuman itu mampu meleburkan semua rasa yang ada dihati nya.
Awak media yang dihadirkan oleh tuan Suryo langsung mengambil kesempatan saat Naina sudah berada dibawah dan berjalan kearah Reyza yang sudah menunggu nya disana.
Naina berjalan dengan begitu anggun ditambah dengan dua dayang setia nya yang juga tak kalah menarik membuat dua pemuda yang berada disamping Reyza juga ikut terpesona, Ya, Sean dan dokter Bayu, mereka bertugas sebagai pendamping pengantin pria saat ini. Sebenar nya Naina ingin Clarissa dan Dion juga menjadi pendamping mereka dihari bahagia ini, namun tidak mungkin, karena Clarissa sedang hamil besar saat ini, dan Dion tidak ingin mengambil resiko untuk itu.
Naina berjalan diatas karpet merah yang dipenuhi oleh kelopak bunga mawar, dan berbagai hiasan bunga segar dan asli disetiap kanan dan kiri nya , dia berjalan dengan penuh pesona, ekor gaun nya terseret dengan indah, pancaran Kilauan kamera para awak media menambah kesan memukau dari diri nya, ditambah dengan senyuman tulus yang terpancar indah dibibir merah muda nya.
"Gila , Naina cantik banget" gumam Clarisa begitu kagum menatap Naina dari tempat nya duduk
"Ya, dia benar benar cocok dengan Reyza" tambah Dion
Sedangkan ditempat Angelina dan Danil, mereka juga menatap kagum dua pasangan itu, benar benar sangat mempesona.
Angelina tersenyum penuh makna menatap Reyza, didalam hati nya dia bersyukur karena kini lelaki yang pernah dicintai nya itu sudah menemukan kebahagiaan sejati nya.
Begitu pula dengan Danil, dia begitu bahagia, karena gadis yang pernah dititipkan pada nya kini juga telah bahagia bersama Reyza.
...
Naina berdiri tepat dihadapan Reyza yang berdiri dengan begitu gagah ditambah senyum nya yang selalu bisa menggetarkan hati Naina
Reyza berlutut dan menyerahkan sebuket bunga mawar indah pada Naina yang tersenyum penuh haru, tangan nya langsung mengambil bunga itu dan Reyza juga langsung mencium punggung tangan Naina yang satu nya. sungguh adegan yang sangat romantis, membuat jepretan kamera tidak berhenti mengambil setiap gerak gerik kedua pengantin itu
"Selamat datang ratu ku" ungkap Reyza dengan senyum nya yang begitu manis membuat Naina tersipu malu . Dia beranjak dan berdiri dihadapan Naina, memperhatikan lekat wajah istri nya yang begitu indah, hingga rasa nya dia benar benar tak ingin berpaling dari keindahan itu
"Dan aku benar benar jatuh cinta padamu" ungkap nya dan kembali mencium punggung tangan Naina membuat semua tamu yang ada disana bertepuk tangan dengan kencang
Reyza langsung melangkah kesamping Naina membuat Beti dan Loli mundur kebelakang bersama Sean dan Bayu yang telah ada disamping mereka masing masing.
Mereka berjalan begitu gagah dan mempesona membuat siapapun tak ingin melepaskan pandangan nya pada sang pemilik acara.
Reyza dan Naina berdiri ditengah tengah pelaminan super megah dan mewah memperhatikan semua tamu yang hadir ditempat itu.
Semua keluarga Naina ada disana termasuk eyang putri, Putra dan istri nya, Clarissa dan Dion, Angelina dan Danil, bahkan Niko dan Naura juga hadir disana
Sungguh banyak tamu yang hadir disana, terutama teman teman bisnis Reyza dan tuan Suryo.
"Kamu benar benar cantik sayang" kata Reyza pada Naina yang masih fokus pada seluruh tamu yang ada disana
"Benarkah?" Tanya Naina menatap Reyza dengan penuh cinta
"Ya, rasa nya aku tidak ingin berbagi kecantikan mu ini dengan siapapun" jawab Reyza membuat Naina tertawa kecil
"Ada ada saja" jawab nya kembali pada arah depan
Reyza tersenyum menatap istri nya dan kembali mengarahkan pandangan nya pada tamu yang kini berjalan kearah mereka untuk mengucapkan selamat
"Naina, kamu cantik banget" ungkap Clarissa sembari memeluk Naina dengan gemas
"Hei, jangan kuat kuat, kasihan keponakan ku ini" kata Naina sembari mengusap perut Clarissa yang terlihat sudah begitu besar
"Dia memang sering lupa jika sedang mengandung Nai, ah maksud ku nona Askara" goda Dion
Membuat Reyza dan Naina tertawa
__ADS_1
"Terimakasih sudah datang ya, kamu harus lebih hati hati Cla" kata Naina dan Clarisa langsung mengangguk
"Tentu" jawab Clarissa
"Ah, rasa nya aku masih rindu, tapi seperti nya antrian nya cukup panjang" gumam Clarisa menunjuk para tamu yang berbaris rapi dibelakang mereka
Naina dan Reyza saling pandang dan tersenyum canggung, ini akan menjadi hari yang melelahkan batin mereka
Setelah Clarissa dan Dion turun, kini giliran Angelina dan Danil yang naik kesana bersama putri kecil nya yang begitu cantik
"Selamat ya" ucap Angel dengan senyum tulus nya, Naina langsung memeluk mantan kekasih Reyza itu yang perut nya juga sudah membesar seperti Clarissa, ya kini Angel tengah mengandung anak kedua nya dengan Danil
"Terimakasih mbak" jawab Naina dan kini perhatian nya teralih pada gadis cilik yang terlihat sangat imut dan cantik disamping Danil
"Hai sayang, kamu cantik sekali nak" kata Naina begitu gemas, dia mencubit sayang pipi Alesya
"Onty Nai juga cantik, seperti princess" jawab Alesya membuat Naina terbahak
"Anak mu begitu pintar dan cantik mas" kata Reyza pada Danil setelah mereka saling merangkul
"Kalian juga akan segera mendapatkan yang seperti ini" jawab Danil
Namun Reyza hanya tersenyum dan mengangguk, anak, dia tidak berharap lebih untuk itu. Ada Naina dihidup nya saja sudah membuat nya bahagia, terlalu egois jika dia berharap lebih setelah banyak nya permohonan nya pada Tuhan
"Terimakasih sudah memenuhi janji anda tuan, saya begitu bahagia melihat kalian bahagia dan sampai dititik ini" ungkap Danil
"Tentu saja, dan semoga kalian juga bahagia mas, seperti nya kau cukup sukses dalam membentuk keluarga" goda Reyza membuat Danil tertawa
Kini giliran Angel yang berdiri didepan Reyza, dia menjulurkan tangan nya dan tersenyum lembut menatap wajah tampan Reyza
"Selamat tuan Askara, semoga kebahagiaan selalu bersama kalian" ungkap Angel
"Terimakasih, dan tidak perlu terlalu formal nyonya Danil. Aku juga berdoa semoga keluarga kalian juga bahagia selalu" balas Reyza, dan Angelina hanya mengangguk
"Terimakasih sudah mau datang anak cantik" ucap Reyza pada Alesya yang menatap nya dengan mata yang berbinar lucu, membuat Reyza mengacak rambut nya dengan gemas
"Iya uncle tampan" jawab Alesya membuat Angel, Danil dan Naina tertawa gemas melihat tingkah malu malu Alesya pada Reyza
Setelah Angel dan Danil turun, kini giliran Niko dan Naura yang mengucapkan selamat pada mereka
"Selamat nona dan tuan Askara, semoga kalian bahagian selalu" ucap Niko pada kedua pengantin itu
"terimakasih tuan Nik, terimakasih sudah menyempatkan untuk hadir diacara kami" ungkap Reyza
"tentu saja, kami tak akan melewatkan kesempatan ini" jawab Niko, sesekali dia mencuri pandang pada Naina yang terlihat begitu cantik, ya gadis yang menjadi cinta pertama nya dulu, dan kini mereka telah sama sama bahagia dengan pasangan mereka masing masing
"selamat nona, anda begitu cantik, saya sampai tidak mengenali anda" kata Naura setelah dia melepaskan pelukan nya dari Naina
Naina tersenyum senang melihat nya, sudah lama sekali dia tidak melihat mantan sekretaris cantik ini dan juga mantan bos nya ini, ya seseorang yang selalu dicemburui oleh Reyza.
"ah, mbak bisa saja. mbak juga lebih cantik dari saya" jawab Naina
"semoga pernikahan kalian dipenuhi kebahagiaan dan cepat memiliki momongan ya" doa Naura
"amin, terimakasih. seperti nya mbak juga sedang hamil" balas Naina sembari mengusap perut Naura yang juga kelihatan membesar namun belum terlalu
"ah iya, semoga kalian juga cepat menyusul" ungkap Naura
Niko dan Reyza hanya tersenyum melihat kedekatan istri istri mereka. Dan Reyza sempat tertawa dalam hati mengingat kebodohan nya dulu yang mencurigai Naina menikah dengan Niko, namun nyata nya gadis cantik ini lah yang menjadi istri nya.
Dan setelah Niko dan istri nya beranjak, para tamu tuan Suryo langsung menyerbu untuk memberi ucapan selamat pada kedua pengantin itu.
Sungguh hari yang sangat melelahkan bagi Naina , bahkan dia sampai harus duduk untuk meladeni tamu tamu yang ada disana.
Lelah, namun dia begitu bahagia, apalagi melihat senyuman semua orang yang ikut berbahagia melihat kebahagiaan nya.
__ADS_1
Sungguh, pernikahan adalah salah satu yang dinantikan oleh setiap gadis, apalagi jika bisa mewujudkan impian mereka seperti Naina, menjadi ratu sehari dengan pesta mewah yang tak ternilai harga nya.