
Lima bulan sudah berlalu..
Kini Naina sudah bisa membuat beberapa album dengan nama panggung Sheralia. Retting Naina didunia entertainment melesat sukses, dia bahkan bisa mengalahkan penyanyi penyanyi senior dari Record Company maupun forum lain dalam waktu yang bisa dibilang masih seumur jagung.
Job manggung nya juga sudah sampai diluar kota, dan itu semua juga atas dukungan Reyza yang selalu menyemangati nya dan selalu menemani nya kemana pun Naina pergi.
Kini Naina sudah bisa memberi uang hasil jerih payah nya untuk orang tua nya dikampung. Naina bisa membelikan beberapa bidang tanah dan juga merenovasi rumah orang tua nya juga biaya sekolah adik perempuan nya yang sudah SMA kelas tiga.
Naina juga sudah bisa membeli sebuah rumah dari hasil jerih payah nya dan juga sudah membeli sebuah mobil baru.
Sungguh dia sangat bersyukur hidup nya sudah jauh lebih baik meski setiap hari siang dan malam harus bekerja dan membagi waktu nya dengan kuliah.
Sebagai artis yang sedang naik daun kehidupan Naina sudah pasti disorot oleh publik setiap hari. Dan tentu saja hubungan nya dengan Reyza juga sudah diketahui khalayak ramai. Banyak yang mendukung hubungan mereka yang terlihat sangat serasi, berjuang bersama dari nol, apalagi Reyza yang selalu setia mendampingi Naina, merangkap sebagai kekasih sekaligus asisten untuk gadis itu. Namun banyak juga yang mencibir bahwa Reyza tidak pantas untuk Naina karena hanya menumpang popularitas saja. Begitu lah mulut para netizen didunia maya
Kini Naina juga sudah menjadikan Beti sebagai asisten pribadi nya menggantikan Reyza yang terkadang tidak bisa ikut menemani nya karena sibuk dengan tugas kuliah.
Meski kuliah nya terganggu, namun baik Naina maupun Reyza mencoba mengimbangi nya, sesekali Naina juga harus pergi tanpa Reyza karena Reyza sudah sibuk dengan skripsi nya yang dalam waktu dekat akan menjalankan sidang dan wisuda.
..
Siang ini Reyza sudah berada dirumah Naina untuk mengantar gadis itu manggung disebuah acara di kota sebelah, kota dimana rumah utama orang tua Reyza.
Setelah pulang kuliah tadi dia menyempatkan diri untuk mengantar Naina sekalian untuk menjenguk orang tua nya.
"hai abang ganteng, udah datang aja abang ya, si Nai lagi dandan dia, lama kali dari tadi belum siap juga" kata Beti yang membawa perlengkapan Naina
"gak papa, tunggu aja" jawab Reyza santai sembari menyandarkan tubuh nya didekat pintu mobil Naina dan memperhatikan sekitaran rumah itu yang tidak begitu luas namun terdapat banyak tanaman bunga hingga membuat halaman rumah itu menjadi sejuk dan sedap dipandang.
"nah ini dia, lama kali kau Nai, bejamuran aku nunggu nya" kata Beti kesal melihat Naina yang baru keluar rumah dengan terburu buru
"hehe, maaf mak bet, kebelet tadi aku. Kakak udah lama tiba? " tanya Naina menatap Reyza yang sudah rapi meski hanya dengan setelan Casual nya
"belum kok, yuk berangkat sekarang" ajak Reyza membukakan pintu untuk gadis kesayangan nya
Mereka pun masuk kedalam mobil yang dikemudikan Reyza, Naina duduk disebelah nya sedangkan Beti duduk dibelakang
__ADS_1
"udah gak ada yang kelupaan kan mak bet? " tanya Naina menoleh kearah Beti
"gak ada kok, udah aku periksa bolak balik dari tadi. Aman" kata Beti sembari memberikan jempol nya
"okeh, kakak gimana kuliah nya hari ini,? " tanya Naina menatap wajah Reyza yang serius dengan jalanan didepan nya, terlihat sangat tampan dan Naina suka itu
"lancar, tinggal dikit lagi selesai skripsi kakak, paling beberapa bab lagi" jawab Reyza yang sesekali melirik Naina
"seharus nya kakak fokus dulu sama skripsi kakak, Nai gak papa kok pergi bareng Beti dulu, kan udah ada mbak Nita disana" ungkap Naina
"gak papa, selagi kakak masih disini kakak bakalan nemeni kamu terus, kan gak lama lagi kakak gak bisa nemeni kamu " kata Reyza
"iya sih, " jawab Naina sendu
"udah kita nikmati masa masa kita yang sekarang, gak usah mikir yang lain lain ya" ucap Reyza lembut sembari mengelus lembut kepala Naina
Dan Naina pun hanya mengangguk tersenyum
"aih mak jang, dunia berasa milik kalian aja la ya, aku gak dinampak nya" kata Beti kesal membuat Naina dan Reyza menoleh sekilas kearah nya
"yalah, suka kalian ajalah" ucap Beti sewot
"nanti disana cari pacar mak Bet, biar gak sirik terus" kata Naina pula
"aihh, aku ngefans kali sama pak bos kau itu Nai, sebelas dua belas kan sama Abang ganteng, tapi apalah daya ku, aku kan cuma serpihan bungkus oreo sedangkan dia pabrik nya oreo" kata Beti yang membuat Naina dan juga Reyza tertawa geli.
Mereka pun menikmati perjalanan kekota dimana Naina akan manggung dan kebetulan itu adalah kota tempat tinggal orang tua Reyza.
Menejer nya yang bernama mbak Nita pun sudah menunggu disana.
Sebelum tiba ke hotel tempat yang dituju Naina meminta Reyza untuk berziarah sebentar ke makam Abimanyu.
Dan tentu saja Reyza akan menuruti keinginan gadis nya itu.
Setelah tiba dimakam, Naina bersama Reyza pun pergi kemakam itu dan tentu saja tak ketinggalan Beti yang juga penasaran siapa yang akan dikunjungi Naina
__ADS_1
"kita kemakam siapa Nai? " tanya Beti melihat kekanan dan kekiri memperhatikan sekitar nya
"nanti kamu juga tau, udah ikut aja" kata Reyza yang menjawab pertanyaan Beti.
Beti pun hanya bisa terdiam saat Naina berhenti dan meletakan setangkai bunga yang dibawa nya kemakam yang bertuliskan nama kekasih nya dulu. Abimanyu Askara Gemilang.
"lah inikan" kata Beti menatap Naina dan Reyza bergantian
"iya ini makam kak Abi, Bet" jawab Naina sendu. Beti pun ikut berjongkok sembari berdoa dengan mulut nya yang nampak komat kamit.
Kak, Nana datang lagi, kakak apa kabar disana, kakak bahagia kan.
Kak. Nana sekarang udah jadi penyanyi yang terkenal dan kak Reyza juga selalu nemeni Nana kemana pun Nana pergi
Kakak baik baik disana ya, I miss you my sweetheart.
Batin Naina
Kak, bagaimana cara nya memberitahukan Naina bahwa kita adalah saudara, aku takut dia akan berubah setelah mengetahui kebenaran ini.
Aku bingung kak
Batin Reyza gelisah.
Diapun hanya tertunduk lesu sembari menghembuskan nafas nya dengan kasar. Setelah beberapa bulan menjalin hubungan dekat dengan gadis itu sampai saat ini Reyza belum berani untuk mengungkapkan kebenaran itu pada Naina. Dia takut Naina akan merasa tertipu dengan perasaan nya, dan dia juga takut jika Naina akan berubah nanti nya. Sungguh, dia tidak ingin kehilangan gadis itu.
Setelah memanjatkan doa dalam hati masing masing mereka pun kembali melanjutkan perjalanan yang tidak jauh lagi dari tempat itu.
...
next...
thank you buat readers setiaku
I love you somuch
__ADS_1