Berjuang Bersamamu

Berjuang Bersamamu
Mari Berjuang Bersamaku


__ADS_3

"Angelina" ucap Reyza terperangah tak percaya, dia menatap Angelina dengan tatapan yang sulit diartikan.


Ternyata benar dugaan nya, mawar putih dan vanila, semua masih tentang mantan kekasih nya, Angelina. Ya, dia wanita itu, wanita yang pernah memporak porandakan hati Reyza waktu lalu.


Begitu pula dengan Angelina istri Danil, dia menatap Reyza tak percaya. Tatapan mata nya terlihat getir


"Reyza" kata Angelina pelan


Danil menatap mereka bergantian dengan tatapan yang sama, sulit untuk diartikan.


Sadar atas apa yang dilihat nya Reyza pun tak ingin berlama lama lagi ditempat itu.


"emh, selamat untuk pernikahan kalian, semoga bahagia mas Danil dan nona Angelina. Permisi" kata Reyza terdengar lirih, namun tatapan nya terlihat menatap tajam pada Angelina yang masih menatap nya tak berkedip


Reyza berjalan cepat kebelakang cafe itu.


Meninggalkan tatapan heran orang orang disana termasuk Naina.


Naina merasa ada yang aneh dengan sikap Reyza, tatapan mata nya seperti sedang menyembunyikan luka. Meski melihat dari atas panggung namun Naina bisa merasakan nya.


Ingin ia mengejar Reyza tapi tidak memungkinkan karena ia harus menghibur para tamu undangan saat itu.


Acara pun terus berlanjut dengan lancar tanpa kehadiran Reyza diruangan itu.


Reyza terlihat sedang duduk dikursi belakang cafe. Ia duduk sambil memegang kepala nya yang terasa sangat berat.


"kenapa harus bertemu dia lagi, sialan, arrggh" ucap Reyza frustasi


"aku sudah mulai bisa melupakan nya Tuhan, tapi kenapa sekarang malah kau pertemukan lagi, dan bahkan ternyata laki laki itu adalah Danil, orang yang ku anggap baik, astaga" gumam Reyza tak menyangka, takdir apa yang sebenar nya terjadi dalam kehidupan nya


Waktu lalu dia begitu terkejut saat tahu jika Naina adalah kekasih kakak nya, dan sekarang dia dikejutkan dengan fakta baru, dimana mantan kekasih nya ternyata menikah dengan orang yang begitu baik pada nya, dan ternyata Danil lah pria yang sudah merebut Angelina dari tangan nya. Reyza benar benar merasa frustasi saat ini, bingung, kecewa, sakit hati, dan rasa nya semua bercampur aduk menjadi satu.


Hingga lamunan nya terhenti ketika seseorang menghampiri nya.


"Rey" sapa orang itu memanggil Reyza yang duduk memunggungi nya


Reyza langsung menoleh dan sedikit terkesiap, seketika ia membuang muka nya setelah tau bahwa Angelina lah yang menghampiri nya


"mau apa kau, aku sedang tidak ingin diganggu" kata Reyza dingin


"maafkan aku, aku tau aku salah, tapi semua diluar kendali ku, jangan menyimpan dendam padaku Rey" lirih Angelina yang masih setia berdiri dibelakang Reyza


"aku sudah melupakan semua, pergilah" ucap Reyza yang masih enggan menatap seseorang yang pernah singgah dihati nya mungkin sampai saat ini


"Rey, orang tua ku hanya ingin yang terbaik untuk anak nya, dan pilihan mereka adalah Danil" ungkap Angelina sendu

__ADS_1


"ya aku tau, aku memang tidak pantas untuk mu. Tapi setidak nya kau bisa menghargai hati ku, bertahun tahun kita bersama tapi semua nya seperti tidak berarti. Hah, kau kira aku batu yang tidak punya perasaan. " ungkap Reyza menahan segenap emosi nya


"maaf kan aku" ucap Angelina pelan, bagaimana pun dia juga merasa bersalah atas apa yang sudah diperbuat nya pada orang yang sudah mengisi hati nya selama beberapa tahun itu


"pergilah, aku tidak ingin suami mu salah paham padaku. Aku sudah melupakan semua nya. Jangan pernah temui aku lagi" kata Reyza yang masih enggan menatap gadis itu


"aku berdoa semoga tuhan memberimu pengganti yang lebih baik dari ku Rey, maafkan aku" ucap Angelina


Angelina pun menarik nafas nya yang agak sesak. Dia pun kembali kedalam takut Danil akan tahu jika dia menemui Reyza.


Reyza memegang kepala nya yang terasa mau pecah. Sekelebat memori tentang masa masa indah saat bersama Angelina mengalir kembali. Ingin rasa nya dia memeluk gadis itu, sungguh dari hati yang paling dalam dia masih merindukan gadis yang kini sudah berstatus sebagai istri orang itu.


"kak" panggil Naina yang mengusap lembut pundak Reyza hingga membuat pemuda itu lagi lagi terkesiap kaget.


Sebenar nya Sedari tadi Naina sudah ada ditempat itu, ia ingin mencari dimana Reyza berada, namun saat sudah disana dia melihat Angelina yang menghampiri Reyza, sedikit banyak dia juga mendengar percakapan mereka.


Reyza pun menatap Naina yang sudah duduk disamping nya. Dia mencoba menetralkan emosi nya, membuang nafas nya secara perlahan.


"kakak kenapa, ?" tanya Naina lembut, menatap wajah tampan Reyza yang terlihat kacau


"tidak Nai, aku tidak apa apa" jawab Reyza yang mencoba tersenyum pada Naina


"jangan bohong, kakak tidak pandai untuk berbohong" kata Naina dengan senyum manis nya yang membuat Reyza bisa sedikit lebih tenang


"apakah dia mantan kekasih kakak? " tanya Naina tiba tiba


"bagaimana kamu tau? " tanya Reyza pula


"cuma menebak saja, benarkan? " kata Naina


"hmm" jawab Reyza menganggukan kepala nya.


"dan kakak masih belum bisa move on" sindir Naina


"tidak juga" jawab Reyza singkat


"benarkah? Aku lihat dari mata kakak, kakak masih menyimpan perasaan untuk nya" kata Naina yang membuat Reyza mengernyitkan dahi nya


Reyza pun menghembuskan kasar nafas nya


"aku sudah tidak mencintai nya Nai, dia juga sudah milik orang lain" jawab Reyza sendu, namun ada luka saat ia mengucapkan kalimat itu


"tapi Nai lihat kakak masih menyimpan luka saat melihat nya tadi" kata Naina lagi


"kamu tau sakit yang paling menyesakkan Nai? " tanya Reyza menatap lekat wajah teduh Naina

__ADS_1


"sakit ketika ditinggalkan orang yang kita sayang" jawab Naina pelan. Namun Reyza menggeleng membuat Naina bingung


"sakit yang paling menyesakkan adalah ketika cintamu dibalas dengan pengkhianatan Nai" lirih Reyza yang membuat Naina menatap kearah nya


"kamu merasa kamu sakit ditinggal pergi oleh kekasih mu kan, tapi kamu juga harus bersyukur bahwa dia pergi dengan membawa cinta nya yang tulus hanya untuk mu, tapi jika kekasih mu pergi untuk cinta yang lain, itu jauh lebih menyakitkan Nai" ungkap Reyza menatap nanar bintang bintang malam itu


"jadi dia mengkhianati kakak? Dan orang itu adalah pak Danil? " tanya Naina sedikit terkejut


"hmm, dia lebih memilih Danil yang baru dikenal nya dibandingkan dengan ku yang sudah bertahun tahun bersama nya, mungkin karena Danil lebih dari segalanya dibandingkan denganku" ungkap Reyza sendu


"semoga tuhan menggantikan dia dengan yang lebih baik kak. " ucap Naina tulus


"semoga" jawab Reyza menatap Naina yang juga menatap nya


Mereka pun larut dalam diam. Lama , dan sangat lama. Seperti sedang saling menenangkan perasaan masing, masing. Menikmati udara malam yang terasa dingin namun mampu menenangkan hati.


"Nai" panggil Reyza pelan


"hmm" jawab Naina menatap Reyza yang tersenyum pada nya


"mari berjuang bersama ku" kata Reyza sembari memegang lembut tangan Naina


Naina langsung menatap nya dengan bingung


"mari kita berjuang untuk hati dan hidup kita. Sama sama kita saling mengobati luka hati kita dan berjuang untuk masa depan yang lebih baik lagi." kata Reyza menatap wajah cantik Naina


"apa kakak yakin kita bisa? " tanya Naina pula


"percayalah Nai, takdir tuhan sudah mempertemukan kita yang sama sama sedang terluka, aku yakin akan ada hal indah setelah ini" ungkap Reyza


"entahlah kak, Nai hanya masih takut" lirih Naina


"aku juga takut Nai, sakit itu rasa nya masih ada disini, tapi jika kita terus larut dalam rasa sakit itu apakah itu akan bisa merubah sesuatu, ?" tanya Reyza dan Naina pun menggelengkan kepala nya pelan


"jadi? " tanya Reyza pula


"baiklah Nai coba, semoga takdir baik tuhan berpihak pada kita" jawab Naina tersenyum menatap lekat wajah tampan Reyza.


"terima kasih" ucap Reyza.


Mereka pun menghabiskan malam itu berdua hingga larut.


..


semangat baca nya ya guys, jangan lupa tinggalin jejak 😉

__ADS_1


__ADS_2