
Hampir satu jam perjalanan menggunakan motor menembus jalanan ibukota yang macet dan panas akhirnya Naina dan juga Reyza tiba disalah satu pusat perbelanjaan tempat dimana Naina akan manggung.
Dengan setia Reyza menggandeng tangan Naina. Terlihat disana sudah ada beberapa cru dan artis lain untuk acara itu. Naina dibawa keruang ganti untuk berganti pakaian dan berias, sementara Reyza bergabung bersama cru yang lain duduk ditempat yang telah disediakan.
Setelah beberapa saat Naina pun langsung tampil dihadapan pengunjung mall tersebut.
Dia menampilkan tampilan dan bakat terbaik nya.
Awal nya dia sedikit gugup karena tampil dihadapan orang banyak tidak seperti dicafe biasa nya.
Banyak pengunjung yang kagum akan kecantikan dan suara Naina yang bisa dibilang sempurna itu. Apalagi dengan cover video nya yang memang sudah menjadi trending topic.
Reyza menatap kagum gadis kesayangan nya yang sedang tampil diacara itu, baru kali ini dia melihat Naina dengan polesan makeup diwajah nya yang menambah kecantikan Naina semakin sempurna.
rasa nya aku tak rela berbagi kecantikan mu dengan orang lain Nai.
Reyza begitu kesal karena melihat banyak nya orang orang yang menatap kagum penampilan gadis kesayangan nya itu. Bagaimana tidak pengunjung dimall itu menatap kagum Naina yang memiliki kecantikan natural ditambah dengan polesan make up dan juga attitude nya yang memang mampu membuat orang terpesona dibuat nya.
Beberapa kali Reyza terlihat menghembuskan nafas nya dengan berat, nasib menjadi seorang artis, batin Reyza.
Untuk mengalihkan rasa cemburu dan kesal nya, sesekali dia berbicara dengan cru cru yang lain dan juga asisten pak Agung yang memang bertanggung jawab untuk acara itu.
Hampir tiga jam mereka berada ditempat itu dan hari sudah beranjak senja barulah Naina selesai dengan panggung pertama nya.
Kini dia dan Reyza sudah dalam perjalanan pulang, setelah sebelum nya makan terlebih dahulu dimall tepat Naina manggung.
Nampak awan hitam sudah menghiasi langit malam itu. Titik air juga sudah mulai jatuh membasahi tubuh mereka.
Reyza pun seketika menepikan motor nya disebuah ruko yang sudah tutup.
Dilihat nya Naina yang mulai kedinginan dan mengusap usap lengan nya, Reyza dengan sigap membuka jaket nya dan memasangkan nya ke Naina.
__ADS_1
"dingin ya" kata Reyza lembut sembari membenarkan Jaket ditubuh Naina
"hu'um" gumam Naina menganggukan kepala nya dan menoleh kearah jalanan yang mulai terguyur air hujan
" duduk sini aja, " ajak Reyza sembari menggenggam lembut tangan Naina yang mulai memucat dingin. Diusap usap nya tangan mungil gadis itu hingga sang pemilik tersenyum manis menatap nya.
"kalau kakak punya mobil pasti kita gak bakalan kehujanan gini ya Nai" kata Reyza yang masih setia menggenggam sebelah tangan Naina
"gak papa kak, suatu saat pasti punya kok, lagian seru tau, udah lama gak hujan hujanan" jawab Naina terkekeh
"iya, tapi kakak takut kamu demam, besok malam kan kamu manggung diperusahaan pangeran kampus itu" ungkap Reyza sambil menyelipkan anak rambut Naina
"enggak lah, Nai kuat kok kak, jangan risau" kata Naina menatap wajah tampan Reyza yang basah terkena air hujan
"kakak makin seksi deh kalau basah gini" goda Naina tersenyum jahil
"udah pinter ngerayu ya kamu" kata Reyza mencubit gemas hidung Naina membuat sang pemilik terkekeh geli
"enggak, Nai serius kok, wajah kakak itu tampan nya gak manusiawi, apalagi senyum ini buat Nai meleleh" kata Naina memegang lembut bibir Reyza
"haha, sebelas dua belas sih, tapi Nai lebih suka yang ini" kata Naina yang juga mencubit hidung mancung Reyza
Reyza pun tersenyum bahagia mendapat perlakuan manis Naina
"apa karena senyum ini mirip dengan dia yang disana? " tanya Reyza menatap lekat wajah cantik Naina
"awal nya Nai sedih liat senyum ini, tapi sekarang entah kenapa seiring berjalan nya waktu senyum ini udah jadi candu untuk Nai kak. Dan mungkin tuhan tau jika Naina memang harus hidup dengan kehadiran senyum ini yang tanpa sengaja selalu buat jantung Naina berdebar, padahal kalian bukan orang yang sama, itu berarti bukan karena senyum ini seperti senyum dia kan? " tanya Naina balik
Reyza pun tersenyum kembali
"apapun itu kakak sudah jatuh cinta padamu Nai, dan kakak harap suatu hari nanti kamu bisa membalas cinta kakak" ucap Reyza serius
__ADS_1
"kak, bukan hal mudah untuk biarkan orang lain masuk kedalam kehidupan Naina setelah Nai ngerasa kehilangan, tapi entah kenapa kehadiran kakak bisa dengan mudah buat Nai ngerasa bangkit lagi. Bagaimana mungkin Nai gak bisa jatuh cinta pada kakak yang sudah begitu baik untuk Naina" ungkap Naina
"jadi kamu sudah merasakan itu juga? " tanya Reyza tak percaya
"mungkin" jawab Naina dengan senyum manis nya dan wajah nya yang sudah merona malu
Reyza pun tersenyum hangat dan menggenggam kembali tangan Naina
"terima kasih sayang, kakak pasti akan membahagiakan kamu" ucap Reyza tulus sambil mengecup sayang punggung tangan Naina
"nai boleh minta satu hal sama kakak? " tanya Naina menatap Reyza
"tentu, katakan lah" jawab Reyza
"Nai ingin apapun itu kakak harus selalu jujur sama Nai ya, Nai gak mau ada yang dirahasiakan antara kita berdua, Nai belajar dari pengalaman yang lalu kak, karena Nai gak tau sama sekali dengan kehidupan nya Nai bahkan gak bisa lihat dimana tempat peristirahatan terakhir dia" ungkap Naina sendu dan tentu saja itu membuat Reyza merasa bersalah
"kamu tenang ya, apapun itu yang harus kamu tau bahwa kakak sangat menyayangimu, suatu saat kakak janji akan menceritakan semua tentang kakak padamu, dan kakak harap setelah kamu tau kamu tidak akan berubah Nai" lirih Reyza
"maksud kakak, apa ada hal yang kakak rahasiakan selama ini? " Tanya Naina mengernyitkan dahi nya
"nanti kamu akan tahu, tapi tidak untuk sekarang. Oh ya, kakak tau dimana makam kak Abi, apa kamu mau kesana? " tanya Reyza mengalihkan pembicaraan
"kakak serius, kakak gak becanda kan? " tanya Naina terkejut, seketika dia langsung lupa dengan pembahasan sebelum nya
"iya sayang, kakak serius, besok siang sepulang kuliah kita kesana" jawab Reyza menatap wajah Naina yang terlihat bahagia
"iya kak, terima kasih banyak, tapi Bagaimana kakak tau? " tanya Naina heran
"kan kakak sudah janji untuk mencari nya untuk mu, jika kamu sudah merasa bahagia dengan kakak maka kakak akan membawamu untuk melihat nya" ungkap Reyza
"terima kasih banyak kak" ucap Naina yang langsung memeluk lengan kekar Reyza
__ADS_1
Antara bahagia dan merasa bersalah karena masih belum bisa mengatakan yang sebenar nya pada Naina, namun untuk saat ini Reyza memilih untuk tetap diam hingga saat nya tiba nanti.
next