Berjuang Bersamamu

Berjuang Bersamamu
Harapan Bersamamu


__ADS_3

Sudah beberapa hari berlalu sejak proses pembuatan vidio clip itu. Sekarang album yang Naina bawakan sudah booming dipasaran. Begitu pula wajah Reyza yang menjadi model nya juga sudah banyak yang mengagumi nya.


Hari ini Karena tidak ada jadwal, manggung akhir nya setelah sekian lama Naina bisa menginjakan kaki nya kembali dikampus kebanggaan nya.


Meskipun telah berhasil meraih mimpi nya, dan mendapatkan apa yang dia mau, namun pendidikan tetap lah nomor satu untuk Naina, karena dari awal dia menginjakan kaki nya diibukota niat awal nya adalah untuk menggapai pendidikan nya setinggi mungkin.


Saat ini Naina beserta Reyza, Clarissa dan juga Dion tengah berada dikantin kampus Karena jam pelajaran mereka telah sama sama usai.


Mereka menikmati makanan mereka dengan lahap dengan sesekali bersenda gurau. Hal yang paling berkesan untuk Naina, karena setelah lama berkutat dengan kegiatan nya yang menguras tenaga dan pikiran, berkumpul dengan orang orang terdekat nya adalah hal yang paling membahagiakan.


"keren penampilan lo Za, gak nyangka gue lo bisa jadi model juga" kata Dion menatap Reyza yang sedang menikmati makanan nya


"ck, sebener nya males gue, liat wajah gue ada dimana mana" jawab Reyza sewot


"ya itu kan udah resiko kalau jadi pacar artis kak, walaupun kakak gak jadi model tetep aja wajah kakak bakal dikenal orang" jelas Clarissa pula membuat Reyza menghela nafas nya sejenak sementara Naina menatap canggung pada Reyza


"lo jadi model aja za, cocok lo, Nai jadi artis lo yang jadi model" kata Dion lagi


"males gue, gak minat" jawab Reyza malas


"yaelah bakat jangan dipendem za, apalagi jadi model ****** *****, cocok banget badan lo" kata Dion terkekeh membuat Naina dan Clarissa pun langsung tertawa mendengar penuturan konyol Dion


"sialan lo, gak mau gue, badan bagus gue ini diliat orang, gak suci lagi dong gue" balas Reyza sewot


"hahhaah, sok suci lo"


Hingga tawa Mereka terhenti saat ponsel Naina berdering. Naina pun mengangkat ponsel nya, nampak nya dari mbak Nita menejer nya. Reyza memandang Naina yang berbicara sejenak pada ponsel nya


"ada apa Nai? " tanya Clarissa


"mbak Nita, ngasi kabar kalau besok malam ada manggung di acara Gemilang Group" jawab Naina santai namun membuat Reyza tersedak minuman nya


"uhuk uhuk"


"kenapa sih kak, pelan pelan minum nya" kata Naina mengelus pundak Reyza


"tau nih, kaget banget lo Nai bilang mau manggung diGemilang group" ucap Dion menatap heran Reyza yang masih dengan mode terkejut nya


"ehm, enggak kok, cuma ada acara apa mereka, kan kata kalian mereka perusahaan besar, kenapa harus pakek ngundang artis RC segala" jelas Reyza menutupi perasaan gugup nya


"mereka ngadain acara ulang tahun untuk perusahaan itu, ya gue sih juga heran, biasa nya tiap tahun kalau mereka ngadain acara itu mereka gak pernah pakek ngundang artis segala, palingan cuma makan malam sesama petinggi perusahaan lain aja" jawab Dion


"ya mungkin mereka mau memeriahkan acara tahun ini, mau buat beda mungkin" timpal Clarissa pula


"ya mungkin, kamu jangan dateng ya yang" kata Dion membuat semua orang menatap nya


"kenapa? " tanya Clarissa heran

__ADS_1


"nanti kamu ketemu sama anak nya tuan Suryo, aku takut dia malah naksir kamu" jawab Dion yang membuat Reyza langsung tersedak sekali lagi


Uhuk uhuk


Gue anak nya bodoh. Batin Reyza sembari mengusap dada nya


"kenapa sih kak dari tadi kesedak mulu" tanya Naina heran dan Dion juga menatap curiga Reyza


"gak tau nih, kayak nya ada yang nyeritain kakak " jawab Reyza sembari memegang dada nya yang terasa sakit akibat tersedak dua kali


"cih, siapa juga yang mau nyeritain lo. " kata Dion sinis


Ya elo sialan. Batin Reyza lagi, kesal.


"udah udah, temen lagi susah malah digodain terus, iya aku gak bakalan dateng, males banget kepesta para orang tua begitu" ungkap Clarissa santai


"good job" kata Dion menunjukan jempol nya


"kakak sibuk gak besok malam? " tanya Naina menatap Reyza


Mampus gue. Si papa kenapa lagi pakek ngundang Naina. Ish. Batin Reyza kesal


"belum tau, kenapa? " tanya Reyza yang sebenar nya sudah tau jawaban nya


"temeni Nai ya, mau kan? " pinta Naina memohon membuat Reyza tidak tega melihat wajah cantik Naina yang nampak menggemaskan itu


"iya, tenang aja. Kakak temeni kok" kata Reyza tersenyum kikuk


"lo pergi juga Di? " tanya Reyza menatap Dion


"pergi lah, si tua bangka itu mana biarin gue tenang dirumah" jawab Dion kesal


"sayang! " seru Clarisaa


"hehe, beneran yang, papa selalu aja bawa gue ketemu sama rekan bisnis nya, kadang males banget gue" kata Dion lagi


"yakan kakak penerus nya, ya pasti dibawa kemana mana dia pergilah" jawab Clarissa pula


"haiss anak Gemilang itu yang lebih berkuasa aja gak pernah nongol tuh, nah aku yang bukan apa apa dibawa kesana kemari" kata Dion lagi


"hahah, nasib lo, anak kesayangan" ejek Reyza


"kesayangan apa nya begitu, gak bebas gue" lirih Dion


"bersyukur aja lah Di, udah takdir kalo jadi penerus ya begitu, payah bebas" kata Reyza santai namun membuat Dion mengerutkan dahi nya


"kayak tau aja lo rasa nya" ucap Dion menatap Reyza yang sedikit terhenyak

__ADS_1


"ck, gak tau, tapi denger dari cerita kalian kan begitu" kilah Reyza.


Jadilah seharian itu mereka menghabiskan waktu bersama setelah lama tidak berkumpul. Meski Reyza terlihat lebih banyak diam dan berusaha menutupi kegelisahan nya karena dia takut jika rahasia nya terbongkar dengan cara seperti ini.


Sungguh dia belum siap jika status nya harus terbongkar sekarang, apalagi jika Naina tahu jika dia dan Abimanyu adalah saudara, entah apa yang ada didalam fikiran gadis itu nanti nya.


Reyza masih berusaha untuk menyiapkan hati nya untuk segala kemungkinan yang akan terjadi.


...


Sore ini, karena jadwal manggung nya kosong, Reyza membawa Naina ketaman favorit mereka. Sudah lama mereka tidak quality time berdua karena kesibukan Naina dan juga tugas kuliah Reyza.


Mereka mengendarai motor butut Reyza seperti dulu ketika Naina belum memiliki apa apa, Dia lebih nyaman menggunakan motor dari pada mobil nya, karena lebih bebas menghirup udara segar apalagi disore hari yang terasa mendung sedikit.


Naina memeluk erat pinggang Reyza dan meletakan kepala nya dipunggung kokoh pemuda itu, membuat hati Reyza seketika berdesir hangat, karena memang sudah lama sekali mereka tidak dekat seperti ini.


Setelah hampir tiga puluh menit berkendara, Reyza pun memarkirkan motor nya diarea parkir taman.


Dia mengenggam erat tangan Naina yang langsung menatap nya dan tersenyum dibalik masker nya.


"kakak rindu kamu Nai, sudah lama kita tidak seperti ini" kata Reyza menatap wajah Naina saat mereka sudah berada dibawah pohon tempat biasa mereka menghabiskan waktu dulu nya. Beruntung nya sore itu sepi pengunjung karena hari itu adalah hari sibuk dan sedikit mendung, hingga Naina dan Reyza tidak perlu risau jika ada fans Naina yang melihat nya.


"Nai juga kak, maaf ya karena kesibukan Nai, waktu kita jadi terbatas" jawab Naina dengan wajah penuh sesal


Reyza tersenyum menatap Naina, dia membuka masker penutup wajah Naina, dan menatap lekat wajah cantik nan bersih itu yang sekarang lebih cerah dan segar karena perawatan yang selalu dilakukan Naina, dan tentu saja itu menambah kadar kecantikan dan pesona nya meskipun dia berpenampilan sederhana jika disaat seperti ini.


"tidak apa, ini mimpi mu dan ini adalah Rezky kamu, kakak cuma bisa mendukung mu sekarang, gapai cita cita mu setinggi mungkin selagi kamu mampu dan belum mempunyai tanggung jawab lain nanti nya" kata Reyza dengan lembut


"tanggung jawab?" tanya Naina


"ya, jika kamu sudah menjadi istri ku, kamu tidak perlu lagi bersusah payah seperti ini, biar aku yang memenuhi segala kebutuhan mu" ungkap Reyza membuat wajah Naina merona seketika, kenapa Reyza harus berfikir sejauh itu, fikir nya


"kenapa diam, kamu keberatan?" tanya Reyza menatap lekat wajah Naina yang masih merona dan memalingkan wajah nya


"tidak kak, cuma jalan kita masih panjang, tapi kakak sudah berfikir jauh kesana" jawab Naina membuat Reyza tertegun


"masa depan itu dimulai dengan harapan sayang, dan saat ini harapan kakak agar bisa selalu bersama mu sampai nanti, membahagiakan mu tanpa kamu harus bersusah payah seperti ini" ungkap Reyza membuat Naina langsung menatap lekat wajah Reyza


"terimakasih, Nai berharap harapan kakak bisa terwujud , dan kita bisa bahagia bersama selalu seperti ini" balas Naina membuat Reyza langsung mendekap tubuh Naina


"aku mencintaimu Naina" kata Reyza sembari mencium pucuk kepala Naina


"Nai tahu itu, dan terimakasih" balas Naina


...


next

__ADS_1


__ADS_2