
Di kediaman keluarga Darmawan . Pagi-pagi sekali mereka sudah di ributkan oleh sang oma yang tiba-tiba saja ingin ikut joging bersama Tuan darmawan . Begitu juga Ayu yang baru sampai di jakarta kemaren turut ikut joging bersama pakdenya itu (kakak dari orang tua Ayu).
" Oma kalau mau joging kenapa pakaiannya . Ya ampun oma " ucap Ayu gemas sendiri .
ya saat ini Oma memakai pakaian joging serba biru laut mencolok semua . Dari atas sampai bawah biru semua . Dan menggunakan kaca mata biru juga , katanya takut silau . Padahal yang membuat silau itu baju Oma sendiri .
" Kapan Mama beli pakaian seperti itu?" tanya mami Maya .
" Beli di toko online kemaren . Gimana cantikkan?" ucap Oma memutar tubuhnya supaya bisa dilihat oleh orang rumah .
" Oma , ini berlebihan gak sih " ucap Ayu .
" Sudah kamu ini tahu apa sih tentang gaya. Udah ayo berangkat " ucap Oma semangat dan mendahului papi Edo dan juga Ayu .
Papi Edo tidak berani bersuara tentang penampilan ibu mertuanya itu . Papi Edo hanya menatap sang istri tapi sang istri hanya mengangkat bahunya tanda tak mengerti
Setelah kepergian mereka , datanglah suami istri muda yang satu masih pakai baju tidur yang satu sudah rapi tapi wajahnya kusut karena dari tadi sang istri suka gak jelas moodnya .
" Sayang makan satu dulu ya " ucap Barra
" Gak mau , aku mau makan es krim dulu baru sarapan " ucap Bella .
" Aku tuh gerah sayang " ucap Bella merengek .
" Ini masih pagi sayang ,sarapan dulu baru makan es krim . Please kali ini nurut ya " ucap Barra .
" Kalian ini kenapa sih? Pagi-pagi kok sudah ribut . Dan kamu Bella , kenapa masih pakai baju tidur ?" tanya mami maya.
" Ini mi Bella mau makan es krim pagi-pagi . Padahal belum sarapan " ucap Barra .
Bella lalu masuk ke dalam rumah setelah mencium tangan maminya .
" Kenapa? Ini masih pagi sayang gak baik kalau makan es krim pagi-pagi " ucap Mami Maya .
" Kok mami juga malah ikut nyalahin aku sih " ucap Bella dengan mata yang berkaca-kaca.
" Bukan nyalahin sayang ini ngasih tahu . Kamu belum mandi ? Sana mandi dulu " ucap Mami maya .
" Gak mau Bella mau sarapan aja , mami masak apa ?" tanya Bella .
" Ayam goreng , nasi goreng sama sambel terasi kesukaan kamu . Kamu sarapan dulu Bar kalau mau ke kantor " ucap Mami Maya .
" Iya mi " ucap Barra lalu mengambil nasi goreng beserta kawan-kawannya .
Bella yang baru mau mengambil ayam goreng lalu tiba-tiba perutnya mual .
__ADS_1
" Sayang kamu kenapa?" ucap Mami maya lalu berlari mengikuti sang anak ke kamar mandi bawah .
Bella lalu memuntahkan isi perutnya . Barra lalu membantu sang istri dengan memijit tengkuknya .
" Sayang aku gak mau makan ayam goreng . Aku mau makan bubur ayam depan komplek aja ya " ucap Bella seraya bersandar di dada bidang suaminya .
" Iya sayang aku belikan " jawab Barra lalu mengangkat tubuh sang istri dan di bawa ke kamar Bella .
Mami Maya seperti dejavu tapi mami Maya masih belum menyadari dengan keadaan Bella . Mami Maya sudah panik terlebih dahulu .
" Sayang aku panggil dokter ya . Sepertinya kamu masuk angin " ucap Barra cemas .
" Enggak mau . Aku mau bubur ayam depan komplek aja sayang , aku lapar . Semua isi perutku udah kosong " ucap Bella .
" Oke aku belikan dulu " ucap Barra lalu pergi untuk membeli bubur pesanan istri tercinta .
Barra lalu menghubungi dokter kenalannya untuk memeriksa keadaan istrinya .
Bella memilih untuk merebahkan tubuhnya karena lemas .
" Kamu ini kenapa sih aneh sekali . Gak seperti biasanya tau nggak . Biasanya juga sudah cantik , hla ini malah masih pakai baju tidur lagi " ucap Mami Maya .
" Mami ihh .. Memangnya sekarang aku nggak cantik gitu " ucap Bella menahan kekesalannya .
Mami maya lalu menganggukkan kepalanya .
" Masih wangi gini juga dari tadi pada nyuruh mandi mulu " gumam Bella pada dirinya sendiri .
Setelah beberapa waktu Barra datang dengan pesanan Bella .
" Sayang makan dulu aku suapin " ucap Barra .
Bella menganggukkan kepalanya tanda mengiyakan .
" Aku buburnya aja . Gak mau di kasih itu " ucap Bella .
" Oke , aku pisahin " ucap Barra dengan sabar .
tok tok tok
" Permisi Tuan , Nona ada tamunya Tuan Barra katanya " ucap bibi .
" Tolong minta untuk ke sini ya bi " ucap Barra .
'" Baik Tuan " ucap bibi .
__ADS_1
Bibi lalu segera turun dan memanggil seorang wanita cantik yang di duga seorang dokter itu .
" Permisi , apa saya boleh masuk ?" tanya dokter tersebut yang bernama Rini .
Bella menatap dokter tersebut dari atas sampai bawah , dokter itu terlihat cantik ya meskipun cantikan Bella .Tapi cara dia berpakaian sungguh tidak wajar , seperti wanita penggoda .
Bella lalu beralih menatap Barra dengan tatapan tajam seperti mengintimidasi .
" Ini dokter yang aku panggil sayang , ini salah satu dokter di rumah sakit kita sayang . Namanya dokter Rini . Perkenalkan dok ini istri saya Bella " ucap Barra mencoba mencairkan suasana .
" Hay nona salam kenal " ucap Dokter Rini .
" Aku tidak mau . Aku dokter lain saja " ucap Bella lalu menghubungi dokter keluarga Darmawan .
" Tapi sayang " ucapan Barra terputus karena Bella lebih dulu melemparkan tatapan tajam .
Dokter Rini hanya diam saja , dia justru memperhatikan Barra . Dirumah sakit , Barra sudah tak asing lagi bagi mereka kaum Hawa . Rini mengira jika yang sakit itu Barra tapi ternyata istrinya . Dokter Rini begitu kesal dengan Bella yang begitu sombong .
Hanya numpang kaya sama Tuan Barra aja belagu batin dokter Rini .
" Maaf dokter , istri saya tidak mau . Tapi saya tetap bayar kok " ucap Barra merasa tidak enak dengan kejadian ini .
Barra memaklumi jika istrinya tidak menyukai Rini . Barra juga sebenarnya juga kaget kenapa dokter Rini berpanampilan seperti itu
" Apa kalau kamu sakit dokter itu yang kamu mintai tolong ?" tanya Bella kesal .
" Itu dokter cukup kompeten sayang , Aku gak mau kamu di tangani oleh dokter pria . Makanya aku meminta Jordan untuk menelpon rekannya untuk memeriksa mu . Aku juga tidak tahu kalau dia mengirim dokter yang seperti itu " ucap Barra
" Aku gak mau sama dia . Emang di kantor kamu pakaian seperti di club gitu boleh ya ?" ucap Bella .
" Aku juga baru tahu tadi sayang , sumpah " ucap Barra .
tok tok tok .
" Ini sayang tehnya maaf tadi mami ada panggilan . Kok tadi ada dokter ke sini tapi " ucap Mami ragu-ragu .
" Ya , Barra yang minta dia datang ke sini " ucap Bella mencibir suaminya .
" Jordan sayang bukan aku " Bela Barra .
" Sudah-sudah , ini minum dulu tehnya . Kamu sarapan dulu Bar . Biar mami yang jagain Bella " ucap Mami Maya .
" Barra sudah sarapan bubur mi " jawab Barra .
" Sayang kamu gak usah ke kantor ya , temenin aku " ucap Bella .
__ADS_1
" Oke , nanti biar Reno yang ke sini " ucap Barra .
" Ya sudah kamu istirahat dulu , mami mau ke bawah dulu " ucap Mami meninggalkan pasangan muda itu untuk istirahat .