Ceoku Mantanku Suamiku

Ceoku Mantanku Suamiku
Bonchap 9


__ADS_3

" Mommy , daddy ayo bangunn .. Ini sudah pagi . Brian mau jalan - jalan " rengek Brian .


Kedua orang tuanya masih lelap dalam tidurnya . Akibat dari malam tadi mereka melalui malam yang cukup panjang . Bella terlihat mengerjapkan matanya meskipun sebenarnya masih mengantuk . Sedangkan Barra tidak merasa terganggu dengan rengekan putranya .


" Sayang ada apa ?" suara serak Bella masih terdengar .


" Kata mommy kita akan pergi jalan-jalan " ucap bocah kecil itu .


" Baiklah tunggu daddy bangun baru kita pergi untuk jalan-jalan " ucap Bella yang sebenarnya dirinya sendiri juga masih mengantuk .


" Hua huaaa huaaa " tangis Brian pecah saat itu juga .


" Sayang ini masih pagi sekali . Tunggu sebentar oke . Kita sarapan dulu sambil menunggu daddy bangun " Bella mencoba untuk menenangkan putranya .


" Ada apa ?" Barra yang bertanya masih dengan kantuknya .


" Daddy bohong . Katanya mau ajak Brian jalan-jalan .Nanti kalau bohong daddy tidak di sayang Allah " ucap Brian masih dengan isak tangisnya .


" Kata siapa ?" tanya Barra heran dengan ucapan putranya .


" Kata mrs Novia " ucap Brian . tangisnya mulai mereda .


" Oke . Kita sarapan dulu bisa ?" tanya Barra lembut .


Putra satu-satunya itu kalau memiliki keinginan pasti harus di turuti .


tok tok tok


" Kak .. Bangun" teriak Bianca .


Bianca diminta untuk membangunkan kakaknya untuk sarapan bersama . Sebenarnya bukan Barra yang di khawatirkan opa dan oma nya tapi cucu kesayangan mereka . Takut nanti akan telat sarapan .


" ya ini sudah bangun " teriak Bella


" Ca , masuk " teriak Barra


Bianca menuruti perintah kakak nya.


" Wah gantengnya aunty kenapa ? Kok cemberut ? Nanti gantengnya luntur hlo " ucap Bianca ketika melihat keponakannya terlihat sembab akibat menangis .


Bocah kecil itu hanya menggelengkan kepalanya .


" Hari ini aunty mau jalan-jalan ke candi Prambanan , Brian mau ikut ? Tapi sebelum pergi kita sarapan dulu " ucap Bianca mencoba membujuk keponakan kesayangannya .


" Baiklah " Brian lalu merangkul pundak Bianca untuk bangun .


" Sayang mandi dulu ya " ucap Bella yang merasa lega putranya sudah tidak marah .


" Mandi sama aunty " ucap Bianca lalu dengan telaten memandikan keponakannya .


Jangan tanya Barra dia kembali melanjutkan tidurnya . Rasa kantuknya mengalahkan segalanya .


Sedangkan Bella bangun dan menyiapkan ganti untuk anaknya .


Setelah selesai mereka berjalan untuk sarapan . Barra tapi tidak ikut , dia memilih untuk melanjutkan tidurnya .

__ADS_1


" Hai jagoan opa . Sudah ganteng aja " ucap papi Edo lalu menggendong cucunya .


" Geli opa " tawa Brian pecah merasa geli dengan kumis opa nya .


Keluarga besar itu akhirnya memutuskan untuk sarapan bersama tanpa Barra . Mereka semua bertanya-tanya kenapa tidak ikut sarapan .Apa Barra sakit ? Dan bersyukur karena memang lelah saja itulah jawaban Bella . Dan mendapat ledekan dari para orang tua juga sahabat .


Barra yang bukan pengantin baru terlihat kelelahan tapi sedangkan pengantinnya saja bangun pagi untuk sarapan . Ya itulah candaan yang di berikan untuk Bella . Pipi Bella tentu saja sudah merah karena malu . Padahal bukan dia pengantin barunya tapi justru dia yang di beri candaan .


Hari ini Brian akan ikut jalan-jalan bersama aunty nya , yaitu Bianca . Bianca akan jalan-jalan bersama Dimas , Sisil , Reno dan baby Sofia . Bella dan Barra akan menyusul nanti setelah Barra bangun .


Jagoan kecil itu mengangguk setuju , Karena jalan-jalan ini sudah dia nantikan sejak mereka sampai di Jogja . Berbagai wisata yang sering di lihatkan oleh auntynya membuat bocah kecil itu ingin segera melihat secara langsung .


Ayu dan Bisma juga ikut dengan mereka untuk jalan-jalan bersama . Tidak ada hal yang terlihat aneh dari hubungan keduanya . Hanya mereka yang tahu .


Setelah semua berangkat Bella memutuskan untuk kembali ke kamar nya untuk menemui suaminya . Sedangkan para orang tua sudah lebih dulu pulang .


" Brian sudah jalan bersama auntynya . Ayo bangun kita menyusul " ucap Bella seraya mengusap lembut rambut suaminya .


" Sebentar lagi aku masih mengantuk " ucap Barra dengan mata terpejam .


Bella mengehentikan usapannya merasa kesal dengan suaminya .


" Tunggu " ucap Barra lalu membuka matanya lebar-lebar seraya terduduk sehingga mengejutkan Bella.


" Kamu ini kenapa. Mengejutkan ku saja " ucap Bella kesal .


" Brian pergi bersama Bianca ? "


" Hemm " Bella menjawab dengan deheman saja .


" Berarti tinggal kita berdua saja ?" ucap Barra memastikan


" Berarti kita bisa mengulangi yang semalam ?" tanya Barra dengan senyum penuh arti


" Hemm " Bella belum sadar dengan pertanyaan Barra .


" Oke ayo " ucap Barra yang langsung menindih tubuh Bella .


Namun tangan Bella lebih dulu menahan tubuh suaminya .


" Kemana ?" pertanyaan bodoh keluar dari mulut bella .


" Membuatkan adik untuk Brian " ucap Barra seraya mengedipkan matanya .


" Noo " tolak Bella hendak bangkit dari tubuh suaminya .


" Ayolah . Setelah itu kita menyusul mereka . Untuk semangat sayang , kalau tidak aku mau tidur lagi saja . Siapa tahu nanti aku bermimpi bertemu seorang gadis dan .....


Tangan Bella segera menutup mulut suaminya .


" Oke silahkan . Tapi jangan harap kamu bisa bertemu dengan ku ataupun Brian " Bella lalu berjalan ke kamar mandi


" Sayang aku bercanda . Oke ayo mandi bersama "


Tubuh Bella langsung melayang begitu saja akibat ulah suaminya .

__ADS_1


" Sayang " rengek Bella ketika Barra sudah memulai mencumbunya .


" Kita di sana " ucap Barra lalu mengangkat tubuh Bella menuju guyuran air hangat yang telah di siapkan Barra .


Mereka benar-benar melakukan lagi dan lagi . Lebih tepatnya Barra yang memang sangat menginginkan istrinya . Cinta yang selama ini ada di dalam hati keduanya seakan tidak pernah sirna .


Hingga kini mereka sudah berpindah di sofa kamar mereka .


" Ahh sayang sudah " rengek Bella tapi juga masih ingin lagi dan lagi ..


" Sebentar lagi " dan itu jawaban Barra setiap kali Bella merengek untuk mengakhiri permainan mereka . Tapi ujung-ujungnya lagi dan lagi .


Sudah hampir 2 jam mereka bermain kini mereka sudah bersiap untuk menyusul anaknya . Bibir Bella mengerucut sebal dengan suaminya . Bisa-bisanya semalam mereka sudah melakukan sekarang bahkan suaminya tidak merasa lelah sama sekali .


" Jangan cemberut nanti cantiknya hilang " ucap Barra seraya mengecup bibir istrinya sekilas .


Bella hanya memutar bola matanya malas . Keduanya kini sudah bersiap dengan pakaian casual . Barra hanya menggunakan kaos hitam dan celana pendek sedangkan Bella menggunakan celana jeans sobek dan atasan hitam tanpa lengan di padukan dengan blazer . Rambut Bella dia biarkan tergerai . Keduanya tampak serasi bahkan terlihat seperti pasangan muda mudi yang sedang kasmaran .


Kini mobil Barra sudah melesat di mana tempat anak dan teman-temannya berada .


" Daddy , Mommy " teriak seorang bocah yang terlihat begitu sangat bahagia menikmati pemandangan dan suasana yang terasa sejuk . Berbeda ketika berada di jakarta yang cukup panas. .


Bella lalu berjalan memeluk tubuh anaknya .


" Kenapa mommy lama ?" tanya Brian .


" Tadi daddy susah di bangunin . Maaf ya " ucap Bella


Sedangkan di dekat mereka tampak Reno tersenyum miring mendengar penjelasan Bella . Tentu saja semua itu bohong . Terlihat dari wajah sahabatnya penuh dengan kemenangan .


" Lo emang nggak tahu waktu " ucap Reno seraya menepuk pundak sahabatnya .


Hanya senyum bangga yang Barra tampilkan .


" Jordan katanya mau nyusul . Tadi dia bilang sudah ada di bandara " ucap Barra .


" Mungkin sebentar lagi . Tadi dia juga menghubungi ku minta di jemput . Tapi aku mengantarkan dia mobil dan supir saja . Anakku tidak mau di tinggal " jawab Reno .


Tadi pagi waktu semua keluarga sarapan Barra sudah bangun tadinya juga ingin menyusul istrinya untuk sarapan tapi Jordan menghubunginya jika dia akan menyusul di jogja . Sehingga Barra tidak jadi pergi untuk sarapan .


Ayu terlihat ikut bermain bersama Brian dan Bella . Wajah Ayu mungkin biasa saja tapi Bella bisa melihat jelas ada hal yang tidak bisa di ungkapkan . Tapi Bella juga tidak mau bertanya biarlah itu menjadi urusan Ayu . Jika nanti dia butih sesuatu Bella orang pertama yang akan siap membantu .


********


Untuk cerita Ayu dan Bisma kita buat novel terpisah ya . Disini hanya sepenggalan saua cerita pengantin baru itu .


Terima kasih itu yang bisa othor ucapkan untuk setiap dukungan dari teman- teman readers semua .


Terus dukung othor ya ..


tinggalkan jejak ya .


like


vote

__ADS_1


hadiah


komen


__ADS_2