
Bella sedang menyiapkan makanan untuk makan malam bersama sang suami tercinta . Mbok yem sudah kembali lagi ke kediaman Bunda , karena mulai saat ini ada Inem pembantu baru yang akan membantunya dalam mengurus rumah .
" Nyonya muda kok suami saya sudah magrib belum ke sini ya , apa dia nyasar ya ? " ucap Inem gelisah .
" Kamu ini tadi juga gimana sih mbak . Kok gak sekalian di ajak ke sini " ucap Bella lembut .
" Sebentar coba saya hubungi pos satpam depan " ucap Bella lalu segera menghubungi petugas keamanan komplek yang berada di depan .
" Suami mbak sudah tidak ada di sana katanya . Dia sudah dalam perjalanan ke sini " ucap Bella
" Alhamdulillah semoga tidak terjadi apa-apa nyonya muda . Dia belum pernah ke kota " ucap Inem khawatir .
" Assalamualaikum " ucap Barra yang baru pulang dari kantor .
Bella lalu berjalan untuk menyambut suaminya .
" Waalaikumsalam " jawab Bella dengan senyum termanisnya
Barra lalu mencium kening Bella juga bibir Bella sekilas .
" Astagfirullah . Saya tidak lihat Tuan , sungguh " ucap seorang pria yang juga dengan gaya medoknya .
Bella lalu terkejut dan mendorong sedikit tubuh suaminya .
" Siapa dia ? " tanya Bella kepada Barra .
" Owh . Bapak ini katanya mau ke sini cari istrinya . Dan ya kebetulan tadi ketemu di jalan jadi sekalian bareng " jaeab Barra
__ADS_1
" Hemm . Bapak suaminya mbak Inem ya ?" tanya Bella .
" Iya mbak eh bu " jawabnya .
" Mbak .. Mbak Inem ini suaminya datang " teriak Bella .
" Alhamdulillah pakne , ko ngendi wae to ? " ucap Inem .
" Aku mau nonton bal-balan nk kono ro pak polisi nek pos " jawab Pak Totok dengan nyengir tak bersalah .
" Owalah malah nonton bola ki pie to . Aku ki khawatir hlo " ucap Inem lagi .
" Ya sudah kalian istirahat dulu , setelah itu ajak makan suaminya mungkin belum makan dari tadi " ucap Bella .
" Iya makasih . Ayo pak kita ke belakang " ucap Inem .
" Tadi itu suaminya nyonya Bella yo pak . Ganteng tenan yo . Yang satu cantik yang satu ganteng . Anak e pasti guanteng sama cuantik yo pak " ucap Inem .
" Iyo . Cantik ro ganteng , Mas e tadi ramah tenan " ucap Totok
" Y wes bapak mandi dulu , baru makan " ucap Inem .
" Iya buk "
Di kamar Barra dan Bella , Bella menyiapkan segala keperluan Barra dengan telaten .
" Sayang boleh minta tolong ? " ucap Barra
__ADS_1
" Apa ? " tanya Bella mendekat tanpa curiga .
Barra lalu menarik tangan Bella dan membuat keduanya terhuyung dan jatuh ke dalam bathub .
" Sayang aku sudah mandi " kesal Bella .
" Aku ingin " ucap Barra yang sudah mulai bermain ke sana kemari .
Bella hanya pasrah menerima perlakuan Barra . Barra memang lihai dalam memanjakan sang istri . Hingga tak terasa Bella sudah polos tanpa sehelai benangpun . Dan terjadilah pergulatan diantara ke dua sejoli itu . Suara-suara yang bisa membuat bulu kuduk merinding itu menggema di setiap ruang kamar mandi .
Sekitar satu jam akhirnya selesai juga . Bella lalu mengganti bajunya dengan piyamanya . Begitu juga Barra . Lalu mereka memutuskan untuk turun ke bawah untuk makan malam .
" Lihat itu pak , rambutnya basah . Dasar pengantin baru . Gak sabaran pasti itu yang cowok . Padahal tadi nyonya Bella sudah mandi " ucap Inem lalu tersenyum girang sendiri .
" Kamu ini , biarin orang sudah suami istri . Kita dulu juga begitu to " ucap Totok .
" Bapak ini kalau ngomong suka bener " ucap Inem dengan gaya centilnya .
" Sudah sana " ucap Totok mengusir istrinya , kalau tidak pasti akan kemana mana ngomongnya .
" Iya , eh tapi pak . Nanti malam kita juga itu ya " ucap Inem sebelum menghampiri majikan barunya .
" Kamu ini buk , sudah tua juga " ucap Totok lalu ikut membantu membereskan dapur sedangkan Inem menyiapkan makanan tadi yang belum di tata di atas meja .
" Sayang mau makan apa ? " tanya Bella .
" Sama aja sayang asal kamu yang masak " ucap Barra .
__ADS_1
" Kamu ini " ucap Bella lalu mengambilkan Barra lauk dan juga sayur .