
Terima kasih untuk penggemar CEOKU MANTANKU SUAMIKU , ini ya yang minta bonchapnya ..
Jangan lupa untuk selalu meninggalkan jejak ya bestiee ..
Dan Novel kedua ku mampir juga ya .
"***JODOH PILIHAN KAKEK "
oke jangan lupa mampir pokoknya dan klik jempol dan love nya*** .
Terima kasih .
…………………………………………………………
Brian , anak dari Bella dan Barra kini telah menginjak usia 2 tahun . Dan saatnya bayi itu lepas ASI . Meskipun sebenarnya tidak tega tapi Bella harus mencobanya . Lagian Brian juga sudah tumbuh menjadi anak yang pintar dan bicaranya juga sudah mulai jelas
" Mom, daddy nakall " adu bocah kecil itu kepada mommy nya .
Ya setiap hari Bella akan selalu mendengar aduan dari anaknya . Sang daddy selalu saja menggoda anaknya dengan menganggu anaknya yang sedang bermain .
" Sayang , kalau pulang kerja mandi dulu . Bersih-bersih dulu , jangan gangguin anaknya " ucap Bella yang sudah pasrah dengan tingkah suaminya yang ternyata setelah memiliki anak Barra seperti memiliki mainan baru .
" Baiklah sayang aku akan mandi " ucap Barra seraya mengangkat tangannya dan mencium pipi sang istri . Dan itu juga akan membuat anaknya marah terhadapnya .
" Jangan sentuh mommy .. Huaaaaa huaaaa ,, Omaaa . Daddy nakal " adu yang bayi menggemaskan itu kepada Omanya .
*Bocil kalau umur dua tahun ya kalau ngomongnya belum lancar begitulah ya . Tapi othor nulisnya tetep biasa aja ya .. gag niruin kek bocil yang belum terlalu jelas ngomongnya . Supaya lebih mudah di pahami .. 😊
lanjut*
" Sini cucu Oma , cup cup sayang jangan nangis ya . Nanti biar daddy oma hukum . Okey " ucap sang Oma .
Bunda Hanna lebih sering berkunjung ke rumah Bella . Apalagi sekarang sudah ada cucu yang selalu menghiasi hari-hari mereka . Bayi kecil itu selalu membuat gemas orang di sekitarnya .
Dan begitu pula dengan mami Maya maupun papi Edo , juga sering mengunjungi cucunya itu . Jika pulang dari kantor pasti Papi Edo menyempatkan untuk mampir sejenak dan tak lupa mainan untuk sang cucu .
__ADS_1
" Hai cucu Oma yang menggemaskan .. Oma kangen sekali " ucap Mami maya yang baru saja tiba di rumah Bella . Mami Maya bersama Papi Edo yang baru pulang dari kantor . Mami Maya saat sore mengunjungi suaminya sekalian mengajak papi Edo untuk berkunjung kerumah anaknya .
" Omaa " teriak Brian lalu berlalu sedikit sempoyongan menghampiri Oma dan opa nya .
" Hloo kenapa menangis ? Ada apa sayang ?" tanya Mami Maya lembut .
" Daddy Oma .. Nakal , ganggu ian main " adunya lagi
" Nanti biar Opa marahin daddy mu oke . Ayo boy sekarang main dulu sama opa " ucap sang Opa lalu meraih tubuh mungil itu untuk di jadikan pesawat .
Brian tertawa karena di jadikan Opa nya pesawat .
" Apa Arga belum pulang han ?" tanya papi Edo kepada Bunda Hanna .
" Belum . Entahlah , tumben belum pulang " ucap Bunda Hanna membantu menyiapkan makan malam yamg baru saja di masak oleh Bella .
Bella yang tahu kedua orang tuanya berkunjung lalu menghampiri dan mencium kedua tangan kedua orang tuanya .
" Besok hari ulang tahun Brian , jadi mami sama Bunda bantuin Bella menyiapkan nya ya " ucap Bella .
" Kalau perlu malam ini tidur di sini saja . Papi juga " ucap Bella lagi
" Iya nanti kita tidur bertiga " ucap Bunda Hanna .
" Lalu aku tidur dengan siapa bun ?" tanya Ayah Arga yang baru saja datang .
Ayah Arga tahu betul jika istrinya pasti akan berada di rumah cucunya . Jadi setiap pulang kantor pasti menuju rumah Barra yang berada di depan rumahnya .
" Kita itu sudah tidak di anggap , Kita sekarang kalah sama jagoan kecil ini " ucap Papi Edo .
" Iya . Sekarang jagoan kecil ini pemenangnya " ucap Ayah Arga lalu menggelitiki cucunya .
Barra lalu turun untuk makan malam bersama . Sudah hal biasa jika kedua orang tuanya dan mertuanya berada di sini untuk makan malam .
" Sudah lama pi ?" tanya Barra dan mencium tangan orang tuanya dan orang tua Bella .
__ADS_1
" Baru saja " ucap Papi Edo .
Setelah itu semuanya melakukan makan malam dengan hikmat . Brian duduk di kursi nya sendiri . Kursi khusus bayi .
Makan malam pun selesai . Semuanya berkumpul di ruang keluarga untuk membahas rencana ulang tahun bayi kecil itu .
" Dadd , gendong " ucapnya manja .
Jika sudah seperti ini Brian pasti mengantuk . Meskipun kadang Barra suka menjahilinya tapi Brian selalu manja dengan Daddy nya .
" Sini . Daddy pangku dulu ya . Mau ?' tanya Barra lembut .
Bayi kecil itu lalu mengangguk patuh . Dan duduk di pangkuan sang daddy dengan nyaman dan menyandarkan kepalanya di bahu kokoh sang daddy .
Malam sudah larut semuanya sudah berada di kamar masing-masing . Dan seperti yang dikatakan Mami Maya , Brian tidur bersama Oma-Omanya .
Dikamar Bella dan Barra . Sepasang suami istri itu tengah berbincang untuk menyiapkan ulang tahun sang putra kecilnya .
" Sayang " ucap Barra .
" Hemm " jawab Bella yang masih fokus dengan pernak pernik untuk acara besok .
Acar ulang tahun akan di laksanakan di hotel Barra . Dan akan mengundang orang terdekat saja .
" Sayang " ucap Barra lagi sedikit merengek . Barra menyandarkan kepalanya di ceruk leher Bella .
Merasa geli Bella sedikit bergerak . Dan akhirnya Bella mulai paham dengan suaminya . Pasti ada udang dibalik tepung .
" Bikin adik buat Brian yuk " ucap Brian sedikit berbisik di telinga Bella dan membuat si empunya kegelian .
" Lakukan . Tapi untuk adik Brian masih kecil sayang . Nanti dulu ya " ucap Bella .
Barra memang menginginkan anak lagi setelah Bella lepas ASI tapi Bella masih belum tega jika nanti anaknya harus di bagi perhatiannya dengan sang adik . Bella ingin Brian sedikit besar dulu dan mengerti baru tambah momongan .
" Baiklah ratu ku " ucap Barra .
__ADS_1
Barra lalu mencium bibir Bella dengan sedikit ******* . Tangan Barra juga sudah berada di mochi Bella dan bermain di sana .
Dan ya terjadilah malam yang penuh gairah diantara pasangan suami istri itu .