Ceoku Mantanku Suamiku

Ceoku Mantanku Suamiku
Bonchap 1


__ADS_3

Terima kasih untuk penggemar CEOKU MANTANKU SUAMIKU , ini ya yang minta bonchapnya ..


Jangan lupa untuk selalu meninggalkan jejak ya bestiee ..


Dan Novel kedua ku mampir juga ya .


"***JODOH PILIHAN KAKEK "


oke jangan lupa mampir pokoknya dan klik jempol dan love nya*** .


Terima kasih .


…………………………………………………………


Brian , anak dari Bella dan Barra kini telah menginjak usia 2 tahun . Dan saatnya bayi itu lepas ASI . Meskipun sebenarnya tidak tega tapi Bella harus mencobanya . Lagian Brian juga sudah tumbuh menjadi anak yang pintar dan bicaranya juga sudah mulai jelas


" Mom, daddy nakall " adu bocah kecil itu kepada mommy nya .


Ya setiap hari Bella akan selalu mendengar aduan dari anaknya . Sang daddy selalu saja menggoda anaknya dengan menganggu anaknya yang sedang bermain .


" Sayang , kalau pulang kerja mandi dulu . Bersih-bersih dulu , jangan gangguin anaknya " ucap Bella yang sudah pasrah dengan tingkah suaminya yang ternyata setelah memiliki anak Barra seperti memiliki mainan baru .


" Baiklah sayang aku akan mandi " ucap Barra seraya mengangkat tangannya dan mencium pipi sang istri . Dan itu juga akan membuat anaknya marah terhadapnya .


" Jangan sentuh mommy .. Huaaaaa huaaaa ,, Omaaa . Daddy nakal " adu yang bayi menggemaskan itu kepada Omanya .


*Bocil kalau umur dua tahun ya kalau ngomongnya belum lancar begitulah ya . Tapi othor nulisnya tetep biasa aja ya .. gag niruin kek bocil yang belum terlalu jelas ngomongnya . Supaya lebih mudah di pahami .. 😊


lanjut*


" Sini cucu Oma , cup cup sayang jangan nangis ya . Nanti biar daddy oma hukum . Okey " ucap sang Oma .


Bunda Hanna lebih sering berkunjung ke rumah Bella . Apalagi sekarang sudah ada cucu yang selalu menghiasi hari-hari mereka . Bayi kecil itu selalu membuat gemas orang di sekitarnya .


Dan begitu pula dengan mami Maya maupun papi Edo , juga sering mengunjungi cucunya itu . Jika pulang dari kantor pasti Papi Edo menyempatkan untuk mampir sejenak dan tak lupa mainan untuk sang cucu .

__ADS_1


" Hai cucu Oma yang menggemaskan .. Oma kangen sekali " ucap Mami maya yang baru saja tiba di rumah Bella . Mami Maya bersama Papi Edo yang baru pulang dari kantor . Mami Maya saat sore mengunjungi suaminya sekalian mengajak papi Edo untuk berkunjung kerumah anaknya .


" Omaa " teriak Brian lalu berlalu sedikit sempoyongan menghampiri Oma dan opa nya .


" Hloo kenapa menangis ? Ada apa sayang ?" tanya Mami Maya lembut .


" Daddy Oma .. Nakal , ganggu ian main " adunya lagi


" Nanti biar Opa marahin daddy mu oke . Ayo boy sekarang main dulu sama opa " ucap sang Opa lalu meraih tubuh mungil itu untuk di jadikan pesawat .


Brian tertawa karena di jadikan Opa nya pesawat .


" Apa Arga belum pulang han ?" tanya papi Edo kepada Bunda Hanna .


" Belum . Entahlah , tumben belum pulang " ucap Bunda Hanna membantu menyiapkan makan malam yamg baru saja di masak oleh Bella .


Bella yang tahu kedua orang tuanya berkunjung lalu menghampiri dan mencium kedua tangan kedua orang tuanya .


" Besok hari ulang tahun Brian , jadi mami sama Bunda bantuin Bella menyiapkan nya ya " ucap Bella .


" Kalau perlu malam ini tidur di sini saja . Papi juga " ucap Bella lagi


" Iya nanti kita tidur bertiga " ucap Bunda Hanna .


" Lalu aku tidur dengan siapa bun ?" tanya Ayah Arga yang baru saja datang .


Ayah Arga tahu betul jika istrinya pasti akan berada di rumah cucunya . Jadi setiap pulang kantor pasti menuju rumah Barra yang berada di depan rumahnya .


" Kita itu sudah tidak di anggap , Kita sekarang kalah sama jagoan kecil ini " ucap Papi Edo .


" Iya . Sekarang jagoan kecil ini pemenangnya " ucap Ayah Arga lalu menggelitiki cucunya .


Barra lalu turun untuk makan malam bersama . Sudah hal biasa jika kedua orang tuanya dan mertuanya berada di sini untuk makan malam .


" Sudah lama pi ?" tanya Barra dan mencium tangan orang tuanya dan orang tua Bella .

__ADS_1


" Baru saja " ucap Papi Edo .


Setelah itu semuanya melakukan makan malam dengan hikmat . Brian duduk di kursi nya sendiri . Kursi khusus bayi .


Makan malam pun selesai . Semuanya berkumpul di ruang keluarga untuk membahas rencana ulang tahun bayi kecil itu .


" Dadd , gendong " ucapnya manja .


Jika sudah seperti ini Brian pasti mengantuk . Meskipun kadang Barra suka menjahilinya tapi Brian selalu manja dengan Daddy nya .


" Sini . Daddy pangku dulu ya . Mau ?' tanya Barra lembut .


Bayi kecil itu lalu mengangguk patuh . Dan duduk di pangkuan sang daddy dengan nyaman dan menyandarkan kepalanya di bahu kokoh sang daddy .


Malam sudah larut semuanya sudah berada di kamar masing-masing . Dan seperti yang dikatakan Mami Maya , Brian tidur bersama Oma-Omanya .


Dikamar Bella dan Barra . Sepasang suami istri itu tengah berbincang untuk menyiapkan ulang tahun sang putra kecilnya .


" Sayang " ucap Barra .


" Hemm " jawab Bella yang masih fokus dengan pernak pernik untuk acara besok .


Acar ulang tahun akan di laksanakan di hotel Barra . Dan akan mengundang orang terdekat saja .


" Sayang " ucap Barra lagi sedikit merengek . Barra menyandarkan kepalanya di ceruk leher Bella .


Merasa geli Bella sedikit bergerak . Dan akhirnya Bella mulai paham dengan suaminya . Pasti ada udang dibalik tepung .


" Bikin adik buat Brian yuk " ucap Brian sedikit berbisik di telinga Bella dan membuat si empunya kegelian .


" Lakukan . Tapi untuk adik Brian masih kecil sayang . Nanti dulu ya " ucap Bella .


Barra memang menginginkan anak lagi setelah Bella lepas ASI tapi Bella masih belum tega jika nanti anaknya harus di bagi perhatiannya dengan sang adik . Bella ingin Brian sedikit besar dulu dan mengerti baru tambah momongan .


" Baiklah ratu ku " ucap Barra .

__ADS_1


Barra lalu mencium bibir Bella dengan sedikit ******* . Tangan Barra juga sudah berada di mochi Bella dan bermain di sana .


Dan ya terjadilah malam yang penuh gairah diantara pasangan suami istri itu .


__ADS_2