Ceoku Mantanku Suamiku

Ceoku Mantanku Suamiku
BAB 67


__ADS_3

Barra dan Bella kembali ke rumah Ayah Arga . Tadinya mereka memutuskan untuk pindah setelah beberapa hari menikah mungkin sekitar satu minggu . Tapi mereka berdua memutuskan untuk pindah besok paginya . Dan mereka juga akan mengundang beberapa kerabat untuk mengadakan syukuran rumah baru mereka .


Malam hari di kediaman Alexander . Mereka akan melakukan makan malam bersama . Ini pertama kalinya makan bersama Bella setelah menjadi istri dari Barra .


" Selamat datang kakak ipar . Kak besok kita shoping ya. Chacha biasanya ke mall sendiri . Kalau Bunda di ajak ke mall pas sekalian belanja bulanan kalau gak pas lagi ada acara sekalian keluar " ucap Bianca penuh semangat .


" Oke . Kita kapan kapan jalan berdua " ucap Bella .


" Ahh . Senangnya kalau punya kakak perempuan . Berasa punya teman sekarang akunya " ucap Bianca lalu memeluk Bella .


" Udah ayo makan dulu nanti keburu dingin makanannya " ucap Bunda Hanna .


Mereka lalu menyantap makanan dengan hening. Bella begitu cekatan melayani Barra . Dan semua itu tidak luput dari pandangan Bunda . Bunda merasa sangat bersyukur memiliki menantu seperti Bella .


" Bun , Yah ada yang ingin Barra bicarakan " ucap Barra ketika makan malam sudah selesai.


"Apa ? " tanya Ayah Arga .


" Kita besok pagi rencananya mau pindah rumah . Lagian cuma di depan rumah jadi Bunda gak perlu khawatir " ucap Barra .

__ADS_1


" Itu terserah kalian. Jika ingin di sini dulu kami dengan senang hati , karena rumah ini sudah memiliki menantu sebaik Bella . Rajin , masakannya enak . Membuat Ayah merasa lapar setiap saat " ucap Ayah Arga lalu menjeda ucapannya . Ayah Arga mengatakan itu dengan tersenyum tulus . Terlihat jelas jika beliau sangat menyayangi Bella


" Tapi jika kalian ingin pindah . Kami sebagai orang tua juga akan mendukung . Karena kalian juga butuh waktu untuk berdua " Ucap Ayah lagi .


" Baik yah . Dan itu bun. Barra dan Bella rencana besok juga mau mengadakan syukuran . Cuma keluarga dan orang terdekat saja . Gimana yah ,bun ? " ucap Barra


" Iya itu bagus malah . Besok Bunda yang urus " ucap Bunda dengan tersenyum .


" Yahh kenapa pindah sih . Di sini aja kali kak . Lagian besok Chaca harus keluar kota gak bisa ikut dong acaranya " keluh Bianca .


" Ke mana ? " tanya Barra .


Barra lalu menganggukkan kepalanya tanda mengerti. Untuk sementara sebelum Barra masuk ke kantor lagi Bianca yang menghandle perkejaan kakaknya itu . Kalau Ayahnya biarlah mengurus yang ringan ringan saja . pikir Bianca juga Barra .


Pagi harinya . Bella dan Barra mulai memindahkan sedikit barang mereka . Dan juga menyiapkan untuk acara malam nanti . Di kediaman Bella dan Barra , kini sudah ada Bunda Hanna , Mami Maya , Oma ,dan Ayu yang sedang membantu Bella menyiapkan keperluan nanti malam . Dari makanan pembuka sampai penutup . mereka membuat dengan tangan sendiri tanpa memesan .


Dan jangan tanyakan Barra . Meskipun cuti Barra turut membantu pekerjaan kantor. Sedangkan Reno masih berada di rumah sakit untuk mengurus Anes . Anes sebenarnya selalu menanyakan keberadaan Barra . Tapi Reno tidak menggubris Anes . Dia hanya duduk di depan dan meminta perawat untuk merawat Anes . Karena permintaan Ayah Arga jadi Reno bersedia .


" Sayang nanti Bunda je rumah sakit sebentar ya . Buat jenguk Anes . Mungkin orang tuanya sebentar lagi sampai " ucap Bunda kepada Bella ketika mereka sedang membuat kue .

__ADS_1


" Iya bun . Apa Bella juga ikut ? " ucap Bella .


" Tidak usah sayang. Kamu di rumah saja , lagian ada acara nanti malam " ucap Bunda lembut .


Bella tersenyum hangat kepada ibu mertuanya itu . Yang selalu menyayanginya dengan tulus .


" Siapa yang sakit nak ? " tanya Mami Maya .


" Itu mi . Sepupu jauh Barra . Bella juga gak terlalu paham " ucap Bella lalu nyengir kuda .


" Ya masih kerabat jauh sih may " ucap Bunda


" Owalah begitu " ucap Mami maya .


" Sayang aku ijin keluar sebentar ya. Bianca merengek terus untuk nanti malam bisa ikut . Dan aku mengajak Fimas ketemuan di sini saja . Tapi Dimas maunya ketemu sama aku " jelas Barra yang tiba tiba masuk ke dapur .


" Iya . Terserah kamu saja . Nanti sekalian ajak Dimas ke sini " Ucap Bella .


" Baiklah " Ucap Barra lalu mengecup kening Bella di depan kedua maminya itu . Lalu mencium tangan Mami dan Bunda secara bergantian . Dan Oma yang sedang duduk di ruang keluarga rumah itu .

__ADS_1


" Hemm . Hati hati di jalan sayang " ucap Bella .


__ADS_2