Ceoku Mantanku Suamiku

Ceoku Mantanku Suamiku
BAB 100


__ADS_3

Johan kini sudah berada di dalam apartemennya. Dia merebahkan tubuhnya , dia menikmati setiap ruangan yang kini masih menjadi miliknya . Namun dia teringat oleh Raya , wanita yang rela menemaninya meskipun dalam keadaan susah . Tapi dia begitu tega memintanya bekerja di club meskipun berbadan dua . Kini tinggal penyesalan yang di rasakan oleh Johan .


" Maafkan aku Ray . maafkan aku " ucap Johan seraya larut dalam isak tangisnya .


Cukup lama Johan merenungi setiap kesalahannya , hingga tanpa sadar Johan terlelap dalam tidurnya .


" Enak sekali hidupmu . Malah enak-enakkan tidur " teriak Anes .


Johan yang merasa terkejut lalu duduk seketika . Karena teriakan Anes yang cukup kuat dan melemparnya mengunakan bantal .


" Kapan lo balik ?" tanya Anes .


" Bukan urusan lo " ucap Johan lalu mengambil segelas air untuk di minum .


" Oke . Lihat saja nanti " kesal Anes lalu pergi meninggalkan Johan .


Johan hanya menoleh sekilas lalu memutuskan untuk mandi terlebih dahulu sebelum melakukan apa yang sudah di minta oleh Jack .


Sementara di luar sana Anes mengumpat kesal karena Johan sudah tidak takut dengannya .


" Sialan kamu Johan jangan harap kamu bisa lolos begitu saja " ucap Anes seraya memukul stir kemudinya .


Anes lalu menghubungi orang suruhannya .


" Kamu akan hancur Johan " ucap Anes tertawa bahagia .

__ADS_1


Tok tok tok


" Siapa?" tanya Johan .


" Anda harus meninggalkan apartemen ini . Karena sekarang apartemen ini milik nona Anes " ucap Pria berjas itu .


" Oke " ucap Johan tanpa perlawanan . Dia sudah tahu jika kejadiannya akan seperti ini .


Johan segera mengemasi barang yang di perlukan nya saja . Setelah itu Johan meninggalkan apartemen itu meskipun dengan berat hati .


Johan segera mencari kontrakan kecil di tempat yang tidak akan mudah di ganggu oleh Anes. Johan sudah benar-benar tidak ingin berurusan lagi dengan wanita itu . Dia sudah kehilangan banyak hal dari istri dan juga anak , karier .


Bruk


" maaf saya tidak sengaja" ucap Johan


" Mas Johan "


" Fika "


Mereka secara bersamaan .


" Maaf aku tidak sengaja "ucap Johan .


" Kamu mau kemana mas ?" tanya Fika

__ADS_1


" Aku hanya ingin jalan-jalan saja " ucap Johan berbohong .


" Oh oke . Aku duluan " ucap Fika lalu pergi meninggalkan Johan .


" Iya hati-hati " ucap Johan lirih .


Johan tersenyum kecut menatap sang mantan istri , tapi dalam hati dia senang karena kehidupan mantan istrinya baik-baik saja . Lalu bagai mana dengan anaknya . Baru saat ini dia memikirkan anaknya . Kemana dia dulu ? . Ya Johan bergelut dengan pikirannya sendiri .


" Permisi , apakah disini ada kontrakan kosong ?" tanya Johan kepada seorang ibu-ibu


" Ada , kemaren masih ada satu sepertinya " ucap Ibu tersebut .


" Boleh saya lihat dulu ibu ?" tanya Johan


" Boleh mari " ucap Ibu tersebut ramah .


Kontrakan tersebut terlihat biasa saja , bahkan jauh dari kesan mewah . Namun dengan uang yang masih dia punya itu , dia harus pergunakan dengan baik .


" Bagaimana mas ? " tanya ibu tersebut karena Johan terlihat hanya diam saja .


" Hah . Iya bu , saya mau " ucap Johan .


" Baiklah , mas boleh tinggal di sini . Semoga suka dan nyaman " ucap ibu tersebut lalu meninggalkan Johan .


" Ini ibu saya bayar dulu kontrakannya " ucap Johan .

__ADS_1


" Iya mas terima kasih " ucap ibu itu lalu meninggalkan Johan .


Johan segera merapikan ruangan kontrakan itu. Kontrakan yang kini akan menjadi tempat berteduhnya . Kehidupan yang dulu bergelimang harta kini harus merasakan kehidupan yang sulit .


__ADS_2