
Brak
Keduanya terkaget lalu Sisil tersenyum kaku.
" Kamu tahu kenapa Bella tidak bisa di hubungi " Barra keluar dari ruangannya , kalau di dalam lingkungan kantor Barra akan berbicara formal .
" Ma .. maaf pak anu itu saya tidak tahu . Emang ada apa ya pak ? " tanya Sisil juga merasa heran.
" Tidak ada " lalu Barra berbalik badan hendak kembali memasuki ruangannya tapi baru mau membuka pintu Barra kembali menoleh kepada kedua karyawannya .
" Jangan mengumpat atau mengataiku , atau gaji kalian saya pecat " setelah mengatakan itu Barra benar benar masuk ke dalam ruangannya .
" Bagaimana ini " keluh Sisil cemas
Reno malah mengangkat bahunya acuh dan meninggalkan sisil sendirian masuk ke ruang kerjanya .
" Dasar es lilin semua emang . Gini rasanya kalau kerja sama orang dari kutub di ajak bicara diem kaya orang gagu " cerocos Sisil kesal .
" Tapi tadi kata Tuan Barra , Bella tidak bisa di hubungi . Kemana anak itu , coba deh aku hubungi " ucap Sisil pada dirinya sendiri.
" Kok gak bisa ? Apa yang terjadi , tidak biasanya Bella seperti itu . Ya ampun Bel semoga tidak terjadi apa apa " cemas Sisil
Di tempat lain Bella kini sedang berada dalam pesawat , dan sebentar lagi Bella akan sampai di tempat sang nenek . Bella di sana sudah di jemput oleh Anna , dia adalah sepupu Bella anak dari tantenya yaitu adik dari sang mami . Umur keduanya hanya terpaut satu tahun , sehingga keduanya sangat nyambung dan juga sangat dekat .
Pesawat yang di tumpangi Bella telah mendarat dengan selamat . Bella segera menghubungi adik sepupunya itu . Dan ternyata dari ke jauhan seorang gadis cantik sudah lebih dulu memanggil Bella.
" Bella " ya Anna hanya memanggil nama Bella tanpa embel embel kak , jika menggunakan kak pasti ada sesuatu yang di inginkan . Bella sangat hafal dengan sang adik sepupu itu .
" Hayyy ... " teriak Bella antusias.
" Aku hlo nungguin di sini dari tadi . Ehhh baru sampai " keluh Anna
" Sorry , tadi sedikit ada kendala . Bagaimana kabar kamu " ucap Bella seraya memeluk Anna dengan sayang .
" Alhamdulillah baik . Bude sama pakde gimana di sana Bel ? "
" Alhamdulillah baik juga . Ya udah yuk nanti di tungguin sama nenek , udah kangen aku sama nenek " ajak Bella .
Keduanya kini masuk ke dalam mobil Anna . Mereka saling bertukar obrolan , mengenang masa kecil mereka . Bercerita dan juga bercanda untuk melepas rindu .
__ADS_1
" Kenapa kamu ke sini ? Pasti lagi ada masalah ? " tebak Anna yang tahu betul dengan sepupunya ini , karena datang tiba tiba .Biasanya kalau akan berkunjung pasti memberi kabar dulu .
" Nanti aku ceritain " jawab Bella dengan senyum yang di paksakan . Ada rasa kecewa juga rindi dengan Barra . Baru kemaren Barra melamarnya , tapi ini sudah ada masalah . Apa mereka tidak di takdirkan bersama pikir Bella .
" Oke . Senyum dulu dong nanti cantiknya hilang " Anna mencoba mencairkan suasana.
" Aku selalu cantik , emang kapan aku jelek ? " ucap Bella penuh percaya diri
" Iya kakakku ini memang paling cantik . Pantas saja kak Bisma belum bisa berpaling " ucap Anna . Setelah mengatakan itu Anna mengatupkan bibirnya karena keceplosan .
" Siapa ? Bisma ? Anak pak lurah itu yang dulu waktu SMA , Aku liburan di sini iya kan ? " tanya Bella sedikit mencoba untuk mengingat sosok pria itu .
" Hehe iya , Dia sekarang yang menjabat lurah di sini " jelas Anna .
" Owh " jawab Bella singkat seraya menganggukkan kepalanya .
" Sekarang tambah ganteng tau kak " ucap Anna seakan mengagumi Bisma .
" Kamu suka ?" tanya Bella dengan senyum penuh arti
" Apaan sih enggaklah . Lagian dia itu sukanya sama kamu Bella Ayuna bukan aku "
" Ahh tau ahh ... kok jadi aku yang di ledekin . Nih udah sampai , sana turun pasti sudah di tungguin nenek " usir Anna
" Kamu gak turun ? " tanya Bella
" Turunlah . Masa aku cuma di jadiin supir , oleh oleh aja belum dapet masa pulang . Pantang pulang sebelum membawa buah tangan " ucap Anna seraya mengikuti Bella turu dari mobilnya.
Kini mereka berdua sudah sampai di kediaman nenek dari Bella juga Anna . Rumah nenek Bella terbilang yang paling mewah di antara yang lain . Ya secara Papi Bella dan Mami Bella keluarga yang di bilang orang berada .
Nenek Bella sudah menunggu di teras rumahnya untuk menunggu cucu kesayangannya yang satu ini ., karena jarak bertemu jadi susah. Ya meskipun Papi maupun Mami Bella seeing berkunjung . Sebenarnya sang nenek di minta untuk ikut saja di Jakarta tapi nenek Bella tidak mau dengan alasan lebih suka tinggal di jogja dekat dengan mendiang sang suami . Jika ingin menengok lebih dekat . Karena kakek dari Bella sudah lama meninggal , saat Bella masih SMP.
" Wah cucu oma sing ayu "
" Asalamualaikum oma .. Oma sehat ? " tanya Bella seraya memeluk sang oma .
" Walaikum salam .. Alhamdulillah Oma sehat nak . Kamu bagaimana ? " tanya Oma sambil mengurai pelukannya
" Wah seraya jadi cucu yang terbuang " keluh Anna
__ADS_1
plak
" Aww . Oma ihh jadi tukang pukul ya .. " ledek Anna .
" Kamu ini , suka sekali jahilin orang . Lagian kalau kamu ki nduk kan sering ketemu . Hla Bella setahun sekali juga baru ketemu " ucap Sang Oma
" Tapi ini ketemu Oma " ucap Bella lembut
" Gak di suruh masuk nih " tanya Bella lagi
" Oh iya .. Ayok semua masuk " Ajak Oma Rahma sang Nenek .Lalu menggandeng tangan kedua cucunya untuk masuk ke dalam .
" Mbok tolong itu bawain kopernya " titah Oma kepada orang yang bekerja di sana.
" Njih bu " jawab Mbok jum . Orang yang membantu membersihkan rumah Oma Rahma.
Oma tampak sumringah , bahagia karena di temani oleh cucu cucunya . Di rumah ini Oma Rahma tinggal bersama Anna , kalau mama Anna tinggal bersama suaminya juga di kota yang sama . Tapi Anna lebih sering tinggal bersama sang Oma untuk menemani Omanya .
Oma Rahma sebenarnya juga ingin tahu kenapa tiba tiba Bella ingin tinggal di sini meski hanya sementara. Bukan tidak boleh , tapi pasti ada masalah ,seperti waktu dulu Bella kabur untuk menghindari masalahnya untuk sementara waktu . Istilahnya menenangkan diri , Lalu apa sekarang juga seperti itu . pikir Oma Rahma .
" Wah rindu sekali rumah ini " ucap Bella antusias saat mereka kini duduk di ruang keluarga .
" Mau makan dulu nduk ? Kalian belum makan " tanya Oma Rahma penuh perhatian .
" Nanti aja Oma sekalian makan siang " jawab Bella lembut seraya memeluk sang Oma dari samping seakan sedikit melepas beban yang ada .
" Iya Oma nanti aja sekalian makan siang . Oma sudah lapar ? " tanya Anna
" Belum , nanti saja kita makan bersama sama " yang merasa bahagia di temani cucu yang begitu perhatian dengan mereka.
" Dimana Galuh ? " tanya Bella menanyakan adik sepupunya yang satunya . Galuh adalah adik dari Anna . Mereka dua bersaudara , jika Bella hanya anak tunggal . Sedangkan Oma memiliki 3 anak yang pertama laki laki sekarang berada di negara Singa membangun perusahaannya di sana dan memiliki 2 anak perempuan dan laki laki . Yang ke dua Mami Bella dan yang ke tiga Mamanya Anna tante sintya .
" Dia tadi masih sekolah . Tahu katanya nanti pulang mau kesini tau kakak mau pulang ke jogja " sahut Anna . Karena Galuh saat ini masih duduk di bangku SMA kelas 3 .
" Permisi nyah , ada tamu "
" Siapa ? " tanya sang Oma
" Pak lurah nyah " jawab mbok jum
__ADS_1
" Pak Lurah ? " tanya Bella dan Anna bersamaan lalu saling toleh satu sama lain .